NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ratu Terbuang

Reinkarnasi Ratu Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:65.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nitaastri

Isabella adalah mantan pembunuh bayaran paling berbahaya dan paling di takuti di dunia gelap. Selama bertahun-tahun tangannya telah berlumuran darah.

Namun semuanya berubah saat Isabella menemukan seorang bayi perempuan di depan apartemennya. Sejak saat itu dia memutuskan pensiun demi keselamatan anaknya. Tapi sayangnya sang bos tidak menyukai itu, hingga dia membunuh anak Isabella karena menganggap jika anak itu adalah penghalang Isabella.

Melihat sang putri tewas, Isabella marah dan mulai memburu satu persatu orang yang telah membunuh putrinya. Setelah dendamnya terbayar, Isabella memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

Namun kematian ternyata bukan akhir baginya, karena setelah membuka mata kembali. Isabella mendapati dirinya berada di tubuh seorang wanita bernama Alicia Eclair Linfort, seorang ratu yang di buang dari istananya sendiri.

Bagimana kisah Isabella selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nitaastri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 Serangan Bandit 2

Kini hanya tersisa lima orang bandit termasuk sang pemimpin bandit.

Pemimpin mereka berdiri dengan wajah penuh amarah, tatapannya tertuju pada Isabella, sementara tubuh sepuluh anak buahnya telah tergeletak tak berdaya di tanah.

“Jangan biarkan perempuan itu hidup!” teriak sang pemimpin. “Serang dia bersama-sama!”

Empat orang bandit yang tersisa langsung bergerak, mereka mengepung Isabella dari berbagai arah, lalu menyerang secara bersamaan.

Tebasan pedang datang dari kanan, Isabella mengangkat pedangnya dan menahannya tepat waktu.

Trang!

Serangan lain menyusul dari belakang, Isabella memutar tubuh dan menangkisnya, lalu merendahkan tubuhnya ketika sebuah pedang melintas tepat di atas kepalanya.

Keempat bandit itu terus menyerang tanpa memberi kesempatan. Namun, Isabella tetap tenang, gerakannya cepat, presisi, dan penuh perhitungan.

Ketika salah satu bandit membuka celah, Isabella langsung memanfaatkannya. Dengan satu gerakan cepat, dia menerobos pertahanan lawannya dan menjatuhkannya. Sebelum bandit lain sempat membantu, Isabella sudah berbalik menghadapi penyerang berikutnya.

“Mustahil...” gumam salah seorang bandit.

Mereka mulai menyadari bahwa mereka bukan sedang menghadapi lawan biasa.

Isabella justru semakin agresif, setiap serangan yang datang ditangkis, kemudian dibalas dengan serangan yang jauh lebih kuat. Satu demi satu, keempat bandit itu akhirnya tumbang setelah tidak mampu lagi menghadapi kecepatannya.

Kini hanya tersisa satu orang, Isabella berdiri dengan napas sedikit berat, sementara keempat bandit terakhir telah dikalahkannya.

Tatapannya perlahan beralih kepada satu-satunya orang yang masih berdiri, sang pemimpin bandit.

Wajah pria itu yang sebelumnya penuh kesombongan kini berubah menjadi tegang, Isabella menggenggam pedangnya lebih erat.

“Sekarang,” ucapnya dingin, “tinggal kau.”

Sang pemimpin menatap anak buahnya yang telah dikalahkan Isabella. Untuk pertama kalinya, dia menyadari bahwa mungkin dialah yang akan menjadi korban terakhir.

Pemimpin bandit itu menggeram sambil mengatupkan giginya kuat-kuat. Tatapannya dipenuhi kebencian ketika menatap Isabella yang masih berdiri tenang di hadapannya.

Tanpa peringatan, dia langsung menerjang.

WUSSH!

Pedangnya menebas dari samping dengan kecepatan yang jauh berbeda dari anak buahnya.

CLANG!

