NovelToon NovelToon
Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:450.8k
Nilai: 4.4
Nama Author: najwa aini

Setelah lebih dua tahun menjalankan pernikahan dengan lelaki yang tak pernah mencintainya, akhirnya Sherin Mumtaza menyerah. Ia putuskan untuk membatasi kesabarannya karena menyadari bahwa cinta Alarick William—sang suami— tak akan pernah bisa,ia genggam selamanya.

Tapi di saat langkahnya mantap untuk meninggalkan segala harap yang tertuang dalam doa permohonan, Sherin dihadapkan pada sebuah kenyataan yang membuat langkahnya harus berhenti dan tetap memilih bertahan.

Quinsha Daneen—sahabat Sherin—juga mengalami kisah cinta tak jauh beda darinya. Hampir dua tahun ia menyebut nama Bayhaki Arfan dalam doanya, tapi berakhir dengan lelaki itu melabuhkan hati pada satu nama, yang bukan namanya.

Di saat bersamaan, hadir seorang Rafardhan Malik yang seolah datang sebagai penawar luka. Namun sebenarnya, artis muda terkenal itu, hanya ingin membawa Quinsha dalam pusaran luka di masa lalu yang belum selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon najwa aini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

“Bagaimana caranya agar berita tentang aku dan Rafardhan itu tak semakin merebak begini ya?” tanya Quinsha serius. Ia sudah bisa membayangkan kalau selanjutnya, hidup Quinsha akan terusik jika berita yang tak benar itu tidak segera ditampik.

“Pihak artisnya yang lebih punya kekuatan untuk menghentikan berita ini menurutku,” sahut Aura “Tapi dilihat barusan, Rafardhan itu seperti enggan untuk memberikan keterangan apapun,” lanjut Aura lagi. Dan memang benar seperti penilaian Aura. Rafardhan yang baru keluar dari lokasi syuting segera dicecar dengan beberapa pertanyaan oleh beberapa awak media yang telah menunggunya.

Tapi, tak ada keterangan apapun yang terucap. Ia hanya tersenyum singkat sebelum masuk ke mobil. Setali tiga uang dengan manajernya yang hanya mengucapkan kata ‘maaf’ tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Menurut Aura, seharusnya sang artis segera menglarifikasi berita tentang dirinya, jika itu memang tidak benar dan berpotensi mengganggu kenyamanan. Lain halnya jika dengan adanya berita ini, ada sisi keuntungan yang ia dapatkan, entah berupa hal apa. Dan Aura lebih cenderung pada kemungkinan yang kedua. Karena tak mungkin seorang artis terkenal membiarkan dirinya jadi bulan-bulanan berita yang tak benar, kalau tidak ada sisi lain dari berita tersebut yang membuatnya berada di pihak yang diuntungkan.

“Tapi ini hanya menurut penilaianku saja, sih,” pungkas Aura di akhir penjelasannya.

“Lalu, aku harus bagaimana?” tanya Quinsha dengan raut mulai panik.

“Tanyakan padanya! Jika kalian punya kesempatan bertemu. Atau jika kau tau alamatnya, dia sekarang ada di kota ini juga ‘kan? Temui dia langsung!” usul Sherin.

“Tapi harus hati-hati juga, jika kedatanganmu padanya diketahui wartawan, itu bisa menambah kuat pemberitaan,” sambung Aura.

“Hadeuhh.” Quinsha jadi menepuk jidatnya. Ia benar-benar kebingungan sekarang.

“Atau ambil jalan tengahnya saja, Sha," usul Sherin.

“Apa?” Quinsha dan Aura sama-sama menatap pada istri Alarick itu.

“Nikmati saja pemberitaan ini. Toh, tidak ada yang dirugikan juga ‘kan? Malah sesuatu lho, kamu tiba-tiba saja jadi pacar seorang artis,” kata Sherin sambil cekikikan. Quinsha sudah siap untuk menyembur sahabatnya itu dengan kata-kata, tapi urung karena Alarick yang masuk ke ruangan bersama Claudya dan Damaresh.

Quinsha hanya bisa memendam segenap kalimat yang hampir mencuat itu dalam tatap. Sherin yang paham akan adanya aura kekesalan yang menggumpal dalam tatapan Quinsha, saling melempar senyum dengan Aura. Tapi ketiganya sama-sama fokus pada beberapa orang yang baru memasuki ruangan itu.

Claudya sejenak berbasa-basi dengan Aura dan kedua temannya, sebelum pamit pulang, dan disusul oleh Alarick yang akan segera pergi ke pabrik. Sepeninggal keduanya, Damaresh segera duduk di samping Aura seperti ada sesuatu yang ingin ia ucapkan pada istrinya itu. Sherin cepat melempar kode pada Quinsha untuk keluar ruangan.

“Besok, aku akan ke Jakarta,” ucap Damaresh seraya meraih tangan Aura dan menggenggamnya lembut. Aura perlahan mengangguk menyetujui, tapi tatapannya menyiratkan kekawatiran yang tak bisa ditutupi.

