NovelToon NovelToon
You Are My Wife Not My Enemy ( Kamu Adalah Istriku Bukan Musuhku )

You Are My Wife Not My Enemy ( Kamu Adalah Istriku Bukan Musuhku )

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Anak Yatim Piatu / Trauma masa lalu / Roman-Angst Mafia / Gangster / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Andrieta rendra

Freya Stephany Limabrata, adalah sosok wanita cantik serta periang yang banyak memiliki harapan hidup dan impian.

Namun suatu malam di kediamanya, terjadi sebuah pembantaian yang menewaskan Orang tua serta kakak laki-lakinya. Dan hanya menyisahkan dia seorang diri di dunia.

Bertemankan dengan sepi dan penderitaan menjalani kerasnya hidup, membuat Freya bertekad akan membalaskan dendamnya kepada sosok pembunuh itu.

Dan siapa sangka, di saat dia ingin membalaskan dendamnya kepada sosok Aiden Giovano penguasa Dunia Gelap dan terang, dan juga mempunyai kedufukan sebagai Ketua Mafia serta Gengster yang paling di takuti, hingga dia mendapatkan Julukan sebagai Dewa kematian ini, malah justru menjeratnya dengan sebuah rantai cinta keposesifan yang sangat menakutkan.

Membuat Freya ingin sekali pergi namun kakinya selalu di rantai bagaikan hewan tak berperasaan.

“Aku tidak akan pernah menerima pernikahaan dengan seorang pembunuh orang Tuaku seperti mu, cuiihhh,” bentak Freya meludahi wajah Aiden yang terlihat hina di depanya.

“Kamu istriku, bukan musuhku! Sampai kamu matipun aku tidak akan pernah melepaskan mu ingat itu!”balas Aiden tegas.


Follow Instagram Author @Andrieta_rendra🙏🏻❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22

Sebelum baca cuman mau ingatin ya teman-teman, di Like dulu oke 🥰

Jangan sinder 😘😘

🌹 Happy Reading 🌹

"Aku sudah bilangkan, jangan pernah melanggar apapun yang aku katakan, tapi sepertinya kamu mau menguji ancamaku ya, baiklah kita akan memulainya," lirih Aiden dengan santai.

Celin menggelengkan kepalanya kuat dan berteriak sekuat mungkin, namun Aiden langsung menutup mulut Celin dengan menggunakan kain yang di ikatkan di mulutnya.

Aiden mengisi bathup milik Celin dengan menggunakan air yang sangat panas, hingga asap-asappun mulai menyembul keluar, dan itu malah membuat Aiden semakin puas melihanya.

Tak lupa Aiden menggunakan sarung tanganya karna dia sangat mirip dengan Arnon yang selalu Jijik ketika bersentuhan kulit dengan manusia manapun selain keluarganya, dia langsung menarik paksa tubuh Celin yang meronta dan di masukan ke dalam bathup ya v berisikan air panas.

Celin hanya bisa merintih dan menangis tanpa mengeluarkan suara sama sekali, ini benar-benar sakit dan perih. Ingin rasanya dia mati saat ini namun Malaikat masih ingin bermain denganya.

Tidak cukup sampai di situ, Aiden mulai menyayat tubuh Celin yang mulai dari menggoreskan satu sayatan di pipi Celin.

Perlahan tapi pasti robekan itu mulai di buatnya seperti membentuk sebuah bllushon.

Dan setelah itu, dia kembali turun ke leher dan menyembelih sedikit leher Celin hingga robek besar dan mengalirkan banyak darah segar, merasa jijik melihat itu, Aiden menenggelamkan lagi kepala Celin ke dalam air panas, bisa di bayangkan bukan bagaimana luka robek besar di terkenankan dengan air panas.

Melihat Celin yang masih belum menutup matanya, Aiden kembali menurunkan sayatanya itu ketangan Celin hingga membuat sebuah robekan panjang dari ujung pergelangan tangan hingga ke bahu, sudah tidak bisa di hitung lagi berapa banyak jahitan yang akan di dapatkan oleh Celin nantinya.

