NovelToon NovelToon
Pencopet Cantik

Pencopet Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:8.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mamie kembar

Rania adalah gadis cantik berusia dua puluh tahun, yang lari dari rumah menghindari perjodohan orangtuanya.

Tanpa sengaja bertemu dengan Tomi Rahardian Putra pria tampan yang sengaja dia copet. Sayangnya Tomi dapat menemukan identitas nya dan memaksa Rania bekerja padanya, jika tidak mau di laporkan kepada polisi.

Bagaimana mereka. Akankah cinta hadir di hati Tomi yang susah lama menjomblo??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maaf

Tomi begitu terpesona melihat penampilan Rania. Sangat cantik, tanpa polesan karena Rania hanya menggunakan make up tipis dan lipglosh merah muda.

Mobil sudah melaju menuju ke restoran tempat mereka mengadakan janji makan malam dengan Mr.Josep.

Tomi turun lebih dulu, tanpa membuka kan pintu untuk Rania. Mereka berjalan bersama memasuki restoran.

Rania sedikit menggerutu melihat Tomi meninggalkannya.

Di depan pintu Tomi berhenti dan secara refleks menggandeng tangan Rania. Membuat Rania menoleh ke arahnya namun Tomi hanya diam saja dan mempererat genggaman tangannya.

"Selamat malam, Tuan. Mari ikut saya." ucap pelayan dengan sopan. Dan meminta Tomi mengikutinya. Mereka memasuki ruang VIP, disana tuan Josep dan istrinya sudah menunggu.

Makan malam berlangsung dengan lancar, Sesekali tuan Josep melirik Rania dan istrinya yang terlihat akrab mengobrol.

"Pak Tomi, apakah Anda benar bukan kekasih nona Rania?" tanya Mr.Josep. Setelah makan malam dan acara mengobrol sambil sedikit minum.

"Benar dia hanyalah sekretaris pribadi saya." jawab Tomi.

"Sayang sekali, padahal dia sangat cocok dan pas untuk menjadi istri anda. Pikirkan ucapan saya, jangan sampai anda menyesal." ucap Mr.Josep.

Mr. Josep berlalu menuju istrinya dan Rania yang asyik dengan obrolan mereka.

Makan malam berakhir setelah pukul sebelas malam. Tomi mengantarkan Rania kembali ke rumahnya.

Mobil sudah berhenti dan Rania bersiap turun dari mobil. Namun pintu mobilnya masih terkunci.

Rania melirik Tomi meminta untuk di bukakan pintu, melalui tatapan matanya.

Tomi menarik nafas panjang dan membuangnya kasar.

"Aku ingin bicara." ucap Tomi pelan, menggeser duduknya dan memandang lurus kearah Rania.

Tomi sengaja mengunci pintunya jika tidak mau Rania kabur. Dan dia tidak jadi berbicara.

"Katakan cepat, ini sudah malam." jawab Rania ketus.

"Maaf!!" ucap Tomi pelan.

Maaf apa aku nggak salah dengar, dia meminta maaf???

Rania memandang Tomi dengan tatapan tajam mencari kebenaran akan pendengarannya.

Kembali Tomi mengucapkannya "Maaf, aku minta maaf!"

Mata Rania membola tak percaya namun dengan cepat dia mengubah ekspresi wajah nya menjadi datar dan kembali marah.

"Aku tidak mengerti apa maksud mu?" ucap Rania berpura pura.

"Aku minta maaf karena telah...." menjeda kalimatnya sebelum kemudian mengucapkannya dengan sangat pelan.

"karena telah....mencium mu dengan paksa."

"Waktu itu Aku tidak sadar kenapa aku bisa berbuat kasar dan keji seperti itu. Tapi percayalah, aku menyesal melakukannya. Maukah kau memaafkan aku??" ucap Tomi. Kali ini dia mengangkat wajahnya menatap manik mata Rania.

Rania juga memandang Tomi. Mata mereka saling beradu dan saling mengunci, hingga Rania menunduk mengakhiri nya.

"Sudah, lupakan. Lagi pula semuanya sudah terjadi. Tapi aku harap ini tidak terjadi lagi. Dan aku sudah memaafkan mu" ucap Rania.

"Sungguh??" tanya Tomi berbinar.

"Rania mengangguk sebagai jawaban.

"Apa kau Tidak mau membalas ku? tanya Tomi yang membuat Rania mengerutkan keningnya.

"Maksudnya?" tanya Rania bingung.

Dia tidak mampu mencerna maksud dari ucapan Tomi.

"Biar semuanya impas. Tidak ada hutang diantara kita, Dan kau bisa membalas perbuatan ku." ucap Tomi yang membuat Rania semakin bingung.

Ditengah kebingungannya tiba tiba Tomi berucap.

Kau boleh mencium ku balik. Untuk membalas semua perbuatan ku " ucap Tomi tersenyum licik.

Wajah Rania memerah mendengar ucapan Tomi. Dengan refleks dia memukuli lengan Tomi. Membuat Tomi mengaduh dan tertawa.

"Maaf, ampun...ampun Rania. Aku hanya bercanda." ucap Tomi sambil tertawa.

Rania turun dan masuk ke dalam rumahnya. Setelah mobil Tomi tidak lagi terlihat.

Rania mengunci pintu dan mengganti gaunnya dengan piyama tidur, mencuci wajahnya dan naik ketempat tidur.

Ucapan Tomi masih terngiang di telinganya. menimbulkan senyum tipis di bibirnya. Entah mengapa dia kembali merona mengingat ucapan vulgar Tomi tadi.

Kasih like dan vote yang banyak ya, agar mamie makin semangat up nya. Terima kasih

1
Mur Lina
Buat Tomi tergila2 pada Rania
Lilis Hurumbini
Recomendet bangat👍👍👍bikin baper😍😍😍 semangat terus dalam berkarya thor💪💪
Renesme Kiky
nyimak
Radiah Hassan
So sweet ❤️❤️❤️
Radiah Hassan
Akhir ny menikah juga
Radiah Hassan
Akhir dpt restu dr papa ny Rania..
Radiah Hassan
Alhamdullillah 😍😍😍😍
Radiah Hassan
Apa yg cba Tomi lakukan pd Rania
Radiah Hassan
Akhir ny Rania menyerah juga.. Ngaku kebohongan ny...
Radiah Hassan
Berani buat berani tanggung Tomi.. Jgn suka brbohong..
Radiah Hassan
Kenapa cerita ny sama
Radiah Hassan
Bgs Tomi udh mahu brterus terang dgn bakal bp mertua ny.. Lanjut thor cerita ny
Radiah Hassan
Lanjut thor
Radiah Hassan
Apa kh doc juga sepakat dgn Rania bhwa Rania hilang ingatan😄😄
Radiah Hassan
Lanjut thor
Radiah Hassan
😂😂😂😂Pura2 amnesia
Radiah Hassan
Sabar Tomi... Rania perlu waktu utk menerima knyataan ini.. Moga rania baik2 aja
Radiah Hassan
Sabar Tomi... Rania perlu waktu utk menerima knyataan ini.. Moga rania baik2 aja
Radiah Hassan
Akhir ny ke 2 sejoli berjmpa lgi.. Lanjut thor
Radiah Hassan
Warung Buk Sumi..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!