NovelToon NovelToon
The Madness Love

The Madness Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Roman-Angst Mafia / Persaingan Mafia / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: JackRow

Corneige Scott Carlyle-,
Kehidupan gadis itu seolah terhenti! ayahnya dibunuh, kakaknya di siksa hidup-hidup didepan matanya sendiri! gadis itu hanya mampu bersembunyi, tapi sayang-, pihak dari pembenci sang ayah justru berhasil menangkapnya dan menjadikan Cornei sebagai seorang tawanan!!

Perlakuan kasar serta tindakan semena-mena dari pihak bawahan keluarga Hutcheson membuat gadis itu hampir menyerah, namun Cornei mencoba untuk terus merajut asa!!!

Adakah seseorang yang akan menyelamatkan nya???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Izin Yang Tak Lebih Dari 30 Menit!!

Aku masih beruntung!!! dia tidak menyadari keberadaan ku bukan??!! sungguh!! aku yakin dia langsung bergegas pergi dan tak lagi menoleh ke arah pintu gerbang!! itu artinya-, gadisku tak menyadari apapun!! ya!! benar!!! ku harap demikian!! tapi-, bagaimana jika ia telah mengetahui semuanya?? dan dia hanya berpura-pura tidak melihat diriku??!! apa tingkahnya akan semakin kasar jika nanti kami bertemu??!!

Tubuh Coinneach akhirnya tersandar sempurna!! sofa berlapis emas di area privat rooms seolah menjadi saksi betapa pria itu mengalami kecemasan yang luar biasa.

"Tidak mungkin!!! kenapa kau harus memiliki pikiran hingga sejauh ini, Coinneach!!?? anggap saja ia tak menyadari apapun!! astaga!! Cornei!! berhentilah menari didalam pikiran ku!!! kau sungguh mengganggu ku, sweetie!!" netra biru laut itu kembali terbuka, tatapannya tajam ke arah ornamen langit-langit ruangan.

Cornei??!! siapa kau sebenarnya??? kenapa? semakin kau mengacuhkan diriku, semakin gemas pula hasratku untuk bisa menangkap atensi dari dirimu??!!

"Aaaah!! apa-apaan kau ini!!?? kenapa?? kenapa tubuhku gemetar??! jantungku-, ooh Tuhan!! gadis itu benar-benar telah menebar pesona hingga diriku dibuat lunglai tak berdaya hanya karena kehadirannya!! aku sungguh tidak waras!!" Coinneach berceloteh panjang lebar sembari memijit bagian dari kening sendiri.

"Hhhuuuuufftttt!!! tidak Coinneach!! kau harus tetap fokus!!!" telapak tangan Coinneach mengepal! ia kembali duduk dengan posisi tegak sempurna. "Ya!!! jangan sampai sesuatu yang buruk terjadi hanya karena kau terus memikirkan Cornei!! begitu banyak kasus yang harus kau selidiki saat ini!! kiriman khepale choiros-, hal itu merupakan sebuah tantangan paling nyata dari seseorang untuk memberontak terhadap pemerintahan yang dikendalikan oleh daddy!! kau harus segera bertindak, Coinneach!!"

Siapapun pelakunya, aku pasti mampu menyeret orang itu ke altar pemenggalan kep*la.

****

Apa yang terjadi??! kenapa kedai Nyonya Dunedin tidak beroperasi??

Langkah Cornei tampil melambat! ia celingukan karena tempat nyaman kedua bagi dirinya yang terletak di area pasar tradisional Orkshey tak lagi menampilkan keriuhan seperti biasa.

"Cornei, kau juga kemari?!"

Seseorang yang tampak familiar dalam tangkapan mata seketika membuat Cornei tersenyum dan menunduk santun.

"Mmmm-, iya bi! aku baru selesai mengunjungi area bahan baking, ada beberapa bahan kue yang harus ku dapatkan!"

"Begitu rupanya, nak??"

"Eeheemm!!"

Ada apa?? kenapa wajah bibi Selby tampak muram?? busana yang ia kenakan-, siapa yang telah berpulang??

"Nak!! apa kau tak ingin turut menghampiri Nyonya Dunedin yang tengah berduka??"

"A-apa?? berduka??!! maksud bibi??"

"Cornei, apa kau sama sekali tak mendengar beritanya??!"

Berita??!

Cornei menggeleng!! tatapannya berubah penuh tanya tatkala Nyonya Selby menampilkan raut wajah sendu.

"Daniel-,"

"Daniel??!! ada apa dengan Daniel, bi?!!" netra Cornei membulat, degup jantung nya seketika memburu atas sesuatu yang tak pernah ingin ia dengar.

"Daniel, dia mengalami kecelakaan tragis hingga nyawanya tak terselamatkan, Cornei!" isak tangis Nyonya Selby pun tak lagi mampu tersembunyi, wanita itu membekap mulut dengan derai air mata yang membasahi pipi.

"A-apa??!!"

Daniel??! tidak!! kami bahkan baru mulai akrab dan saling berbicara antara satu sama lain dalam beberapa hari ini, kenapa?? Nyonya Dunedin pasti sangat terpukul atas hal ini.

"Itu benar, Cornei!!! Nyonya Dunedin-, ia bahkan tak mampu untuk sekedar duduk dihadapan jenazah putranya saat ini!"

"Oh Tuhan?!! apa yang terjadi?? Daniel-, kenapa kau pergi secepat ini??" kalimat Cornei terdengar lirih, relung kalbunya turut terkoyak atas informasi yang ia peroleh dari Nyonya Selby.

"Cornei, jika memang sempat! tolong hampiri Nyonya Dunedin!! walau bagaimanapun dirimu merupakan sosok yang cukup dekat, kau pasti bisa menyentuh dan menguatkan hati wanita tua itu nak!!"