Namun ketika Aiden asyik dengan kegiatanya, tiba-tiba saja suara bel berbunyi dari luar, dan sontak saja Aiden langsung menikam perut Celin berkali-kali.

Dan ketika dirinya ingin melayangkan tusukan yang ke 6 kali, tiba-tiba saja tanganya di tahan dan pisau yang sudah berlumuran darah pun sudah di ambil alih dari tanganya.

Plaakkk,,,plaaakkk,,plaaakkk,,plaaakkk, Airein semakin membabi buta menampar pipi Aiden melihat perbuatan yang keji seperti ini.

Namun bukan saatnya berdebat dengan Aiden, dengan langkah cepat Airein langsung menelpon ambulance untuk segera memberikan pertolongan kepada sahabatnya.

"Hisskk,,hiskk, Celin bertahanlah, aku minta maaf aku terlambat Celin, maafin aku," tangis Airein pecah melihat keadaan sahabatnya yang sangat mengenaskan akibat ulah kemarahan adiknya.

Aiden yang melihat itu, seperti tidak ada tampang bersalahnya dia langsung membuka satung tanganya dan memasukanya ke dalam sebuah kantong pelastik bersamaan dengan pisau yang sudah di pakainya, tak lupa dia mengganti jejak langkah yang dia lewati dengan jejak langkah sepatu lain, dengan tujuan menghilangkan barang bukti.

Aiden paling lincah dalam menghilangkan bukti-bukti kejahatanya, dan Airen yang tidak terlalu fokus dengan adiknya itu bahkan tidak tau ketika Aiden pergi dari tempat itu.

Dengan santai Aiden melangkahkan kakinya keluar dari apartemen Celin, bahkan dia tidak takut ketika berpapasan dengan polisi yang bedatangan ke tempat kejadian.

"Aahhh, lelah juga ternyata," keluhnya ketika sudah sampai di mobilnya.

Aiden melihat ke arah jas yang dia gunakan, ada banyak percikan darah Celin yang terkena di Jasnya, dan itu sangat membuatnya merasa risih dia ingin segera sampai di Apartemenya untuk mandi membersihkan darah-darah itu.

Sesampainya di Apartemen, dengan cepat Santi membukakan pintu untuk Aiden.

"Salamat datang Tu-," ucapnya terhenti ketika melihat tubuh Aiden yang penuh dengan darah.

Namun berbeda dengan Freya yang tanpa bertanya pun dia sudah tau jelas apa yang di lakukan Aiden dan mengapa bisa seperti itu, mengingat jika dirinya pernah di bawa ke Markas oleh Aiden.

Melihat Santi yang menatapnya seperti itu, membuat Aiden hanya tersenyum sinis menanggapinya, bahkan dia tidak segan-segan memberikan pisau yang berlumuran darah itu pada Santi.

"Cuci ini! Dan pastikan dia baik-baik saja, karna itu adalah barang kesayanganku! Apa kamu mengerti," perintahnya dengan sedikit meninggikan suaranya.

Dengan gemetaran Santi mengambil pisau yang ada di dalam plastik transparan itu dari tangan Aiden, sedangkan Aiden hanya menatap Freya dari jauh.

Dia sadar dia belum bisa mendekati istrinya di saat tubuhnya masih kotor dengan darah orang lain.

"Sayang tunggu ya, aku mau cium nanti," serunya sedikit berteriak, lalu dengan segera dia masuk ke dalam kamar untuk segera membersihkan dirinya.

Freya membalasnya dengan senyum keterpaksaan, lalu dia mengalihkan menatap Santi yang masih terpaku melihat pisau itu.

"Apa kamu tau, jika pisau itu sudah membunuh ratusan nyawa di luar sana," ucap Freya dengan santai, dan itu semakin membuat Santi bertambah pucat.

Dan seketika dia sadar jika Freya sedang memperhatikanya, "ah Iya Nyonya, wajar saja karna Tuan Aiden adalah pembisnis handal, jadi mungkin dia menggunakan pisau ini untuk melindungi dirinya," balas Santi yang masih berusaha merubah persaanya.

