NovelToon NovelToon
GOD EMPEROR (LING JIN)

GOD EMPEROR (LING JIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Xianxia / Fantasi Timur
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Ling Jin

Ling Jin. Seorang pemuda yang diasuh oleh dua leluhur dewa semenjak masih bayi di dalam sebuah jurang dan diangkat menjadi cucu mereka.

Semua orang mengira dia tidak memiliki dantian sehingga membuatnya merasa tidak berguna. Namun dia memiliki tekad yang kuat serta semangat yang besar demi menggapai apa yang dia inginkan. Cerita kehidupannya berubah setelah segel dantiannya terbuka.

Dia berjalan pada dua sisi yang berbeda. Di satu sisi dia adalah rajanya kegelapan dan di sisi lain dia juga menjadi cahaya.

Ling Jin mengarungi lautan darah demi mencapai puncak kekuatan kultivator. Bahkan jika langit menentangpun dia akan melawannya.

"Aku tidak tunduk pada takdir, takdirlah yang harus tunduk padaku."

"Aku tidak bergantung pada keberuntungan, karena akulah keberuntungan itu."

-Ling Jin.


Bagaimanakah kisahnya?

Ikuti perjalanannya dalam novel God Emperor (Ling Jin).

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ling Jin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbukanya Dantian Alam

Ling Jin mengerjapkan kedua matanya. Tak lama kemudian matanya terbuka sepenuhnya. Pandangannya masih buram.

“Di mana aku?”

Dia mengambil posisi duduk sambil mengedip-ngedipkan matanya dan sesaat kemudian penglihatannya mulai jelas.

Saat ini Ling Jin sedang duduk di atas sebuah batu persegi panjang. Di dekatnya terlihat dua buah batu persegi panjang lainnya, yang satu berukuran sama dengan yang dia duduki saat ini dan yang satunya berukuran lebih kecil. Tampak Ling Jin sedang berada di dalam sebuah gua.

Ling Jin berpikir sejenak seperti mengingat-ingat sesuatu.

Lalu kemudian ekspresi wajahnya berubah sangat terkejut.

“Aku ada di rumah!!”

Ling Jin segera berdiri dari duduknya dan beranjak memeriksa keadaan gua tersebut.

“Iya benar, aku sekarang ada di rumah! Ini ranjang kakek Ling, ini ranjang kakek Jin dan ini ranjangku! Dan-dan ini mainan-mainanku dulu!”

Tampak beberapa mainan berbentuk berbagai macam binatang buas yang terbuat dari kayu buatan kakeknya Mo Jin masih terjejer dengan rapi di tempatnya.

“Apakah ini mimpi?”

Ling Jin mencubit pipinya sendiri.

“Aaww!”

“Ini nyata! Ini nyata! Aku tidak sedang bermimpi! Aku sudah pulang!”

“Hahahaaaa!”

“Aku pulaaaaaang!!!!”

Ling Jin berteriak kegirangan karena saat ini dia sudah kembali ke rumahnya yang dulu. Tak lama kemudian, dia teringat sesuatu.

“Kakek!”

“Kakeeeek? Kakeeeek? Kalian di manaaa?”

Ling Jin beranjak keluar gua sambil memanggil-manggil kedua kakeknya dengan wajah tampannya yang masih ceria dan senyuman yang masih mengembang.

“Kakeeeeek???”

Sesampainya di mulut gua, dia melihat sosok berambut biru tengah duduk membelakanginya. Sosok itu seperti sedang membakar sesuatu. Kemudian sosok itu berdiri dan menghadap ke arahnya. Pemuda tampan berambut biru dengan tanda suci api biru di keningnya melihat ke arah Ling Jin dengan senyuman hangat terukir di wajahnya.

“Hai Jin.”

Ling Jin terkejut sekaligus senang melihat siapa sosok yang ada di hadapannya saat ini.

“Long!”

“Long! Hahahahaaa!”

Dia segera menghampiri pemuda itu yang tak lain adalah Qing Long dengan sangat senang dan memeluknya.

“Akhirnya aku menemukanmu Long! Hahahaha!” Sebenarnya Qing Long tidak pernah jauh dari Ling Jin karena selama ini dia berada di dalam kalung Ling Jin.

“Bagaimana kabarmu Long? Aku pikir aku tidak akan bisa bertemu lagi denganmu,” Ling Jin berkata dengan mata indahnya yang mulai berkaca-kaca.

“Duduklah dulu. Aku sedang membakar binatang buas. Kita bicara sambil makan,” jawab Qing Long.

