NovelToon NovelToon
Married With Mr. Arrogant

Married With Mr. Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:27.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Mutia

Kisah seorang gadis bernama Adelia Maheswari yang kehilangan tunangannya dihari pernikahannya, dan mengharuskan dia menikahi lelaki arogan, dingin dan kaku dihari itu juga.

Apakah aku bisa jatuh cinta dengan lelaki kasar, dingin dan arogan seperti dia. Lelaki yang telah merenggut kebahagiaanku?

Ikuti kisah mengharukan mereka ya, di lengkapi dengan kisah komedi, cinta manis, cemburu dan perasaan terharu membuat kalian baper, meleleh dan senyum - senyum sendiri.


IG: dewimutiawitular922

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Pemakaman

Jangan Lupa Like And Komentnya. Vote-nya juga ya.

🌹SELAMAT MEMBACA🌹

Pukul 6:00 pagi.

Adelia membuka matanya dan langsung menengok ke sampingnya. Ia tidak melihat keberadaan suaminya di sana.

“Apa dia tidur di kamar lain?” Gumamnya.

Reqy sama sekali tidak tidur di kamar lain. Ia masih berada di Ruang Kerjanya. Ia tidur sambil duduk di sana. Itu sudah biasa ia lakukan semenjak kematian kedua orang tuanya. Jika di sana ia bisa tidur maka ia akan tidur di sana. Asalkan matanya bisa tertidur, dimana saja ia akan tidur. Bahkan tidur sambil duduk pun ia lakukan.

Sementara Pak Osmar yang sudah bangun dan berpakaian rapi langsung menaiki lift untuk mendatangi Tuan Mudanya di kamar pribadinya.

Ketika sampai, ia mengetuk pintu kamar yang di tempati Adelia tidur.

Tok.....tok.....tok.......suara ketukan pintu.

Adelia yang masih berbaring di tempat tidurnya di kejutkan dengan suara ketukan pintu Pak Osmar.

“Siapa ya. Kalau orang itu yang datang, kenapa dia tidak langsung masuk saja seperti tadi malam?” Gumamnya sambil bangun dan duduk di tepi tempat tidurnya.

Adelia sama sekali tak beranjak dari tempat duduknya itu. Ia hanya melihat ke arah pintu dengan wajahnya yang bingung.

Tok.....tok.....tok.....suara ketukan pintu kembali dari Pak Osmar.

“Tuan Muda....ini saya.” Panggilnya dari luar.

Seketika Pak Osmar terkekeh kecil karena mengira kalau mereka berdua sudah melakukan malam pertamanya sampai tidak mendengarkan suara ketukan pintunya itu.

“Pasti Tuan Muda sangat kelelahan semalaman.” Gumamnya.

Adelia kemudian berdiri dari tempat duduknya. Ia berjalan menghampiri depan pintu kamarnya itu. Ia membuka pintu kamarnya dan melihat Pak Osmar berdiri di depannya.

“Maaf nyonya. Apa Tuan Muda ada di dalam?” Tanya Pak Osmar dengan sopan.

“Tidak ada. Semalam dia keluar dari sini, aku tidak tahu dia dimana pak?”

“Oh...terima kasih. Maaf sudah mengganggu pagi Anda.”

“Iya.”

“Saya permisi nyonya.”

“Baik.”

Pak Osmar pun pergi dari sana sedangkan Adelia kembali menutup pintu kamarnya. Ia berjalan menuju kamar mandinya dan masuk ke dalam sana untuk membersihkan dirinya.

Semenatar Pak Osmar yang berada di luar sekarang, tengah mencari keberadaan Tuan Mudanya itu.

“Aku pikir Tuan Muda dan Nyonya Muda sedang tidur bersama. Kenapa Tuan Muda tidak tidur di kamarnya. Apa Tuan Muda tidur lagi di Ruang Kerjanya?” Dalam hati Pak Osmar yang berjalan menuju Ruang Kerja Reqy.

Ketika sampai di depan pintu Ruang Kerja Reqy, ia langsung mengetuk pintu Ruang Kerja Tuan Mudanya itu.

Tok......tok........tok......suara ketukan pintu.

“Tuan Muda....apa Anda ada di dalam?” Tanya Pak Osmar yang berada di luar.

Reqy yang mendengar suara Pak Osmar mulai membuka matanya. Ia menegakkan tubuhnya di kursi kerjanya itu.

“Masuk. Aku di dalam.” Perintahnya.

Pak Osmar membuka pintu Ruang Kerja majikannya itu dan masuk ke dalam sana. Ia berjalan menghampiri Reqy yang tengah duduk tegak di kursi kerjanya.

