NovelToon NovelToon
SUAMIKU SEORANG CEO

SUAMIKU SEORANG CEO

Status: tamat
Genre:CEO / Konglomerat berpura-pura miskin / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Murni / Dikelilingi wanita cantik / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:6.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: enny76

Seorang Ceo tampan berkharisma Georgie Vandeles, harus merubah jati dirinya menjadi Harlan seorang pria biasa yang mencari cinta sejati tanpa melihat dirinya dari harta, kedudukan dan kekuasaannya.

Siapakah wanita beruntung itu...?

Yuk ikuti kisahnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Permintaan

"Sepertinya aku mengenal mata ini, mata coklat dengan bulu mata agak lebat, apakah dia....

Ceklek!

"Ehem!

Tiba-tiba Wiliam masuk kedalam ruangan, sadar ada yang datang, Harlan melepas Lupita dengan anggun, mereka berdua langsung merubah posisinya.

"Maaf tuan mengganggu, karena ada berkas yang harus di tandatangani."

Harlan mengangguk.

Lupita tertunduk malu "Maaf Tuan kalau begitu saya keruangan kerja dulu."

"Silakan!"

Lupita keluar dari ruangan Harlan dengan perasaan aneh, setelah ia menutup pintu itu Lupita memegangi dadanya yang masih berdebar-debar, la berjalan menuju pintu lift, dan masuk setelah lift terbuka.

Lupita masuk kedalam ruangan nya, pandangan mata mereka menatap benci pada Lupita.

"Ya Tuhan bunga mawar sebanyak ini mau di taruh dimana, meja kerjaku penuh dengan bunga-bunga ini, lebih baik aku bawa keluar saja daripada mengganggu konsentrasi kerja ku."

Lupita mendesah kasar "Sebenarnya siapa yang sudah mengiriminya bunga bunga ini, apa maksud dari semua ini? tanpa menunggu lama lupita membawa bunga bunga itu kluar ruangan "Sebenarnya dibuang juga sayang, bunga bunga ini sangat cantik dan masih segar."

Mba bunga bunga itu mau dibawa kemana? tanya seorang karyawan yang melewati Lupita.

"Sebenarnya ingin aku buang karena di ruanganku sangat sempit, aku tidak bisa kerja mendesain gambar.

"jangan dibuang! kata temannya yang lain "Buat kami saja!"

"Kalau kakak mau silakan ambillah."

Dari mana Kau dapatkan bunga cantik-cantik ini? mengambil bunga itu dari tangan Lupita.

"Aku juga tidak tahu tiba-tiba saat aku masuk kantor ada seseorang yang memberikannya dan tertulis nama pengagum rahasia."

"Wah Mba cantik ini punya penggemar rahasia."

Lupita tersenyum "Terima kasih ya mau nerima bunga ini."

"Sama sama Mba aku akan berikan bunga bunga ini pada teman teman ku."

Saat itu Harlan dan William keluar dari pintu lift ia akan keluar untuk menemui cliant dan melihat Lupita sedang membagikan bunga pada karyawan, karyawan yang lewat ikut ikutan berdatangan dan berebut mengambil bunga dari tangan Lupita.

"Will kenapa Lupita membagikan bunga yang aku kirim itu."

"Jelas saja dia membagikannya Tuan, sudah pasti meja kerjanya penuh dengan bunga-bunga itu."

"Mulai besok kau kirim saja buket mawar, tidak perlu sebanyak itu!

"Bukankah itu permintaan Tuan? apakah Lupita harus jualan bunga di kantor? Wiliam tergelak.

"Tunggu dulu aku tidak ingin Lupita melihat aku lewat didepan nya."

"Tuan kan sudah pakai masker dan kacamata hitam, apa Lupita akan mengenal Tuan?

"Ya sudah ayo kita jalan."

"Haiii bubar bubar ada Tuan Georgie lewat, cepat berbaris dan menunduk." perintah seorang karyawan.

Lupita ikut berbaris, Harlan melewati mereka yang sudah berdiri berjejer.

"Siang presdir." ucap mereka kompak.

Dengan gagah dan wajah terangkat Harlan bersama Wiliam melewati mereka Lupita mengangkat wajahnya setelah Harlan pergi, ia masih bisa melihat punggung lebar Harlan yang berjalan tegap, Lupita terus mengamatinya sampai Harlan keluar dari pintu kaca itu.

"Tubuh Tuan Georgie tinggi besar seperti mirip dengan Mas Harlan, ahh tidak! kenapa aku menyamai Ceo pemilik perusahaan ini dengan Mas Harlan yang hanya seorang kurir! haii... kenapa juga aku harus memikirkan nya, bukankah aku sedang kesal padanya." gerutu Lupita dalam hati.

Semua karyawan sudah bubar Lupita masuk kembali ruangannya, ia terus mengerjakan tugasnya yang lain.

Didalam mobil, Harlan membuka makalah desain villa yang dikerjakan Lupita, ia membuka lebar demi lembar dan mengamatinya satu persatu sketsa gambar desain itu, Harlan berdecak kagum.

"Will!

"Saya Tuan!

"Bulan depan kau suruh bagian keuangan untuk memberikan Lupita bonus tiga kali lipat dari gajih nya, karena ia sudah membuat desain ini sesuai dengan keinginan ku."

