NovelToon NovelToon
Reborn As A Rich Villain: Why Should I Work?

Reborn As A Rich Villain: Why Should I Work?

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Antagonis
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Futami Rizuryu

Rizky Adhitya adalah seorang penulis novel miskin yang hidupnya penuh kegagalan karena karyanya selalu ditolak. Namun, takdir berubah saat ia terbangun di dalam tubuh seorang Antagonis kaya raya dengan nama yang sama di dunia novel buatannya sendiri. Alih-alih mengikuti alur asli yang menakdirkannya mati mengenaskan di tangan sang protagonis, Rama Wijaya, Rizky memilih untuk menikmati kehidupan mewahnya dengan santai.
Berbekal "System Menghamburkan Uang" dan Kartu Hitam Tanpa Batas, Rizky yang kini berkepribadian periang mulai melakukan aksi gila. Ia membeli perusahaan penerbitan hanya untuk mencetak novel-novel lamanya yang dulu ditolak, hingga menggunakan artefak legendaris seharga triliunan hanya sebagai pengganjal pintu kantor asistennya, Rafa Ariyanto.
Aksi "trolling" finansial ini menghancurkan reputasi Rama, sang hero munafik yang kehilangan semua panggungnya. Sementara itu, tunangannya, Aprillia Rahma, yang semula sangat membencinya, mulai jatuh hati pada sosok Rizky yang baru

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Futami Rizuryu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jerapah Terbang dan Liburan yang "Terpaksa" Mewah

Pagi hari di langit Jakarta disambut dengan pemandangan yang sanggup merusak logika siapa pun yang mendongak ke atas. Di antara gumpalan awan putih, sebuah pesawat kargo Airbus A330-200F yang telah dimodifikasi secara ekstrem terbang rendah dengan kecepatan stabil. Bagian atap pesawat tersebut telah diganti dengan kaca antipeluru setinggi enam meter, memungkinkan seekor jerapah bernama Jojo berdiri tegak sambil menatap cakrawala dengan ekspresi tenang. Di dalam kabin yang luasnya kini beralaskan rumput sintetis kelas satu, Rizky Adhitya duduk bersantai di sofa kulit domba, menyesap sampanye mahal seolah-olah ia tidak sedang berada di dalam sebuah eksperimen transportasi hewan paling mahal dalam sejarah peradaban.

"Lihat itu, Rafa! Jojo terlihat lima tahun lebih muda sejak dia melihat awan dari dekat!" seru Rizky dengan nada periang yang sangat kontras dengan status aslinya sebagai antagonis. "Bukankah ini jauh lebih baik daripada melihat tumpukan surat penolakan penerbit yang dulu membuatku ingin memakan kertas?".

Rafa Ariyanto, sang asisten setia, berdiri di sudut kabin dengan pelampung yang sudah terpasang erat di badannya. Wajahnya pucat pasi, bukan karena takut ketinggian, melainkan karena laporan pengeluaran modifikasi pesawat ini baru saja masuk ke tabletnya dan membuat jantungnya berdegup tidak karuan. "Tuan Muda... biaya operasional penerbangan ini saja bisa membiayai satu maskapai penerbangan perintis selama setahun. Dan kenapa saya harus memakai pelampung di dalam pesawat kargo?"..

"Karena kita akan mendarat di laut, Rafa! Aku baru saja memutuskan bahwa Jojo butuh suasana pantai untuk menyegarkan pikirannya," Rizky menjentikkan jarinya dengan santai.

[Ding! Misi 'Liburan Sultan' Aktif!]. [Tujuan: Beli sebuah pulau pribadi di Kepulauan Seribu sebagai tempat peristirahatan Jojo dan Inang.]. [Misi Tambahan: Ajak April 'menghirup udara segar' agar rasa penasarannya memuncak.]. [Hadiah: Poin Hedon +40.000 dan Skill 'Deteksi Musuh Jarak Jauh'!].

