NovelToon NovelToon
Jodoh Emily

Jodoh Emily

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bundew

Emily Aditya yang patah hati karena ditinggal menikah oleh pacar masa kecilnya sedang berusaha untuk menata hati dan move on.

Hingga akhirnya, gadis 23 tahun yang bekerja sebagai ilustrator tersebut bertemu dengan Galendra Biantara, manajer di kantor penerbitan tempat Emily bekerja.

Galen yang hidupnya terlampau perfeksionis, kerap berdebat dengan Emily yang cuek dan sembrono. Galen selalu mencari-cari kesalahan sekecil apapun yang dilakukan oleh Emily, yang tentu saja hal itu membuat Emily menjadi sebal.

"Jadi cewek itu yang rapi! Rambut diikat kalau ke kantor, pakai baju yang rapi!" -Galendra Biantara-

"Barang sudah rapi kok masih dirapikan lagi, Pak?
Bapak OCD, ya?" -Emily Aditya-

Apakah sifat berseberangan Emily dan Galen akan bisa menyatukan mereka?
Atau malah membuat permusuhan mereka berdua semakin abadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DIJODOHIN?

Rumah Emily

"Baru pulang, Em?" Sapa Ayah Satria saat Emily baru tiba di rumah.

Ayah Satria sedang duduk di kursi teras dan sedang membaca sesuatu di koran. Entah membaca apa, Emily juga tidak tahu.

"Habis dari Mall, jadi obat nyamuk buat Irma sama Faisal, Yah!" Cerita Emily yang langsung ikut duduk bersama sang Ayah.

Emily melepas sepatunya sekalian di teras dan meletakkannya begitu saja di samping kursi.Padahal jarak rak sepatu dari tempat Emily duduk hanya dua sampai tiga langkah. Tapi bokong Emily sudah terlanjur menempel di kursi dan Emily sedang malas beranjak.

Nanti saja Emily menaruhnya di rak. Syukur-syukur itu sepatu kets cukup tahu diri dan berjalan ke rak sendiri, jadi tidak perlu merepotkan Emily seperti Galen yang sukanya membuat repot Emily saat memberikan pekerjaan.

Yang rambut harus diikat lah!

Yang harus pakai rok lah!

Yang kertas nggak boleh terlipat lah!

Lah!

Ngapain Emily mikirin Galen resek itu lagi!

Pasti gara-gara tadi mobil silver sialan Galen yang hampir menabrak Emily, membuat Emily jadi memikirkan manajer maho menyebalkan itu!

"E-mi-ly!"

"Berapa kali Bunda bilang, kalau habis lepas sepatu itu, langsung taruh ke rak dan jangan sembrono begini!" Omel Bunda Naya yang sudah memindahkan sepatu kets Emily ke dalam rak sepatu yang ada di sudut teras.

"Masih capek, Bund! Nanti juga Emily pindahin kalau sekalian Emily berdiri mau masuk rumah!" Jawab Emily mencari alasan.

Ayah Satria hanya tersenyum tipis melihat tingkah sang putri.

"Kamu itu seorang gadis, Emily! Belajarlah untuk rapi sedikit dan jangan sembrono apalagi malas-malasan!" Nasehat Bunda Naya yang kini juga sudah ikut duduk di kursi teras. Perempuan paruh baya tersebut menuang teh dari teko yang masih mengepulkan asap ke dalam cangkir.

Ada sepiring pisang goreng juga yang sudah dicomot Emily, dan sudah berpindah ke dalam perut gadis tersebut.

"Kerapian lagi yang dibahas! Nggak di kantor, nggak di rumah disuruh rapi melulu! Lama-lama Bunda jadi kayak Pak Gak Selera itu!" Gerutu Emily sebelum menggigit pisang gorengnya yang ketiga.

Padahal tadi di mall sudah ditraktir makan sama Mom Bi dan Rachel. Kenapa sekarang perut Emily lapar lagi, ya?

Apa gara-gara Emily menendang-nendang ban mobil Pak Galen sialan tadi?

"Siapa itu Pak Gak Selera?" Tanya ayah Satria mengernyit bingung.

"Manajer di kantor penerbitan. Orangnya resek. Resek banget pokoknya. Udah gitu maho lagi."

"Hhhhhh! Amit-amit!" Emily mengendik geli.

Ayah Satria dan Bunda Naya saling lempar pandang sebelum akhirnya kedua orang tua Emily tersebut terkekeh bersamaan karena cerita konyol Emily.

"Oh, ya! Ayah ingat Bu Mia dan Pak Bian yang ketemu pas di pernikahan Rachel itu, nggak?" Bunda Naya mengalihkan topik pembicaraan.

"Yang paman dan bibinya Rachel itu, ya?" Ayah Satria menebak-nebak.

"Iya yang itu. Kemarin Bunda ketemu sama Bu Mia di supermarket, eh dia nanyain Emily sudah punya pacar apa belum," cerita bunda Naya yang langsung membuat Emily menggaruk tengkuknya sendiri.

Emily sudah mencium gelagat kurang mengenakkan dari sang Bunda.

