AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 20
"Tapi Afi harus kuliah mas Abi"
"Mas Abi udah izin kan kamu sayang" kata Abi yang membuat mata Afi membola.
"Ishhh kok mas Abi nggak bilang Afi,"
"Udah jangan ngomel ngomel sayang, nikmati saja masa libur nya."
"Mas Abi nggak kerja ?"
"Mas cuti sayang ! Mau berduaan sama istri kesayangan mas" goda Abi yang setelah mengata kan itu langsung berlalu keluar kamar, sebelum istri nya itu mengomel.
🍁🍁🍁
Seorang gadis duduk di bawah pohon yang ada di sebuah taman. dengan menekuk kedua lutut nya , dan menyembunyikan wajah nya diantara kedua lutut nya.
Isak tangis yang tak bisa di pendam nya lagi .
Gadis yang sedikit tomboy itu, sedang menenang kan pikiran nya, banyak beban yang di pikul nya.
"kenapa lagi"
Adiba mendonggak dan menatap laki-laki yang bertanya pada nya, setelah melihat siapa yang ada di hadapan nya, gadis itu langsung berdiri dan memeluk laki-laki yang ada di hadapan nya.
Adiba menangis sesegukan di dalam pelukan laki-laki itu. Rafka mengelus Surai hitam gadis yang ada di pelukan nya itu,
Rafka mencoba melepas kan pelukan gadis itu, namun adiba langsung menggeleng tak mau melepaskan nya.
"Liat aku" ucap Rafka
Adiba mendonggak kan kepala nya, menatap laki-laki yang selalu ada di saat dia butuh, yang selalu datang tanpa ia minta.
"Kenapa lagi ?" tanya Rafka kembali.
"Diba disuruh nikah, buat bayar hutang nya ayah sama ibu bang" jelas Adiba "Diba nggak mau bang hikk" lanjut nya lagi sambil menggeleng kan kepala nya.
Rafka menatap lama gadis yang ada di hadapan nya, laki-laki itu merasa iba pada gadis yang selalu ia lindungi sedari kecil.
Ya memang Rafka mengenal Adiba sedari kecil, sedari gadis itu menduduki kelas satu SD, karna gadis itu teman +sahabat pertama nya Afi.
"Siapa laki-laki itu ?" Tanya Rafka
"Diba nggak tau, diba nggak suka di posisi ini bang, kalau boleh jujur diba nggak mau kehilangan bang Rafka" kata Adiba diiringi isakan tangis nya, sampai tidak sadar kali barusan ia telah mengungkap kan perasaan nya pada Rafka.
Rafka terkejut mendengar apa yang di ucap kan gadis dihadapan nya barusan, Adiba yang baru sadar pun langsung terdiam dari tangis nya, dan mengatup kan bibir nya
"Maaf. !!" kata Adiba takut
"Maaf untuk ?" tanya Rafka
"karna diba punya perasaan buat bang Rafka" kata Adiba terlalu jujur.
"Gadis bodoh" ucap Rafka menyentil kening Adiba karna merasa gemas pada gadis polos di depan nya, Adiba yang mendapat sentilan dari Rafka mengaduh kesakitan .
"Ayo pulang" ajak Rafka menggenggam tangan mungil Adiba
"diba belum mau pulang bang Rafka, Diba belum siap ketemu ayah, sama ibu"
"Pulang dulu, kalo kamu nggak pulang berarti kamu memang ingin kehilangan Abang"
"Maksud bang Rafka apa ?"
"I Will propose to you"
(aku akan meminang mu)
🍁🍁🍁
Afi benar benar bosan seharian di kamar . Karna ABI yang tidak memboleh kan istri nya itu keluar kamar, Afi mencari kesibukan mulai dari membersih kan tempat tidur, menyapu, bahkan Merapi kan lemari
selesai semua itu Afi merebahkan tubuh nya di sofa ."Capek banget" gumam Afi
saat tengah istirahat, tiba-tiba benda pipih yang ada di atas ranjang berbunyi, Afi bangun dari sofa dan menggapai benda pipih nya itu.
"assalamualaikum bun ?"
"waalaikum salam dek" jawab bunda yang ada di seberang sana,
"kenapa bun tumben nelfon adek ?" tanya Afi
"gini loh deh bunda mau meminang calon abang mu " kata bunda Afi terdiam sesaat , mencerna ucapan bundanya.
"bunda bilang apa ???" tanya Afi kaget
"bunda mau meminang calon abang mu malam ini , adek mau ikut ?"
"bang Rifki maksud nya bun ?" bukan nya menjawab pertanyaan bunda nya Afi malah bertanya balik .
"bukan dek , calon nya bang rafka" jawab Dinda
"eum nanti adek kabarin deh bun ! Afi tanya mas abi dulu"
"yaudah kalo gitu bunda tutup dulu ya ! Dek" kata bunda lalu memutus kan panggilan telfon nya ....
Rangga
BERSAMBUNG.....
Jangan lupa buat tinggalin komen ya guys , maaf kalo Karta author masih banya kata yang salah , soal nya author pemula 😀....