Mendengar jawaban Santi, membuat Freya hanya tersenyum meremehkan, dia ingin tertawa melihat sikap dari Santi itu.

"Sebegitu gila hartanya kah wanita ini? Sudah jelas-jelas dia tau Aiden itu pembunuh, masih aja di bela," gumam Freya dalam hati yang menganggap jika Santi memanglah buta dalam menentukan mana yang benar dan salah.

Tak lama kemudian, Freya yang masih sibuk membaca majalah di tanganya, tiba-tiba saja di kejutkan dengan Aiden yang berbaring di pahanya.

"Dear Dear, kamu ngagetin aku aja," seru Freya memegang dadanya yang nyaris lompat karna perbuatan suaminya.

Cuuuppp,,cuupp "maafin aku sayang, habisnya kamu tidak menghargai keberadaaku, sepertinya kamu sudah lupa dengan janji yang tak boleh menatap objek lain selain diriku," sungutnya kesal.

Karna tidak ingin bermasalah lagi, Freya langsung membuang majalahnya ke sembarangan arah, dan menatap wajah Aiden dalam-dalam agar tidak ada satu bagianpun yang terlewat.

"Sayang aku mau Nen**nen," pintanya yang membuat Freya menarik nafasnya kasar.

Mau tidak mau dia harus membukakan akses untuk bayi besarnya yang sedang kehausan ini.

Dengan semangat yang tinggi Aiden langsung menerima put**ing susu Freya yang sudah terisikan banyak susu itu, "aku pasti akan kenyang kan sayang," serunya dengan perasaan yang riang.

"Iya My Dear, minumlah sepuasmu," sahutnya dengan nada yang kesal.

Aiden benar-benar menyusu dengan kuat, tanpa malu di lihat oleh Santi yang sedang mengintip perlakuan mereka.

Bahkan Aiden sepertinya sudah lupa tentang kejadian tadi dan tidak perduli sama sekali dengan Airein yang pasti akan memberinya pelajaran.

To be continue.

Permisi Roti sobek Hangat mau lewat 🥰

Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *

Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭

Terima kasih🙏🏻🙏🏻

Follow IG Author @Andrieta_Rendra

1
Erina Munir
ya ampuun authoor ...bner3 sadis nih manusia berhati belis...ga pantes d sebut manusia dix tuuh
Erina Munir
knp ga mampos aja tuh s aiden...ihh..bnre2 belis
Erina Munir
hamidun nih pasti freya
Erina Munir
aduuh shanti..luh ngegali lubang kubur luh sendiri klo smp kejadian 😆😆😆
Erina Munir
weleeh..weleeh...105 pengawsl...😄😄😄
Erina Munir
freya kamu ga kapok sm s belis...ush dehh ikutin aja apa kata jigongnya....
Erina Munir
😏😏😏😏😏
Erina Munir
sebbell aku mah thoor...sama s belis...iihh
Erina Munir
kaya yg paling sempurna aja seeh luh aideen...enek gueehh
Erina Munir
najiiss....idiiih...amiit2 sm s aiden
Erina Munir
untung maknya dateng..dasak belis klakuan kaya orang ga waras...hadeeh...pegel bacanya emosi jiwa
Erina Munir
mengerikan
Erina Munir
ada ys orang kaya aiden...adantpi hanya d sini ya thor...semoga ga aiden2.lainya
Erina Munir
itu aiden oramg apa iblis ya thor...aku bner2 jijik sama aiden....kesian banget freya.

mending mati aja klo gitu mah
Erina Munir
tuhhh miin udaahh...mau nambah lgii ga bisa
Tifanny Lette
do'anya bagus Thor
aku suka😇😇😇
Bul Bul
Sok yang mau jadi istri Aiden dipersilakan kesediaannya puntung 🤣😭
Parida Edi
sayangnya ini hanya trjadi ada di novel²
Author_Ay: Permisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
Sasa Al Khansa 💞💞
jadi inget agent Ali.. tontonan kesukaan si sulung..
Dedy Harianto
oc bos
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!