NovelToon NovelToon
Ternyata Itu Cinta

Ternyata Itu Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Badboy / Ketos / Teen School/College / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:229.2k
Nilai: 5
Nama Author: aveeiiii

Cinta itu tidak punya mata, mulut dan telinga, Ia hanya punya hati.
Tidak perlu semua indera untuk mengenal apa itu cinta.
Tapi jika kamu ingin mengenalnya lebih dekat, coba tanya hatimu - Langit Angkasa.

Aku tidak tahu dan tidak kenal apa itu Cinta, tapi aku nyaman ada di dekatmu dan aku tidak mau kamu menjauh. Apakah itu yang dinamakan Cinta? - Gita Gempita

Sebuah kisah sederhana dari sepasang remaja yang mulai belajar mengenal apa itu cinta dan pengorbanan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aveeiiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasanya enak

Langit : Aku cemburu? IYA

Lama-lama aku muak mendengar nama pria itu disebut berulang kali. Apalagi dia menyebutnya di dalam kendaraanku, muak rasanya.

Aku cemburu? mungkin ... peduli amat.

Aku sudah menahan emosi sejak ia berganti pakaian yang ... damn! ingin kurobek saja gaun jahanam itu.

Pakaian itu yang biasa digunakan wanita dewasa untuk menggoda pria hidung belang, dan dia masih anak SMU yang belum genap tujuh belas tahun!

Aku jadi penasaran kapan dan di mana dia beli pakaian jahanam itu.

Apa kata Tante Silvi dan Bima jika tahu Gita yang sehari-hari polos, sudah berani berdekatan dengan seorang pria dan berharap dicium pula ... oh ini gila!

Saat pria itu berani memegang pinggang lalu leher serta rambutnya, rasanya ingin kupatahkan semua tulang cowok metroseksual itu.

Puncaknya saat dia berusaha menggapai bibir Empi, tidak ada toleransi lagi bagiku. Andaikan Empi saat itu bersikeras menolak untuk pulang, aku ga segan menggotongnya seperti karung beras di pundakku.

Saat sudah di dalam mobil, dia kembali berulah menggerutu dan selalu menyebut nama Teddy berharap mendapatkan ciuman dari pria brengsek itu.

Tidak cukup sampai di situ, ia menyalahkan aku karena impiannya dicium idola sekolah gagal, beraninya dia!

Tidak cukupkah saat pentas drama? jika tidak ingat ada kepala sekolah dan beberapa guru yang ikut menonton, mungkin sepatuku sudah mendarat di kepala pria tulang lunak itu.

Sekarang dia tidak bisa berbicara lagi karena bibirnya ada di dalam kekuasaanku ... aku menciumnya cukup lama.

Aku tahu resiko yang akan aku terima, dia berteriak dan menjerit atau aku ditampar mungkin juga diludahi ... terserah asal jangan sebut nama Teddy di dekatku!

Salah semua ... dia menangis. Aku salah?

"Empi," Dia tidak menyahut. Hanya diam dan matanya masih meneteskan air mata.

"Marah? ... ga pa-pa marah aja." Dia tidak mau melihat ke arahku, matanya menatap ke luar jendela mobil.

"Mau pukul?, sini pukul aku." Aku meraih tangannya dan menempelkan ke pipiku ... tidak ada reaksi.

"Atau mau dicium lagi?"

"JAHAT!" Dia bereaksi saat aku mengucapkan kalimat itu, matanya menyiratkan kekesalan.

Tidak apa, lebih baik seperti itu, dari pada hanya diam dan menangis. Aku paling tidak bisa melihat dia sedih.

...❤...

Gita : Ciuman itu ternyata enak

Mau pingsan rasanya saat Kak Langit menciumku.

Apa coba tujuannya?, kalau aku cerewet biasanya dia hanya menutup mulutku atau menarik bibirku.

Apa mungkin karena aku tadi bilang ingin dicium Teddy?, tapi kan aku pinginnya Teddyyyyyy yang menciumku .... aarrggghhhh!

