Dunia memiliki sistem mutlak yang ditetapkan jutaan tahun lamanya. Sistem rimba, yang terkuat dialah yang berkuasa dan yang lemah akan tersingkir. Sistem itulah awal terlahir kasta antara mahkluk hidup, sebuah hukum yang tidak dapat diubah dan akan terus berjalan. Tahun berganti, hukum mulai goyah. Keadilan tidak diberikan pada yang hak. Namun pada yang berkuasa. Jutaan tahun berlalu. Langit menciptakan hukum baru yang berpusat pada keseimbangan. Malaikat penyelamat bagi mereka yang tersingkir, memiliki tujuan menghancurkan sistem yang telah goyah. Dewa agung menjadi dakwa yang berdosa telah menciptakan iblis berwujud cahaya. Mereka yang berkuasa melawan mereka yang dibuang, terus bertahan hidup untuk melanjutkan perang tiada akhir demi jawaban kebenaran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arkara Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 015 —Informasi
Tidak terasa hari itu berlalu dengan cepat, hujan sudah reda. Matahari telah tenggelam, selama beberapa jam beristirahat. Hingga malam ini, Shi Jian akhirnya bangkit. Ia baru mengingat, kedatangannya kembali bukan untuk bernostalgia melainkan ada sebuah informasi yang ingin disampaikan oleh penasihat Lan Bing, tentang ras iblis.
Ia kemudian keluar dari kediaman nya, yang sudah diterangi lentera pijar disetiap sisi. Dan pantulan sinar dari genangan air ditanah, membuat suasana tampak begitu segar dan mempesona.
Membuka pintu gerbang rumah nya, ia mengambil jalur kanan. Dimana rumah penasihat Lan Bing ada belasan meter dari rumah nya. Selama berjalan itulah ia mulai menjadi pusat perhatian, dalam hatinya. Ia sedikit menyesal tidak memberitahu penasihat Lan Bing, agar jangan menyebar kan identitas nya.
Namun nasi telah menjadi bubur, ia hanya bisa menahan risih dipandang terus menerus. Dari kekaguman, keraguan, sampai pandangan sinis. Namun, mengingat dirinya adalah pewaris asli klan. Tidak ada yang berani menggunjing didekat nya walau hanya berbisik.
Kemudian berjalan beberapa menit, ia telah tiba didepan gerbang itu. Yang memiliki ukiran sama seperti miliknya, beberapa penjaga menjaga sesuai tugas.
"Aku ingin menemui penasihat Lan Bing. Antarkan aku pada nya!" Seru Shi Jian datar, disambut dengan kata anggukan dan salah satu penjaga berkata, "ikuti saya tuan muda... Tuan penasihat sudah menunggu anda diruangan nya!" Balas penjaga itu, Shi Jian hanya mengikuti.
Pastilah ia sudah menebak itu, pria paruh baya itu selalu selangkah didepan nya. Ia seperti bisa membaca setiap langkah yang ia ambil. Masuk kedalam gerbang, suasana tampak teduh dan minimalis. Dengan ditanami beberapa pohon bambu. Menambah ketenangan lebih terasa ditempat ini.
Ia dipandu masuk kedalam sebuah ruangan tertutup, penjaga itu mempersilahkan Shi Jian untuk masuk sendirian. Shi Jian pun mengangguk sebelum akhirnya penjaga itu pergi, ia menatap punggung penjaga itu sesaat. Namun langsung membuka pintu didepan nya, cahaya lentera cukup terang masuk kemata nya.
Memperlihatkan ruangan besar seperti tempat rapat, yang dihadiri oleh penasihat Lan Bing dan anak nya. Serta beberapa panglima, namun tidak dihadiri pejabat klan. Karena rapat ini sudah dibatasi oleh pria paruh baya itu, agar informasi dan rahasia yang terungkap tidak tersebar kepada khalayak ramai.
Penasihat Lan Bing langsung menyambutnya, "Tuan muda... Silahkan duduk, kami sudah menunggu kedatangan tuan!" Ucap pria itu sopan, sembari menarik kursi kayu untuk nya duduk. Ia pun kemudian menurut, dan diam. Dibawah tatapan kedelapan panglima, ia sedikit gugup. Pasal nya, dari energi mereka saja... Salah satu dari mereka setara dengan kekuatan nya saat ini.
Bagaimana jika kedelapan nya?. Itu bisa dibandingkan dengan satu kota kecil bisa mereka hancurkan dengan mudah, namun. Mengingat ini adalah klan milik ayah nya yang termasuk dalam tingkat satu diantara klan lain, dan kekuatan kota Celestria yang begitu luar biasa. Ini sangat wajar ditempat ini memiliki banyak ahli kuat.