Rizky menyeringai lebar, merasakan adrenalin dari System Menghamburkan Uang yang terus mendorongnya untuk berfoya-foya. Sebagai mantan penulis novel miskin, ia tahu bahwa di alur asli, pulau yang ia incar adalah tempat di mana Rama Wijaya seharusnya menemukan "Harta Karun Tersembunyi" untuk membangun kerajaan bisnisnya. Dengan membeli pulau itu sekarang, Rizky tidak hanya memberikan liburan bagi jerapahnya, tetapi juga menutup jalur keberuntungan sang hero munafik.

Ia segera meraih ponselnya dan melakukan panggilan video ke Aprillia Rahma. Di layar, April tampak sedang berada di kantor desainer interiornya, namun matanya yang bingung dan bimbang segera tertuju pada latar belakang video Rizky.

"April! Apakah kamu melihat ke luar jendela? Ada tamu spesial yang sedang melintasi gedung kantor mu!" teriak Rizky humoris.

April melangkah ke jendela besar kantornya dan tertegun melihat pesawat raksasa dengan kepala jerapah yang menyembul dari atap transparan melintas di kejauhan. "Rizky! Kamu benar-benar sudah tidak waras! Kamu menerbangkan jerapah di atas distrik bisnis utama?".

"Jojo bilang dia bosan dengan pemandangan gedung pencakar langitmu yang kaku, April," jawab Rizky sambil tertawa periang. "Kami akan pergi ke sebuah pulau pribadi yang baru saja kubeli lewat broker di Singapura beberapa menit lalu. Datanglah ke dermaga pribadi Adhitya Group dalam satu jam, atau aku akan mengirim sepuluh helikopter untuk menjemputmu tepat di atas atap gedungmu!".

Satu jam kemudian, dermaga pribadi Adhitya Group yang dikuasai oleh kekuasaan Rizal Adhitya sudah dipenuhi oleh pengamanan ketat. Aprillia Rahma tiba dengan perasaan yang sangat campur aduk; ia benci mengakui bahwa ia merasa "terabaikan" jika tidak ikut dalam kegilaan Rizky kali ini. Namun, saat ia sampai, ia tidak melihat kapal pesiar biasa. Ia melihat sebuah kapal induk kecil yang sudah dimodifikasi menjadi taman tropis terapung lengkap dengan kolam renang air hangat.

"Rizky, apa lagi ini? Kamu membeli kapal induk hanya untuk pergi ke pulau?" tanya April saat ia naik ke atas dek kapal yang beralaskan kayu jati mahal.

"Ini adalah 'Kapal Antar-Jemput Jerapah', April. Tapi karena ada kamu, aku menambahkan ribuan bunga mawar segar dan kolam renang dengan taburan mutiara asli di bawahnya agar kulitmu tetap bercahaya," jawab Rizky santai sambil merangkul bahu April secara ringan tanpa paksaan, memberikan aura Pesona Sultan yang sulit ditolak.

Sementara itu, di sebuah sudut dermaga umum yang kusam dan berbau amis, Rama Wijaya berdiri dengan pakaian yang tampak sangat kontras dengan kemewahan di hadapannya. Ia masih merasakan perih di hatinya setelah dipermalukan dalam pelelangan Medali Keberuntungan kemarin. Dengan kamera zoom tinggi di tangannya, Rama berusaha mengambil foto Rizky yang sedang berfoya-foya.

"Nikmatilah saat-saat terakhirmu, Rizky," geram Rama, sang pahlawan yang kini dipenuhi rasa iri. "Begitu aku membuktikan pada media bahwa kamu menghamburkan aset perusahaan ayahmu untuk hewan, reputasimu akan hancur selamanya!".

Namun, Rama tidak menyadari bahwa Rizky baru saja mendapatkan skill 'Deteksi Musuh Jarak Jauh' dari sistem.