"Emang bu Mia bu Mia itu udah pernah lihat Emily, Bund? Bunda jangan mengarang, deh!" Sergah Emily menyela cerita Bunda Naya.

"Iya dia lihat kamu pas di pesta pernikahan Rachel dan Sean waktu itu."

Emily memutar bola matanya demi mengusir rasa aneh yang bergelayut di hatinya saat Bunda Naya menyebut pernikahan Sean dan Rachel.

Tapi mereka memang sudah menikah dan resmi menjadi suami istri sekarang.

Jadi apa pentingnya perasaan Emily sekarang?

"Kamu kan pakai gaun warna lilac waktu itu, cantik, anggun, dan feminim. Coba setiap hari kamu mau pakai gaun begitu, kayak Anne atau Valeria," sambung Bunda Naya yang malah ganti membahas soal cara berpakaian.

"Ribet lah, Bund!" Sahut Emily acuh.

Ayah Satria hanya terkekeh kecil, sedangkan bunda Naya hanya berdecak. Sejak dulu Bunda Naya memang hobi sekali menyuruh Emily memakai gaun atau rok. Tapi Emily yang merasa ribet, selalu menolak ide dari sang bunda.

Emily baru mau memakai gaun kalau sedang kondangan atau ada acara pesta. Kalau cuma ke kantor atau di rumah, ya pakai celana saja!

"Bu Mia dan Pak Bian itu bukannya punya anak yang seusia sama Emily, Bund?" Tanya Ayah Satria selanjutnya yang kembali membahas tentang Bu Mia.

Duh, mencurigakan ini!

Semoga anaknya Bu Mia perempuan juga sama seperti Emily, jadi orang tua Emily ini tidak ada niat menjodoh-jodohkan macam siti nurbaya.

"Iya, anaknya yang laki-laki, seusia dengan Emily. Katanya jadi manajer di kantor penerbitan gitu," jawab bunda Naya sedikit bercerita.

Apa?

Anak Bu Mia laki-laki, seusia dengan Emily, jadi manajer di kantor penerbitan?

Bu Mia dan Pak Bian adalah Paman dan Bibinya Rachel.

Jadi itu artinya, anaknya Bu Mia itu.....

"Bapak sendiri siapanya Rachel? Kok waktu itu ada di acara nikahannya Rachel?"

"Menurut kamu? Aku siapanya Rachel?"

"Mantan pacarnya Rachel mungkin,"

"Aku sepupunya Rachel!"

"Jadi Pak Galen Maho itu anaknya Bu Mia?" Celetuk Emily tiba-tiba yang langsung membuat Bunda Naya dan Ayah Satria menatap bingung pada sang putri.

"Pak Galen Maho siapa maksud kamu, Em?" Tanya Bunda Naya tidak paham.

"Manajer di kantor Emily, Bund!" Jawab Emily yang kembali menggigit pisang gorengnya yang entah sudah ke berapa ini.

"Kok bawa-bawa maho segala? Memang namanya Galen Maho atau itu kamu yang ngasih julukan?" Tanya Ayah Satria yang sontak membuat Emily hampir tersedak pisang goreng.

Membayangkan Bu Mia memberikan nama anaknya yang aneh itu Galen Maho benar-benar membuat Emily ingin tertawa sampai menangis.

"Mana ada orang tua ngasih nama anaknya Maho, Ayah! Itu pasti Emily yang iseng ngasih julukan ke manajernya," ujar Bunda menjawab pertanyaan Ayah Satria.

"Kamu nggak boleh begitu sama atasan, Emily! Menuduh sembarangan tanpa bukti, menjelek-jelekkan atasan kamu. Itu tidak sopan namanya!" Bunda Naya lanjut memberikan nasehat pada sang putri dengan nada yang lemah lembut.

Ah, Bunda!

Nasehatnya selalu bisa menyejukkan hati.

"Iya, Bund! Emily juga nggak nuduh sembarangan, kok! Orang Emily lihat dengan mata kepala sendiri Pak Galen lagi mesra-mesraan sama pemuda tanggung," jawab Emily yang masih saja mencari alasan dan pembenaran.

Gadis itu menggaruk tengkuknya sendiri.

"Masih aja cari alasan! Kamu itu sama persis dengan Ayah kamu yang selalu saja pintar mencari alasan!" Bunda Naya mencubit hidung Emily.

"Namanya juga anak Ayah! Ya wajar mirip Ayah! Ya, kan, Emily!" Ayah Satria segera mengajak Emily untuk melakukan tos.

"Mandi sana! Sebelum keburu malam!" Titah Bunda Naya selanjutnya pada sang putri.

"Bunda nggak ada rencana menjodohkan Emily dengan anaknya Bu Mia, kan? Emily masih bisa mencari jodoh Emily sendiri, Bund!" Cecar Emily sebelum gadis itu beranjak dari duduknya.

"Siapa yang mau menjodohkan kamu memangnya, Em? Kan Bunda tadi cuma cerita ketemu Bu Mia di supermarket!" Jawab Bunda Naya santai.

"Baiklah! Kan Emily cuma bertanya dan memastikan!" Gumam Emily sebelum gadis itu berlalu masuk ke dalam rumah untuk mandi dan membersihkan diri.

