Novel Ini masih dalam tahap Revisi, jadi mohon maaf bila tulisan masih acak-acakan. 🙏
"Sekuel Of Rahim Pengganti"
*sekuel ke-2*
Arsyad seorang Dosen di sebuah Universitas di kotanya. Dia jatuh Cinta dengan mahasiswa nya yang sedang melakukan bimbingan skripsi dengan nya. Mahasiswanya itu bernama Annisa, dan ternyata Annisa adalah kekasih Arsyil adik kandung Arsyad.
Arsyil akhirnya tau kalau Arsygad mencintai Annisa. terlebih kedua orang tua mereka memang berniat menjodohkan Arsyad dan Annisa.
Entah Arsyil akan melepas Annisa untuk Arsyad atau sebalikanya Arsyad akan melepaskan Annisa untuk Arsyil.
*sekuel ke-3*
Ketika cinta pertama di satukan lagi, Arsyad dan Annisa, mereka sudah mempunyai status yang baru. Arsyad seorang duda memiliki dua anak, dan Annisa seorang janda dari adik kandung Arsyad yang memiliki dua anak, mereka di satukan oleh anak-anak mereka, tapi hati mereka tidak saling mencintai. hanya karena anak-anak mereka, mereka mau bersatu dalam ikatan suci cinta, yang di sebut pernikahan.
*sekuel ke-4*
Saat Arsyad dan Annisa diuji oleh cinta anak-anaknya, yaitu Najwa dan Dio yang saling mencintai. Mereka terjerat dalam Cinta yang salah, di mana Dio adalah anak Annisa, adik sepupu Najwa, anak dari Arsyad.
Akankah mereka bersama? Atau mereka memilih jalan masing-masing karena suatu hal yang membuat mereka benar-benar tidak bisa bersama?
Ikuti kisah mereka di sini, "The Best Brother" Sekuel Of Rahim Penggati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hany Honey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
♥Vino♥
Aku menemani Shita makan malam. Maklum saja dia anak perempuan satu satunya, jadi manja sekali. Aku mengikuti dia ke dapur mengambil piring dan makanan di lemari makan. Aku ambil gelas dan ku tuangkan air putih untuknya. Sementara Arsyil dia pamit ke kamarnya untuk mengambil Hp.
Shita : kak Vino gak makan sekalian? Makan ya nemenin Shita?
Vino : kakak sudah makan.
Shita : yah....ya sudah shita makan sendiri.
Vino : ya sudah kak Vino ikut makan. Sini piring nya kak Vino ambilkan nasinya. Kamu tata saja lauknya di meja makan.
Shita memberikan aku 2 piring dan ku ambilkan nasi di penghangat nasi. Sebenarnya aku sudah lumayan kenyang. Tapi tak apalah demi shita aku makan lagi sedikit. Aku melihat Shita yang sedang menata lauk di meja makan dan aku menghampirinya dengan membawa 2 piring nasi.
Vino : ini Ta nasinya.
Shita : terima kasih..kakak mau lauk apa?
Vino : coba tumis jamurnya Ta..
Shita : oke.
Vino : ehh sebentar, kakak ambil gelas dulu. Tadi ketinggalan di dapur.
Shita : iya kak.
Aku mengambilkan air putih untuk dia dan aku. Setelah itu aku kembali ke meja makan dan makan bersama Shita.
Shita : ayo kak di makan..
Vino : iya ta.
Aku menyendok nasi di piringku dan ku masukan sendok kemulutku. Masakannya enak, tapi sayang katanya bukan shita yang masak.
Shita : enak kak?
Vino : enak. Kamu yang masak?
Shita : bibi yang masakin, sekarang shita jarang masak kak semenjak ada bibi di rumah. Paling dulu saja waktu belum ada bibi shita selalu bantuin ibu masak. Sekarang sudah jarang bahkan sepertinya tidak pernah (tersenyum)..
Vino : ku kira kamu yang masak.
Shita : bukan kak...masakanku ya lebih enak dong pastinya..(tersenyum)
Vino : boleh tuh kapan kapan cobain masakan mu
Shita : boleh..nanti kalau aku masak.(tersenyum)
Aku dan Shita sudah selesai makan. Shita mengamasi lauk dan memasukan nya ke dalam lemari yang ada di dapur. Aku membantu membawakan piring dan gelas kotor yang di gunakan makan tadi. Aku taruh di tempat cucian piring. Aku lihat di tempat cucian piring Sudah tak ada lagi piring dam gelas kotor. Hanya ada piring kotor yang kami gunakan tadi. Aku mengambil sabun cuci piring dan mencucinya.
Shita : kak Vino sudah biarin jangan di cuci biar Shita saja kak atau bibi besok.
Vino : sudah diam...paling cuci 2 piring, 2 gelas dan 2 sendok saja kok. Biar besok bibi bisa ngerjain yang lain.
Shita : tapi kak ini pekerjaan perempuan. Sudah sini Shita yang cuci.
Vino : sudah temani aku saja. Aku sudah biasa seperti ini Ta. Bahkan aku cuci baju aja sendiri. Setelah ibu dan ayah ku meninggal apa apa aku kerjakan sendiri Ta. Ya sih ada bibi dirumah. Tapi kadang aku kerjakan sendiri saat ada waktu senggang.
Shita : tapi Shita gak enak sama kak Vino.
Arsyil : benar benar suami idaman para wanita kamu kak. Pasti istri kakak bahagia punya suami seperti kak Vino. Dah kak nikah...
Arsyil tiba tiba muncul di dapur.
Vino : bisa aja kamu Syil...nikah sama siapa? Pacar aja belum punya.
Arsyil : nah ini ada cewek manja di samping ku kak. Hahaha (tertawa sambil merangkul Shita).
Shita : apaan sih....
Arsyil : cie...merah pipinya. (Sambil mencubit pipi shita)
Vino : ahhh mana mau Shita sama kakak Syil...dia pasti sudah punya pacar. Ya kan Ta?
Shita : Emm...emmm..pa..pacar?
Arsyil : gak usah gagap gitu kak....bilang aja belum punya..kan sama sama jomblo enak gitu PDKT nya...(tertawa)
Shita : ihh Arsyil....apaan sihh...
Vino : sudah sudah ayo keluar...kalian ribut aja...yuk keluar..
Aku mengajak mereka keluar bergabung dengan Arsyad dan Rayhan.
"Arsyil bisa saja, dari dulu selalu saja nyomblangin aku dan Shita. Seakan tau saja kalau dari dulu aku suka dengan Shita." Aku bergumam dalam hati sambil memandangi Shita yang duduk bersandar Arsyad.
Dia manja sekali dengan kakak nya. Kami bercanda bersama sesekali Arsyil membuat lelucon yang gokil. Memang dia beda sekali dengan Arsyad, Arsyil anaknya enak di ajak bercanda. Kocak sekali anaknya. Wajar lah dia jago ngerayu cewek dan pastinya banyak cewek yang suka. Kalau Arsyad dia pendiam sekali. Terkesan angkuh sekali ya wajar cewek pada takut mau ngedeketin..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
♥happy readinh♥
Semoga Najwa dan Akmal secepatnya menyusul punya bayi..bayi kembar langsung
Semoga mereka berdua bisa menyelesaikan permasalahan yg menimpa rumah tangga mereka.
Endingnya... Najwa dan Akmal bisa bahagia seperti saudaranya yg lain thor..jgn pisahkan mereka berdua.