ini karya pertama author. selamat membaca..
aya daniati janda kembang desa yang lelah telah menolak berkali kali lelaki didesanya memutuskan pelarian ke kota..
berharap ini langkah yang tepat..
harus bersanding dengan keenan duren sawit..
duda yang dingin dan berfikir bahwa aya wanita penggila harta serta murahan.
bagaimana kisah kelanjutanya jangan lupa like and favoritkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ANTISIPASI
setelah menidurkan keikei aya memilih duduk di samping putrinya.
ting..
ada notifikasi dari aplikasi hijau di lihatnya siapa yang mengirim pesan huft...terdengar helaan nafas pelan dari aya.
"masuk kamar ada yang mau aku bicarakan."
^^^"iya"^^^
aya pun masuk kekamar ken. di lihatnya suaminya duduk di sofa.aya mendekat dan menarik kursi meja riasnya untuk dirinya duduk aya masih menjaga jarak setelah tadi pagi sempat memarahi ken dirinya masih enggan ngga etis kan kalo langsung agresif segala sesuatu harus menggunakan strategi begitu kira kira analisa aya.
"ada apa."setelah aya duduk.
"aku ingin kita tinggal di apartemen."
"kapan"
"minggu depan."
"hemmm"
"tanpa membawa lilis."
"itu lebih baik."
"hah"
ken menoleh ke arah aya dia heran kata roy aya akan menolak mentah mentah tapi nyatanya aya sama sekali tidak keberatan.
"aku akan jauh lebih dekat dengan putriku."aya menjawab sambil melepas hijabnya dirinya sudah mulai ngantuk.
"tidak akan ada asisten rumah tangga."
"tidak masalah."
"tidak ada kartu blackcard."
"aku tidak minta."
"tugasmu mengurusku keisha dan apartemen."
"memang."jawab aya dengan enteng.
sontak saja ken mengerutkan alisnya.. ken heran jawaban aya begitu ringan tanpa beban.
"kau tidak keberatan."
"sama sekali tidak."aya menoleh menatap ken.
"istri yang baik mengikuti kemana suami mengajaknya tinggal..suami baik pula menjamin tempat tinggal yang nyaman untuk istri dan anaknya."lanjutnya.
"kalo soal keikei.dia putriku sudah tanggung jawabku mengurusnya,,mendidiknya, menyayanginya,menuntunnya ke jalan yang benar."aya berdiri dan melangkah kakinya hendak keluar kamar.
"mau kemana."
"menemani putriku tidur."aya membuka pintu.
"kenapa tidak tidur disana."tunjuk ken ke arah ranjang.
"bukanya kau yang bilang tidak sudi tidur seranjang denganku."aya melangkah kakinya keluar meninggalkan ken yang termenung.
"apa aku sudah keterlaluan semalam."gumam ken.
"KEN.."
"huft...kenapa mah..." ken berdiri dan membuka pintu di lihatnya mamahnya menyeret kopernya.
ken mengeryit alisnya.
"mau kemana mah."
"mamah udah nawarin bulan madu untuk aya tapi dia menolak jadi ya...biar mamah sama papah yang pakai.sayang kan tiketnya and hotel yang udah mamah booking."
hah
"aya menolak mah..kenapa.."
"huft...alasanya anak anak..dan kamu sibuk kerja.."
"mulai sekarang jangan terlallu menggila kerja ken takutnya dia kaya clara minggat."
"yah...walaupun itu tidak akan terjadi dah.... mantan duda."
ken menutup pintunya dia menghela nafasnya.
"apa karna anak anak.."
"mamah bilang kalo aku gila kerja aya akan pergi seperti clara."
"bener kata roy..ok gue harus coba."
aya masuk ke kamar keisha mengunci pintunya.. dan duduk di sebelah putri sambungnya..
"apa lagi yang kamu rencanakan mas."gumam aya.
"kak sean yah..mungkin dia tau."aya mengambil handphone dan mulain mendial kontak bernama kak sean.
tuuttt tuuutttt
"**halo dek."
^^^"kak."^^^
"kenapa hem.."
^^^"kak..apa kakak tau rencana mas ken yang mengajakku tinggal di apartemenya."^^^
"tidak..dan setau kakak ken tidak punya aprtemen melainkan rumah."
"begini saja kita sambungkan kepada ivan siapa tau dia tau."
^^^"iya kak..aya tunggu."^^^
panggilan menunggu..
terhubung
"halo sean."
"van lo tau tentang ken yang ngajak aya tinggal di apartemen."
"enggak..dari mana lo tau."
"aya kak yang tanya."
"ken bahkan ga telfon kakak dari semalam."
"mungkin roy.. kadang tu bontot ngasih saran sekena nya."
"ivan bener dek ini pasti saran dari bontot."
^^^ "emmm ok deh kak...aya ikuti permainan mas ken."^^^
"tenang aja dek kakak bantu kamu menghadapi tingkah ken."
"iya nok kamu tenang aja bener kata sean ada kita..kamu jangan khawatir."
^^^"ok kakak kakaku yang ngganteng.."^^^
^^^"untuk kalian aya minta kabarin trus apapun dan di manapun mas ken."^^^
"siap dek."
"siap nok."
^^^"ya sudahlanjut kerja gih ^^^
^^^pada and makasih yah kakak kakak asalamualaikum"^^^
"sama sama waalaikumsalam**"
huft...aya menghela nafasnya..dia harus bisa mengikuti permainan suaminya..sampai suaminya sendiri yang bilang menyerah.
95℅ hanya kt ustaz/zah begono ... tanpa meresapi bhw islam itu rahmat bg sluruh alam
trims thor😂👍🙏
kalau perlu sekalian aja patahkan tangannya..
muhrim : orang yang memakai baju ihrom
numpang duduk ya thor