Ini Karya Pertamaku. Hasil ide pemikiran aku. Bukan plagiat. jika ada kesamaan itu adalah ketidak sengajaan. mengandung unsur 21++ karna tokohnya bukan anak remaja.
Menceritakan kehidupan empat bersaudara yang kaya raya tetapi sulit menemukan pasangan karena saudara tertua yang belum menikah walau sudah hampir 40 tahun, sehingga perjodohan pun dilakukan agar adik adiknya mau menikah.
Cinta segitiga pun terjadi antara dia dan adiknya. begitu juga saudara saudara yang lainnya mengalami apa yang namanya cinta segitiga dalam mendapatkan pasangan
Mohon dukungannya 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kak rosesyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 21
🥀🥀🥀🥀🥀
Di Kantor Anisa
Saras tampak celingukan, berulang kali dia menengok dari meja kerjanya ke arah meja Wardah. Namun Wardah tak kunjung datang.
'' Kemana sih Wardah ? katanya hari ini dah mau masuk kerja.tapi kok gak ada yah. apa dia sakit lagi? ditelpon gak nyambung lagi. kebiasaan nih dia '' Gumam Saras bermonolog
Setelah beberapa menit kemudian Saras menengok lagi ke meja Wardah dan terlihat Wardah yang sedang fokus depan komputernya. Saras mengucek matanya memastikan kalau yang dilihatnya itu beneran Wardah atau cuma ilusi dia yang sedari tadi memikirkan Wardah.
'' Hah..itu beneran Wardah. Padahal beberapa menit lalu dia belum ada dimeja kerjanya.apa aku salah liat yah? eh tapi bener itu Wardah.samperin jangan yah? Tapi tar aku dimarahi pak Yudith lagi kerja malah ngobrol.nanti aja deh kalau istirahat aku temui Wardah'' Gumam Wardah lagi.Ia pun segera kembali pada pekerjaannya.
Sementara Wardah yang baru datang ke kantor setelah dari Rumah Sakit bersama Arya datang terlambat. Tugas dimeja kerjanya sudah menumpuk. Maka Wardah pun langsung fokus bekerja. Meski terlambat namun tak ada yang berani menegur dan memarahi Wardah. Karna mereka tau Wardah Calon adik ipar Bu Anisa sang pemilik Perusahaan.
Menit demi menit terus berlalu hingga waktu istirahat makan siang pun tiba. Saras yang sudah rindu dengan sahabatnya Wardah segera menghampiri meja kerja Wardah. Wardah masih saja fokus mengerjakan laporan kerjanya.
" Udah matiin dulu lah komputernya. Waktunya makan siang ini. Cacing diperut aku dah mulai meronta ronta '' Ucap Saras yang tiba tiba datang
'' Nanggung Saras, bentar lagi selesai. Kamu duluan aja makan. Tar keburu habis waktu istirahatnya '' balas Wardah dengan mata yang fokus ke layar komputernya.
'' Tapi Saras kamu harus makan, Ayo kita ke kantin Ndah, Nanti kamu sakit lagi kalau tak makan siang '' Pinta Saras sambil menarik narik lengan Wardah yang sedang mengetik.
Wardah menghela nafasnya kesal, ia menghentikan pekerjaan dan menatap Saras Tajam. Wardah hari itu memang sedikit kesal karna pagi pagi sudah dapat kejutan dari Arya, Sekarang Saras mengganggu pekerjaannya. Saras melepaskan tarikan tangannya, Saras faham dengan tatapan tajam Wardah langsung membungkukan badan meminta maaf dan pergi.
'' Mulai sekarang aku harus jaga jarak dengan Wardah, harusnya aku sadar sekarang Wardah Calon istri Pemilik Perusahaan. kamu berubah Wardah '' batin Saras. tak terasa air matanya menetes.
Wardah yang baru sadar akan sikapnya pada Saras tadi tiba tiba merasa bersalah, Wardah kemudian menghentikan pekerjaaannya dan mencari Saras.
