Update di Hari ( Jum'at - Sabtu - Minggu )
Yuriko Akira. Seorang Jendral wanita pertama di Unit kepolisian korea
memiliki sifat yang dingin dan cuek namun tegas dan disiplin jika saat bertugas, membuat ia begitu di kagumi. tapi tidak ada yang tau, jika akira melakukan itu semua hanya untuk menutupi kedok nya yang seorang Queen mafia. yang ahli bela diri, ilmu pengobatan ilegal, terkenal akan kesadisan, kelicikan dan kekejamannya yang tak kenal ampun bila ada yang mengusik nya.
Jika saat siang ia menjadi Malaikat tak bersayap, maka saat malam ia akan menjadi Malaikat maut bagi musuh2 nya.
Namun apa jadi nya jika seorang Akira sang Jendral sekaligus queen mafia bertime trevel?
suatu hari Akira mengalami kecelakaan saat menjalankan misi. Membuat ia kembali ke masa lalu dan masuk ke tubuh seorang putri yang lemah dan dikenal sampah oleh masyarakat kekaisaran Jiang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gesya putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Sudah hanya itu ingin ku sampaikan, jadi lah lebih kuat dan segera selesaikan Misi ini dengan cepat setelah itu kau boleh menikah dengan orang yang kau cintai" Dewa Kematian
belum sempat Akira menjawab tapi Dewa Kematian dan Putri Izumi sudah perlahan hilang dari hadapan nya..
Begitu ya.. takdir apa yang akan ku hadapi nanti nya?.. pasti lah tidak akan mudah, tapi apa setelah ini semua selesai apa aku bisa kembali lagi Ke Jaman Modern?.. aku rindu kakek😔
***
Sudah sejak pagi tadi Izumi hanya tinggal di dalam Kediamannya, ia sedang memikirkan Mimpi nya semalam
"Hufft.. apa Yang harus kulakukan sekarang? eh! tunggu, bukan nya Kata Si Pak tua itu Pangeran Kedua dari Kerajaan Fu sedang berkunjung di Kerajaan ini. untuk apa?"
Fokus dengan pikirannya Izumi sampai tidak menyadari kehadiran Siu Lia yang dari tadi melihat Nona nya melamun
"Nona, Nona sedang memikirkan apa?" tanya Siu Lia
"eh, tidak ada emm.. apa kau tau dimana Ibunda Selir Ketiga? Lia. Kemarin aku tidak melihat nya dimana pun, Pangeran Ke-6 juga. dimana mereka?" Izumi
"Menjawab Nona, setau nubi Selir Ketiga dan Pangeran Ke-6 pergi berkunjung ke Desa Bambu, kata nya Ayah Selir Ketiga sedang sakit parah. maka nya Beliau Pergi setelah Menyambut Nona yang diasingkan." Siu Lia
"Eh, mereka Pergi? kenapa tidak ada yang memberitahu ku!, apa Kaisar mengetahui kepergian Ibunda Selir?" Izumi
"Yang Mulia Kaisar tau Nona, tapi Yang Mulia tidak mengantar Kepergian Selir Ketiga karena harus Menemani Selir Pertama"
"APA-APAAN ITU!!, Si Ulat bulu genit itu memang Sedang sakit?? sampai harus ditemani. dan Kaisar malah mengabaikan Istri nya yg ingin bepergian jauh. Kenapa dia pilih kasih sekali!!" Emosi Izumi
"No-nona tolong jangan berkata seperti Itu pada Kaisar dan Selir Pertama. bisa-bisa anda di hukum Nona" cicit Siu Lia
"Heh, Mereka juga sering menghukum ku tanpa sebab. mau aku buat salah atau tidak, bagi Kaisar itu aku hanya Anak yang tidak berguna. jadi untuk apa aku takut lagi dengan Hukuman dari Pak tua itu.." Izumi
"Sudah lah aku ingin Jalan-jalan saja, memikirkan Kaisar Sialan itu nanti aku malah tambah emosi" Sambung Izumi Kesal
"Kasian Putri Kedua, hidup nya bahkan sangat menyedihkan dibanding aku yang seorang pelayan. andai Kaisar dulu mengizinkan aku menjadi Pelayan Putri saat ia kecil, mungkin aku bisa menjadi teman yg bisa menghibur nya saat sedih.." batin Siu Lia
"Lia sampai kapan kau akan terus berdiri di situ?, cepat Kemari dan temani aku Jalan2" Izumi
"E-eh maaf kan saya Nona" Siu Lia melangkah cepat mendekati Izumi.
Visual Siu Lia
Note: Siu Lia umur nya 17 tahun yaa beda 3 tahun dengan Izumi dan Siu Lia adalah anak dari Siu Yixing Pelayan Pribadi Permaisuri Izuna dulu. tapi Karena Kematian Permaisuri, Siu Yixing pun berhenti bekerja menjadi Pelayan. bagi Yixing Tidak ada Junjungan sebaik Permaisuri jadi lah ia berhenti dan memilih tinggal di desa terpencil.