.

.

.

Terima kasih yang sudah mampir.

Dukung othor dengan like dan komen di bab ini.

1
Sri Darmayanti
iparnya
Fi Fin
sungguh ide konyol ketemu bertiga cuma tambah mau nyakiti Emily
Ran Aulia
😂😂😂😂
Ran Aulia
awalnya kirain akan jadi sad story ternyata oh ternyata 😂😂😂😂👍👍👍👍👍

terimakasih author 😍😍😍👍👍👍
kika
ih aku penasaran thor itu knapa nona mia yg super kaya bos besar jdi malah buka kafe bgitu?
kika: ho, mungkin memang kyara yg lbih berhak sbnrnya ya thor krn kyara yg memang beneran kturunan mama alin...mknya mama mia melepas prusahaan...bisa dipahami...makasih thor...
total 2 replies
kika
bukanya mamanya punya prusahaan gede, kok galen malah jdi manager, gak langsung jd CEO gtu...
Dewi Isti
klu sean sm rachel lngsung tak skip
Dewi Isti
benci sean sm rachel mlss
Sulaiman Efendy
YG SERU NNTI INI KISAH PRCINTAAAN ANAK SEAN & RACHEL, DGN ANAK ALVIN & GHEA.. YG BIKIN BINGUNG MREKA SATU BUYUT GMNA..???
Sulaiman Efendy
DARI NOVEL KISAH ANAK2,, KISAH BENNEDICT RAINER & AYUNDA ZHIA WIJAYA YG JDI PAVORIT NO 1... NO 2. KISAH LIAM & YUMI.. NO.3 BLM KU TENTUKN, KRN MSH 3 NOVEL LGI, KISAH GHEA, ALVIN & TIARA, TRUS KISAH VALERIA, DN KISAH AUDREY & KYLE..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
TTP MNDERRITA LO SLAMA 2 BLN GK BSA CELUP2, TRUS MLM LO HRS IKUT BRGADANG IKUT URUS BAYI LOO
Sulaiman Efendy
NGGAK BOSAN.... NYANTAI AZA BACANYA
Sulaiman Efendy
OPA ANDRI DLU YG ASSISTENNYA OMA ALINA... OPA ANDRI CINTA DLM DIAM SAMA OMA ALINA...
Sulaiman Efendy
KAKEK BUYUT GALEN, PAPA NYA OMA ALINA... MIA ITU ANAKNYA OPA ANDRI... SDGKN KYARA ANAK OMA ALINA & OPA ANDRI.... OPA ANDRI DUDA ANAK SATU WAKTU NIKAH SAMA OMA ALINA...
Sulaiman Efendy
RESIKO SUAMILH, SAPA SURUH HAMILI ISTRI, TIAP WANITA PNY MOODEN HORMON YG BRBEDA DGN KHAMILANNYA ...
Sulaiman Efendy
SABAR GALEN, NTAR HBIS HAID. TU RAHIM WANITA, BIASANYA LGI SUBUR, LO GEMPUR LAGI....😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
GK JDI STYLE 69,, ENAK BANGET TUU....😋😋😋😋😋😋
Sulaiman Efendy
HUKUMAN ENAK2 LH EMILY, MASAK GK FAHAM..😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
ALHAMDULILLAH, WAKTU KECIL DLU, WAKTU MSH DIKEYAKINAN LAMA (NASRANI), KAMI YG HIDUP DIKAMPUNG SUKU DAYAK HRS MANDIRI.. JDI SDH TRBIASA MASAK, DN MASAKNYA PKE KAYU BAKAR, JDI KAMI HRS RAJIN2 CARI KAYU BAKAR, DN RAJIN2 JEMUR PADI.. KLO UNTUK SAYURAN KAMI NANAM SENDIRI..KLO MAU MKN IKAN, KAMI HRS MNCING DI SUNGAI, KLO MAU MKN IKAN LAUT, HRS KE KOTA KABUPATEN BUAT BLNJA YG AKSESNYA JAUH, ATAU TEKADANG ADA PNJUAL KLILING PKE MOTOR DARI KOTA KABUPATEN MSUK K KAMPUNG2, JAJAKN DAGANGN KBUTUHAN DAPUR.. INTINYA HIDUP DI KAMPUNG BUAT DIRI CPAT DEWASA,, KRN SDARI KECIL DIDIDIK MANDIRI.. AKU KABUR KE KOTA SETELAH NAIK KELAS 3 SMP, DN KLAS 1 SMEA, AKU HIJRAH KE ISLAM.. AKU KABUR KE KOTA KRN PATAH HATI KRN CINTA K WANITA YG MSH SATU BUYUT, KAMI DISUKU DAYAK MMG GK BSA NIKAH DGN GADIS YG MSH ADA IKATAN KKERABATAN.. SPRTI KASUS NOVEL SASHA & ALLEGRA, JIKA ALLEGRA ANAKNYA SEAN & RACHEL, SASHA ANAKNYA SIAPA? KRN AKU BLM BACA NOVELNYA, BRU SINOPSINYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!