“Besok hari ulang tahun kakek. Tapi aku hanya sebentar saja di sana. Aku tak akan menginap,” ucap Damaresh lagi. Dan kali ini Aura tersenyum sambil kembali menganggukkan kepala.

“Cepat sehat kembali ya.” Tangan Damaresh yang lain mengusap-usap kepala istrinya itu sambil menatap lembut.

“Aku sudah sehat, Aresh.”

“Maafkan aku, Arra.”

“Jangan selalu minta maaf, Aresh. Kamu gak salah.” Aura meraih tangan Damaresh dan mencium punggung tangan itu berkali-kali.

“Jangan pergi lagi!” pinta Damaresh sepenuh hati.

“kamu juga jangan pergi, Aresh!” Aura menatap lekat sepasang mata Damaresh yang hitam pekat.

“Aku gak pernah pergi dan gak pernah punya niat untuk pergi darimu, Arra. Aku sedang berjuang untuk kita,” ungkap Damaresh.

(Author: Kisah ini terjadi bersamaan dengan saat Damaresh akan menghadiri ulang tahun William Pramudya—kakeknya—yang mana di sana, Damaresh memberikan hadiah ultah pada sang kakek berupa pengunduran dirinya sebagai CEO Pramudya Corp, demi mempertahankan rumah tangganya dengan Aura. Yang pernah baca CTT atau CINTAKU TERHALANG TAHTAMU, pasti ingat dengan alur cerita ini.)

“Maafkan aku, Aresh. Aku janji, aku gak akan pernah pergi. Tapi ...“

“Tapi apa?”

“Aku suka tinggal di sini,” jawab Aura dengan berbinar.

“Di kota ini?”

“Ya, tepatnya di sekitar rumah Om Alarick. Di sana pemandangannya sangat bagus. Hijau dan asri.”

Damaresh menanggapi dengan senyum celotehan istrinya itu sambil mengusap-usap keningnya. Tapi segera sebuah rencana ia susun untuk memenuhi keinginan sang istri tanpa perlu basa-basi.

Itulah sosok Damaresh William, cintanya pada sang istri tak terbatas, meski tak banyak kata yang bisa ia ungkap. Tapi rasa cintanya segera dibuktikan dengan bertindak. Manis sekali bukan?

1
Rahmawati Putri Harsap
masya allah suka ceritanya kak dari kisah Aura dan Arres tdk perna bosan baca dari awal sampai akhir🥰🥰🥰
Rahmawati Putri Harsap
suka ceritanya 🥰🥰🥰🥰🥰
YuWie
istri imitasi..heheh
Deuis Lina
selalu ada pelajaran yg baik dan harus d ambil d setiap bab dan d setiap novel yg kak nazwa tulis terimakasih pencerahannya ,,,terus berkarya dan sehat teruus
Najwa Aini: Amiin Ya Rabb..
Hanya dua kata utk semua kebaikan hati kakak...
Terima kasihh...🥰🥰🥰
total 1 replies
Deuis Lina
wow sweet banget aku gak bosen baca novel ini berkali kali aku ulang2 v tetep aja bikin guemes sama pasangan ini,,,
Deuis Lina
sama rafardhan Tante quinshanya
Isti Qomah
kak, knpa novel yg brjudul Bertaruh Cinta Diatas Takdir blm up lg,,
msh stia menunggu kisan Meidina & Irfan Arafka Wafdan,, Davinna & Ra Fattan..
Isti Qomah
wah jangan2 nanti jodoh ny Quinsha anak ny Alarick lg,, kalau Alarick aja adik mertuanya Aura..
kurnia rahayu
Luar biasa
Ayudisa Mecca
tor, itu novel judul dia bukan surgaku kenapa di hapus..
aq nunggu kelanjutanya lho
Ayudisa Mecca: aq tunggu ya..
semangat💪
total 2 replies
Zahwa Putri Bunda
aku bantu promosikan kak...ayo semua yg baca novel ini baca ya... bertaruh cinta di atas takdir..cerita tentang Irfan arafka wafdan...sangat...sangat ..bangus ceritanya....di jamin gak bakalan kecewa ..👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah.. Terima kasih banyak ya kk
total 1 replies
Zahwa Putri Bunda
aku suka dengan karakter Raffa kak...terkesan slenggekan,cuek,tapi menghanyutkan...😄😄
Zahwa Putri Bunda
saya heran deh...novelnya kak Najwa itu bagus² Lo..tapi kenapa komennya selalu dikit ya..ayo kak..tetep semangat...aku dukung semua novel kak Najwa...👍🏻👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah kak..sudah menilai novelku bagus2..
mungkin rejekinya aku di NT hanya sebatas ini kak..yg like dan yg komen dikit..
Dan terima kasih banyak utk kakak atas dukungannya ya
total 1 replies
Rissa Reviana
Luar biasa
Risa Aprilia
ceritanya bgus,, tp bnyk typo di tanda baca di beberapa part,,lumayan bikin rada puyeng bacanya,,
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
meleleh thor
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
bagus banyak ilmunya
Wahidah Husni
Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!