Saat Teddy menciumku di panggung, yang aku rasakan kaget dan bangga. Sudah itu aja. Tapi kenapa saat Kak Langit menciumku rasanya ... berbeda.

Sebetulnya bisa aja tadi aku mendorongnya, bahkan menamparnya tapi tadi aku hanya diam dan menikmati.

Parahnya aku suka.

Air mataku turun begitu saja, aku sendiri ga tau arti tangisanku, bahagia, sedih atau marah ... aku benar-benar ga tau.

Yang aku tahu, aku ga rela bibir Kak Langit menjauh dari bibirku ... aaakkkkhhhhh. Stop Gita!, hentikan pikiran kotormu!

Sepanjang perjalanan aku cuman diam aja, takut kalo kelihatan mupeng kan maluuu.

Hangatnya bibir Kak Langit masih terasa sekali, tanganku gatel mau nyentuh bibirku tapi aku malu.

Beginikah rasanya ciuman ... enak ternyata.

Oh ya ampun tolonglah otakku!, kenapa juga harus dengan Kak Langit, kan jadi canggung gini.

"Empi, nanti jangan bilang Bima sama Mamamu ya aku cium."

"Kenapa?, aku bilanglah kalo Kak Langit nakal!"

"Ow ya ga apa-apa juga kalo kamu mau bilang, aku cuman khawatir kalo kita langsung dinikahkan. Aku sih ga masalah."

What??! mana ada pikiranku sampai sana. Auto lebih baik diam aja dari pada masa mudaku terenggut paksa, aku ga mau ada cerita pernikahan dini di hidupku.

"Mau kemana lagi sih ini?"

"Makan, laper nungguin kamu pacaran berdua sama cecunguk itu."

"Teddy, namanya Teddy bukan cecunguk."

"Jangan sebut nama itu di dalam mobil, alergi aku."

"Lebay."

Kak Langit membawaku ke rumah makan seafood, makanan favorite aku.

"Kamu beli baju itu di mana?"

"Online shop."

"Toko apa namanya?"

"Lajanda."

"Coba lihat aplikasinya." Tangannya terulur meminta ponselku.

"Mau ngapain?, donlot sendiri napa?"

"Mau lihat dulu punyamu." Dia bersikeras meminta ponselku.

"Laah kok di hapus sih?" Kesal betul aplikasi online shop ku hilang semua ga hanya lajanda, warungpedia, shopan sudah tidak ter-instal lagi di ponselku.

"Biar kamu ga boros belanja terus."

"Suka-suka akulah, pake duit aku sendiri juga." Aku kembali membuka ponsel, untuk mendonlot semua aplikasi yang tadi sudah dihapus.

"Kamu instal sekali lagi, aku bilang sama Bima dan Mamamu, kalau kamu beli baju model dewasa seperti itu." Kak Langit menatapku tajam, aku tahu arti tatapan itu dia sedang serius dengan ucapannya.

"Kenapa sih, Kak Langit ngatur aku terus. Kak Bima juga ga segini banget!" Aku lempar ponselku begitu aja di atas meja.

Aku benar-benar kesal sekarang.

Kak Langit ga menjawab pertanyaanku, ia hanya menarik nafas panjang dan mulai membuka kulit udang goreng dan menaruhnya di piringku.

Masih dengan diamnya, Kak Langit merobek-robek daging ikan kakap bakar, hingga terlepas dari tulangnya dan menaruhnya lagi di piringku.

Aku hanya diam saja mengamati, ini sudah menjadi hal yang biasa sejak dari aku masih kecil. Kak Langit dari dulu benar-benar merawatku, dengan arti yang sebenarnya.

Malah aku dulu sempat berpikir jika aku anak yang tertukar, atau aku ini sebenarnya anak Tante Laras lalu di adopsi oleh Mama.