Ling Jin pun kini duduk di depan Qing Long sambil memegang daging binatang buas yang masih setengah matang dan membakarnya di atas api unggun.

“Oya, kakek di mana Long?” Ling Jin kembali bertanya sambil membalikkan daging bakarnya.

“Kau ini. Pertanyaan yang tadi saja belum aku jawab, sekarang sudah ada pertanyaan baru lagi. Kau mau tanya yang mana dulu?” Qing Long balik bertanya.

“Kakek,” jawab Ling Jin singkat.

Bibir Qing Long berkedut mendengarnya.

“Anak ini.”

“Jadi di mana kakekku Long?” Ling Jin kembali bertanya.

“Kedua kakekmu saat ini sedang menjalani misi yang diberikan oleh guru mereka dan sampai kapan aku juga tidak tahu. Mereka bilang jika misi itu sudah selesai, mereka akan kembali.” Qing Long menjelaskan kepada Ling Jin.

“Kenapa kakek tidak mengajakku? Lalu kejadian aku pingsan waktu itu?” tanya Ling Jin.

“Itu karena mereka tidak ingin terjadi suatu hal yang buruk kepadamu karena ini merupakan tugas yang berat. Dan kejadian kau pingsan itu sebenarnya kakekmu lah yang melakukannya,” ucap Qing Long.

“Tapi kenapa Long?” Ling Jin kembali bertanya.

“Memangnya kalau tidak seperti itu kau mau ditinggal oleh mereka??” sahut Qing Long.

“Hehehehe.” Ling Jin nyengir.

“Long. Aku ingin sekali bisa menjadi kultivator hebat seperti kakek.” Tiba-tiba wajah Ling Jin terlihat murung saat mengatakan itu.

“Lalu?” tanya Qing Long.

“Aku tidak akan pernah bisa menjadi kultivator Long. Aku tidak memiliki dantian.” Ling Jin menundukkan kepalanya.

Qing Long berdiri dari duduknya sambil menatap Ling Jin. “Apa kau juga ingin memiliki kekuatan seperti ini?” tanya Qing Long.

Ling Jin menatap Qing Long dengan heran.

“Maksudmu?”

Qing Long tersenyum, kemudian dia melayang beberapa kaki di atas tanah secara perlahan, tanda suci api biru di keningnya bersinar terang. Api berwarna biru berkobar menyelimuti tubuh Qing Long. Rambut biru dan jubahnya berkibar-kibar. Kini Qing Long melayang dengan gagah.

Mata Ling Jin melotot tak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini.

Tak berhenti sampai di situ, api biru Qing Long padam dan diganti dengan api putih berbalutkan petir hitam pekat yang berderak-derak menyelimuti tubuhnya.

Wooooaaaahhhh!

Prokk! Prok! proookkk!

Ling Jin bertepuk tangan melihatnya.

“Ckckckk. Tak kusangka kau memiliki kekuatan seperti itu Long.” Ling Jin berdecak kagum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

Qing Long tersenyum, kemudian setelah itu api putih dan petir hitam padam. Dia kembali mendarat dengan perlahan.

“Kau sangat hebat Long,” puji Ling Jin.

“Tapi api putih dan petir hitam itu? Sama seperti milik naga raksasa tempo hari.” Ling Jin berkata saat mengingat api itu.

“Tentu saja. Karena aku adalah murid kakekmu. Jadi aku juga menguasainya.”

“Kakekku? Maksudmu kakek Ling?” tanya Ling Jin.

Qing Long menganggukkan kepalanya.

“Kalau kekuatanmu saja seperti itu, bagaimana dengan kekuatan kakekku.” Ling bergumam.

Di tampak berpikir sejenak kemudian berkata, “Apa jangan-jangan raksasa hitam menyeramkan itu?”

“Kakek Jin?” tanya Ling Jin lagi untuk memastikan.

Qing Long kembali menganggukkan kepalanya lalu menjawab, “Benar Jin, dua raksasa itu adalah sebagian kecil dari kekuatan kedua kakekmu.”

“Hah! Sebagian kecil!? Jangan bercanda kau Long.” Ling Jin terlihat tak percaya dengan perkataan Qing Long.

“Jin, kekuatan kedua kakekmu sangatlah hebat. Bahkan jika mereka mau, mereka bisa menghancurkan dunia tengah ini semudah membalikkan telapak tangan mereka.” Qing Long menjelaskan.

Ling Jin manggut-manggut mendengar perkataan Qing Long.

