Alexander Moralez Arzallane adalah seorang laki - laki berkuasa yang menyeramkan, tinggi besar dengan wajah yang dingin,, tidak pernah tersenyum, ganas dan sangat menakutkan. Psikopat sekaligus pemimpin Mafia yang sangat berbahaya.
Seorang Tuan Besar Arzallane yang berkuasa, hidup dengan banyak konflik dari masa lalunya yang penuh dendam dan pembalasan.
Sampai suatu hari bertemu dengan putri dari orang yang membuat hidupnya hancur.
Akankah ada cinta yang dapat mengubah jalan hidup seorang Tuan Besar Alexander Moralez Arzallane.
Cerita adalah asli hasil pemikiran dan sudut pandang pribadi penulis.
No plagiat
Tanggapi cerita dengan bijak, karena ini hanya sebuah karya imajinasi penulis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jeloveus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21. Mencari Tahu
Dengan sekali tarikan tubuh Jesicca Nouevell sudah berpindah tangan. Kemudian Aljendro Stewartz membopong tubuh Jesicca Nouevell dan membaringkan tubuhnya ke ranjang di sudut ruangan. Aljendro Stewartz menutupi tubuh telanjang Jesicca Nouevell dengan selimut tebal.
" Keluar ! " titah Aljendro Stewartz kepada Bram Tryle dan anak buahnya.
" Permisi, Tuan, " ucap Bram Tryle melangkah keluar ruangan.
Di dalam ruangan, nampak Aljendro Stewartz duduk kembali di sofa. Menyesap nikotinnya dengan rakus dan kembali menenggak vodka langsung dari botol.
Pikirannya melayang beberapa tahun lalu, jika bukan karena Jesicca Nouevell pasti nyawanya sudah melayang.
" Bram, " panggil Aljendro Stewartz lagi melalui interkom.
" Berikan seluruh informasi tentang keluarga Raymond Nouevell termasuk anaknya. " Ucap Aljendro memberi perintah.
" Lacak keberadaan Claudya Nouevell ! Sepertinya gadis itu sedang bermain - main denganku, " imbuh Aljendro Stewartz.
***
Di ruang kerja di sebuah mansion mewah nampak Alexander Moralez sedang duduk menghadap meja kerjanya.
Alexander Moralez menyesap kopi yang baru saja diantarkan seorang maid ke dalam ruangannya.
" Panggil Sekretaris Han, Lucya ! "
" Baik, Tuan. Saya permisi terlebih dahulu. " ucap seorang maid sambil membungkuk hormat.
Tak berapa lama, Han Liu datang dengan beberapa dokumen di tangannya.
" Selamat malam, Tuan. " ucap Han Liu setelah memasuki ruangan.
" Bagaimana hasilnya ? " tanya Alexander Moralez buru - buru.
" Maafkan saya, Tuan ! " Han Liu nampak sedikit menunduk.
" Sepertinya ada orang kuat yang melindungi identitas Nona Kinara, " lanjut Han Liu sambil memberikan dokumen ke arah Alexander Moralez.
" Hhhmmm ... ." Alexander Moralez bergumam dan membuka map yang berisi dokumen tentang identitas Kinara.
Kinara Putri Aurellya. Anak tunggal Anderson Nickson dan Meddeline Trya. Sekolah ... .
Alexander Moralez membaca dengan teliti setiap huruf yang tertulis dengan mata terpicing.
Kemudian Alexander Moralez melemparkan dokumen dengan marah di atas meja.
" Tidak mungkin. " ucap Alexander Moralez dengan mengepalkan tangan. Buku - buku tangannya nampak menonjol menahan amarah.
Han Liu mengerutkan kening.
" Ada apa Tuan ? Apa yang tidak mungkin ? " Rasa ingin tahu Han Liu muncul tiba - tiba.
Alexander Moralez menatap Han Liu tajam. Kemudian tangannya menyentuh laci meja dan menarik sebuah kotak beludru warna hitam.
