NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Elara terjebak dalam novel–bukan sebagai pahlawan, bukan juga sebagai penjahat, melainkan selir yang bahkan namanya kerap terlupa.

Lebih dari itu, ia adalah orang yang hanya ingin hidup tenang, bermalas-malasan, bahkan terlalu malas untuk melafalkan dialog yang ditetapkan untuknya.

Oleh sebab itu, sebagai tokoh pendukung yang bangkit dari kematian, ia tak berniat menuntut balas? Ia memilih tak ikut campur sedikit pun.

Namun, bagaimana jika alur malah berbalik dan membuatnya menjadi tokoh utama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Pertama Naming Rights atau Hak Penamaan. Kembang api pembuka festival? Jangan disebut 'Kembang Api Pembuka'. Sebut saja 'Kembang Api Pembuka dari Guild Sutra Emas'. Pembawa obor suci? 'Pembawa Obor yang Disponsori oleh Asosiasi Rempah'. Setiap kali pengumuman dibacakan oleh penyiar istana, nama guild mereka akan didengar oleh ribuan orang, termasuk duta besar negara tetangga.”

Mata Lord Hemlock membelalak. Mulutnya sedikit terbuka.

“Kedua,” lanjut Elara, menggambar kotak-kotak di papan. “Booth dan Sewa Lahan. Area sekitar alun-alun istana biasanya ditutup untuk umum saat festival. Buka. Sewakan lahan itu kepada pedagang untuk membuka stan. Kita kenakan biaya sewa yang tinggi untuk lokasi strategis. Mereka bisa menjual barang mereka ke ribuan rakyat yang sedang berpesta. Kita dapat uang sewa, mereka dapat untung. Win-win solution"

“Ketiga,” Elara menatap Lucian, matanya berbinar dengan cahaya kemalasan yang cerdas. “VIP Ticket atau Tiket Eksklusif. Buat area khusus di dekat panggung utama. Jual tiket masuknya dengan harga selangit kepada para bangsawan kaya dan pedagang yang ingin pamer. Mereka yang punya tiket VIP bisa minum teh hangat, tidak berdesakan, dan dilihat oleh semua orang bahwa mereka 'penting'.”

Keheningan menyelimuti kamar tidur itu.

Lord Hemlock menatap papan tulis itu seolah-olah itu adalah kitab suci yang baru turun dari langit. Mulutnya terbuka dan tertutup, tapi tidak ada suara yang keluar.

Lucian menatap Elara. Tatapan itu penuh dengan kekaguman yang bercampur dengan sedikit ketakutan.

“Kau..” suara Lucian terdengar pelan. “Kau baru saja mengubah Festival Suci Musim Dingin yang sakral menjadi pameran dagang berkedok upacara keagamaan.”

“Bukan pameran dagang, Yang Mulia,” koreksi Elara sambil menguap. “Ini namanya Monetisasi Event. Kita tetap menjalankan semua tradisi. Penari tetap menari, obor tetap menyala. Bedanya, sekarang guild pedagang yang membayar biaya produksi, dan kita dapat untung dari tiket dan sewa lahan. Defisit dua puluh ribu keping emas? Minggu depan kita malah akan surplus.”

Lord Hemlock akhirnya menemukan suaranya. “Tapi.. apakah Dewa Matahari tidak akan murka karena nama-Nya disandingkan dengan nama Guild Sutra?”

“Dewa Matahari itu Maha Pengampun, Menteri,” ucap Elara datar. “Dan lagipula, Guild Sutra berjanji akan menyumbangkan sepuluh persen dari keuntungan stan mereka untuk pembangunan kuil baru. Kalau Dewa melihat kuil baru yang megah, saya yakin Dia tidak akan protes.”

Lord Hemlock terdiam. Logika itu.. Sangat sesat, tapi juga sangat masuk akal.

“Lakukan,” putus Lucian tiba-tiba, sebuah senyum lebar menghiasi wajahnya. “Lord Hemlock, mulai besok, panggil para ketua guild. Katakan pada mereka bahwa Istana membuka 'Kesempatan Emas untuk Berjasa pada Kerajaan'. Dan pasang harga Hak Penamaan Kembang Api seribu keping emas.”

“S-satu ribu keping emas?!” Hemlock tercekik. “Itu harga sebuah istana kecil!”

“Tepat,” Elara menyeringai tipis. “Dan para pedagang itu akan saling berkelahi untuk mendapatkannya hanya karena mereka ingin nama mereka diteriakkan oleh penyiar istana. Manusia, Menteri. Ego mereka jauh lebih mahal dari emas.”

***

Sebulan kemudian, Festival Musim Dingin tiba.

