NovelToon NovelToon
My Fake Knight

My Fake Knight

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Roman-Angst Mafia
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di bawah langit Las Angeles, Scarlett Langford bertarung melawan kemiskinan dengan kecerdasan dan percaya diri.

Demi mempertahankan harga dirinya di High School, gadis yatim ini nekat menciptakan sebuah kebohongan besar sebagai kekasih rahasia Millian Vale-Knight—Pria yang tak pernah ia temui.

Namun, takdir gemar bercanda.

Saat bekerja paruh waktu sebagai pelayan pesta borjuis, Scarlett terlibat bentrokan sengit dengan seorang pemuda kaya yang angkuh dan bermata heterochromia.

Tanpa rasa takut, Scarlett memaki pria tersebut seraya berteriak bahwa ia hanya takut jika pria itu adalah Millian Vale-Knight .

Scarlett tidak pernah tahu bahwa pria 'brengsek' yang baru saja ia maki di depan mukanya justru adalah Millian yang sesungguhnya.

Ketika tameng kebohongan menabrak realitas, akankah kepalsuan ini berubah menjadi jerat cinta, atau justru menjadi awal dari kehancuran Scarlett?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

Kegiatan orientasi medan akhirnya resmi dimulai tak lama setelah arahan dari podium selesai dibacakan.

Seluruh mahasiswa baru dikerahkan ke berbagai titik penugasan untuk menyelesaikan misi kerja sama tim yang telah dirancang oleh panitia. Namun, di tengah riuhnya koordinasi antar-kelompok, sebuah anomali sosial mendadak terjadi di sekitar perimeter tempat Scarlett Langford berdiri.

Rumor panas mengenai status Scarlett sebagai "kekasih rahasia setahun penuh" milik Millian Vale-Knight ternyata membawa dampak instan yang sangat signifikan bagi interaksi sosialnya di perkemahan.

Sebagian besar mentor senior—mahasiswa tingkat atas yang biasanya terkenal kejam, gemar membentak, dan suka memberikan perintah seenak jidat kepada mahasiswa baru—kini tampak menunjukkan sikap yang luar biasa sungkan kepada Scarlett.

Sepanjang pengerjaan misi awal, hampir tidak ada satu pun mentor senior yang berani memerintah atau menegur Scarlett dengan nada tinggi.

Mereka bahkan cenderung memberikan kelonggaran dan berbicara dengan nada yang sangat sopan ketika mengarahkan kelompok B-4. Semua orang di perkemahan tahu dengan sangat baik bagaimana reputasi klan Knight, dan memicu masalah dengan gadis yang memegang predikat sebagai kekasih dari seorang Millian Vale-Knight sama saja dengan menaruh satu kaki di dalam lubang kehancuran karier akademik mereka.

Namun, atmosfer sungkan yang menguntungkan itu tidak bertahan lama.

Keheningan di posko utama mendadak terusik oleh kedatangan sebuah mobil jip mewah beroda besar yang membelah kabut pagi, berhenti tepat di samping tenda logistik para mentor.

Dari dalam pintu kemudi, turun seorang gadis berambut pirang madu bergelombang yang mengenakan jaket bomber bermerek mahal dan kacamata hitam berbingkai emas.

Namanya Anna Delta. Gadis itu merupakan salah satu pilar penting dalam lingkaran pertemanan masa kecil Millian di kawasan elite Bel Air.

Anna sebenarnya baru saja tiba di lokasi perkemahan pagi ini. Ia baru mendengar kabar tadi malam dari salah satu grup obrolan bahwa Millian, James, dan Arthur mendadak bersedia turun gunung untuk ikut menjadi bagian dari tim mentorship mahasiswa baru di kampus ini.

Sebuah fakta yang sangat tidak biasa mengingat betapa malasnya ketiga pangeran itu mengurusi urusan birokrasi kampus.

Didorong oleh rasa penasaran dan keinginan untuk ikut bersenang-senang, Anna langsung memutuskan untuk menyusul ke lokasi perkemahan subuh-subuh sekali.

Dengan langkah kaki yang anggun dan penuh percaya diri, Anna berjalan memotong lapangan utama menuju posko mentor.