“Tuan Muda semalaman tidur di sini.”

“Eem. Ada apa paman langsung mendatangiku ke sini. Kenapa tidak menunggu di bawah?”

“Saya ingin melaporkan sesuatu Tuan Muda.”

“Apa?” Sambil mengerutkan keningnya.

“Hari ini adalah hari pemakaman kekasih nyonya.”

Reqy langsung menatapnya dingin.

“Maksud saya mantan kekasih nyonya.”

“Lalu.”

“Apa sebaiknya Tuan Muda beritahu nyonya tentang kematian pria yang bernama Rian itu. Kalau tidak di beritahu, nyonya pasti akan selalu beranggapan kalau pria itu masih hidup. Apalagi tadi malam Pak Ferdi menghubungi saya tentang kematian Rian?”

Reqy hanya diam dengan wajah dinginnya. Ia menyandarkan tubuhnya di kursi sambil memejamkan matanya sejenak. Ia kembali membuka matanya melihat Pak Osmar dengan wajah datarnya.

“Kalau dia ingin menghadiri pemakaman mantan pacarnya, paman biarkan saja. Tapi ini terakhir kalinya dia menangisi pria bernama Rian itu. Kedepannya, jangan biarkan dia menangis atau pun mengingat tentang mantan pacarnya itu.”

“Baik. Saya akan menyuruh orang untuk mengantar nyonya ke pemakaman.”

“Apa Emir belum kembali?” Tanya Reqy.

“Mungkin besok pagi baru sampai tuan.”

“Kalau begitu paman antar saja dia ke sana, antar kemana pun dia pergi sampai Emir kembali. Aku bersama supir lain saja.”

“Baik tuan.”

Emir adalah asisten pribadi Reqy kalau ia berada di Inggris. Ia di panggil ke Indonesia untuk mengatur semua jadwal Adelia ke depannya sebagai Nyonya Abraham. Umurnya masih 32 tahun, ia merupakan keponakan dari Pak Osmar. Reqy menyuruh Emir mendampingi istrinya karena Emir bisa menjadi pengawal sekaligus asisten pribadi Adelia. Apalagi Emir salah satu orang kepercayaannya setelah Pak Osmar. Hanya saja, ia jarang ke Indonesia dan bekerja di Inggris.

Pak Osmar kembali bicara pada Reqy.

“Kalau begitu saya akan ke kamar nyonya untuk menyuruhnya siap – siap.”

“Pergilah.”

“Baik.”

Pak Osmar membungkuk hormat lalu pergi meninggalkan Reqy yang masih duduk di sana. Ia berjalan menuju kamar pribadi Reqy.

Ketika sampai di depan pintu kamar Reqy, ia langsung mengetuk pintu kamarnya.

Tok.....tok.....tok......tok......suara ketukan pintu.

“Nyonya ini saya.”

Adelia yang selesai berpakaian langsung datang membuka pintu kamar untuk Pak Osmar.

“Ada apa pak?”

“Silahkan ganti pakaian Anda dengan baju hitam nyonya.”

“Ganti baju.”

“Iya nyonya. Kita akan ke pemakaman.”

“Pemakaman siapa?” Tanya Adelia dengan wajahnya yang sedikit penasaran.

“Nanti nyonya akan tahu kalau sudah sampai di sana. Saya tidak bisa mengatakannya sekarang.”

Pak Osmar memang sengaja tidak mengatakannya sekarang karena tak ingin membuat Adelia sampai menangis histeris yang bisa membuat Reqy marah.

Adelia kemudian membalas ucapan Pak Osmar.

“Baiklah. Anda tunggu sebentar, saya ganti baju dulu.”

“Baik....tapi nyonya panggil saya paman saja seperti Tuan Muda memanggil saya.”

“Iya baiklah.”

Adelia kembali berjalan masuk ke dalam Ruang Gantinya. Di sana ia mengganti bajunya dengan gaun hitam lengan panjang. Menutupi semua badannya sampai di atas lututnya.

Selesai berpakaian ia keluar kamar gantinya dan menghampiri Pak Osmar yang tengah berdiri di depan kamarnya.

“Saya sudah siap pak, maaf maksud saya paman.”

“Iya nyonya. Tidak apa – apa.” Sambil tersenyum.

“Apa orang itu juga ikut?” Tanya Adelia yang masih berdiri di depan kamarnya.

“Orang yang mana nyonya?”

“Orang yang menakutkan itu, yang selalu Anda dampingi.”

Pak Osmar langsung tersenyum. “Maksud nyonya Tuan Muda.”

