NovelToon NovelToon
MY STARLA

MY STARLA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Mafia / Gangster / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: mety

Starla adalah gadis cantik berusia 20 tahun, sebentar lagi lulus sekolah Di akademi perawat. Ia bercita2 menjadi perawat seumur hidup dan tak akan menikah karena tak mau seperti mamanya yang ditinggal begitu saja setelah menikah.

Tapi rencana tinggal rencana, cita2nya hancur saat harus berurusan dengan majikan tempat mamanya selama ini bekerja.

Senior Anthony Montenegro lelaki dewasa berumur 35 tahun, seorang pengusaha merangkap ketua mafia senjata di Meksiko yang terkenal kejam dan berlaku dingin terhadap wanita semenjak istrinya meninggal 3 tahun lalu

Apakah yang terjadi saat Starla bertemu Anthony? apakah mereka akan bahagia atau sebaliknya

Novel ini bergendre action Dan Romantis +18 tahun ya sista... so yg umurnya belum cukup saya sarankan tidak membaca nya

Ini merupakan Novel ke 2 saya, masih banyak perlu perbaikan disanasini... so komen dan sarannya selalu saya tunggu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mety, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. The Duel

Setelah Starla pergi dengan Rita dan pasukannya, Anthony mulai menyusun strategi. Kemudian ia mengeluarkan 3 gepok uang di atas meja

" Ini bonus bagi siapapun yang bisa menembak kepala ******** itu. Habisi semua jangan ada yang tersisa!! " ucapnya dingin sambil mengisap cerutunya

" Berani sekali kau mengangguku dan Starla, Dolga jangan salahkan aku jika anakmu pulang sudah menjadi mayat " lanjutnya lagi

" Senior... mereka sudah mendekati pintu gerbang! " lapor salah seorang pengawalnya

" Lakukan sesuai rencana, ingat jangan lengah... waspada. Sayangi nyawa kalian " titahnya

" Si Senior! " jawab mereka serentak

Anthony naik ke lantai 2, di lantai 2 ia bisa mengawasi dari ruangan khusus melalui cctv ataupun teropong langsung. Kurang ajar kau Juan menganggu kesenanganku saja... hampir saja tadi... brengsek kau.. omel Anthony dalam hati.

Tak lama Rolan datang dengan helikopter membawa beberapa pasukan tambahan. Rolan langsung mendatangi Anthony ke lantai 2

" Senior apa kita langsung berangkat sekarang? " tanyanya begitu sampai

" Tidak, kita pergi jika cecurut itu sudah mati!! " jawabnya marah sambil kembali mengisap cerutunya

" Saya sarankan jangan ambil resiko Senior, anda adalah pimpinan tertinggi jika sesuatu terjadi pada anda bagaimana nasip kartel kita " saran Rolan

" Pergilah jika kau takut Rolan!! "

" Saya tidak takut Senior, hanya saja keselamatan Anda adalah Prioritas utama " jawab Rolan

Anthony diam saja tak menjawab ataupun bergerak, hanya matanya saja yang mengawasi pergerakan yang terjadi di luar Villanya.

Anak buah Juan merengsek masuk dengan menabrak pagar, begitu pagar di tabrak mobil langsung terpental karena dipasangi bom getar. Satu mobil beserta isinya sudah tersingkir. Anthony tertawa dari lantai 2 melihatnya.

Lalu masuk lagi 3 mobil. Para mafia Juan menyebar di halaman dengan senjata masing-masing. Aksi saling menembak terjadi cukup lama, namun anak buah Juan belum bisa masuk ke dalam Villa.

" Kau yakin tak ada mobil keluar dari Villa sejak tadi? " tanya Juan pada mata2nya

" Ya senior, gadis itu masih si dalam " jawabnya

" Lalu kapan bantuan kita akan datang? " masih agak lama Senior mungkin 25 menit lagi "

" Mengapa lama sekali, aku tak sabar menunggu " ucap Juan lalu turun dari mobil

" Ambil pengeras suara " perintahnya

" Anthony... keluarlah kita selesaikan satu lawan satu!! " tantang Juan

Tembak-tembakan pun otomatis terhenti, mendengar suara Juan yang mengelegar.