“Apa kedua kakekku lebih hebat dari tetua agung sekte pedang Langit?” tanya Ling Jin.

“Semut itu?? Heh, dia sama sekali tidak pantas untuk dibandingkan dengan kedua kakekmu,” jawab Qing Long.

Ling Jin mendelikkan matanya.

“Memangnya kau sudah pernah bertemu dengan tetua agung itu?” Ling Jin ragu dengan perkataan Qing Long.

“Tentu saja belum. Tapi dengan kesadaran spiritualku, aku bisa mengetahui seperti apa dia. Rambutnya putih sebahu, jenggot berwarna putih panjang dan alisnya juga berwarna putih. Usianya seratus dua puluh tahun. Saat ini dia masih menjalani latihan tertutup. Senjatanya berupa pedang naga. Ya, walaupun mereka menyebutnya pedang naga, bagiku itu cuma seperti ular kecil.” Qing Long menjawab dengan panjang lebar.

Prokk! Prokk! Prookkk!

“Kau benar Long.” Ling Jin berkata sambil kembali bertepuk tangan.

“Nah, bagaimana? Apa kau juga mau memiliki kekuatan seperti kedua kakekmu?” Qing Long kembali mengulangi pertanyaannya.

“Tentu saja aku mau. Bahkan sangat mau! Tapi aku tidak memiliki dantian Long. Aku hanyalah sampah. Patriak tua bangka itu saja juga bilang jika aku tidak memiliki dantian.” Ling Jin menjawab sambil menundukkan kepalanya.

“Hey, Siapa bilang kau tidak memiliki dantian?” sahut Qing Long.

“Maksudmu?” tanya Ling Jin.

“Jin. Mereka mengira kau tidak memiliki dantian karena mereka tidak bisa melihat dantianmu. Bahkan kedua kakekmu saja tidak bisa melihatnya. Awalnya mereka juga mengira kau tidak memilikinya Jin,” jawab Qing Long.

“Aku tidak mengerti apa yang kau katakan Long,” ucap Ling Jin lagi.

“Jin. Kau itu istimewa. Kau adalah yang terpilih diantara yang terpilih. Kau memiliki dantian alam. Di seluruh kehidupan ini, hanya yang agung dan kau lah yang memiliki dantian itu. Karena itulah yang agung menyegel dantianmu, sebab akan sangat berbahaya jika ada orang jahat yang mengetahuinya,” ucap Qing Long lalu menjelaskan apa itu dantian alam kepada Ling Jin.

Tahu dari mana kau soal hal itu?" Ling Jin bertanya lagi.

"Tentu saja dari kedua kakekmu karena mereka adalah kultivator yang hebat. Mereka memiliki pengetahuan yang luas Jin." Qing Long berbohong.

Ling Jin terlihat terkejut mendengar penjelasan dari Qing Long. Lalu dia berkata, "Tak kusangka ternyata kakek juga tahu akan hal itu."

Qing Long tersenyum melihat reaksi Ling Jin, kemudian melanjutkan perkataannya. “Tapi semua itu tergantung pada dirimu sendiri Jin. Kau lah yang menjalaninya. Kau harus bisa berdiri sendiri di atas kedua kakimu dengan kokoh. Dalam artian kau harus bisa mencari jawaban atas misteri-misteri yang tengah menantimu agar kau bisa menjadi kultivator hebat di seluruh kehidupan ini.”

Ling Jin menganggukkan kepala setuju dengan apa yang dikatakan Qing Long.

“Lalu jika dantianku tersegel, kapankah segel itu akan terbuk...”

Perkataan Ling Jin terhenti karena tiba-tiba saja terjadi gempa yang hebat. Bumi bergoncang. Awan-awan hitam menggulung dengan dahsyat, hujan badai turun dengan deras, petir-petir berwarna emas tak henti-hentinya menghajar daratan dengan sangat kejam. Kejadian mengerikan itu melanda di seluruh bagian di tiga dunia, dunia atas, dunia tengah dan dunia bawah. Seakan terjadi kiamat pada hari itu.

“Apa ini!?” Ling Jin terkejut sekaligus merasakan takut di hatinya.

Qing Long menyunggingkan senyumnya.

“Sekarang.”

Kemudian dia membuat sebuah segel rumit yang membentuk perisai kubah raksasa dari api biru dan api putih berbalut petir hitam dan melingkupi wilayah jurang itu. Setelah itu dia melindungi dirinya sendiri dengan segel pelindung itu.

Ling Jin terheran melihat tindakan Qing Long.

AAAAAAARRRGGHHH!!!