'' Apa aku tadi keterlaluan yah sama Saras? pasti Saras marah sama Aku, Aku harus mencari Saras, Aku akan meminta maaf.tadi aku terlalu emosi karna banyak kerumitan pada hidupku '' batin Wardah.
Wardah mencari ke kantin, mushola, bahkan toilet namun tak menemukan Saras. kemudian Wardah ingat tempat persembunyian Wardah kalau dia ingin menyendiri. tempat itu adalah rooftop gedung kantor. Terlihat Saras sedang duduk sendiri disana.Wardah pun duduk disamping Saras tanpa Saras tau kedatangan Wardah.
'' Saras, maafkan sikap aku yah yang tadi, Aku tak ada niat buat kamu sedih.'' ucap wardah sambil ikut menatap lurus seperti Saras.
'' Wardah ??'' Saras menoleh kesampingnya sedikit kaget dengan kehadiran Wardah.
'' Saras...maafkan aku'' Wardah langsung memeluk sahabatnya itu '' Maaf aku tadi bentak kamu, terlalu banyak masalah dalam diriku sehingga aku gak bisa mengontrol emosi aku.'' Wardah menangis menyesali. Saras pun jadi ikut menangis.
'' Bukan salah kamu Wardah, tadi salah aku yang tak mengerti kamu, harusnya tadi aku gak begitu sama kamu. Aku minta maaf Wardah '' ucap saras
Setelah beberapa menit mereka berdua berpelukana sambil menangis, Wardah pun melonggarkan pelukannya dan tersenyum pada Saras , kemudian mereka tertawa mengingat kejadian tadi. sungguh konyol tingkah dua gadis ini.
'' Hahaha...tadi kita berdua lucu yah...kayak anak kecil kalau lagi marahan di fikir fikir..'' Ucap Wardah
'' Heheh...Iya. Konyol banget '' timpal Saras.
'' Oh Ras, ini aku udah beliin makanan buat kamu,ada minumnya juga. kamu pasti belum makan, kita makan bareng yah. aku juga lapar'' Wardah mengeluarkan makanan juga minuman yang tadi sengaja ia beli dikantin sewaktu mencari Saras. jadilah siang itu mereka maaf di rooftop.
'' Ras maaf yah kemarin aku sakit gak hubungi kamu,aku lupa bawa hp.''
'' Iya Ndah gak apa apa, yang penting kamu dah sehat sekarang. oh ya...tadi datang jam berapa ke kantor?'' Tanya Saras sambil mengunyah Makanan
'' Jam Setengah sepuluh, tadi ke rumah sakit dulu'' jawab wardah
'' Ngapain ?''
'' Cek up, memastikan kondisi kesehatan aku baik apa engga..heheh'' ujar Wardah bohong.karna ga mungkin Wardah jujur kalau ke rumah sakit bertemu anak Arya.
Mengenai Anak Arya, saat ini Wardah sedang bingung dan heran kenapa Arya yang belum pernah menikah tetapi sudah memiliki anak seusia adiknya Jenni dan Nathan mantan gebetannya.dan parahnya Wardah harus terima anak itu dan menyayanginya.
🌿🌿🌿🌿🌿
Di Cafe Chandra
Siang itu Chandra tengah sibuk memeriksa laporan pemasukan cafe, dengan teliti dia hitung berulang ulang. Hingga suara ketukan pintu menghentikan kerjanya.
tok, tok, tok
Chandra memeriksa siapa yang datang lewat CCTV nya, lantas Chandra menyuruh masuk karena yang datang ada Bara.
'' Masuk Kak ''Chandra membukakan pintu. Bara pun lalu duduk di Sofa yang ada diruangan kerja Chandra.
'' Mau minum apa? Nanti aku suruh pegawai buatkan untukmu .'' tawar canda
'' Cappucino'' singkat Bara. kemudian Chandra menelpon pegawainya untuk membuatkan. Tak lama datanglah pesanan Bara.