Anthony pun turun ke lantai satu.

" Senior jangan keluar, kita tak tau dia gentleman apa tidak! ", cegah Rolan

" Aku tak takut Rolan, akan kuberi pelajaran cecurut muda itu, siapkan saja helikopter selesai duel kita langsung berangkat.! " jawab Anthony

" Anda akan kemana Senior? " tanya Rolan

" Antar aku ke Mansion nanti " ucapnya sambil membuka pintu Villanya dan menuju ke halamannya.

Anthony berjalan sambil mengangkat sebelah tangannya yang menandakan anak buahnya untuk menahan serangan. Begitu pula Juan Dolga pun berjalan masuk ke halaman Villa sambil mengangkat sebelah tangannya.

Tak lama keduanya berhadap-hadapan dalam jarak 5 meter.

" Dimana gadis itu? ia harus menonton duel ini " ucap Juan

" Ha ha ha... Juan apakah kartelmu sudah kehabisan wanita, hingga mencari di kartelku... huh jangan mimpi!! " ucap Anthony dingin

" Sudahlah Anthony toh kau tak akan menyentuhnya, biar aku yang akan menghangatkan ranjangnya ha ha " ejek Juan

" Tak usah banyak omong Cecurut, sesuatu yang sudah menjadi milikku tak akan pernah kulepaskan " jawabnya sambil memegang sarung senjatanya.

Keduanya bersiap, masing-masing memandang lawannya dan tangan mereka memegang senjatanya yang diletakkannya di pinggang mereka. Cukup lama mereka saling mengintai dan menunggu pergerakan. Suasana hening, ketegangan terjadi di kedua belah pihak

" Jika kau kalah, kau harus menyerahkan gadis itu padaku Old man! " ucap Juan

" ha ha ha mimpi saja kau!! " sahut Anthony mengejek Juan

Tak lama.... Dor... dor...

Peluru telah dimuntahkan dari senjata masing-masing masing. Setelah menembak Anthony langsung berguling ke kiri sedangkan Juan berguling ke kanan. Semua menunggu siapa yang tertembak. Ternyata kedua-daunya berdarah, hanya saja Anthony tertembak di bagian tangan nya saja sedangkan Juan tertembak di bagian perut.

Anthony berdiri dan menyarungkan kembali senjatanya. Sedangkan Juan berdiri dibantu anak buahnya.

" Pergilah Juan... sampaikan salamku pada ayahmu... jika kau masih bisa menyampaikannya " ejek Anthony

" Aku akan membalasmu... old man... Cleo akan jadi milikku!! ahhh.... " ucapnya sambil menahan sakit.

Anthony berbalik dan hanya melambaikan tangannya. Rolan pun langsung mendatangi Anthony dan membawa Anthony ke helikopter " Apakah mau di obati di sini, apa di Mansion? " tanya Rolan melihat luka Anthony

" Di Mansion saja, ini hanya luka kecil " sahutnya.

Rolan mengambil scraf yang melingkar dilehernya lalu mengikatkannya pada luka Anthony

" Ayo berangkat, ke Mansion " perintah Rolan

Anthony melihat ke arah Hp nya apakah ada laporan dari Rita, tapi belum ada laporan. Anthony menghela nafasnya, My Starla I Miss You Already... ucapnya dalam hati

" Apakah ada masalah Senior, anda tampak gelisah...? " tanya Rolan

" Tidak Rolan, aku hanya ingin istirahat. Bangunkan jika sudah sampai " ucapnya sembari menutup matanya

" Si Senior "

🍧🍧🍧🍧🍧

Sementara itu Rita dan Starla masih di perjalanan. Jarak antara asrama dan Villa memang cukup jauh. Jika melalui darat bisa sampai 2 jam baru sampai. Starla yang kelelahan tertidur di bahu Rita. Rita mengambil Foto Selfie berdua dengan Starla yang sedang tertidur.

Mobil berhenti kemudian supir membukakan pintu penumpang.

