NovelToon NovelToon
TERIKAT TALI PERNIKAHAN

TERIKAT TALI PERNIKAHAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Selingkuh / Cerai / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anak Kost

Yona sudah mempertahankan pernikahan nya selama tiga tahun, akan tetapi suaminya masih saja bermain wanita dan tak sudi menyentuh dirinya, mungkin memang sudah saatnya Yona menyerah dan memutuskan untuk berpisah.

Yona ingin bercerai, walau dia sangat mencintai suaminya akan tetapi sudah cukup baginya merasa sakit melihat suaminya bersama selingkuhannya.

Akan tetapi siapa yang menduga jika saat perceraian itu hendak terjadi ada fakta mengejutkan yang terungkap.

Rahasia yang selama ini terkubur, yang menjadikan rasa sakit dan penyesalan menjadi satu.

Akankah Yona dan Daniel akan bercerai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anak Kost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tekad ku Sudah Bulat

***

"Apakah kau tahu tadi aku ingin membicarakan perihal memperbaiki hubungan kita? kau sudah menghancurkan nya Yona. Kali ini akan kubuat kau menyesali apa yang barusan kau ucapkan!" decak Daniel menatap sinis kearah Yona dan langsung pergi dari ruangan.

Mendengar pernyataan itu tentu saja membuat Yona kebingungan. Dia heran mengapa Daniel bisa begitu egois akan keputusan dan pendapat nya.

"Sudah tiga tahun Daniel, dan baru sekarang kau ingin memperbaiki hubungan yang sudah hancur ini? sudah sangat terlambat! aku tidak tahu apa alasan mu ingin memperbaiki hubungan denganku, tapi sejak aku memberikan surat permintaan cerai itu padamu aku sudah memutuskan keputusan ku dan itu sudah bulat!" ucap Yona tidak Meu terganggu oleh ucapan aneh Daniel yang masih menjadi suami sah nya.

Yona sudah bulat akan keputusannya, dia akan berterus terang malam ini dihadapan orang tuanya.

Mungkin awalnya akan terasa menyakitkan dan pahit, namun Yona juga tidak ingin terus berbohong pada orangtuanya.

***

"Kita lihat saja apakah mulai nanti malam kau masih berani membicarakan perpisahan denganku atau tidak!" decak Daniel sudah pergi dari kantornya.

Dia tidak ingin tetap berada di kantor itu dan akhirnya kehilangan kendali emosi dan malah membongkar hubungannya dengan Yona.

Daniel memang sedang mau menunjukkan betapa orangtua Yona sangat bergantung padanya, Daniel ingin memperlihatkan bahwa tanpa Daniel maka ayah Yona yang sudah tua dan sakit tidak akan mendapatkan pengobatan yang terbaik sampai saat ini.

"Kau akan datang sendiri padaku, aku sangat menantikan saat itu tiba!" decak Daniel tersenyum sinis diwajahnya.

Entah sedari kapan, namun Daniel mulai haus akan perhatian Yona. Dia akan melakukan segala cara agar Yona datang kepadanya dan berbicara dengannya.

Daniel sebenarnya masih saja bingung akan hal itu namun perasaan yang ia rasakan pada Yona selalu saja membuat hatinya hangat, seperti perasaan lama yang sudah sangat akrab dengan hati Daniel.

***

Malam hari makan malam di rumah orangtua Yona.

"Yona kenapa kau datang sendirian? menantu Ibu ada dimana? bukankah kalian sekarang sudah berada di kantor yang sama?" tanya Siska keheranan saat melihat yang datang hanyalah putrinya seorang tidak ada Daniel disitu.

"Emm, Ibu bisakah kita bicarakan sembari duduk di meja makan? ayah dimana Bu? aku ingin membicarakan sesuatu yang penting saat ini," sahut Yona sudah yakin dan teguh akan keputusan nya, dia akan membicarakan segalanya pada ayah dan ibunya saat ini.

Tanpa menaruh curiga ataupun hak aneh, Siska pergi ke ruangan suaminya Herman dan membawa Herman ke ruangan makan, karena memang sekarang Herman sedang duduk di kursi roda. Saat kecelakaan silam membuat Herman kehilangan kemampuan berjalan dan juga mengalami banyak sekali penyakit komplikasi.

Herman yang juga ayah kandung Yona sudah menampilkan ekspresi yang sangat marah, wajahnya memerah dan air matanya sepertinya sudah mengalir sedari tadi.

Yona bisa melihat ada yang tidak beres akan hal itu, jantung Yona sudah mulai berdetak tidak beraturan saat Herman, ayahnya melihat dengan ekspresi begitu marah ke arah nya.

"Emm, be ... begini Ayah, Ibu," sahut Yona dengan nada yang bergetar dan ekspresi yang begitu khawatir.

Saat ini, Yona dan orangtuanya sudah berada di meja makan yang sudah tertata banyak sekali makanan, dan makanan itu kebanyakan adalah makanan kesukaan Daniel, menantu Siska dan Herman, namun orang yang ditunggu-tunggu yaitu Daniel malah tidak hadir.

1
Khanza Safira
wakakak kena prank, udh keluar keluar ni air mata Alhamdulillah Happy ending
Leo girl
beberapa saat dari 1 negara ke 1 negara,tranportasi kah? 60saat = 1minit🤣
Rita Ningsih
Luar biasa
Siti Nurbaidah
👍👍👌🏽💖
Heriyani Lawi
katanya guru tp TDK pintar. knp perlakuan dan kata2 kasar Daniel TDK direkam utk dijadikan bukti ke ortunya, bodoh
Yusria Mumba
yola tinggalin aja suami kya gitu amiitt,
Yusria Mumba
kasiang yona,
Rismawati Damhoeri
kok nggak kabur aja kayak yg lain?
Choiriyah Iyah
capek hidup dgn org yg tak menghargai kita
Yuliati Soemarlina
ya bener Yona..mending minta pisah dg suami yg tak peduli dg kita...
Rumiyati 6790
lemah
Nurjana Bakir
Luar biasa
Erna M Jen
mungkin kau berjalan sambil tutup mata waktu dirumah sehingga kau tidak menyadari bahwa istrimu sangat cantik..dasar suami egois
Erna M Jen
ada ya suami seperti itu
wine wins
jadi melow...
termewek-mewek kebanyakan bawang
Annie Soe..
Karya yg mrnghibur, tengkyu thor..
Hera Imoet
wahhh kena prank akoh... kirain Yona ga selamat... ternyata happy ending.... maacii suguhan karyanya yang bagusss bingitttt... love sekebon author 😘😘🥰
Hera Imoet
hiks hiks hiks hiks 😭
Hera Imoet
syukaaaaa 🥰
Hera Imoet
😭😭😭😭😭😭😭syedih bingitttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!