NovelToon NovelToon
Suamiku Gemulai

Suamiku Gemulai

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Romansa / Tamat
Popularitas:27.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Warning ya!!!
Anget-anget kuku, bikin gerah, ketawa, dan menangis.


Harap baca 'My Sexy Old Man' agar mengenal karakter protagonis prianya.

Emanuel adalah pria yang gemulai yang mempunyai sifat yang lembut bagaikan kapas.

Sedangkan Afika larasati adalah gadis kecil yang baru berusia 17 tahun itu mempunyai sifat yang keras, tomboi dan jago bela diri.

Bagaimana jika dua manusia berbeda karakter itu di satukan dalam ikatan pernikahan?

Bagaimana kisah selanjutnya?

Penasaran? Yuk simak terus kelanjutannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menahannya?

Setelah makan siang bersama, pengantin baru itu menuju kamarnya lagi untuk beristirahat tak lupa keduanya itu juga sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian santai.

Fika menatap suaminya yang sudah merebahkan diri diatas tempat tidur, Fika terlihat sangat gugup sekali dan ia bingung harus melakukan apa, apakah ia harus ikut merebahkan dirinya diatas tempat tidur juga seranjang bersama suaminya? Tapi bagaimana nanti jika dirinya di terkam? Dirinya belum siap lahir dan batin.

Aduh bagaimana nih?. Batin Fika takut.

Ema mengernyit heran saat melihat istrinya berdiri tak jauh dari tempat tidur dan tidak ada pergerakan sama sekali dari istrinya itu.

"Sayang sini." Ema menepuk tempat tidur di sebelahnya yang kosong, namun sepertinya ucapan Ema tidak di dengar oleh istrinya.

Sedangkan Fika sibuk dengan pemikirannya sendiri dan membayangkan sesuatu yang akan terjadi selanjutnya, hingga ia tidak mendengar jika Ema memanggilnya.

Ema tersenyum penuh arti kemudian ia beranjak dari tempat tidur dan menghampiri Istrinya yang masih mematung ditempat, kemudian ia berkata. "Sayang bobok bareng yuk!" Ajak Ema, lalu menggendong tubuh istrinya menuju tempat tidur.

"Akhh!" Fika menjerit lantaran ia terkejut saat tubuhnya diangkat begitu saja oleh suaminya dan kini ia sudah di rebahkan diatas tempat tidur dengan perlahan.

"Kamu bikin kaget tahu nggak!" Sungut Fika, lalu memukul pelan pundak suaminya yang sudah mengungkungnya.

"Habisnya kamu mirip patung sih! Dari tadi di panggil tapi diam saja." Gerutu Ema, namun disertahi kekehan.

"Masa sih?" Tanya Fika tidak percaya dan mengerutkan keningnya.

"He'em, kamu memikirkan apa?" Tanya Ema, menatap lembut wajah istrinya yang terlihat sangat cantik jika di lihat dari dekat.

"Itu mikir anu itu—"

"Ngomong yang jelas dong, kamu gugup ya?" Tebak Ema, diselingi senyuman manis.

Duh, jangan senyum gitu napa bang, eneng nggak kuat nih. Batin Fika meronta.

"Kok malah diam sih?" Tanya Ema, masih tersenyum manis.

"Aku hem itu apa kamu akan meminta hak mu sekarang?" Tanya Fika gugup, lalu memalingkan wajahnya.

Ema terkekeh pelan saat mendengar pertanyaan istri kecilnya itu.

"Hei, lihat aku." Ema menarik wajah Fika dengan tangan kanannya agar gadisnya itu mau menatapnya dan mau tak mau Fika menuruti Suaminya itu.

"Jadi ini yang sejak tadi kamu pikirkan?" Tanya Ema dan Fika mengangguk pelan sebagai jawaban.

"Kenapa?" Tanya Ema lagi.

"Aku belum siap, maaf." Jawab Fika lirih, ia takut jika suaminya itu kecewa.

Ema tersenyum lalu mengecup bibir manis itu sekilas. "Dan aku akan menahannya, aku akan melakukannya jika kamu sudah siap." Jawab Ema meyakinkan dan menatap lembut wajah istrinya itu.