AAAAAAAAARRRRRRGGHHH!!!

Tiba-tiba Ling Jin berteriak sangat kencang karena merasakan kesakitan yang sangat hebat di sekujur tubuhnya. Dia melayang di udara lalu mengeluarkan sinar berwarna emas yang sangat terang. Bahkan Qing Long harus melindungi kedua matanya dari terpaan bias sinar emas tersebut.

AAAAAAARRRRGHHHH!!

AAAAAAAAARRRRRGHHHH!!!!

Ling Jin terus berteriak tanpa henti. Air mata mengalir di dua sudut matanya. Selama itu pula, bencana yang melanda di seluruh wilayah di tiga dunia juga terus terjadi dan masih belum berhenti.

Di suatu bagian di dalam perutnya, sebuah dantian jernih tidak berwarna berdengung dengan kencang. Tampak segel berupa sajak-sajak suci kuno berwarna emas mengitarinya. Sinar emas yang menyelimuti Ling Jin berasal dari dantian itu. Dantian tersebut berdengung tanpa henti.

WUUUUUUUUUNGGG...

Akhirnya setelah beberapa saat kemudian segel suci emas itu terberai dan masuk ke dalamnya. Setelah itu dantian tersebut berhenti berdengung dan kembali tenang. Bencana hebat yang melanda seluruh wilayah di tiga dunia berhenti saat itu juga.

Ling Jing masih melayang di udara dalam posisi berdiri dengan kedua tangannya merentang ke samping kanan dan kiri. Di atas kepalanya terlihat sebuah lingkaran emas dengan planet-planet kecil yang mengitarinya. Di dahi Ling Jin muncul sebuah tanda suci bunga lotus berwarna emas. Ling Jin masih memejamkan kedua matanya dengan tenang.

Selang beberapa saat lingkaran itu menyusut dan masuk ke dalam kepala Ling Jin. Sinar emasnya pun juga menyusut dan masuk kembali ke dalam tubuhnya. Namun tanda suci di keningnya tidak menghilang dan tetap ada.

Ling Jin membuka kedua mata biru cerahnya.

Saat itu juga terjadi hempasan ledakan teredam energi berwarna emas yang maha dahsyat menyebar ke sekelilingnya.

DUUUUUUMMMM!!!

Seketika itu perisai energi yang dibuat Qing Long hancur berkeping-keping dan tak sersisa seakan tak berarti apa-apa. Qing Long terhempas dengan hebat dan menabrak dinding jurang dengan sangat keras.

WUUUUUUSSHHH!!

BOOOOOOMMMM!!!

AAAAAKKKHHH!!!

Darah menyembur dari mulutnya dalam jumlah banyak pertanda dia terluka dalam yang parah. Segel pelindungnya lenyap. Qing Long pingsan saat itu juga.

Ya, fenomena yang menyerupai kiamat itu adalah pertanda,

TERBUKANYA DANTIAN ALAM.

***

MAAF TEMAN-TEMAN BELUM BISA CRAZY UP KARENA AKHIR-AKHIR INI MASIH SANGAT SIBUK.

NEXT AKAN SAYA USAHAIN BISA CRAZY UP 🙏🙏🙏

1
Matisekali Hidupsekali
iblis memang baik. xde dgr iblis rogol manusia, iblis bunuh manusia. cumq iblis suka hasut je. manusia yang jahat dan bodoh dgr hasutan iblis.
Iwa Kakap
masih nyimax
Davide David
lanjut thor
ravli yadi
bagus sii tp sayang Hiatus.. jadi B1 dlu..
Lintang Putri
katanya mcnya klo udah 10thn dantianya dah terbuka
kok ini blm sich kapan jd kuatnya
spooky836
pukimak betollah ranah bertukar aje sialan.
Christian Matthew Pratama
qing long lg tidur mknya gak liat mc bertarung
Nur Fadila Afrilian
Luar biasa
Topan
lanjutin dong thor
AKBAR JAYASASMITA
Luar biasa
AKBAR JAYASASMITA
Lumayan
Leonardus Ardiansyah
kirain megatron ternyata superboy
Cah Cepu LiMartin
kayk katak sih thor...langsung lompat begtu.../Gosh/
Hai semua, baca novel baru aku yuk pasti sesuai selera kalian deh "The Power of Sun" dibaca yaa
~•Insan Biasa•~
Lumayan
miyuu
LANJUTTT PLISSS
Adi Hernowo
update Thor....
Raditya Vicky
Luar biasa
Glastor Roy
update dong torrr
ard
ceritanya menarik👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!