Begitu matanya menangkap siluet tinggi besar Millian yang sedang berdiri bersandar di dekat meja kopi, wajah cantiknya langsung dihiasi oleh senyuman lebar.

"Millian! Oh my God!" panggil Anna dengan suara melengkingnya yang khas dan manja.

Tanpa memedulikan puluhan pasang mata mahasiswa baru yang sedang mengawasi, Anna langsung menghambur maju dan memeluk tubuh tegap Millian Vale-Knight dengan sangat erat.

Millian sempat terkejut sesaat, namun ia tidak menolak pelukan tersebut; ia hanya menepuk bahu Anna pelan dengan gestur keakraban yang sudah terjalin selama belasan tahun.

Setelah melepaskan pelukannya, Anna berbalik dengan ceria untuk menyapa dua sahabat Millian lainnya. "Say hello untuk dua sahabat setiamu juga! Hai, James! Hai, Arthur!"

"Hey, Anna! Kau baru tiba di sini?" tanya Arthur, menurunkan papan jalannya seraya menyunggingkan senyuman ramah menyambut kedatangan gadis itu.

"Ya, ampun, Arthur! Jangan tanyakan lagi. Jalur pendakian menuju hutan pinus ini benar-benar membingungkan, Supir ku bahkan sempat tersesat dua kali di dekat persimpangan tebing bawah tadi," keluh Anna sembari mengibaskan tangannya ke udara, mulai larut dalam obrolan akrab bersama ketiga pria paling berkuasa di angkatannya tersebut.

Dari jarak sekitar lima belas meter, tepat di balik barisan tangki air darurat, Scarlett Langford menyaksikan seluruh interaksi akrab tersebut dengan tatapan mata yang datar.

Tangannya yang terlipat di depan dada mengetuk-ngetuk lengannya sendiri secara ritmis, menilai bagaimana tingkat keintiman sosial yang ditunjukkan oleh gadis baru bermerek mahal itu kepada Millian.

"Namanya Anna," ucap Delaney yang tiba-tiba saja sudah berdiri di samping Scarlett, ikut mengarahkan pandangannya ke arah posko mentor.

"Dia adalah teman masa kecil Millian sejak mereka masih mengenakan seragam sekolah dasar di Bel Air. Keluarganya memiliki jaringan bisnis properti yang sangat besar di pantai barat."

Scarlett hanya mengangguk pelan sekali sebagai respons, tidak berniat mengeluarkan komentar apa pun untuk menjaga taring ketenangannya.

Namun, di barisan kelompok mahasiswa baru yang berdiri di belakang mereka, suara bisik-bisik gosip mulai terdengar berdengung kembali layaknya sekumpulan lebah.

Rombongan mahasiswi dari jurusan bisnis tampak mulai membanding-bandingkan visual dan status sosial kedua gadis tersebut dengan nada yang cukup menyengat.

"Kalian lihat itu? Perpaduan seperti itulah yang baru bisa dikatakan setara dan sekelas," bisik salah seorang mahasiswi berambut cokelat dengan nada mencemooh.

"Dibandingkan dengan Scarlett yang selama satu tahun penuh dipacari secara sembunyi-sembunyi oleh Kak Millian seperti barang simpanan, Anna jelas terlihat jauh lebih cocok untuk berdiri di samping seorang Knight di depan publik."

Wanita di sebelahnya langsung menyahut dengan nada sok tahu, "Namun sayang sekali, tebakanmu salah besar. Gosip di kalangan atas mengatakan bahwa Anna adalah salah satu teman wanita yang sempat menyatakan perasaannya, namun langsung ditolak mentah-mentah oleh Kak Millian. Ternyata alasannya karena Kak Millian begitu setia menjaga hatinya untuk kekasih rahasianya itu—yang ternyata adalah si anak beasiswa ini."

Mendengar fakta itu, bisik-bisik di barisan belakang justru beralih ke arah teori konspirasi yang jauh lebih absurd.

"Tapi... apakah kalian semua tidak merasa curiga pada sosok Scarlett Langford ini? Coba perhatikan baik-baik pakaian yang ia kenakan dari ujung kepala hingga ujung kaki sejak kemarin siang. Semuanya tampak sangat pas, berkelas, dan potongannya sangat mahal. Apa benar dia hanyalah seorang gadis miskin penerima beasiswa penuh?"