Ema tidak mau egois dan ia sadar jika menikahi gadis dibawah umur harus tahu konsekuensinya. Ia harus memendam hasratnya dan menunggu sampai istrinya siap.

Sabar. Batin Ema.

Fika tersenyum hangat lalu mengecup bibir suaminya sekilas. "Terimakasih, sayang. Aku sebenarnya takut jika nanti hamil dan kamu tahu sendiri jika aku masih sekolah. Dan maaf jika membuatmu kecewa." Jelas Fika dan membuat Ema mengerti jika istrinya ternyata punya alasan tersendiri.

"Tidak sayang, aku tidak kecewa. Nanti kita kedokter kandungan untuk konsultasi." Usul Ema dan diangguki Fika.

"Tapi kalau makan bibir kamu bolehkan?" Tanya Ema tersenyum mesum, sembari menggigit bibir bawahnya membuat Fika semakin kelojotan.

"Ih, pakai tanya. Biasanya juga langsung nyosor kayak soang." Cibir Fika, dan membuat Ema tergelak.

"Habisnya bibir kamu bikin candu banget sih." Balas Ema masih menyisakan tawanya, sedangkan Fika hanya mencebikkan bibirnya kesal.

Ema menghentikan tawanya, kemudian ia mulai menundukan kepalanya dan mengecup bibir manis yang sudah jadi candunya itu.

CUP

Ema mengecup bibir itu dengan kelembutan dan penuh cinta. Fika memejamkan mata dan menyambut baik saat suaminya mulai menciumnya.

"I love you." Bisik Ema, tepat di depan bibir manis itu dan ia menatap sayu istrinya menandakan jika dirinya saat ini sangat bergairah.

"I Love You too." Lirih Fika, kemudian ia menarik tengkuk Ema dan mencium bibir suaminya.

Awalnya hanya sebuah ciuman lembut dan lama kelaamaan ciuman itu semakin menuntut dan berubah menjadi lumaatan dan saling membelit lidah dan tangan Ema tentu saja tidak tinggal diam untuk menyentuh aset istrinya, hingga membuat Fika melenguh disela ciumannya saat tangan Ema menjelajahi tubuhnya.

Siang itu di dalam kamar hotel mewah sepasangan pengantin baru yang tengah di mabuk cinta itu sedang bercumbu mesra tanpa melakukan hal yang lebih.

*

*

*

*

Setelah selesai melakukan aktifitas yang membuat kepalanya pusing kepala atas bawah, Ema segera berjalan menuju kamar mandi untuk menenangkan si elang yang sedang mengamuk.

"Sayang mau kemana?" Tanya Fika, saat melihat suaminya beranjak dari tempat tidur.

"Mau pipis, mau ikut?" Goda Ema, membuat Fika bergidik ngeri sedangkan Ema sudah tergelak saat melihat ekpresi wajah istrinya.

Ema keluar dari dalam kamar mandi setelah hampir setengah jam berada di sana.

Huh leganya. Batin Ema. Kemudian ia melangkahkan kakinya menuju tempat tidur dimana istrinya sudah terlelap disana.

"Kamu enak tidur setelah membuat aku tersiksa." Gumam Ema, sembari menatap wajah cantik istrinya yang sudah terlelap itu.

Kemudian Ema merebahkan diri disamping Fika dan memeluk erat tubuh ramping itu, sembari menciumi pipi Fika dengan gemas.

"Kenapa aku jadi tergila-gila denganmu ya." Gumam Ema lagi, kemudian ia mulai memejamkan matanya karena ia juga sudah sangat ngantuk dan juga lelah.

*

*

*

Disisi lain Bondan dan Rima tengah minum kopi bersama di Cafe yang ada di hotel tersebut.

"Kira-kira mereka berhasil mencetak gol nggak ya?" Tanya Rima kepada Bondan.

"Nggak tahu." Jawab Bondan cuek, lalu menyesap kopinya lagi.

