Cerita ini merupakan cerita fantasi yang berunsur kisah manusia serigala di dalamnya. Mengisahkan seorang wanita bernama Elleona yang hidupnya selalu menemui masalah, dari pack tempat tinggalnya hancur, keluarganya habis di serang, ia di-reject mate-nya sendiri, hingga masalah-masalah yang selalu saja ia temui seakan kebahagiaan enggan untuk menghampiri.
Lalu, apakah Elleona akan berakhir bahagia?
atau
Elleona tidak akan pernah bahagia hingga akhir hidupnya?
Silahkan baca novel gratis ini dengan perlahan. Akan bosan di awal dan semoga tidak di akhir, selamat membaca :)
Salam kenal,
ptrmyllln
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ptrmyllln, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ELLEONA 21
Maaf sudah ngaret :(
***
Bulan purnama adalah hal yang paling dinantikan oleh kaum serigala. Benda bulat besar bersinar yang menggantung di atas langit itu menjadi tujuan mata bila ingin berdoa bagi kaum mereka. Di sana sang Moon Goddess pasti akan mendengarnya.
Sama halnya dengan Elle, ketika bulan purnama bersinar cerah ia akan berdoa meminta kepada Moon Goddess agar kehidupannya selalu dimudahkan.
Malam ini tidak seperti pada malam biasanya. Malam ini nampak ramai dengan beberapa omega maupun warrior yang berlalu lalang.
"Permisi, bolehkah aku bertanya?" tanya Elle pada omega yang baru saja ia hentikan.
Omega itu berhenti, ia membungkukkan tubuhnya sebentar. "Ada yang bisa saya bantu, Nona?" tanyanya.
Elle tersenyum dengan perilaku para omega di sini. Mereka sangat baik, berbeda dengan omega di packnya terdahulu. Padahal mereka juga pasti tau bahwa Elle adalah gadis yang kehidupannya bisa dibilang sial. Tapi meskipun begitu, tidak pernah sekalipun Elle mendengar mereka membicarakannya.
"Kalian terlihat sangat sibuk, maafkan aku yang sudah mengganggumu," ujar Elle.
"Tidak apa-apa, Nona. Apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya omega itu lagi.
"Apakah akan ada pesta atau penyambutan? Tidak biasanya keadaan pack sesibuk ini."
Sang omega mengangguk. "Benar, Nona. Akan ada pesta atau lebih tepatnya pestival tahunan di pack ini," jawabnya.
"Benarkah? Kapan itu?"
"Dua bulan lagi, Nona."
Elle mengangguk paham, ia pernah mendengar pestival ini tapi ia tidak tau tuan rumahnya adalah pack Blue Moon.
"Apakah masih ada pertanyaan, Nona?"
"Ah, tidak ada lagi." Elle tersenyum lalu berkata, "maafkan aku telah mengganggu waktumu."
"Tidak apa-apa, saya permisi, Nona." Omega tersebut kembali membungkukkan tubuhnya kemudian berlalu.
"Pestival?" tanya Elle pada dirinya sendiri. Seumur-umur ia belum pernah melihat pestival apalagi pestival di pack Blue Moon ini, ia hanya pernah mendengar cerita dari saudaranya sewaktu Elle masih berada di pack orang tuanya.
"Hei, calon kakak ipar!"
"Astaga!" Elle memegang jantungnya yang langsung berdegup kencang. Matanya memandang sebal seseorang yang sedang tertawa itu. "Tertawa saja semaumu!"
"Mengapa kau melamun? Di sini lumayan angker, tidak dapat dipungkiri kalau banyak makhluk halus yang siap merasukimu," ujar Raina, pelaku pengagetan Elle.
"Kau fikir aku takut?" tanya Elle mengejek.
Raina memutar bola matanya. "Ya, ya, kau adalah orang yang paling berani. Bunuh diri dengan cara menyelam saja sudah kau lakukan,"
"Aku hanya mendinginkan otakku kemarin." Elle mencebik. Dulu itu katakanlah Elle sedang dalam fase anak-anak, jadi ia tidak bisa berfikir jernih.
"Terserah kau saja," ujar Raina. "Apa yang kau lakukan di sini? Masuklah, di sini dingin."
"Aku merasa kepanasan, makanya aku di sini." ujar Elle. "Oh! Aku ingin bertanya sesuatu padamu,"
"Apa?"
