NovelToon NovelToon
Gadis Tengil Anak Konglomerat

Gadis Tengil Anak Konglomerat

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:37k
Nilai: 5
Nama Author: Rosseroo

Seorang gadis remaja yang kini duduk di bangku menengah atas. Ia bernama Rona Rosalie putri bungsu dari Aris Ronaldy seorang presdir di sebuah perusahaan ternama. Rona memiliki seorang kakak lelaki bernama Raymond. Dia adalah anak piatu, ibunya bernama Rosalie telah meninggal saat melahirkan dirinya.

Rona terkenal karena kecantikan dan kepintarannya, namun ia juga gadis yang nakal. Karena kenakalan nya, sang ayah sering mendapatkan surat peringatan dari sekolah Rona.

Rona memiliki satu sahabat lelaki bernama Samudera. Mereka berdua sering bertengkar, namun mudah untuk akur kembali.

Sahabat lelaki dari kecil, yang teryata telah di calon kan sejak lama oleh kedua belah pihak, untuk jadi suami Rona.

Apakah Rona akan setuju, atau menolak perjodohan ini?



Yuk, baca kelanjutan ceritanya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosseroo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Murid baru

Pagi itu suasana sekolah riuh bukan main. Koridor ramai dengan bisik-bisik para siswa, seolah ada hal besar yang akan terjadi.

Cika datang berlari kecil ke arah Rona, Mely, dan Rita yang sedang duduk santai di bangku depan kelas. Wajahnya penuh semangat.

“Eh, eh, kalian udah denger kabar belum?” seru Cika dengan napas sedikit terengah.

Rona mengerutkan kening. “Kabar apa lagi, Cik?”

Cika mencondongkan badan, berbisik sok misterius. “Hari ini ada murid baru masuk. Katanya… anaknya cantik, imut pula! Dan dia bakal jadi adik kelas kita.”

"Cantik kan mana sama gue." ucap Rona mengibaskan rambutnya. Sedang mereka tertawa geli.

“Yang bener Cik? wah hati-hati Na!” Rita langsung melotot, penasaran.

Mely menyahut sambil melipat tangan di dada. “Pantes aja gosipnya heboh. Murid baru cewek, cantik lagi. Duh, siap-siap deh jadi pusat perhatian.”

Rona tersenyum tipis, tidak terlalu heboh, tapi tetap penasaran. “Cantik dan imut, katanya? Wah, coba kita lihat nanti.”

Cika mengangguk heboh. “Iya, gue aja belum lihat, tapi gosipnya udah beredar ke mana-mana. Anak-anak kelas sebelas pada nggak sabar.”

Di sisi lain, Samudra yang baru saja datang menghampiri mereka ikut nimbrung.

“Ada apa ribut-ribut? Aku denger nama ‘cantik, imut’ dari jauh tuh.”

Rita langsung nyengir menggoda. “Sam, katanya ada murid baru. Cantik banget lho. Hati-hati ya, jangan sampai kamu dilirik.”

Samudra menoleh cepat ke arah Rona, pura-pura serius. “Hmm, kalau gitu aku harus selalu nempel sama tunanganku biar nggak ada yang salah paham.”

Rona tersenyum simpul, sementara Mely dan Cika kompak bersorak, “Uuuhhh… bucin banget!”

***

Jam istirahat pertama, koridor sekolah mendadak ricuh. Semua murid berbisik-bisik, melirik ke arah pintu gerbang. Sosok gadis mungil berambut ikal panjang tergerai, wajah cantik dengan kulit putih bersih, baru saja melangkah masuk. Dialah Claudia, siswi baru yang sejak pagi gosipnya beredar.

Namun langkah Claudia tampak tergesa, seakan ia mencari seseorang. Pandangannya celingukan, sesekali menegakkan tubuh dan berdiri di ujung kaki.

“Samudra… katanya dia ada di sini,” gumamnya lirih, matanya berbinar penuh harap.

Tanpa sengaja, tubuh Claudia menabrak bahu seseorang yang berjalan dari arah berlawanan.

“Uh!” Rona sedikit terhuyung ke belakang, tangannya refleks mengusap pundaknya yang tertabrak. Ia menoleh cepat, tatapan matanya tajam.

Claudia tersentak, lalu tersenyum kaku dengan wajah dibuat-buat polos. “Eh, maaf ya kak… aku nggak sengaja. Aku lagi buru-buru soalnya.” Suaranya lembut, tapi terasa dibuat manja.