"Hih, ya ampun! Kamu itu mau cucu nggak sih?" Kesal Rima, saat mendengar jawaban Bondan yang begitu cuek.

"Ya maulah, tapi tidak sekarang karena Fika masih sekolah." Jawab Bondan lagi, membuat Rima berdecak kesal.

"Tapi aku maunya secepatnya, karena usiaku juga sudah tua." Ucap Rima kesal.

"Sadar diri juga kalau kamu sudah tua." Cibir Bondan, membuat Rima memukul pundak pria itu dengan keras.

"Kamu juga sudah tua!" Kesal Rima.

"Aku masih muda, baru 45 tahun. Lah kamu?" Ucap Bondan terkekeh saat melihat wanita cantik yang duduk di sampingnya itu cemberut kesal.

"Umur boleh tua tapi wajah harus awet muda. Lihat wajahku dengan baik, aku masih cantik bukan? Masih seperti anak gadis yang usia 20 tahun."

Bondan memperhatikan wajah cantik itu dengan intens dan cukup lama, namun tiba-tiba Bondan tergelak keras hingga membuat para pengunjung kafe menatapnya sekilas dan tentu saja hal itu membuat Rima keheranan.

"Cantik sih, tapi sayang—"

"Kenapa?" Potong Rima.

"Tidak bukan apa-apa."

"Hih, katakan!" Desak Rima.

"Sayangnya ada belek di matamu." Bisik Bondan, membuat Rima ternganga. Kemudian Rima mengambil kaca kecil yang dari dalam tasnya.

"Mana tidak ada belek kok." Ucap Rima, saat sudah melihat wajahnya di cermin kecil itu, kemudian Rima menoleh kearah Bondan tapi ternyata pria itu sudah tidak ada di sampingnya.

"Dasar Bon Bon sialan!!" Umpat Rima kesal.

Ha ha ha haaa para readers kecewa adegan kikuk-kikuknya di tunda dulu, tenang masih ada beberapa bab lagi kok. 😜

Kasih dukungannya ya gaes.😘

1
Elizabeth
𝙩𝙚𝙧 𝙗𝙤𝙣𝙙𝙖𝙣" 𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙖𝙠𝙪.. 𝙫𝙞𝙨𝙪𝙖𝙡 𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙤𝙩 𝙗𝙞𝙣𝙜𝙞𝙩😍😍
Elizabeth
𝙖𝙮𝙖𝙝 𝙗𝙤𝙣𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙤𝙩 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙚𝙩 𝙩𝙝𝙤𝙧😍😍
Elizabeth
𝙙𝙧 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙜𝙖𝙠𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙪𝙨🤣🤣
Elizabeth
𝙙𝙧 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙠𝙞𝙨𝙖𝙝 𝙖𝙣𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙧𝙪 𝙠𝙚 𝙗𝙖𝙥𝙠𝙣𝙮𝙖🤣🤣
Melani Sunardi
😂😂😂😂😂 lah klo rapat bagaimana pipisnya toh Nue......
Melani Sunardi
🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Melani Sunardi
aduh Nue..... baru reda, dah bablas lagi ngomong mu..... 😄😄😄😄😄
Melani Sunardi
namanya juga uyut nya si baby .....jadi sedikit bibitnya oma adalah ya 😂😂😂😂😂😂
Asih Sudarsih
🤣🤣🤣🤣
Asih Sudarsih
🤣🤣🤣
Melani Sunardi
nah loh ga bisa retur loh Nue..... 🤣🤣🤣🤣🤣
Melani Sunardi
😂😂😂🤭🤭🤭🤭
Ira Valencia
💪💪💪💪👍👍👍👍
Ira Valencia
sukses terus
🍀Goeunii...💃🌷
lahhh amit2 tapi tadi suruh tanggung jawab buat nikahin 🤣🤣
🍀Goeunii...💃🌷
ngakakkkk🤣🤣🤣
Siti Nurbaidah
👍
Luh Nanik
aku dah baca semua lho Thor...rma sm Cristal besanan...
Luh Nanik
tegang...tapi🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nunung Nurasiah
like ajj ya ka .gak ada duit buat beli hadiah..hehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!