Namun begitu, tingkat satu bukan lah yang tertinggi. Masih ada tingkat yang lebih tinggi diatas mereka, membuat kekuatan yang ada disini seakan biasa saja dihadapan elite global.
"Saat ini semuanya sudah berkumpul... Seperti yang saya beritahukan, ada penjelajah kita yang menemui keanehan didaerah Utara. Dan keterangan para saksi, ras iblis telah menginvasi sebagain besar pemukiman. Dan menurut keterangan penjelajah kita... Tidak lama lagi, invasi itu akan sampai dikota caelundra dan pasti hanya tinggal menunggu waktu invasi itu akan sampai kekota ini!" Seru penasihat Lan Bing, memulai rapat itu tanpa basa-basi. Menurutnya kasus ini sangat lah berat, jadi tidak ada waktu menundanya terlalu lama.
"Bagaimana nasib penjelajah yang kita kirim kan?. Mereka masih berguna untuk menjadi informan kita, sampai mana invasi itu tiba dan dalam kurun waktu cepat atau lambat.... Semua itu harus kita pertimbangkan, jadi kita memiliki waktu bersiap lebih matang sebelum invasi itu datang kekota ini!" Balas salah satu panglima yang bernama Hua Xeng mengangkat tangan nya.
"Untuk sekarang, kelompok penjelajah kita tidak mengirimkan kabar apapun lagi... Bahkan kondisi dan posisi mereka juga masih belum pasti, tidak adanya informasi yang datang setelah informasi terakhir ini!" Balas penasihat Lan Bing, membuat seluruh ruangan itu terdiam.
Saat ini, selain peringatan untuk bersiap. Mereka tidak memiliki informasi apapun lagi, dan juga tidak ada yang mau menjadi sukarelawan mengemban tugas itu. Karena resikonya akan kematian begitu tinggi.
Namun, Shi Jian memiliki sebuah rencana untuk mengantisipasi itu, "Bisakah aku memberikan saran untuk pencegahan invasi itu?" Ucap nya mengangkat tangan, para panglima memandang nya aneh. Jika mereka saja yang ahli dalam kasus ini masih buntu akal, bagaimana mungkin seorang pemuda yang tiba-tiba muncul dan menjadi tuan muda mereka itu tahu?.
Namun, penasihat Lan Bing berbeda. Shi Jian adalah anak dari teman nya, Shi Gui Yan. Dan pastilah sebagai keturunan dari orang itu, anak ini memiliki bakat yang diturunkan dari ayah nya. Ia mempersilakan Shi Jian untuk berbicara.
"Terimakasih... Sebelumnya, dari penjelasan Tuan Lan Bing. Menurut informasi itu, kemungkinan besar invasi iblis akan tiba di kota caelundra. Sebagai kota yang dekat dengan daerah Utara, menjadikan nya sasaran empuk... Tapi, tidak mudah untuk menjatuhkannya. Jadi, jikapun tidak ada sukarelawan menjadi informan untuk kita... Kirim kan saja beberapa pasukan untuk kekota itu, dan melihat bagaimana kota caelundra bekerja" ucap Shi Jian menjeda kalimat nya, dan menarik nafas panjang
"Pasukan kecil itu akan memantau keadaan. Jika caelundra berhasil memukul mundur invasi, maka kita akan mengirimkan suplai bantuan dan menjalin kerjasama untuk mempertahankan benteng perbatasan timur itu... Dan jikapun caelundra gagal, pasukan akan mengirim informasi kepada kita untuk meminta bantuan. Sebisa mungkin, pasukan bantuan itu cukup banyak dan terdiri dari orang-orang kuat dan berada tidak jauh dari caelundra... Kita harus mempertahankan caelundra, jika kota itu sampai jebol... Dampak nya akan begitu besar, tidak hanya kita... Bahkan kota-kota lain pun begitu!"
"Dan dipihak kita, tidak memiliki kerugian yang besar!" Lanjut Shi Jian lagi, setelah penjelasan panjang itu. Semua orang berpikir untuk mencari celah pendapat itu, sebisa mungkin mereka harus mengambil tindakan dan sikap yang tepat untuk pendapat yang pemuda itu utarakan.
Setelah menunggu beberapa saat, panglima Hua Xeng angkat tangan dan membantah, "Penjelasan mu masuk akal... Tapi, dari keterangan itu sudah jelas kau meremehkan kekuatan caelundra... Daripada berfokus pada kota yang mewakili kekuatan kuat itu, lebih baik fokus pada kota kecil disekitarnya yang mungkin menjadi sasaran lain. Ini lebih meminimalisir korban, karena caelundra tidak mungkin bisa dikalahkan semudah itu!" Ucap nya, mendapatkan anggukan panglima lain, bahkan penasihat Lan Bing.