"Tentang pestival tahunan."
Raina mengangguk-anggukkan kepalanya. "Malam ini akan ku jelaskan semua, maka dari itu kau harus menemaniku tidur!" serunya.
”Hah? Aku, aku tidur di tempatku saja." ujar Elle. Bukan ia tidak mau tetapi Elle adalah orang yang susah beradaptasi dengan tempat tidur baru. Jangankan tempat tidur, menggunakan bantal yang berbeda saja ia takkan bisa tidur.
"Oh ayolah, Elle. Aku ingin kau menemaniku tidur dan aku juga akan menjelaskan pestival itu." Raina merayu Elle.
"Aku--"
"Ayolah, Elle."
Elleona menghela napasnya. "Baiklah,"
"Akhirnya! Kita akan begadang malam ini!" seru Raina.
Elle tidak mampu berkata lagi, ia hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Tapi, kita harus menyediakan cemilan. Ayo bantu aku mengambilnya, kakak ipar."
"Berhenti memanggilku kakak ipar! Aku bukan kakak iparmu," kesal Elle. Entah mengapa wajar Alpha Revanio langsung memenuhi otaknya.
Raina mengerling nakal. "Tidak janji,"
***
Kini Elle terjebak dalam sebuah kamar mewah khas seorang putri. Kamar yang dilengkapi kulkas, tv, mesin kopi, bahkan bar mini itu cocok dijadikan tempat karantina yang nyaman.
Kasur yang lembut dan empuk sekarang sedang Elle duduki. Ia takut untuk bergerak lincah karena salah-salah jika ia bergerak maka akan merusak berlian yang berjejer rapi menghiasi ranjang. Jika ada seorang yang ingin mencuri, hanya dengan mencuri satu berlian di ranjang Raina saja sudah menjadi kaya raya.
"Aku harus menjelaskan apa?" tanya Raina.
"Em, pestival tahunan itu?"
"Apa yang ingin kau ketahui?"
"Semuanya," jawab Elle.
"Seperti pestival pada umumnya, pestival ini juga banyak perlombaan." Raina menyendokkan es krim ke dalam mulutnya. "Perlombaan yang paling digemari adalah permainan pedang," jelasnya.
"Hanya itu?"
"Tidak, masih banyak yang lainnya. Tetapi yang paling menarik hanyalah itu. Selain menguji kemampuan pedang, hadiah yang dijanjikan juga fantastis!" ujarnya semangat.
"Oh ya? Apa itu?"
"Sutra laut!" seru Raina.
"Sutra laut? Aku tidak pernah mendengar itu," ujar Elle.
"Tentu saja! Sutra laut adalah barang yang paling langka di dunia ini!" kata Raina.
"Mengapa bisa menjadi barang yang sangat langka? Ceritakan padaku, siapa tau aku tertarik dengan hadiahnya." Elle terkekeh.
"Sutra laut pasalnya dibuat dengan proses yang bikin siapa pun menyerah." Raina memulai penjelasannya. "Aku pernah membaca Chiara Vigo adalah wanita terakhir yang membuat benang sutra itu.
Sutra laut dibuat dari air liur salah satu kerang paling langka di dunia bernama Pinna Nobilis. Untuk mengumpulkan sekitar 200 gram, Paling sedikit harus menyelam ke lautan sebanyak 300-400 kali."
Elle mengerjapkan matanya, mengapa tidak menyuruh mermaid saja yang mengambilnya? Pastinya mereka akan dengan senang hati membantu.
"Tidak semudah itu, kakak ipar. Kau tau mermaid tidak akan membantumu dengan percuma, semakin sulit tingkat pengerjaannya semakin besar pula imbalan yang ia minta. Lagipula kerang itu dijaga oleh monster laut yang menyeramkan, bahkan untuk mermaid yang notabenenya makhluk air saja takut," ujar Raina.
"Biarkan aku menjelaskan proses pembuatan itu," kesal Raina. Elle mengangguk memasang telinganya.
"Setelah terkumpul, air liur tersebut akan melalui proses pemintalan panjang yang mungkin hanya Vigo yang menguasai teknisnya, itulah kata buku yang aku baca.