Isabella menangkisnya tepat waktu, namun pemimpin bandit itu tidak berhenti. Dia segera mengubah arah serangannya, mengincar bahu Isabella, lalu berbalik dan menebas ke arah pinggangnya.

Isabella melompat mundur, ujung pedang hanya melewati beberapa sentimeter dari tubuhnya, Isabella kemudian tersenyum menyeringai.

"Jadi, kau jauh lebih kuat daripada mereka."

Akhirnya, Isabella merasa pertarungan ini cukup menarik.

Pemimpin bandit itu kembali menyerang, gerakannya jauh lebih presisi dan terarah. Setiap tebasan seolah telah diperhitungkan untuk menutup ruang gerak Isabella.

Namun Isabella selalu berhasil membaca gerakannya.

CLANG! CLANG! CLANG!

Pedang mereka beradu berkali-kali.

Pemimpin bandit itu tiba-tiba mengubah posisi dan menusukkan pedangnya lurus ke arah dada Isabella.

Isabella memiringkan tubuhnya.

SWISH!

Ujung pedang meleset dan hanya menyayat sedikit kain pakaiannya. Pemimpin bandit itu menggeram kesal, dia segera memutar tubuh dan kembali menebas namun Isabella justru merunduk, hingga pedang itu melintas tepat di atas kepalanya.

Isabella bangkit sambil tersenyum mengejek.

"Begitu saja?"

Wajah pemimpin bandit itu semakin merah.

"Kau!"

Isabella menggenggam pedangnya lebih erat.

"Kalau kau memang pemimpinnya, keluarkan semua kemampuanmu."

Tatapannya berubah tajam.

"Jangan sampai kau berakhir seperti anak buahmu hanya karena terlalu banyak menahan diri."

Provokasi itu berhasil.

Pemimpin bandit tersebut menggeram keras sebelum menyerang dengan brutal.

CLANG!

Isabella menangkis.

CLANG!

Serangan berikutnya datang dari arah berlawanan, Isabella kembali menahannya.

CLANG! CLANG! CLANG!

Dentingan pedang menggema di tengah hutan, daun-daun beterbangan setiap kali mereka bergerak. Tanah di bawah kaki mereka mulai dipenuhi bekas tebasan dan pijakan.

Pemimpin bandit itu terus menyerang tanpa memberikan Isabella kesempatan untuk beristirahat.

Namun semakin lama, ekspresi Isabella justru semakin santai.

Beberapa menit berlalu, Isabella mulai merasa bosan.

"Cukup."

Saat pemimpin bandit itu mengangkat pedangnya tinggi-tinggi dan bersiap memberikan tebasan terakhir, Isabella tidak menghindar, dia justru maju selangkah. Tangannya bergerak cepat menangkap pergelangan tangan sang bandit sebelum pedang itu sempat mencapai tubuhnya, pemimpin bandit itu terkejut.

"Apa—?!"

Isabella memutar tubuhnya dan memelintir lengannya dengan gerakan cepat.

KREK!

Terdengar bunyi keras dari persendian tangannya.

"AARRGH!"

Pedang terlepas dari genggamannya, dalam satu gerakan, Isabella menarik lengannnya dan membantingnya ke tanah.

BUKH!

"AKHHHH." Jerit Sang pemimpin bandit.

Tubuh pemimpin bandit itu menghantam tanah dengan keras. Sebelum dia sempat bangkit, Isabella sudah berdiri di atasnya.

Pemimpin bandit itu menatapnya dengan mata penuh ketakutan, Isabella mengangkat pedangnya.

"Pertarungan selesai."

Tanpa ragu, Isabella mengayunkan pedangnya.

SWISH!

Tebasan Isabella berhasil memutus kepala Sang pemimpin bandit, membuat darah terciprat dimana-mana. Setelah pemimpin bandit itu tewas, maka pertarungan itu pun berakhir.

Hutan kembali sunyi, hanya menyisakan suara angin yang berembus di antara pepohonan.