Rona menatapnya beberapa detik, "Hm" jawabnnya singkat, tak berkata banyak dengan nada datar.

Claudia menunduk sejenak, lalu kembali menegakkan tubuh, matanya berkilat. Begitu Rona berlalu, Claudia melirik ke arah kerumunan yang menyebut-nyebut nama Samudra. Senyum tipis tersungging di bibirnya.

“Jadi… itukah pacarnya kak Sam?” lirihnya. “Menarik…” Claudia sempat melihat nametag di baju seragamnya 'Rona Rosalie.'

Rona sendiri sempat menoleh sekali lagi dari kejauhan. Perasaannya sedikit terusik. Kenapa tatapan gadis itu terasa berbeda?

Claudia berjalan menyusuri lorong, langkahnya ringan tapi penuh semangat. Matanya berbinar ketika dari kejauhan, ia melihat sosok yang dicarinya sejak pagi.

“ Kak Samudra…” bisiknya sambil tersenyum lebar.

Samudra yang sedang berbincang dengan teman-teman tim basket terkejut saat mendengar suara yang sangat dikenalnya.

“Kak Sam!” Claudia memanggil sambil melambaikan tangan kecilnya, lalu berlari ke arahnya.

“Claudia?” Samudra mengerjap, tak percaya. “Kamu kok bisa ada di sini?”

Tanpa banyak basa-basi, Claudia langsung memeluk lengan Samudra erat-erat. “Aku pindah sekolah ke sini, Kak! Aku kangen banget tau sama kamu. Sekarang kita bisa bareng lagi setiap hari.”

Teman-teman Samudra saling pandang, sebagian tersenyum menggoda, sebagian lagi berbisik penasaran.

Tak jauh dari situ, Rona yang baru keluar dari kelas terhenti langkahnya. Ia melihat pemandangan Claudia menempel manja di lengan Samudra.

Samudra buru-buru melepaskan lengan Claudia. “Clau, tolong lepas. Kamu jangan gitu dong. Kita kan di sekolah, gak enak banyak yang lihat.”

Claudia manyun manja. “Biarin aja. Kan aku cuma kangen sama kakak sepupuku.” Lalu ia menoleh sekilas ke arah Rona, sengaja melontarkan senyum seakan-akan tak bersalah.

Rona mendekat dengan tenang, tatapannya tegas. “Sam."

"Sayang, eh ini kenalin adik sepupu aku. Namanya Claudia."

Claudia tersenyum lebar, tapi matanya berkilat samar. “Hai, aku Claudia. Adik sepupu Samudra. Tadi kita gak sengaja tabrakan ya kan?"

Samudra menatap bingung bergantian pada Rona dan Claudia.

"Rona." jawab singkat.

"Mulai sekarang aku sekolah di sini, jadi… mohon bantuannya kak Rona.” Suaranya lembut, dibuat manis, tapi ada nada terselubung di baliknya.

Samudra yang menyadari ketegangan itu, ia mencoba mencairkan suasana. “Claudia, Rona itu tunanganku. Kamu harus hormat sama dia, oke?”

Claudia berpura-pura terkejut, tapi kemudian tersenyum. “Iya, aku ngerti kok. Tapi… tetap aja, aku bakal sering butuh bantuan dan perhatian dari kak Sam juga.”

Rona hanya menatap tajam, menyimpan perasaan aneh di dadanya. Ini baru hari pertama… tapi kenapa aku merasa dia datang bukan sekadar jadi murid baru biasa?

"Walau sepupu, harus tetap ada jarak juga Clau." tegas Sam.

Namun Claudia hanya tersenyum manis. Dalam hati ia berbisik, Tapi mau lebih, aku sayang kamu kak Sam.

***

Jam istirahat tiba. Suasana kantin penuh riuh tawa siswa yang sibuk memilih makanan. Rona duduk bersama Mely, Cika, dan Rita di sudut meja.

Samudra baru saja tiba dan duduk di samping Rona, namun Claudia langsung menempel di sampingnya. Gadis memegang lengan Samudra sambil merajuk manja.

“Kak, aku nggak ngerti cara pesan makanan di sini. Kamu aja yang pesenin yaa…” Claudia merengek dengan suara lembut, sengaja dibuat semanis mungkin.

Samudra menatapnya kesal. “Clau, itu tinggal antri, bayar, terus ambil. Gampang banget. Masa gitu aja nggak bisa?”

