Genre : Fantasy, petualang, thriller, mystery
Namaku Mori, aku tinggal di sebuah desa kecil...
Hingga suatu saat, aku Bertransmigrasi ke dunia lain. Tapi yang menunggu ku, bukanlah petualangan yang seru maupun penuh romansa. Melainkan sesuatu yang lebih buruk, lebih menyeramkan, dan lebih berbahaya.
Apa kalian bisa menebak dimana aku sekarang? Aku sekarang sedang berada di sebuah laboratorium. Tapi... bukan sebagai ilmuan yang berjasa, melainkan sebagai kelinci percobaan.
ini adalah kisah dimana aku akan kabur dari laboratorium ini dan kabur dari nasib ini!
Apakah Mori dapat kabur dari laboratorium ini? Stay toon 🤭....
📷 Instagram : Cell_estria
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellestria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19. Solusi
"Dimana ini?" Pikir ku.
"Kraangg...." Suara benturan pada borgol ku.
"Kenapa tangan dan kaki ku diborgol!?" Sambung ku.
"Entah kenapa tempat dan keadaan ini terasa familiar...." Pikir ku.
Tiba-tiba kepala ku terasa sakit dan aku mulai mengingat sesuatu.
Aku mulai mengingat bahwa aku pernah berada di posisi yang sama seperti sekarang, yaitu diborgol dan selain itu, aku mulai mengingat bahwa aku pernah berada di tempat ini. Dimana, aku terus disetrum dengan petir selama 1 jam penuh, hingga aku kehilangan kesadaran diri.
Berbagai macam memori dan ingatan yang tidak ku ketahui mulai memasuki kepala ku. Kepala ku terasa sakit dan badan ku merinding. Aku bahkan mulai mengingat sensasi-sensasi yang tidak ku ketahui.
Aku merasakan sebuah sensasi yang membuat tubuhku merinding dan mual hingga akhirnya aku muntah.
Entah kenapa, tidak ada ingatan apa pun tentang sensasi yang sedang kurasakan. Tapi sensasi ini begitu nyata seakan baru kemarin aku merasakannya.
Mulut ku terasa panas dan gatal seakan aku pernah memakan sesuatu yang lebih baik tidak ku ketahui.
Memori-memori yang bermunculan ini membuat tubuhku merasa mual. Mental breakdown ku makin parah.
"AARGHHHH!!!" Jerit ku.
"H-Hentikan!!!" Sambung ku.
Aku bertingkah seakan telah kerasukan dan penuh ketidakwarasan.
"Ada apa dengannya?" Tanya professor James yang baru datang.
"Kami tidak tahu. Saat ia mulai menyadarkan diri, tiba-tiba dia mulai bertingkah seperti itu!" Jawab salah seorang galim.
"Coba cek mentalnya," perintah professor James.
"Baik!" Sahut galim tersebut.
Terdapat sebuah cahaya yang menyinari seluruh tubuhku dan setelah selesai. Munculah suara yang berkata proses pemindaian telah selesai.
-------------------- SCAN COMPLETE ---------------------
"Kraaangg...."
"Kraaangg...."
Suara bantingan pada borgsakit, mengambarkan kondisi ku yang sudah sangat parah. Aku berteriak dan teriak seperti orang gila.
"Tch! Beribut!!" Seru professor James.
Tiba-tiba aku disambar oleh petir.
"Aaarrghhh!!" Jerit ku sakit.
Aku disambar oleh petir selama lebih dari 30 menit. Tapi, anehnya aku tidak kehilangan kesadaran diri.
Padahal harusnya aku yang sedang mengalami mental breakdown ini, seharusnya sudah tumbang ketika tersambar petir.
"Tch! Kalau gitu aku hanya perlu menyuruhnya untuk langsung memakan benda itu dalam keadaan sadar! Semoga saja operasi ini berhasil!Karena sayang, jika tester yang memiliki kemampuan bagus seperti dia mati!" Gumam professor James sambil menatap ku.
Professor James pun berjalan mendekati sebuah box. Ia pun membuka box tersebut dan terlihat sesuatu yang berwarna hijau kemerahan. Benda tersebut memiliki tekstur yang licin dan lembek.
Saat aku melihat benda itu, seketika itu juga tubuhku mulai bereaksi. Aku mulai merasa mual dan muntah. Anehnya aku merasa bahwa aku pernah memakan benda yang mirip seperti yang dipegang oleh professor James.
Aku merasa familiar dengan kondisi ku saat ini. Hal ini membuat ku makin tidak waras. Aku bertingkah seperti orang gila.
"Kraangg...."
"Kraangg...."
"Kraangg...."
Bunyi bantingan pada borgol menjadi semakin keras. Walaupun kaki dan tanganku sampai memerah bahkan terluka, aku sudah tidak bisa berpikir jernih lagi.
"Aaaa argghh!"
"Aaaa argghh!"
Jerit ku secara terus menerus.
Professor James mulai membawa benda itu mendekati ku dan dengan bantuan para halim yang lainnya. Mereka berhasil membuka mulutku.
Professor James mulai memasukkan benda itu kedalam mulutku.