" Kita sudah sampai bos " ucapnya

Rita membangunkan Starla berlahan lahan

" Nona bangun kita sudah sampai "

Starla bangun sambil mengucek matanya, malas sekali rasanya ia bangun. Hari telah gelap memang sudah jam nya orang untuk tidur.

Mereka turun dari mobil, Rita dan seorang pengawal mengantar Starla sampai ke pintu masuk Asrama

" Maaf nona kami hanya bisa mengantar sampai disini " ucao Rita

" Tidak masalah Rita, terimakasih " ucap Starla sopan

" Nona jangan Khawatir, kami mengawasi dan melindungi Nona 24 Jam, Selamat malam Nona " ucap Rita bergegas meninggalkan Asrama

Starla menarik tasnya ke ruangan tidurnya, terdengar suara rekan- rekannya yang sedang mengobrol.

" Starlaaaa..... oh akhirnya kau datang juga!! " teriak Sisi mengagetkan Starlanyang sedang melamun

" Sisi... ini sudah malam, jangan ribut " tegur Starla

" Wah banyak sekali bawaanmu, seingatku kemarin kau pergi tak membawa apa-apa " ucap Sisi

" Kemaren Senior memberi libut oara maid, jadi aku dan mama jalan-jalan... kami berbelanja dari uang bonus mama " ucapnya berbohong

" Ayo kita kekamar untuk mempersiapkan barang kita, kita tak bisa bolakbalik asrama - RS karena jaraknya terlalu jauh. Kita akan mencari kontrakan atau kos kosan yang dekat dengan RS..... bla.. bla... bla... mulut Sisi tak berhenti berkicau membuat kepala Starla berdenyut

" Sisi sudah kau itu orang apa kereta api sih... ngak berhenti-berhenti, sudah aku mau tidur dulu, besok subuh baru aku akan menyusun barangku" ucap Starla langsung membaringkan badannya yang terasa lelah ke ranjangnya. Sambil berbaring Starla berdoa semoga Senior baik baik saja.

Tak lama Starla sudah melayang di alam mimpi.

Sampai disini dulu ya guess

Thor dah ngantuk berat nih , see you next eps

Selalu tinggalkan jejak untukku... salam membaca

1
mbak mimin
novel ini yg plg the best,
mbak mimin
bc novel ini berkali-kali ttp sng
Khairul Azam
ini yg bermasalah yg bikin cerita aku bacanya pun tak loncat loncat
Khairul Azam
lha lagian aneh tinggal bilang dr awal dia starla ngapain pakek drama yg aneh aneh
Khairul Azam
lucu meski cinta emang boleh bertidak begitu. stsrla masih punya suami dia punya anak aneh maksudnya spa coba dibikin ribet
Khairul Azam
ini othornya mungkin tengelam dalam pujian jd makin kesini bikin ceritanya makin nglantur murahan kesannya si starla
Khairul Azam
cuman di bab awal aja bagus makin kesni makin nyleneh. sana sini mau aja dimek mek
Khairul Azam
senor ya
Mery maya
Buruk
Khusnul Khotimah
Luar biasa
Maria Mahdalena Manalu
thor jangan lh kek gitu kn kasian jadinya maxx
Maria Mahdalena Manalu
co Sweet banget iriii /Hey//Hey//Drool/
Maria Mahdalena Manalu
padahal ini hanya tulisan tapi salting sendiri aku /Kiss//Kiss//Angry/
Maria Mahdalena Manalu
Luar biasa
Maria Mahdalena Manalu
haredangggg......... panas dingin yg Baca thor /Facepalm//Facepalm//Hammer//Hammer/
Maria Mahdalena Manalu
mana bisa señor menembakmu starla /Facepalm//Facepalm//Grin//Grin/ palingan menembak hatimu/Grin//Drool//Drool//Casual/
Nazia wafa abqura
bagus banget Thor novel ny . aku tunggu seasons ke 2 ny
Kamaratih Basagita
Harus ada my starla 2
Bagus bgt ceritanya thor
Nolyathi Puding
lanjut thor
Kamaratih Basagita
Visual starla gmn sih thor?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!