NovelToon NovelToon
My Ex Brother In Law

My Ex Brother In Law

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Beda Usia
Popularitas:922
Nilai: 5
Nama Author: MeNickname

Rasa yang tidak seharusnya ada itu kian tumbuh pada Carol, dari sebuah kekaguman berubah menjadi cinta. Carol mengubur semua itu dalam-dalam karena cinta itu tidak akan pernah bisa dia gapai. Sampai suatu hari dimana ternyata semesta seperti memberinya sebuah kesempatan. Dan Carol tidak mau menyia-nyiakannya, dia berjuang mendapatkan sesuatu yang sebelumnya terasa sangat mustahil itu. Dia mengambilnya meski harus menghadapi banyaknya sudut pandang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeNickname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Jennie menggebrak meja, dia menyeka air matanya yang semula bercucuran karena merasa dipermalukan.

Andrew bersikeras memecatnya, dengan sangat tidak hormat karena melakukannya di depan banyak orang.

"Dasar j4lang kecil si4lan! Dia sudah menghancurkan semuanya! Karirku, cintaku dan sekarang reputasiku!" teriaknya marah.

Wanita itu mengemasi barang-barangnya ke dalam sebuah kotak dan tanpa menunggu lama lagi diapun segera keluar dari ruangan yang sudah dia tempati lebih dari dua tahun belakangan ini.

Semua orang yang kebetulan berpapasan dengannya saling menatap aneh, sekertaris presdir yang biasanya sangat angkuh itu, hari ini terlihat cukup menyedihkan.

"Lihat saja, aku akan membalas semua ini!" Jenn menggerutu sambil mengepalkan tangan.

...----------------...

Sementara di dalam ruang presdir, terlihat Andrew sedang berbicara dengan seseorang, pria yang diketahui menempati jabatan sebagai kepala HRD.

Dia adalah Sean, yang tak lain dan tak bukan adalah sepupu dari Andrew. Usia mereka tidak terpaut jauh, Sean hanya tiga tahun lebih muda dari Andrew.

"Padahal aku sudah mengusirnya dengan sedikit hormat, tapi dia malah memilih situasi ini."

Andrew melengos kesal, "Mengurus hal semacam ini saja kau tidak becus."

"Wanita itu gila. Kuberi dia penjelasan dia malah membuat artinya sendiri. Dia benar-benar terobsesi denganmu."

"Sudahlah aku tidak bisa berlama-lama disini. Carol menungguku di rumah sakit. Mulai hari ini kau bantu aku untuk menghandle beberapa pekerjaan."

"Kau serius? Aku? Membantumu?'

"Sementara, hanya sampai Carol sembuh. Setelah itu dia yang akan menempati posisi Jennie."

"Kurasa cukup, aku harus ke rumah sakit sekarang."

Andrew berdiri dari duduknya kemudian memasukan ponsel yang semula tergeletak di atas meja ke dalam saku celananya. Dia harus bergegas pergi.

Namun, Sean menahan bahu Andrew dengan tangannya.

"Jangan bilang jika sesuatu yang ada di pikiranku itu benar."

Andrew menatap Sean dengan datar, "Apa?"

"Oh ayolah bro. Dia mantan adik iparmu, jika sampai ada informasi yang bocor itu tentu akan menjadi perbincangan yang sangat besar."

Namun Andrew tidak menjawab, dia malah meninggalkan Sean di dalam ruangannya seorang diri.

...----------------...

Hari-hari berlalu, Carol sudah sangat sehat dan sudah masuk kerja lagi. Semua itu berkat Andrew yang sangat telaten merawatnya.

Posisi Jenn sebelumnya juga sudah di ambil alih. Dia yang mengatur semua jadwal dan kebutuhan Andrew di kantor.

"Pagi, Presdir." senyum Carol tertahan saat bertemu dengan Andrew di pagi hari yang cerah ini.

"Pagi."

Ya, mereka sudah sepakat untuk tidak membawa-bawa hubungan mereka saat sedang waktu kerja.

"Jadwal anda tidak terlalu padat hari ini, hanya ada sedikit rapat dengan beberapa dewan direksi. Sisanya anda harus prepare untuk perjalanan bisnis kita ke luar kota."

"Baik. Terima kasih."

Carol mengangguk, dia kemudian berbalik badan karena ingin keluar. Namun, Andrew malah menariknya sampai membuat Carol kaget dan terduduk di pangkuannya.

"Aaaa.."

"Syutt!" Andrew menutup mulut Carol dengan jari telunjuknya yang sangat besar itu.

"Tapi, kita kan sedang di kantor."

Andrew menggeleng kecil, dia kemudian menyenderkan kepalanya di pelukan Carol.

"Sebentar saja, aku lelah setelah bergadang semalaman."

Andrew memang habis mengecek banyak berkas laporan yang masuk mengenai beberapa proyek yang sedang dijalaninya.

Carol mengusap kepala pria dewasa itu dengan lembut. Yang seperti inilah yang Andrew butuhkan. Dan Carol selalu bisa memberikannya.

"Maaf, semalam aku ketiduran."

"Tidak apa-apa, melihatmu tertidur pulas dari layar ponsel itu sudah cukup membuatku bersemangat semalaman."

"Kau sedang merayuku?"

"Kurasa tidak."

Usapan Carol di kepala kini mulai turun ke permukaan kemeja Andrew. Dia mengusap dada bidang pria itu.

Andrew menggeram, dia menahan tangan Carol yang ingin melonggarkan dasinya.

"Carl.."

"Kenapa? Kau pria dewasa kan? Iya, aku tau dan aku juga sudah dewasa."

"Jangan, Carl."

"Sekali ini saja, aku hanya ingin menyentuhnya."

"No, Carl."

Carol memutar bola matanya malas, "Kau selalu menolakku."

Wajahnya terlihat kecewa, memang selama mereka memutuskan untuk berhubungan Andrew ini tidak pernah macam-macam.

Paling hanya sebatas berciuman, tidak pernah lebih dari itu. Padahal menurut informasi dan beberapa novel yang ia baca, pria matang seperti Andrew itu pasti akan menyukai sesuatu yang lebih menantang.

"Marah lagi, hm?" tanya Andrew pelan.

Carol menatap kesal padanya. Namun belum sempat Carol menjawab tiba-tiba pintu ruangan terbuka dari luar dan menampilkan wajah Sean yang tengah panik.

Dia menatap kedua sejoli yang sedang berpangkuan di atas kursi itu.

"Nyonya Helena dan Calie sedang berada di dalam lift menuju kesini, sekarang!"

"Apa?"

1
MamDeyh
Duda gk zelaaas
MamDeyh
Ribet bgt sih.. Tinggalin aja. Ngapain jg jd merendahkan diri buat cowok.😒
Ruwi Yah
menarik alur ceritanya semangat updatenya kak
Ruwi Yah
sebagai atasan kamu harus tegas ndrew jangan sampai sikapmu disalah artikan oleh sekretaris seksimu
Ruwi Yah
sekali kali jual mahal dikit Carl
MamDeyh
Km jd kelihatan murahan dg begitu.. Kalo mau membuktikan dia apakah ada perasaan dg pergi menjauh. Bukan kek wanita ...😒
Ruwi Yah
masih nyimak alur ceritanya
Ruwi Yah
lanjut
Ruwi Yah
Terima kasih upnya kak
MamDeyh
Lanjuut
Ruwi Yah
mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!