Seketika itu juga, aku yang awalnya sudah tidak waras dan bertindak seperti orang gila, mulai perlahan menenangkan diri. Hingga akhirnya, ketika aku sudah tenang aku pun langsung kehilangan kesadaran diri ku.
...****************...
💀POV 3 💀
Para galim pun menunggu sekitar 15 menit untuk melihat keadaan Mori yang sedang kehilangan kesadaran diri.
"Tidak terjadi sesuatu? Sepertinya berhasil!!" Pikir professor James.
"Horay!!" Seru semua galim.
Narator : Emangnya apa yang tadi Mori makan?
Benda yang tadi dimakan oleh Mori adalah sebuah jantung monster. Alasan kenapa Mori bisa memiliki kemampuan sihir adalah karena ia sebelumnya telah disuntik dengan sebuah cairan oleh professor James. Cairan yang dimaksud adalah darah monster.
Darah monster itu hanya bisa diterima oleh anak berumur 5 tahun. Sehingga selama ini, professor James hanya melakukan eksperimen lebih banyak kepada anak yang berumur 5 tahun. Jika darah dikonsumsi oleh orang diatas ataupun dibawah umur 5 tahun, maka tubuh mereka akan meledak.
Entah kenapa, setiap anak yang disuntik dengan darah tersebut akan tertidur selama 5 tahun. Tapi ada kasus khusus dimana terdapat anak yang tertidur lebih dari 5 tahun. Semakin lama anak tersebut tertidur maka kemampuannya akan semakin kuat dan mananya akan semakin banyak.
Darah monster berfungsi untuk menghidupkan mana dari dalam jiwa manusia. Sehingga mereka dapat menggunakan kemampuan sihir.
Setiap mental breakdown, dapat membuat darah monster yang terdapat pada setiap tester menjadi tidak tenang sehingga dapat memperparah kondisi mental breakdown.
Untuk menenangkan mental breakdown, maka diperlukan jantung dari monster untuk mengendalikan arus darah monster yang mengalir di tubuh setiap tester. Hal ini adalah solusi untuk mengatasi mental breakdown.
Narator : Tapi, kenapa teman-teman Mori merasa takut dengan solusi ini?
Terdapat 2 fase. Yang pertama, setiap tester yang memakan jantung monster tersebut akan memiliki 60% kemungkinan untuk menjadi monster. Monster tersebut akan disebut dengan Chimera.
Fase kedua. Walaupun tidak menjadi monster, tapi juga ada kemungkinan 50% kematian. Hal ini dikarenakan ketika jantung monster mulai aktif bekerja dalam tubuh, maka akan terasa panas dan menyakitkan bagaikan racun, sehingga banyak tester yang pernah mati setelah memasuki fase kedua.
Salah satu sahabat lama Rara dan Steve, tidak berhasil melewati fase pertama sehingga ia berubah menjadi monster. Rara dan Steve terpaksa membunuh sahabatnya sendiri akibat perintah professor James.
...****************...
Sementara itu, di kamar 10....
"Apa kak Mori baik-baik saja?" Ungkap Steve.
"Semoga dia baik-baik saja!" Gumam Daniel.
"Huwaaa!!! Kak Moriii!!!" Tangis Dori.
Liana mencoba menahan air matanya. Sedangkan yang lain hanya menundukkan kepala dengan ekspresi yang sedih.
Rara yang sedang menenangkan Dori mulai bergumam, "tolong kembali dengan selamat, kak Mori!!"
Tiba-tiba pintu kamar pun terbuka dan terlihat Mori yang baru datang.
"Kak Mori!!!" Seru semua anak kecuali
Roy dan Yui.
Roy dan Yui hanya tersenyum melihat Mori sudah kembali.
"Apa kakak baik-baik saja!? Apa kakak masih mengingat saya!!?" Tanya Rara yang langsung menyentuh pipi Mori.
"Iya aku baik-baik saja!" Jawab Mori.
Semuanya pun langsung tersenyum lebar dan mereka bersorak-sorak.
"Aku mau minta maaf! Walaupun saat itu mental ku tidak stabil. Aku tetap bertingkah kasar kepada kalian! Aku minta maaf!" Seru Mori sambil menundukkan kepalanya.
"Tidak apa-apa kok, kak Mori! Kami senang kak Mori bisa kembali!" Seru Steve.
Mori hanya tersenyum sambil ia mengingat betapa mereka sudah berjuang untuk melindunginya. Saat Steve harus menjilat sepatu professor James dan saat seluruh anak dari kamar 10 disambar petir.
"Aku beruntung mempunyai teman seperti mereka. Aku yakin, jika mereka. Maka aku tidak akan ragu untuk menggunakan kemampuan ku!" Pikir Mori.
Bersambung....
Hi semuanya! Maaf ya😅 lama update ka? hihi😁 kalau gitu mau bantu aku tentuin deadline gak? khusus untuk bulan Maret! Aku akan memilih deadline mana yang mau aku lakukan. 😁 Kalau mau tinggal komen aja disini atau bisa via PC.
Maaf ya😅🙏 pasti sudah menunggu 😔. Terimakasih 🙏
Lope u all 😍😘
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
kamu lebih cocok nulis genre ini.
semangat Thorr........
pembukaan yang bagus Thor....