"Rafa!" panggil Rizky dari atas dek kapal dengan nada yang tiba-tiba menjadi tajam. "Aku merasa udara di dermaga sebelah sedikit... berbau busuk. Ada seekor 'badut' yang sedang memegang kamera di sana. Belikan seluruh dermaga umum itu sekarang juga menggunakan Kartu Hitam-ku. Setelah itu, umumkan bahwa dermaga itu akan dijadikan tempat pembuangan sampah sementara selama liburan kita!".

Rafa hanya bisa menghela napas panjang dan mulai mengetik di tabletnya dengan kecepatan tinggi. "Baik, Tuan Muda... anggaran akuisisi dermaga umum dan biaya konversi tempat pembuangan sampah... segera diproses.".

Beberapa menit kemudian, petugas keamanan Adhitya Group mendatangi Rama dan mengusirnya secara paksa karena area tersebut telah menjadi properti pribadi Rizky. Rama hanya bisa berdiri di trotoar yang kini mulai dipenuhi truk-truk sampah yang berdatangan, menatap kapal megah Rizky yang mulai meninggalkan dermaga.

Kapal tersebut membelah ombak dengan gagah, membawa Rizky yang tertawa lepas, April yang mulai merasa terpesona oleh kebebasan pria tersebut, dan Jojo yang tampak sangat menikmati hembusan angin laut. Sebagai mantan penulis gagal, Rizky menatap cakrawala dengan kepuasan yang mendalam. Di alur asli novel, pulau yang mereka tuju seharusnya menjadi tempat Rama menemukan kejayaannya. Tapi sekarang, tempat itu telah dibeli oleh seorang sultan yang hanya ingin melihat jerapahnya bisa melihat lumba-lumba secara langsung.

"Rafa! Pesan sepuluh jet tempur dari divisi pertahanan udara untuk mengawal kita!" teriak Rizky sambil menyesap minumannya. "Aku ingin ada atraksi asap warna-warni di langit yang membentuk tulisan 'Jojo di Pulau Sultan' sepanjang perjalanan ini!".

"Tuan Muda... itu akan memicu peringatan pertahanan nasional dan membuat ayah Anda murka!" keluh Rafa yang kini benar-benar merasa butuh cuti panjang.

Rizky Adhitya hanya tertawa terbahak-bahak, suaranya mengalahkan gemuruh mesin kapal, menandakan bahwa di dunia yang ia tulis ulang ini, tidak ada batas bagi kekuasaan uang dan kegembiraan seorang antagonis yang periang.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bikin rizky membeli negara kecil bikin perusahaan tambah untung besar
Fajar Fathur rizky
bikin rizky beli banyak saham lagi tapi untung
Fajar Fathur rizky
cepat hancurkan rama Wijaya
BaekTae Byun
jangan dekati rizky deh elu nongol mulu kek kuman
BaekTae Byun
iya makanya elu juga berhenti buat stalkerin si rizky
BaekTae Byun
serius novel nya udh bagus tapi tolong si April di singkirin ke bosen banget tiap si rizky belanja nongol mulu ke kuman katanya mau batalin tunangan tapi mna
Fajar Fathur rizky
update yang banyak thor ceritanya seru
Acretia Soldier
🤣🤣
Acretia Soldier
yang ini lucu sih 🤣🤣
Acretia Soldier
tor kasih nafas rafa bentar tor kasian dia 🤣🤣
Acretia Soldier
ngakak aku bacanya ,apalagi saat rafa pingsan 🤣🤣
Acretia Soldier
semangat tor
Acretia Soldier
bikin ngakak
Acretia Soldier
ini seru sih , aku banyak baca novel china yang serupa tapi monoton tapi ini beda bikin ngakak 🤣🤣
Kasma Wati
👍👍👍👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
thor cepat bikin Rizky beli negara habis itu bikin rakyatnya kaya
BaekTae Byun
masih tunangan kirain udh mantan tunangan
BaekTae Byun
perasaan ini orang ada mulu sih katanya mau batalin pertunangan sma si Rizky tapi muncul mulu kek jalangkung
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 13 dan bab selanjutnya thor
Fajar Fathur rizky
update yang banyak Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!