" Duduklah Han ! " ucap Alexander lirih. Ada rasa sesak dan rindu disudut hatinya yang menekan.
Han Liu menarik sebuah kursi dan duduk di depan meja kerja Alexander Moralez.
Alexander Moralez menarik nafas dalam dan mengambil sebuah foto lama. Dua orang anak laki - laki dan dua orang anak perempuan.
" Perhatikan gadis ini, Han ! " pinta Alexander Moralez menunjuk seorang gadis kecil dengan boneka ditangannya.
Han Liu mengambil foto dan memperhatikan seorang gadis kecil dengan rambut panjang. Sangat manis dan cantik, puji Han Liu dalam hati.
" Kalung itu satu - satunya yang Mommy Leona pesan pada seorang perancang perhiasan Rose Jewellry Corp dan Mommy Leona hanya memberikan kepada seorang anak perempuan teman Daddy sebagai hadiah ulang tahunnya. Tapi seingatku nama gadis itu bukan Kinara ... atau Kinara ... akh ... aku lupa, Han. " ucap Alexander Moralez sambil meremas rambutnya dengan frustasi.
Sejak peristiwa kecelakaan itu, ada sebagian memory Alexander Moralez yang hilang. Trauma yang mengerikan membuat alam bawah sadarnya menolak untuk mengingat beberapa kejadian di masa kanak - kanak seorang Alexander Moralez.
Tangan Alexander semakin kuat meremas. Ada bulir keringat yang muncul diwajah dan seluruh tubuhnya.
Nampak wajah Alexander Moralez memerah dan rahangnya mengeras. Rasa frustasi karena gagal mengingat untuk suatu kejadian penting membuat Alexander Moralez nampak kesakitan dan pusing dikepalanya dengan tiba - tiba menyerang.
" Aaarghhh ... " Alexander Moralez berteriak frustasi.
" Tenang, Tuan ! " Ucap Han Liu pelan mencoba menenangkan Alexander Moralez.
Tiba - tiba suara pintu terdengar diketuk orang dari arah luar.
Tok tok tok.
Seorang bodyguard berjalan menghampiri meja kerja Alexander Moralez yang masih menunduk frustasi.
" Ada apa, Huan ? " tanya Han Liu.
Huan Lee adalah seorang warga negara J. Sama seperti Han Liu.
Han Liu menolongnya ketika tertembak oleh Ocean Blue saat transaksi obat terlarang empat tahun lalu dan merekrut Huan Lee menjadi bodyguard di Rumah Utama Alexander Moralez.
" Permisi, Tuan. Ijin melaporkan Nona Aliana Stewartz mencoba bunuh diri dengan memotong nadi tangannya. " ucap seorang bodyguard sedikit takut karena merasa datang pada saat yang tidak tepat.
Han Liu nampak kaget.
" Wanita bodoh ! Kau urus Han. " Ucap Alexander Moralez mengumpat.
" Pemisi, Tuan " pamit Han Liu. Kemudian keluar ruangan diikuti Huan Lee dibelakangnya.
Han Liu dan Huan Lee melangkah pergi menuju ruang bawah tanah.
Di ruang bawah tanah.
" Lepaskan, Aku ! " teriak seorang gadis dengan penuh air mata.
Wajah gadis itu sudah pucat pasi dengan rambut yang awut - awutan dan pergelangan tangan yang terus mengucurkan darah.
" Hidupku sudah hancur. Brengsek Kau Al. Al ... Mengapa kau lakukan ini padaku ? Aku mencintaimu, Al ! "jerit Aliana sedih sambil terus berontak dari maid yang mencoba mencekalnya.
" Maaf, Nona ! Luka Anda terus mengeluarkan darah. Ini sangat berbahaya untuk nyawa Anda. " seorang Dokter berusaha menenangkan dan mengobati luka Aliana.
