NovelToon NovelToon
SURAT HATI

SURAT HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mengubah Takdir / Bad Boy
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di bawah langit California yang selalu cerah, keluarga Storm adalah simbol kesempurnaan. Namun, di dalam kediaman megah mereka, dua badai yang berbeda sedang bergolak.
Luna Storm adalah anak emas. Cantik, lembut, dan selalu menempati peringkat tiga besar dalam daftar pesona konglomerat kota. Hidupnya adalah rangkaian jadwal ketat antara balet dan piano, sebuah pertunjukan tanpa henti untuk memuaskan ambisi sang ayah. Di balik senyum porselennya, Luna menyimpan rahasia patah hati dari masa SMA dengan Zayn Karl Graciano, satu-satunya lelaki yang pernah membuatnya merasa hidup, namun pergi karena Luna lebih memilih tuntutan keluarga daripada cinta.
Di sisi lain, ada Hera Storm. Kembaran tidak identik Luna yang mewarisi fitur wajah tajam ibunya dan jiwa pemberontak sejati. Hera adalah antitesis dari Luna, ia jomblo sejati, penunggang motor sport, dan lebih suka bergaul di bengkel daripada di aula dansa. Ia bebas, sesuatu yang sangat dicemburui oleh Luna.
.
.
SELAMAT BACA DEAR 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

Malam yang sunyi di mansion Storm hanya dipecahkan oleh suara jangkrik dan embusan angin yang menerpa gorden kamar Luna. Ternyata, rencana matang dan keberanian gila yang ia susun di kepalanya tadi hanyalah sebuah khayalan panjang yang lahir dari rasa putus asa. Luna masih berdiri di balkon, menatap kegelapan dengan napas yang memburu sebelum akhirnya ia membulatkan tekad untuk turun.

Dengan bantuan Hera yang selalu siaga dengan mobilnya di gerbang belakang, Luna berhasil sampai di depan sebuah bangunan tua dengan papan nama kecil, Graciano’s Garage.

"Aku akan menunggumu di kedai depan. Jika ada apa-apa, telepon aku," bisik Hera sebelum memacu mobilnya pergi, meninggalkan Luna sendirian di depan pintu besi yang tertutup rapat.

Luna masuk perlahan. Bengkel itu tidak terlalu besar, namun setiap peralatan tertata dengan presisi yang luar biasa, ciri khas Zayn yang perfeksionis. Ia melangkah menuju sebuah ruangan di sudut belakang yang pintunya sedikit terbuka. Hera pernah bercerita bahwa di sanalah Zayn sering menghabiskan malam jika enggan pulang ke apartemennya.

Di dalam sana, Zayn sedang berbaring di atas ranjang kecilnya yang hanya beralaskan sprei abu-abu. Ia tampak mencoba untuk tidur, namun matanya yang terbuka menatap langit-langit menunjukkan kegelisahan. Saat menyadari kehadiran seseorang, Zayn langsung terduduk tegak. Matanya seketika berubah menjadi sedingin es saat melihat Luna berdiri di ambang pintu.

"Untuk apa kau kemari?" suara Zayn terdengar berat dan ketus. "Kenapa? Apa anak-anak di dalam imajinasimu itu merindukanku lagi?"

Luna mendekat, langkahnya gemetar namun matanya menatap Zayn penuh permohonan. "Zayn... bisakah kita mengulang hari itu? Satu kali saja. Aku berjanji tidak akan memintanya lagi setelah ini."

Zayn tertawa sinis, sebuah tawa yang menusuk tepat ke ulu hati Luna. Ia berdiri, mendekati Luna hingga mereka hanya berjarak beberapa inci. "Kau pikir kau siapa, hah? Seenaknya mempermainkan perasaan orang? Kau datang hanya karena butuh dipuaskan, Nona Storm? Aku bukan pemuas nafsumu. Aku sudah memiliki kekasih, dan aku tidak akan mengkhianatinya."

Harga diri Luna rasanya baru saja diinjak-hidup-hidup. "Tapi Zayn, aku—"

"Aku bahkan sudah bosan tidur denganmu, Luna," potong Zayn dengan nada yang begitu kejam dan gila. "Malam itu... aku melakukannya hanya karena kau memintanya dengan sangat menyedihkan. Aku hanya merasa kasihan."

Deg. Dunia Luna seakan berhenti berputar.

"Bosan? Kau bosan, Zayn?" bisik Luna dengan suara yang hampir tidak terdengar. "Apa Zella memberikan kepuasan yang tidak bisa kuberikan?"

Zayn menelan ludah, hatinya sebenarnya menjerit melihat kehancuran di mata Luna, namun ia terus memupuk kebohongannya. "Iya. Aku mencintai Zella. Dia segalanya bagiku, dan kami sudah berada di jenjang yang serius. Jadi kumohon, pergilah. Jangan permalukan dirimu lebih jauh lagi."

Mendengar kata-kata itu, rasa sesak yang luar biasa menghantam dada Luna. Bayangan Zayn menyentuh wanita lain dengan penuh cinta membuat perutnya tiba-tiba bergejolak hebat. Pusing yang dahsyat menyerang kepalanya, dan sedetik kemudian, Luna berlari ke kamar mandi.

Ia muntah hebat. Seluruh isi perutnya seolah ingin keluar, bersamaan dengan rasa sakit hati yang membuncah. Luna merasa ini adalah efek dari stres dan rasa jijik pada dirinya sendiri karena membayangkan Zayn bersama orang lain.

Zayn yang melihat itu langsung panik. Wajah dinginnya runtuh seketika. Ia buru-buru mendekat, merapikan rambut Luna yang menutupi wajahnya, dan memijat tengkuk Luna dengan tangan yang gemetar.

"Luna? Kau sakit? Kenapa bisa seperti ini?" tanya Zayn, suaranya kini dipenuhi kekhawatiran yang tak bisa ia sembunyikan.

Luna menyeka bibirnya, wajahnya pucat pasi. Ia mendorong tangan Zayn menjauh dengan lemah. "Tidak. Aku tidak sakit. Aku hanya... aku akan pulang sekarang. Aku akan menelepon Hera."

Zayn hanya bisa terdiam mematung saat Luna berjalan gontai keluar dari bengkel. Sepuluh menit kemudian, Hera datang menjemputnya. Luna masuk ke dalam mobil tanpa menoleh lagi ke arah bengkel. Pikirannya benar-benar kacau, dihantui oleh satu kata yang terus bergema di kepalanya, Bosan.

Luna merasa ia muntah karena stres yang luar biasa memikirkan Zayn dan Zella. Ia tidak tahu bahwa mual yang menyiksa itu bukan sekadar reaksi psikologis. Kejadian penyatuan terakhir sebulan yang lalu di markas The Pit ternyata benar-benar meninggalkan jejak yang nyata.

Di dalam rahimnya, sesuatu telah tumbuh tanpa ia sadari, sebuah kehidupan yang akan mengubah segalanya di saat ia baru saja diputus asakan oleh kata-kata kejam Zayn.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
durrotul aimmsh
i just can say...wow
shabiru Al
apa yang akan terjadi ya jika ayahnya luna tau kehamilan ini
shabiru Al
mampir ya thor,, kayaknya menarik nih ceritanya
ros 🍂: Happy Reading 🥰
total 1 replies
Nurhasanah
ini fl nya luna apa hera ?? lebih suka hera sih badas nggak menye2 😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!