Adelia mengangguk. “Iya.”

“Tuan Muda memang seperti itu nyonya tapi dia bukan orang yang menakutkan. Wajahnya memang dingin dan datar tapi hatinya hangat. Nyonya masih belum mengenal Tuan Muda dengan baik karena ini hari pertama Anda.”

“Oh....maaf karena saya sudah berani bilang seperti itu padanya.”

“Tidak apa – apa nyonya. Wajar saja kalau nyonya bicara begitu karena Anda belum mengenal baik Tuan Muda. Anda kan baru bertemu dua kali.”

“Dua kali.” Dengan wajahnya yang terlihat bingung.

Pak Osmar langsung kaget. Ia tak sadar kalau Adelia belum tahu tentang Reqy yang ia temui tujuh tahun lalu. Ia kembali bicara pada Adelia.

“Anda kan sudah dua kali bertemu. Di hari pernikahan dan tadi malam.”

“Oh.” Sambil tersenyum.

“Ayo nyonya. Kita pergi sekarang.”

“Dia benar – benar tidak ikut.”

“Tidak nyonya, Tuan Muda harus ke kantor.”

“Oh...baiklah.”

Ia berjalan mengikuti Pak Osmar menuju lift rumahnya. Di dalam sana ia memikirkan Reqy yang tidak ikut dengannya.

“Syukurlah orang itu tidak ikut. Aku tidak tahu harus bagaimana kalau berhadapan dengannya. Aku takut sekali melihat wajah dinginnya.” Dalam hati Adelia.

Tak lama kemudian mereka sampai di depan rumah. Di sana sudah ada mobil yang terparkir tepat di depan rumah kediaman Abraham. Pak Osmar membuka pintu mobil untuk nyonya barunya itu. Adelia kemudian masuk ke dalam sana diikuti Pak Osmar masuk ke dalam mobilnya. Pak Osmar lalu mengendarai mobilnya menuju pemakaman Rian. Dan tentu saja yang ada di pemakaman itu bukanlah jasad dari Rian melainkan jasad si penculik yang mereka kira sebagai Rian. Itu karena kondisinya sama sekali tidak bisa di kenali apalagi polisi tidak terlalu mencari lebih jauh karena mereka sudah mendapatkan dompet dan cincin milik Rian di lokasi kejadian di tambah keluarga Rian itu hanya keluarga sederhana bukanlah keluarga yang berkuasa yang bisa memperluas penyelidikan tentang kasus kecelakaan Rian.

Bersambung.

1
jane m pandelaki
Pertemuan yang memgesankan
Rhmad Flash
jangan d buat mti tor suaminya
Rhmad Flash
Mima g adillia aja yg keterlaluan.sdh punya suami msh nyimpan ft laki
Uul Fajriyah
yg membunuh km pk osman
Lina Sari
keren
orlin
josss
ghina🌺🌺
ya ampun reqy...yg bikin heboh tuh km🤏🤏🤏🤏
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Mega Zeen
happy ending.. good job Thor.
baru novel ini yang ceritanya tidak bikin saya pusing.... tQ Thor berhasil membuat saya sedih, menangis, halu, dan berakhir bahagia... salam dari Aceh 😘😘
Mega Zeen
aku berharap kau tidak pernah kembali Rian... aku yang akan membunuhmu jika kau mengganggu kebahagiaan Adelia dan Reqy..😤😤 sungguh Thor. alur cerita novel ini membuat haluuuuu🤣
Mega Zeen
lebay
Wayan Puspa
sangat bagus ceritanya,, tidak berbelit belit,, aku sangat suka dengan alur ceritanya. terimaksih banyak kakak author yg sudah membuat cerita bagus seperti ini.
Greis Laen Langi
Awalnya sih agak membosankan,
tp semakin kesana semakin gregetan Juga Alur Ceritanya N akhir cerita sdh mulai mengandung bawang 😄😂 tp tatap seru ceritanya n endingnya bahagia juga ❤️😍👍👍
Retno Budhihartati
Luar biasa menguras energi
Greis Laen Langi
tidak ada gregetannya, semakin membosankan
Mega Zeen
apakah Rian benar2 akan dibunuh...?
Retno Budhihartati
Bagys ceritanya dan bisa diambil hikmahnya
Ilan Irliana
hoohh k Othor...knp peran cewek'y bnr2 sngt2 lemot skali y Tuhan..
Ilan Irliana
yakin Adel lulusan luar negri...ko lbh pinteran ank SD kek'y....
Maizuki Bintang
bgs
Hilman damara
aku suka banget sama cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!