" Lepaskan ! Setan Kau Al. Aku cinta padamu Al. Hils...hiks...Tega Kau ... ." teriak Aliana dengan keras sambil menangis histeris.
" Biarkan aku mati. Lepaskan ! "
Aliana nampak terus memberontak.
" Lepaskan ! Hhhhhahh ... kalian brengsek semua. Akan ku balas semua, Alexander. Hiks ... hiks... Lepas... kan ! " Aliana terus memberontak mencoba melepaskan diri dari beberapa maid yang membantu Dokter Merrzy yang sedang mencoba menghentikan darah yang terus mengalir.
Luka pada pergelangan tangan Aliana semakin melebar dan banyak mengeluarkan darah.
Akhirnya Dokter Merrzy dengan terpaksa melepaskan tangan Aliana dan bergerak menjauh untuk meraih tas dokternya. Dengan cekatan Dokter Merrzy menyuntikan penenang kepada Aliana supaya tenang dan dapat diobati.
Sejurus kemudian nampak tubuh Aliana mulai melemah dan terkulai tertidur.
Kemudian Dokter Merrzy Arzulla dengan cekatan membersihkan luka dan menjahit sobekan pada pergelangan tangan Aliana dan membebat dengan kasa steril.
" Biarkan dia tidur, dan tolong jaga dengan lebih ketat ! Ganti semua perlengkapan makan dengan yang tidak membuatnya bertindak bodoh ! " tiba - tiba suara Han Liu terdengar. Langkah Han Liu memasuki ruang bawah tanah meimbulkan aura yang berbeda.
Pandangan tajam dan jijik terarah ke tubuh Aliana Stewartz.
" Dokter Merrzy Arzulla, pastikan gadis ini gila ! " perintah Han Liu mengagetkan beberapa telinga yang mendengar.
" Anda tidak salah bicara , Sekretaris Han ? " tanya Dokter Merrzy Arzulla.
" Anda dengar perintah saya, Dokter Merrzy. Do it ! " suara Han Liu terdengar kejam dan bengis.
Dokter Merrzy Arzulla hanya menunduk hormat.
" Baik, Tuan. " ucap Dokter Merrzy Arzulla patuh.
" Hanya sayangkan nyawanya. Jangan sampai dia mati ! " ucap Han Liu memperingatkan lagi.
Dokter Merrzy Arzulla mengangguk patuh.
Dokter Merrzy Arzulla adalah seorang dokter bedah sekaligus mafia kelas kakap, juga seorang psikopat.
Dokter Merrzy Arzulla juga memiliki masa lalu yang tidak jauh berbeda dengan Han Liu atau Alexander Moralez.
Dokter Merrzy Arzulla memiliki trauma tersendiri pada masa remajanya. Dokter Merrzy Arzulla diculik dan dijual oleh pamannya kepada seorang Mafia kejam Aljendro Stewartz.
Masa remajanya yang manis dan hangat di sebuah keluarga di pedesaan negara Z hilang terenggut ketika Merrzy Arzulla dijadikan pamannya sebagai alat pembayar utang kepada seorang Mafia.
Aljendro Stewartz dengan kejam dan brutal sering memakai tubuhnya untuk memuaskan hasrat dan kesenangannya. Jika laki - laki itu tidak puas, Aljendro Stewartz akan menyiksa tubuhnya dengan memukul, menendang, mencabuk bahkan melukai tubuhnya dengan pisau.
Dokter Merrzy Azulla memejamkan mata. Wajahnya nampak pucat menahan rasa pilu dan marah mengingat masa lalunya.
"Terlalu kejam, Kau Aljendro, Aku akan balas dengan hal yang sama kepada putrimu. " batin Dokter Merrzy Arzulla.
👉 bersambung.
👉 Tolong tetap dukung author dengan rate, like, coment positif dan votenya ya. Jika suka bisa gift dengan poin atau koin. Terima kasih 🙏
cepat up donk