Dan itu adalah festival paling aneh, paling meriah, dan paling menguntungkan dalam sejarah Aethelgard.

Alun-alun istana tidak hanya dipenuhi oleh rakyat jelata, tetapi juga oleh ratusan stan pedagang yang bersaing menjual makanan dan barang mewah. Spanduk-spanduk berwarna-warni milik guild berkibar di setiap sudut.

Saat malam puncak tiba, penyiar istana naik ke panggung.

“Wahai rakyat Aethelgard! Saksikanlah! Kembang Api Pembuka yang megah, disponsori secara eksklusif oleh.. Guild Sutra Emas!”

DUAR!

Kembang api meledak di langit, membentuk pola naga emas yang indah. Rakyat bersorak, dan di area VIP, Ketua Guild Sutra Emas menangis terharu sambil memeluk istrinya, merasa bahwa uang seribu keping emas yang ia keluarkan sangat sepadan.

Sementara itu, di sebuah tenda VIP terbesar di sudut alun-alun yang disewa oleh Istana dengan harga satu keping perak (karena ini milik sendiri), Elara sedang tertidur pulas.

Ia telah mendelegasikan seluruh tugas menghadiri festival kepada Nira dan para dayang. Tenda itu dilengkapi dengan kasur portabel, selimut bulu, dan penghalang suara. Elara tidak perlu berjalan-jalan, tidak perlu tersenyum pada bangsawan, dan tidak perlu membeku di udara malam.

Pintu tenda terbuka sedikit. Lucian mengintip ke dalam. Ia melihat Elara yang sedang meringkuk seperti bola bulu, napasnya teratur dan tenang. Di sampingnya, ada piring berisi sisa kue lapis dan secangkir teh jahe yang sudah dingin.

Lucian tersenyum, masuk ke dalam tenda, dan duduk di kursi di samping kasur portabel itu. Ia menatap wajah Elara yang damai.

1
Wega Luna
disini elara harus mematuhi peraturan novel kah? lah kalo emang gitu ngapain harus dihidupkan lagi di novel ? kan aneh sudah ditime travel eh GK boleh ngerubah alur ceritanya,🙏
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Wega Luna
ternyata yg gelap itu putri mahkota aurelia sendiri🤣🤣🤣🤣🤣apa pendetanya buta semua yh,,,,wahai dewa matahari tunjukkan kuasamu untuk menghukum si aurelia gelap ini
Wega Luna
sederhana jawabannya dari awal kamu masuk ke tubuh ini seharusnya sudah berfikir dampak nya jika berbeda jiwa dan berbeda sifat ,kamu memilih menjadi diri sendiri tapi tidak berfikir dampaknya, jawab saja saya dihidupkan dewa lagi
Ray
🤣🤣🤣
Ray
🤭🤭🤭
Wega Luna
yg mau gimana lagi ,kamu sendiri lebih mentingin tidur daripada waspada , setidaknya harus bisa jaga diri apalagi hidup di kerajaan.
Ray
🤣🤣🤣
Ray
😄😄😄😄😄
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣GK takut gemuk kah nih anak makan tidur makan tidur GK aktivitas lain gitu
Wega Luna
akhirnya nira sekarang naik tingkat menjadi asisten pribadi elara sudah bawa buku dan pena kemana mana🤣🤣🤣🤣🤣🤣, mencatat hal hal random ,jadi ingat pertama kali jadi sekertaris🤣🤣🤣🤣diajak bos rapat atau ketemu klien harus ada memo pad dan stylus pen🤣🤣🤣jadi kebiasaan sampai sekarang,malah sekarang pake iPad 🤣🤣🤣dan kebiasaan itu nurun ke anak anak ku🤭🤭
Wega Luna
lucian itu kosakata bahasa modern,,,sebagai orang jaman purba kamu tidak akan paham🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo digas elara,,,, keluarga mu itu perlu diberi kursus privat sedikit🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli
gitu donk thor kalau punya cerita yang sering kocaknya biar kagak stres 🤭🤭🤭🤭
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kayaknya nanti sampai ending kalo kocak gini seru banget loh no drama drama ,selir elara harus pintar ngedrama biar lucian panjang umur kasian stress mikirin haremnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo elara,,,kita bully selir badut ini🤣🤣🤣🤣🤣 tunjukkan kekuatan mu
Wega Luna
mantap ,👍👍👍ayo elara ajari mereka yg namanya perekonomian, pembukuan,dan bisnis 🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣itu adalah pelajaran pembukuan sederhana versi anak smk,,,,,lucian 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
lebih cocok jadi penasehat kerajaan daripada selir🤣🤣🤣🤣🤣
👑Lenny💣
Di tunggu kepanjutan nya, semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!