Mahasiswi ketiga mencondongkan tubuhnya, berbisik heboh, "Aku malah menebak kalau Scarlett itu sebenarnya adalah seorang gadis kaya raya dari klan rahasia luar kota yang sedang menyamar untuk menguji cinta, atau mungkin dia sengaja disembunyikan oleh keluarganya seperti plot dalam asrama cerita Cinderella picisan!"

"Pfhhhhh...!"

Suara tawa tertahan yang terdengar sangat sarkastis mendadak lolos dari bibir Scarlett sendiri. Ia sudah tidak sanggup lagi menahan volume suaranya.

Sejak kemarin siang, segala bentuk gosip murahan yang mengaitkan dirinya dengan drama romantis Millian masih bisa ia terima dengan lapang dada demi kelancaran taktik bertahan hidupnya.

Namun, mendengar dirinya digosipkan sebagai seorang putri kaya raya yang sedang menyamar untuk melakukan sandiwara romantis layaknya karakter di dalam novel picisan berbiaya rendah, benar-benar membuat perut Scarlett terasa tergelitik hebat oleh kelucuan yang tak tertahankan.

Teori konspirasi para mahasiswi ini benar-benar sudah melompat keluar dari batas logika waras.

Scarlett membalikkan tubuhnya dengan sentakan anggun, menghadapi langsung tiga mahasiswi yang sejak tadi sibuk merajuk cerita fiksi di belakang punggungnya.

Taring kepercayaan diri dan keangkuhan Langford-nya mencuat tegak, memancarkan aura intimidasi yang sangat kuat hingga membuat ketiga gadis itu langsung bungkam seketika.

"Hey, kalian bertiga... dengarkan aku baik-baik," ucap Scarlett tiba-tiba dengan nada suara yang jernih, tegas, dan penuh penekanan di setiap katanya.

Ketiga mahasiswi itu mengerjapkan mata, mendadak merasa ciut di bawah tatapan sedingin es milik Scarlett.

"Mungkin kalian semua tidak akan pernah memercayai kenyataan ini karena otak kalian terlalu dipenuhi oleh plot drama murahan," lanjut Scarlett, menyunggingkan senyuman sinis yang sangat mematikan.

"Tapi aku harus mengatakannya demi meluruskan fungsi otak kalian: Millian Vale-Knight memilihku dan bertekuk lutut padaku bukan karena aku adalah seorang putri kaya yang sedang menyamar dalam cerita Cinderella picisan kalian. Dia memilihku murni karena aku sangat pintar. Dan aku... sangat cantik. Gabungan dua hal itu sudah lebih dari cukup untuk menaklukkan pria mana pun di dunia ini."

Scarlett menjeda kalimatnya sejenak. Ia memutar tubuhnya kembali, lalu mengangkat tangan kanannya, mengacungkan jari telunjuknya dengan sangat percaya diri tepat ke arah posisi Anna yang masih berdiri manja di samping Millian di kejauhan.

"Dan soal wanita yang ada di sebelah sana itu..." desis Scarlett dengan kelancaran verbal yang luar biasa tajam. "Kalian tidak perlu repot-repot membandingkan aku dengannya. Dengan penuh rasa percaya diri, aku bisa memastikan kepada kalian semua bahwa kekasihku... tidak akan pernah tertarik pada seekor ulat bulu yang hanya bisa berganti Kulit mewah untuk menutupi tekstur aslinya."

Di sampingnya, Delaney yang mendengarkan setiap bait kalimat deklarasi perang verbal dari mulut Scarlett mendadak tidak bisa menahan diri lagi.

Detik berikutnya, Delaney langsung meledak dalam tawa yang sangat keras, memegangi perutnya yang mendadak terasa kram karena tingkat kejeniusan dan kegilaan serangan balik sahabatnya itu.

"Hahaha! Oh, astaga, Scarlett! Hahaha!" tawa Delaney berderai riang di tengah lapangan, mengabaikan tatapan bingung dari kelompok lain.

Setelah berhasil meredakan tawa dan napasnya yang sempat terputus, Delaney menepuk bahu Scarlett dengan sisa-sisa air mata geli di sudut matanya.