'' Tumben mampir kesini, bukankah di bengkel ada warkop juga.'' ujar Chandra
'' Bedalah rasanya sama kopi disini '' ucap Bara sambil meminum cappucino nya
'' Bilang aja mau gratisan '' Cibir Chandra
'' Nah itu tau,eh Chan...By the Way kamu ngerasa ngga sih akhir akhir ini Dean sedikit aneh.'' Bara bertanya
'' Menurutku dia biasa aja '' fikir Chandra
'' Ih kamu gk peka Chan, sepertinya ada yang Dean sembunyikan dari kita.Dean kayaknya lagi jatuh cinta tapi sekaligus patah hati''
'' Jatuh Cinta sekaligus patah hati '' Chandra bingung dengan ucaan Bara. Dahinya sedikit berkerut
'' Iya, kamu liat deh sikap Dean, sering murung gitu''
'' Hmm...Pasti cewe yang dia suka itu nolak dia waktu dia tembak kali kak'' Chandra menduga duga
'' Bisa Jadi Itu Chan '' Bara membenarkan dugaan Chandra
'' Oh ya kak Bara, Udah ada kabar tentang pelaku yang melempari bengkel kakak semalam ??'' Tanya Chandra
Semalam selesai kondangan di nikahan anak Pak RW, Bara mendapat telephon Bahwa Bengkel mobilnya ada yang melempari batu.hingga pecahlah kaca pos Security depan bengkel Bara.Bara pun bergegas pergi ke bengkel. Bara lalu menyuruh anak buahnya menyelidiki.
'' Aku sudah tau siapa dalang dari teror dibengkel aku semalam '' Bara terlihat geram.
'' Siapa kak??'' Tanya Chandra
'' Anak seseorang yang dulu menyebabkan orang tua kita meninggal ''
'' Maksud Kakak...Zeno anak paman Hardi ?'' Chandra kaget. Karna setau Chandra saat ini Zeno menetap di Thailand.
'' Iya Dia menyuruh orang lain melakukannya.Ku rasa dia sudah kembali, dia tidak tau kalau orang tuanya hanya orang tua angkat.Dia berfikir akan membalaskan dendam orang tuanya, Karna paman telah menceritakan bahwa dia tak mendapatkan Warisan dari almarhum kakek. Terang saja dia tak mendapat Warisan, paman Hardi hanya anak tiri kakek dari istri yang dinikahi kakek setelah Nenek meninggal '' ujar Bara
'' Kasian Zeno, dia hanya dijadikan boneka oleh paman Hardi ''
Lama sekali Bara di Cafe Chandra, akhirnya Bara dan Chandra pun pulang bersama kerumah. Bara ikut ke Mobil Chandra, Sedangkan mobil Bara ditinggal di Cafe Chandra.
Mobil yang dikendarai Chandra melaju membelah jalanan ibu kota yang ramai di sore hari. Saat melewati Taman Kota, Bara yang sedari tadi menghadap jendela melihat seseorang mirip Dean sedang turun dari mobil bersama perempuan. Dean kemudian menggenggam tangan perempuan itu dan mereka masuk kedalam Taman kota.
'' Chan stop chan, parkirin mobilnya didepan '' Ucap Bara tiba tiba
'' Isshh.. kakak ni kenapa sih, katanya mau cepat ke rumah.sekarang malah suruh parkir di taman.'' gerutu Chandra sambil memparkirkan mobil di parkiran Taman Kota. setelah terparkir rapih, Bara cepat cepat keluar dengan pandangan tetap melihat seseorang
'' Kak Bara mau kemana ?tunggu kak.'' Chandra mengejar Bara yang tadi keluar mobil langsung berlalu masuk Taman Kota
'' Shhuutt..jangan berisik Chandra'' Bara menyuruh Chandra yang kini berada disampingnya untuk diam.
'' Kenapa sih kak'' Chandra heran dengan Bara
'' Tuh liat Dean lagi sama Cewe,'' ucap Bara menunjukan pada Chandra.
'' Iya kak benar itu Dean, Siapa yah cewe itu. Dean akrab banget ,apa itu pacarnya Dean ?'' Chandra Penasaran
Bersambung