Izumi penasaran dengan tempat latihan Prajurit, ia dan Siu Lia pun melangkah kearah tempat Latihan Khusus Prajurit. awal nya Siu Lia melarang karena tempat itu bukan sembarang orang yang boleh pergi kesana, tapi karena Izumi keras kepala Siu Lia hanya bisa pasrah dan mengikuti kemauan Nona nya
"Wah masih sama yaah" gumam Izumi
"Sama apa nya Nona?" tanya Siu Lia yang mendengar gumaman Izumi
"Hmm..? sama Payah nya, liat saja tuh. yang mereka tau hanya menghunuskan Pedang saja tidak ada gerakan lain, belum lagi mereka tidak tau menggunakan kuda-kuda dengan baik. Pertahanan yang sangat Lemah senggol sedikit saja Aku yakin mereka langsung jatuh"
"Astaga Nona pelan-pelan bicara nya, nanti kalau Mereka mendengar Nona. bisa-bisa mereka marah karena menghina Latihan mereka!!" kata Siu Lia panik mendengar Komentar Pedas Nona nya
"Takut apa sih? kan yang aku bicarakan itu Fakta Lia, meraka benar-benar Bodoh" Izumi
"Hei Nona yang disitu apa anda sudah cukup menghina latihan kami" Teriak salah satu Pelatih disitu
ia adalah Prajurit senior yang cukup berpengalaman dalam medan perang, dari tadi ia sudah menahan marah karena mendengar Hinaan Izumi. melihat yang menghina Latihan mereka adalah seorang Putri jadi lah ia tidak ingin menegurnya.. toh Pikirnya Seorang Putri hanya tau berdandan mana ada seorang Putri yang tau tentang Latihan Perang seperti ini. tapi Kesabaran nya habis saat Putri itu menghina nya lagi
Serentak Para Prajurit menghentikan Latihan nya dan menoleh pada Izumi dan Siu Lia, mereka heran kenapa ada Seorang Putri di tempat latihan mereka.
Siu Lia sudah berkeringat dingin dari tadi, ia tak habis fikir dengan Nona nya yang berani memancing amarah Salah satu Pelatih disana. Siu Lia hanya bisa berdoa semoga Nona nya baik-baik saja setelah ini
"Belum, aku belum puas menghina latihan kalian yang hanya tau Menghunuskan pedang, bertahan, dan Pertahanan yang sangat lemah itu. belum lagi kalian terlalu memboros Qi.. makanya mudah lelah dasar Payah" Izumi
kata-kata Izumi berhasil menyulut Emosi para Prajurit berserta 3 Pelatih nya.. tapi mereka tidak berani melawan karena Izumi seorang Putri
"Mohon maaf Putri, tapi anda tau darimana Metode latihan kami ini salah. bukanya Biasanya Perempuan hanya tau berdandan saja, jadi anda tidak berhak mengkritik Latihan kami" kata Salah satu Prajurit disana yang tidak terima Latihan nya dikatai payah
"Oh tidak lemah yah!!.. baik sekarang kutanya berapa kali kalian Menang saat di medan Perang??" Izumi
Mereka semua diam karena malu memberi tau Izumi, tapi ada salah satu Prajurit disana dengan lantang nya menjawab pertanyaan Izumi
"95 kali kalah, dan 5 kali menang Putri. itu pun menang karena 3 kali dibantu Kerajaan Fu dan 2 kali karena Putra Mahkota dan Pangeran Kedua turun langsung ke Medan perang.." kata Prajurit itu santai dan mendapat tatapan tajam dari para Prajurit dan Pelatih disana.
menyadari Kesalahan nya ia hanya bisa menunduk.. dan berharap tidak mendapat hukuman setelah ini😂
"Kalian tau kenapa kalian bisa kalah padahal Jumlah kalian banyak?"
"Tidak tau Putri" Jawab Mereka serentak
"hadeuh😧, sederhana sekali. itu karena metode Latihan kalian salah dan juga Kalian hanya tau satu gerakan berpedang... apa mau ku tunjukkan Metode latihan yang benar? tawaran ku hanya satu kali loh" Izumi
sebenar nya Izumi mau tertawa saat mendengar jawaban salah satu Prajurit tadi, tapi ia tahan agar tidak terlalu melukai mental mereka😅 "ternyata Kerajaan Jiang tidak benar-benar hebat, bukti nya mereka sudah banyak menelan kekalahan saat di medan perang. bagaimana bisa Kerajaan ini mau Makmur kalau Fikiran Kaisar nya saja hanya dipenuhi 2 Selir nya itu..." batin IIzumi
"Halah anda tau apa Putri?, lebih baik anda pergi saja dari sini. Putri seperti anda mana tau hal-hal berbau kekerasan Seperti ini. jadi diam saja dan jangan Protes.." kata Salah satu Pelatih disitu ia merasa terhina jika diajari oleh Seorang Putri... mau tau dimana nanti harga diri nya??
***
Jangan Lupa Like dan Komentarnya..😊😊😊
Baru dapat Ide, makanya baru Up juga😅😅😅. maaf yah🙏.
Sebenarnya Author udah Kirim dari kemarin tapi Sistem NT lagi error jadi Review nya lama😣