Menurut legenda, baju yang dibuat dari sutera laut ini akan sangat tahan lama dan ringan. Konon sentuhan antara kain dan kulit tidak akan terasa, seperti tidak memakai baju. Belum lagi ternyata bahan ini juga aman dari api." Raina menandaskan air putih yang sudah ia siapkan. Menjelaskan tentang hadiah ini sangat menguras tenaganya. "Satu lagi, wajahmu bisa seratus kali lebih menawan setelah memilikinya."
"Oh, aku tidak tertarik."
Raina memandang jengah gadis yang sedang bersamanya ini. "Aku belum selesai berbicara!"
Elle menyengir. "Lanjutkan,"
"Aku juga pernah membaca buku kuno. Konon katanya sutra laut ini dapat menyamarkan aroma mate. Orang yang memiliki sutra laut ini juga memiliki hidup yang abadi, dengan kata lain meskipun mati ia akan hidup kembali," bisik Raina.
"Mengapa kau berbisik?" Kini Elle pun juga ikutan berbisik.
"Karena ini rahasia. Buku kuno yang ku baca itu adalah buku peninggalan kakekku, buku itu hilang 100 tahun yang lalu. Aku yang mencurinya, karena aku tidak mau mereka membaca dan mengetahui rahasia itu," ujar Raina masih dengan berbisik.
"Astaga, Raina! Mencuri itu tidak bagus." ujar Elle.
"Aku hanya menyembunyikan rahasia itu, karena aku takut orang yang mengetahui itu akan menyalahgunakannya," kata Raina. "Ada satu lagi rahasia dari sutra laut itu,"
Elle menatap Raina serius.
"Sutra laut itu bisa menukar jiwa jika sang pemilik menghendakinya," lanjut Raina.
"Konsekuensinya?"
Raina menatap Elle. "Sang pemilik akan kehilangan nyawa."
"Bukankah ia abadi?"
"Jika sutra laut tidak berada di tangannya, apakah ia akan abadi? Tidak."
"Hadiahnya menakutkan, aku tidak tergoda," ujar Elle.
"Gadis bodoh!" Raina menyentil kening Elle. "Jika kau mendapatkan itu maka kau tidak akan tersakiti lagi, kau juga tidak akan dipandang sebelah mata lagi! Pokoknya kau harus mendaftar perlombaan ini!"
"Apa kau tidak menginginkannya?" tanya Elle.
"Tentu saja aku sangat menginginkannya, tapi kau lebih membutuhkan itu. Aku akan ikut mendaftar, tenang saja aku mendaftar karena ingin membantumu. Aku akan menang mengalahkan mereka--"
"Kenapa kau yakin sekali kau bisa menang?"
"Hei! Kau tidak tau ya? Tercatat dalam sejarah, hanya aku yang bisa menang bermain pedang melawan Revanio orang yang permainan pedangnya sudah di atas rata-rata," ujar Raina sombong.
"Aku tidak pernah mendengar itu," ujar Elle.
Raina memutar bola matanya. "Diamlah, dengarkan strategiku ini. Tiba di final nanti kau akan melawanku, aku akan kalah dan kau akan menang. Bagaimana?"
"Itu namanya aku curang, Raina!"
"Curang dari mana? Dalam kamus seorang Raina tidak ada kata curang."
"Kau tau aku tidak bisa memainkan pedang. Bagaimana seseorang yang buta akan pedang tiba-tiba bisa mengalahkan ahli pedang?" tanya Elle. Jangankan memainkan pedang, memegang pedang saja tangannya sudah grogi. "Pastinya mereka akan curiga dan memprotes."
"Tenang saja, aku akan mengajarimu! Pestival itu masih agak lama, cukup untuk mengajarimu berpedang."
***
Kira-kira ada yang bisa menebak jalan cerita ke depannya???
Btw, sutra laut itu emang ada, saya ada googling. Tapi mengenai wajah menjadi sangat menawan, menyamarkan aroma mate, hidup abadi dalam artian meskipun mati ia akan hidup kembali, serta bisa menukar jiwa, itu hanyalah karangan saya semata.
Semoga kalian terhibur yaa :)))
Dan semoga jempol bisa 80 atau lebih, dan komentar lebih banyak dari sebelumnya hehehe
See you!
Hrs'a ada keterangan dlm kurung apa itu pack, mate, alpa, rougu dll,,, bikin bingung di awal bc..
Cb lanjut lg..