"B-baik bi! sebisa mungkin, saya akan menyempatkan diri untuk hadir di rumah duka, tapi mungkin-, saya harus meminta izin terlebih dahulu pada kepala pelayan!" Cornei tersenyum getir sebelum akhirnya pamit undur diri dari hadapan Nyonya Selby.

*****

"Sayang!! apa teror itu benar-benar membahayakan??!! bagaimana jika-,"

"Kau tak perlu khawatir, my lady!! penjagaan keamanan pada area pintu gerbang dan lingkup tempat tinggal kita telah semakin diperketat!! tak akan ada penyusup yang berhasil masuk kemari!!"

Pernyataan dari Tuan Franklin agaknya membuat madam Serena bernafas lega, wanita itu kembali menghirup aroma harum dari isi cangkir dan berakhir meneguknya.

"Dave,"

"Iya dad?!"

"Perihal khepale choiros!! apa kau telah memiliki rencana??!!"

"Tentu saja dad!! diriku yang akan turun tangan langsung untuk menangani penyelidikan kasus ini!! aku bahkan telah memberikan komando pada beberapa pengawal untuk menggerakkan tim *khusu*s!! mereka akan menyebar dan membaur dengan rakyat biasa demi mengantongi informasi!! aku yakin!! kita pasti berhasil meringkus pelaku dari pengiriman khepale choiros!! karena tak ada satupun pengkhianat atau musuh yang akan lepas dari genggaman ku!! daddy tunggu saja!! akan ku buktikan hal ini dihadapan daddy!!" Coinneach berucap tegas!! seringai senyum diwajah pria dengan netra biru itu juga tampak mengerikan.

******

Sweetie??!! kenapa ia buru-buru sekali?? tunggu-, apa dia menangis??!! siapa yang berani membuat gadisku terluka hingga menjatuhkan air mata??!!

Pergerakan dari ayunan kaki panjang sang Tuan Muda tampak terhenti! pandangan nya mengikuti gerak tubuh Cornei yang menghilang dibalik pintu samping.

"Tuan Muda?? haruskah kami menghubungi Johnston??!"

"Tentu!! dia cukup lihai dalam hal semacam ini!! katakan saja padanya untuk selalu memasang telinga di manapun ia berdiri!!" Coinneach memutar badan meski netra biru laut itu masih tak ingin beralih pandang. "Dan kalian!! jelajahi area Orkshey!! termasuk-, kedai wanita tua itu!! hari ini, pemakaman dari putranya pasti akan dilangsungkan!! amati pergerakan siapapun!! tapi ingat!! jangan membuat keputusan gegabah tanpa persetujuan dariku!!"

"Baik Tuan Muda!! kami mengerti!!" dua orang pengawal tampak berlalu!! menyisakan Draven yang masih mematung di belakang tubuh besar Coinneach.

"Pergilah Draven!! lakukan sidak di area pemukiman pendatang!! dan kau-, bisa menghabisi siapapun yang melakukan gerak-gerik mencurigakan!!" Coinneach berbisik pelan!! ia juga menyelipkan senapan tambahan pada sang ajudan sebelum akhirnya berlalu pergi.

Apa yang terjadi?? kenapa tiba-tiba Tuan Muda menginginkan diriku untuk melakukan sidak ke Kirkwall??! apa kiriman teror itu merupakan perbuatan dari salah satu penyusup dari Inverness??!! apa mungkin??!!

*****

Cornei berbicara dengan wajah memelas, hal itu seketika membuat Nyonya Hawkins dan beberapa pelayan senior lainnya tampak ikut prihatin.

"Cornei, apa kau yakin dengan berita ini??!"

"Sungguh Nyonya Hawkins!! saya tidak mungkin berani menyampaikan omong kosong!! saya mohon!! setidaknya-, izinkan saya meluangkan waktu 30 menit untuk turut menghaturkan bela sungkawa pada bibi Dunedin!! saya mohon!!" kedua telapak tangan Cornei masih menyatu, gadis itu terus mencoba untuk mendapatkan izin dari sang kepala pelayan.

"Oh Tuhan!!? semoga saja putra sang pemilik kedai mendapatkan tempat terbaik di sisi Mu!! baiklah Cornei!! kau bisa pergi untuk 30 menit!!"

"Sungguh??!!"

"Iya nak!!"

"Terima kasih, Nyonya Hawkins!!"

"Tapi ingat!! tidak lebih dari 30 menit!! kau tahu kan bagaimana madam Heutcheson??! jika ia sudah mencari dirimu, ia tak akan bisa menahan diri!! dan kami tak ingin turut mendapatkan masalah!! jadi kembali lah tepat waktu!! kau mengerti, nak??!"

"Baik!! saya mengerti Nyonya!! saya pergi sekarang!! permisi!!"

"Berhati-hatilah!!"

Langkah Cornei semakin menjauh!! Nyonya Hawkins dan para senior lain seketika saling melempar pandangan.

"Dia gadis yang aneh!! tapi-, ia selalu nampak tulus saat menjalin hubungan dengan orang-orang!! benar kan??!"

"Yaah!! begitulah!! mungkin itu daya tarik Cornei!! alasan kenapa madam Heutcheson selalu meminta waktu pada Cornei untuk menemani beliau akhir-akhir ini!! aura positif dari gadis itu rasanya memang sejuk memikat, kita bahkan tertular kebahagiaan setiap kali ia menceritakan hal remeh yang ia alami di pasar!!" suara tawa ringan itu tampak terdengar, Nyonya Hawkins dan para senior lain justru hanyut dalam perbincangan yang mengikat nama Cornei.

1
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author 💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!