"Kau memang benar-benar luar biasa luar biasa, Lett! Aku bersumpah... aku sama sekali tidak pernah menyesal telah memutuskan untuk menjadi sahabat pertamamu di kampus baru yang gila ini! Kau adalah definisi dari sebuah hiburan kelas atas!"

Scarlett hanya menanggapi pujian heboh Delaney dengan menaikkan sebelah alisnya dan mengulas senyuman tipis yang sarat akan kemenangan.

Di seberang lapangan, tanpa ia sadari, sepasang mata heterochromia milik Millian Vale-Knight ternyata sejak tadi sedang mengawasi gerak-gerik bibir dan tawa Scarlett dari balik kacamata hitamnya, mencoba menerka taktik gila apa lagi yang sedang dilancarkan oleh gadis titisan setan itu di bawah terik matahari pagi.

1
Mita Paramita
nih pasti sih Ana yang lagi jadi paparazi dadakan 😈😈😈
Rosdianah 🌷: hihihi author up besok lanjutan nya kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
delaney cemburu liat Scarlett jadi pacar palsu millian 🤨 itu nama Moore mungkin kah masih keluarga sama Scarlett sama sama klan moore
Mita Paramita: kirain mereka satu klan abis nama belakang delaney ada Moore ny sama kayak nama belakang nenek scarlet 🤨
total 2 replies
Mita Paramita
susahkan dapetin hati Scarlett 🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkwkwk Aman kata yang🤣🤣
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍lovestruck nih mereka
Rosdianah 🌷: semoga tetap stay dan gak bosan ya kak reader
total 1 replies
Mita Paramita
millian bisa jadi gentleman juga🤣🤣🤣🤣 buat dapetin hati scarlet
Rosdianah 🌷: hihihi 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lagi Thor yang banyak 😈😈😈
Rosdianah 🌷: Author sibuk dunia nyata 🙏🏾🫶🫶 besok Double Up 🥰
total 1 replies
Ainun Mahya
gk doble up nih kak🤭?
Rosdianah 🌷: huhu maapin author 🫶 author Sibuk dunia nyata 🙏🏻
total 1 replies
Ainun Mahya
halloooo kak, mana lanjutannya nih???
Rosdianah 🌷: author Up hari ini ya kak🫶
total 1 replies
Debu Nakal
thor... daku lagi mager bgt hari ini
apa bisa up yg banyak biar aku semakin mager
pleaseeee
Rosdianah 🌷: Huhuhu author Hari ini ada acara keluarga. ada si Di Draff nanti author up ya kak. ma'aciww banget kak Readers undah selalu tungguin up🫶🏻🫶🏻🥰
total 1 replies
Mita Paramita
pasti ibu scarlet udah diculik Nene lampir nih😈😈😈
Rosdianah 🌷: Author silent 🤭🤣
total 1 replies
Ainun Mahya
😍😍😍😍 bagusssss
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶🥰
total 1 replies
Ainun Mahya
lanjut terus, doble up🤭
Rosdianah 🌷: Huhuhu blm bisa double Up untuk Minggu ini kak🙏🏻🫶
total 1 replies
Mia Camelia
nah gitu dong mereka akur😂🤣
Rosdianah 🌷: sesuai maunya kak Readers 🤭
total 1 replies
Mita Paramita
wah udah mulai Deket nih pasangan ini🤣🤣🤣 tinggal nunggu jadian aja
Rosdianah 🌷: wkkwkw 🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Pulang kamp scarlett ketempelan,, masak titisan setan ketempelan,, jd yg titisan setan siapa sebenernya🤭
Rosdianah 🌷: entahlah author mau menghilang 🤣
total 1 replies
Ayusha
sekalian modus si kadrun😄
Rosdianah 🌷: modus terus dia 🤣
total 1 replies
Ayusha
kadrun beraksi 🤭
Rosdianah 🌷: plish dia harus dibawa pulang 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
first kiss dua dua nya nih😍😍😍
tinggal ketahap talking stage 🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: uhu🥳🤣
total 1 replies
Ayusha
bukan nya "ayo pergi ke altar" /Sleep/
Rosdianah 🌷: Hihihi 😅
total 1 replies
Ayusha
yaelah, belom juga digigit udah sarimaman aja
Rosdianah 🌷: wkwk🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!