Bersambung

1
@Mita🥰
yeeeeee akhirnya menang 🫣🫣🫣
Naru_Ch@n: Akhirnya🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
akhirnya Azurat menyerah juga...🤭🤭🤭
daripada malu nya lebih parah lagi ya...🤣🤣🤣🤣
Zerathys kga sopan...bukannya kasih dukungan ke Azurat malah ngeledekin Mulu...😄😄😄😄
Rosalinda Yo_2: 🤣 iya kasian Azurat 🤣🤣🤣
total 2 replies
@Mita🥰
zerethys kemarin hampir mati🤣🤣🤣🤭🤭
Naru_Ch@n: Dan hari ini dia juga hampir mati🤣
total 1 replies
Dewi Habibah
di tunggu 😍
Naru_Ch@n: Siap👍👍👍👍👍
total 1 replies
Ayu Padi
dikira masih ada 1 bab lg Thor hehee
Naru_Ch@n: Hehehehe
Lanjutannya besok🤭🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
ya Alloh azurat belum menyerah 🤭🤭🤭
Naru_Ch@n: Dia masih semangat🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
Azurat hayo semangat...🤣🤣🤣
masa di tabok 2 kali diem aja...🤭🤭🤭
Zurathis...kasih semangat ke Azurat...kan sahabat sejati...🤭🤣🤭🤭
Naru_Ch@n: Iya, agak aneh emang si Zurathys 🤣
total 3 replies
Ayu Padi
seru sekali Thor .. kl zurathis tertawa saya JD ikut²an, lucu dia .. sayang bersambung besok pdhal bc ny sdh pelan² wkwkk.. terima kasih Thor karyamu keren👍👍👍👍👍👍👍👍
Naru_Ch@n: Masama🤗🤗🤗🤗
Saya juga ikut ketawa pas nulis bagian Zurathys n Azurat🤣🤣🤣
total 1 replies
@Mita🥰
yeeeee azurat awas ...kamu jadi ketawaan zerethys
Naru_Ch@n: Bisa d bahas sampai 7 hari 7 malam🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
oh Azurat...kga kebayang jadinya nanti....🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: Kasian dia🤭
total 1 replies
Anto
/Scream/wah makin seru banget Thor/Scream/ayok semangat terus bwt author biar ga buntu 🤭🤭🤭💪💪💪💪🙏🙏up ny Thor
Naru_Ch@n: Sebenarnya udah mulai buntu idenya🤣🤣
Makanya ku lanjut malam lagi, mau menghayal dulu🤭🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
kasihan azurat 🤣🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: Iya, kasihan azurat ga ada yang menyemangati 🤣🤣
total 2 replies
Dewi Habibah
seru bad
Naru_Ch@n: Bab 80 juga udah di upload ya🤗🤗
total 1 replies
@Mita🥰
ayooooo semangat 🤣🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: Makasih ya🤭🤭🥰🤗
total 1 replies
@Mita🥰
aku demen klu ada Isabella dan perkelahian 🫣🫣🫣
Naru_Ch@n: Sama🤭🤭🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
Azurat....maaf...saya bukan suporter kamu...🤣🤣🤣🤣🤣
karena kamu akan kalah sebentar lagi 🤭🤭🤭🤭
Naru_Ch@n: Tapi si Azurat juga kuat loh
total 7 replies
Ayu Padi
laaaah lagi seru serunya eeeeh malah bersambung Thor....lama nunggu besok atuuuh...wkwkww
Naru_Ch@n: Hehehehe
Sabar ya, update besok pagi kok🤗
total 1 replies
Ayu Padi
gmn bisa bosan Thor yg ada malah kurang terus hehee💪💪💪
Naru_Ch@n: Hehehe
syukurlah 🤗🤗🤗
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
semakin seru Thor...selamat menantikan kekalahan Azurat....🤣🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: 🤭🤭🤭🤭🤭
Kasih semangat aja si azurat, sapa tau aja dia menang kalau ada yang kasih semangat 😄😄
total 3 replies
Rosalinda Yo_2
keren Thor....😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!