Claudia manyun. “Ih, kak Sam galak banget. Aku kan baru disini…. Pleaseee…” Ia menarik lengan Samudra lagi, membuat beberapa siswa di sekitar mereka mulai berbisik-bisik.

Rona menaruh sendoknya pelan, wajahnya menegang. “Berasa lihat lintah, nempel terus." sindir Rona.

Mely mencoba menahan tawa, dengan mencubit keras pahanya.

Cika menambahi “Gue sampe salah ngunyah tadi. Apa nggak punya mode normal, selain acting imut?”

”Makan tinggal makan aja kali, masih punya kaki sama tangan buat apa gak di gunain." ketus Rita.

Rona menarik napas panjang, ”Kamu gak bisa pesen, ku panggilkan orangnya kesini buat bawain apa pesenamu."

Dari meja lain, Erina yang sedang bersama tim cheerleaders ikut menatap tak suka.

Salah satu temannya menggoda. “Loh, Er, bukannya loe dulu juga sempet suka sama Sam?”

Erina mendengus, melipat tangan di dada. “Iya, tapi gue masih punya harga diri. Nih anak… baru sehari udah kayak permen karet nempel aja terus.”

Samudra sendiri mulai terlihat tidak nyaman. Ia menegakkan badan, menyingkirkan tangan Claudia dari lengannya. “Clau, bisa nggak kamu makan sendiri tanpa aku yang repot?”

Claudia pura-pura terdiam, matanya berkaca-kaca seolah ingin menangis. “Aku cuma pengen deket sama Kakak… apa salah?”

Beberapa siswa yang tidak tahu situasi sebenarnya langsung merasa iba. “Kasihan, Kakaknya galak banget ke adiknya,” bisik mereka.

Rona menghela napas, makin geram. Dia pintar banget bikin dirinya keliatan korban. "Tch!"

Samudra memijit pelipisnya. “Clau, aku beneran nggak nyaman kalau kamu begini. Hargai Rona!”

Seolah tak peduli dengan tatapan orang-orang, ia terus memainkan perannya sebagai adik sepupu yang kasihan dan manja.

1
Ann
aku suka banget sama sikapnya rona 😍😍😍
🦋Rosseroo🦋: tengil bgt tuhh 😂
total 1 replies
Icha sun
Rona pinter tapi sering tawuran, berprinsip dan bisa membela diri sendiri. good. aku suka gayamu Ron 👍
mama Al
secangkir kopi untuk rona
🦋Rosseroo🦋: makasihhh 🥰
total 1 replies
mama Al
awas jebakan
mama Al
bukan nutupin tapi memberantas kejahatan.
hadeeeh saya pikir tuan ini bijaksana ternyata jahat juga
🦋Rosseroo🦋: villain nya itu🤧
total 1 replies
mama Al
Ikhlas ga kamu sam kalau Rona baper sama Anthony
🦋Rosseroo🦋: susah pastinya 😅
total 1 replies
mama Al
Steve dendam sama samudra
perusahaan Mr. Van sebenarnya di kendalikan Eleanor yang dendam pada Rona.
mochachino
ganggu lo don 🤣
mochachino: lagi enak enak nya 🤣
total 2 replies
mochachino
ini pasangan baru nggak bisa diam 🤣
Addb_Rh
sudah ku duga. Mr. van, rupanya kau yaaaaaaas
Addb_Rh
mungkinkah Mr. van di balik masalah?
Addb_Rh
Samudera kocak, masih mikirin selera Rona itu oppa Korea pas lihat Antony😅
mochachino
ewow 🤣untung keburu pulang
🦋Rosseroo🦋: bahaya emang😂😂
total 3 replies
mama Al
Eleanor dan Steve punya target yang sama
satu mau nyingkirin rona satu mau rebut Rona dari samudra
🦋Rosseroo🦋: Endingnya Steve sadar kok, disruh berhenti mencintai Rona. soalnya semua masalah berawal dari Steve. 😅
total 1 replies
mama Al
wah gila ya Eleanor
Xia
selamat!!! udah jadi aunty nih si rona😌
Xia
nah keren nih, jadi kamu gak bosen di rumah terus ron~
Xia
Weh keren tuh, bau bau bule
Xia
duda wajib curiga bagaimana bisa menduda, apalagi membujang tua🗿
Xia
aduh mel~ saran aja, jangan kebanyakan nonton drama ya😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!