Karena siapapun tau kekuatan apa yang ada dibalik kota caelundra, tidak mungkin dengan kekuatan superior itu bisa dikalahkan dengan mudah. Lebih baik membantu pertahankan kota kecil yang sudah jelas tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk bertahan dari invasi.
Shi Jian pun paham akan hal itu, namun insting nya seakan mengatakan lain. Apalagi dengan keberadaan Zabarin dan Enki dikota itu, membuat nya yakin. Bahwa iblis akan menyerang kota itu habis-habisan setelah merasakan sesuatu yang berharga.
Dalam kasus ini, ialah darah emas milik Zabarin. Iblis juga menginginkan itu. Walaupun ini hanya spekulasi nya saja, tapi selama ini. Semua teori nya tidak ada yang salah. Dan ia Masih kekeh mempertahankan pendapatnya, walaupun caelundra begitu kuat. Kalau dihadapkan dengan kekuatan serbuan yang tak pernah habis. Mereka juga bisa dikalahkan.
Akhirnya, tidak ada lagi argumen yang keluar. Rapat ini berakhir dengan kegagalan Shi Jian, rencana untuk membagi pasukan disetiap kota kecil merupakan pilihan yang baik, selain meminimalisir korban dan kerusakan wilayah Timur. Mereka juga bisa memiliki koneksi informasi yang luas, dari berbagai wilayah Yang mengalami invasi.
Rapat kemudian diakhiri dengan satu pilihan yang ditetapkan bersama, para panglima kemudian keluar. Namun tidak dengan ayah anak dari klan Nalan itu.
"Seperti nya kau tidak menerima hasil dari rapat ini... Apa ada sesuatu yang menganggu mu?" Tanya Lan Shu dan duduk disamping Shi Jian, tuan Lan Bing juga ingin mendengar. Mengapa Shi Jian mengusulkan pendapat itu.
Merasa tidak memiliki pilihan lain untuk mengelak, Shi Jian memberitahukan mereka kebenaran nya. "Aku hanya ingin menyelamatkan seseorang yang ada dikota itu!" Ucap nya membuat kedua nya heran, masalah ini hujan cuma satu dua orang. Melainkan global, bagaimana bisa Shi Jian hanya memikirkan satu orang dan menyingkirkan yang lain?.
"Bukan tanpa alasan aku mengusulkan nya... Orang yang ku maksud itu, dia memiliki sesuatu yang bisa menghentikan invasi ini. Walaupun caelundra dapat bertahan, korban juga masih banyak berjatuhan. Dan jika orang itu mati, invasi ini akan terus berlanjut tanpa ada jalan keluar!" Ucap nya, yang kali ini dapat mengubah raut wajah mereka.
"Sesuatu seperti apa yang anda maksudkan itu?" Tanya Lan Bing penasaran, bagaimana bisa Shi Jian mengatakan sesuatu sehebat itu. Seakan sesuatu itu memiliki kekuatan yang sangat besar.
"Inti nya dia memiliki sesuatu yang tidak dimiliki siapapun. Aku tidak bisa memberitahukan lebih dari ini... Orang itu lah yang mengatakan untuk aku merahasiakan yang ia miliki!" Balas Shi Jian, kedua orang itu paham.
"Jika penjelasan mu itu benar... Kita kirim kan beberapa pasukan kekota itu, sebagai jaga-jaga!" Ucap tuan Lan Bing memberi solusi, Shi Jian memandang nya herann. Pria ini, mengusulkan sesuatu tanpa musyawarah.
"Ya... Itu lebih baik, daripada kau terus dihantui perasaan ini. Jika benar, kita akan beruntung memiliki seseorang seperti itu. Dan jika salah, anggal itu hanya kelalaian kita saja!" Sambut Lan Shu tidak keberatan dengan itu.
Shi Jian mengangguk, begitu berterimakasih dengan support dari mereka. Ia menjadi sedikit tenang, ia kemudian ijin pamit karena hari sudah malam. Akhirnya rapat ini memiliki dua jawaban untuk rencana mereka kedepannya. Dan malam ini sampai seterusnya tidak ada yang bisa ia lakukan, ia berharap semua nya berjalan lancar sesuai rencana.
judul : Professor & Student: Love Through Time.
ikuti setiap langkah bab barunya sampai tamat enggak setengah², terima kasih ☺️🙏🏻💪.