"Ngomel itu butuh energi, makan dulu." Sambil makan aku mengamati Kak Langit, dia tampak biasa aja. Tidak ada tanda-tanda terganggu dengan pertanyaanku tadi.

...❤...

Langit : Aku tidak bisa berhenti

Aku sedikit lega tadi saat reaksi Empi tidak terlalu berlebihan saat aku menciumnya.

Sepertinya dia juga menikmati, apa hanya perasaanku saja?

Aku tentu saja menikmati dan menyukai saat aku mencium bibirnya.

Ini ciuman pertamaku. Rencananya aku hanya mengecup, untuk sekedar memberinya peringatan tapi karena tidak ada penolakan darinya ciumanku semakin berani.

Mungkin ini yang dinamakan naluri, tidak perlu belajar caranya berciuman aku mendadak bisa dan cukup mahir saat sedikit menyesap bibir mungilnya.

Rasanya ... aku benar-benar tidak ingin berhenti dan ingin mengulanginya lagi.

Aku tidak bisa menjawab pertanyaannya, karena aku sendiri tidak tahu kenapa aku harus repot untuk hal-hal kecil tentangnya.

Apa aku sudah benar-benar jatuh cinta sama gadis di hadapanku ini?

Sial! sepertinya setelah ini aku akan dihajar oleh Bima dan di kejar Tante Silvi dengan sapunya.

...❤❤...

Love (favorite)

Komen

Like

Vote

Rating

Jangan lupa ya 🙏🥰

Mampir di karya temanku ya

1
Tamirah
ya emang dibuat oon sama athornya.orang waras pun SDH bisa nebak kalau ada yg beres tu samar germo Teddy
Tamirah
mungkinkah cerita ini ada didunia nyata atau memang penulis nya terimpirasi dgn cerita nyata yg pernah dialami oleh seseorang.
Cerita Aveeii: terima kasih sdh mampir kak.

lebih ke terinspirasi sih, jalan skarang byk yg terang2an kan 🫣
total 1 replies
Tamirah
lelaki yg baik akan menjaga sikap serta menghargai teman wanitanya.kalau sdh berani bersentuhan fisik itu mah nafsu.
Tamirah
jadi cewek gak usah ganjen bersikaplah anggun walau menyukai seseorang gk perlu lebay bertingkah murahan.
ini bagus sih cerita tentang masa remaja yang terkena cinta jadi kangen masa sekolah
falea sezi
cari cwok lain lah bodoh
falea sezi
langit masih sekolah kah
Cerita Aveeii: hai kak
benar, ini kisah remaja ya kak 🙏 terima kasih sdh membaca
total 1 replies
Sri Puryani
lebih baik dijelaskan semuanya lang jgn ditutup tutupi
Sri Puryani
gita kok gk peka ya? atao memang oon
giani🥳
😍😍
😛😛bemz
bagus
Red Velvet
Aku udah ikutin cerita MPB, seru banget.😍
Red Velvet
satu persatu, pelan tp pasti. aku ikutin cerita2 kak Aveeii🥰
Cerita Aveeii: uuuu seneng bangettt aku baca jg komennya kak hamidah terima kasih yaa 🙏🙏
total 1 replies
Red Velvet
Akhirnya benar2 happy ending, walau agak sedih dibeberapa bagian. Tp begitulah perjalanan hidup gak selalu mulus pasti ada lika liku nya
Red Velvet
bisa Deg deg an juga ya Gita😁 so sweet banget nih resepsi di Bali
Red Velvet
Gita benar2 kamu ya, kalau bukan pelanggan pasti udah dijitak tuh sama yg punya butik
Red Velvet
itulah mengapa aku pengen punya banyak anak, semoga tua nanti aku gak kesepian
Red Velvet
Bapak Tambun ketinggalan informasi ya😁
Red Velvet
Permasalahan. anak2 para sultan, beginilah kalau lengah mendidik anak.
Red Velvet
kasusnya gak kaleng2 ini... beruntung punya kenalan di kepolisian mana punya jabatan tinggi lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!