"Baik Tuan!

"Kau bilang dengan bagian keuangan gajih Lupita sepuluh juta bukan."

"Sudah Tuan, kurasa itu terlalu besar untuk gajih karyawan magang."

Harlan menatap kedepan, melihat Wiliam yang sedang menyetir.

"Will, apa ada masalah dengan mu? kurasa Lupita pantas mendapatkan gajih sebesar itu, sepuluh juta menurut ku masih terlalu kecil."

"Ya iyalah tuan kau pasti berkata begitu karena kau sudah jatuh cinta pada gadis itu, mau memberikan berapa pun itu sah sah saja, karena perusahaan itu milik mu tuan." gumam Wiliam dalam hati.

"Kenapa kau diam, apa yang sedang kau pikirkan?

"Tidak ada Tuan, aku selalu mengikuti pendapat tuan."

****

Sementara di Belanda Alfonso sedang meradang karena anak buahnya banyak yang mati setelah pertempuran genk mafia tadi malam.

"****! orang orang ku banyak yang tewas!

"Tuan, apa tidak sebaiknya anda menyuruh Tuan Georgie kembali lagi ke Belanda."

"Georgie keras kepala, dia tidak bisa diatur, aku tidak bisa merubah keputusannya untuk kembali ke negara ini!'

"Tapi Tuan, dengan adanya Tuan Georgie disini, ia bisa mengatasi semua masalah Anda, tidak mungkin orang orang kita tewas sia sia!"

Alfonso mendesah kasar "Bagaimana cara untuk Georgie kembali lagi ke sini, dan menikah dengan wanita pilihanku."

"Bagaimana dengan anak gurbernur, Nona Margaretha, apakah tuan Georgie mensetujui menikah dengan nya?

"Itulah aku heran dengan keponakan ku, ia menolak Margaretha, padahal Mr Albert ayah Margaret sudah berjanji akan membawa Georgie masuk ke pemerintahan, tapi ia menolaknya mentah-mentah."

"Menurut Tuan, apakah Tuan Georgie sedang menyukai gadis di negara ibu asuhnya?

"Itu yang sedang aku selidiki, kalau sampai itu terjadi aki sendiri yang akan menangani nya!"

"Siang Tuan,"

Seorang pelayan masuk kedalam ruangan Alfonso.

"Ada apa!

"Ada Nona Margaretha ingin bertemu."

"Suruh ia masuk!"

Terdengar sepatu heels masuk kedalam ruangan Alfonso.

"Paman!

"Margaret!

Margaret berjalan menghampiri Alfonso dan mereka saling berpelukan.

"Apa kabar sayang?"

"Aku baik paman!

"Ayo duduk lah."

"Hansen kau pergi lah! perintah Alfonso pada asistennya.

"Baik Tuan!"

"Ada apa Metha!

"Paman, bagaimana dengan nasibku? Georgie pergi meninggalkan ku, kenapa ia pergi ke Indonesia?"

"Kau tenang saja Metha, aku pastikan Georgie akan kembali lagi ke Nagara ini."

Margaret tersenyum lebar "Terima kasih Paman, secepatnya nikahkan aku dengan Georgie, aku tidak ingin jauh darinya."

"Tentu saja, secepatnya kalian akan segera aku nikahkan, Ayahmu adalah rekan bisnis ku."

'

'

'

'

'

'

'

@Bersambung....💃💃💃

1
S P Lani
jelek alur ceritanya ga ada bagus bagusnya cuman menjual kesusahan MC buat menarik minat pembaca tapi tidak berdasarkan cerita bagus cuman dinpariasikannbiar bagus padahal biasa biasa aja hahahaha
S P Lani
masih aja berbohong .hubungan berdasarkan kebohongan tidak akan baik hasilnya penulis loe bego apa tolol sih
S P Lani
aku pikir malah terlalu di buat buat tidak alamiah ceritanya terlalu menonjolkan penganiyaan di sekitar Lupi dgn pernikahan nya
S P Lani
iya ya ga jelas kesehariannya sinlupita terlalu di buat buat tidak alami seperti kehidupan asli
Ratna Ningsih
Thor ko c Lupita oon banget kn tau c dela benci mau ajah di bodohi aku benci peran utama oon
Ratna Ningsih
Lupita kenapa ga pergi dari rmh kn udah kerja jangan oon
Janah Husna Ugy
karakter Lupita, jangan terlalu lemah dong thor,
Nurmiati Aruan
ahh lega si Abang bule dah datang
Nurmiati Aruan
siap bunda.... semangat terus bunda
Nurmiati Aruan
semangat bang will
Nurmiati Aruan
jujur az inez
Nurmiati Aruan
cerita donk nez sama William....biar gak salah lagi
Nurmiati Aruan
sabar dulu bang will
Nurmiati Aruan
lupita salah lagi
Nurmiati Aruan
bagus Lupi... jangan terpengaruh
Nurmiati Aruan
ayo Inez....buat William klepek-klepek ya
Nurmiati Aruan
perang kan jadinya 🤭
Nurmiati Aruan
salah paham lagi
Nurmiati Aruan
ah lega nya
Nurmiati Aruan
kenapa mas Harlan lama pulang nya...kangen AQ tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!