NovelToon NovelToon
Dibuang Ke Danau, Aku Bangkit Dengan Sistem Memancing

Dibuang Ke Danau, Aku Bangkit Dengan Sistem Memancing

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Balas Dendam
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Amir adalah seorang pemuda yatim piatu yang selama bertahun-tahun hidup menderita sebagai menantu yang sama sekali tidak dianggap oleh keluarga istrinya, meskipun ia sudah bekerja keras banting tulang dari pagi hingga larut malam setiap harinya. Kesabarannya diuji hingga batas maksimal ketika ibu mertua dan adik iparnya dengan kejam menendangnya ke dalam danau saat ia sedang memancing, hanya demi memaksanya menceraikan istrinya yang hendak dijodohkan dengan pria kaya. Namun, di saat Amir tenggelam dan hampir kehilangan nyawanya, ia justru membangkitkan [Sistem Check-in Memancing] yang akan mengubah jalan hidupnya yang menyedihkan menjadi seorang legenda yang bergelimang harta dan kekuatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Brmmm!

Suara mesin V8 dari Mercedes G-Class hitam menderu membelah keheningan jalanan tanah berbatu.

Amir mengemudikan mobil barunya dengan sangat santai menuju kawasan hutan di pinggiran kota.

AC mobil yang dingin membuatnya sama sekali tidak merasakan panasnya terik matahari di luar sana.

Tujuannya hari ini adalah sebuah sungai liar yang membelah hutan jati yang terkenal sangat angker.

Penduduk setempat menyebutnya Sungai Larangan karena banyak pemancing yang pulang dengan tangan kosong atau bahkan tersesat.

Tapi bagi Amir, tempat angker dan belum terjamah adalah ladang emas untuk sistemnya.

Ciiit.

Amir menginjak rem dan memarkirkan mobil mewahnya di bawah sebuah pohon beringin besar yang rindang.

Ia turun dari mobil sambil membawa tas pancing mahalnya.

Suasana di sekitar sungai itu memang terasa sangat sepi dan sedikit menyeramkan.

Suara jangkrik dan gesekan daun jati menjadi satu-satunya melodi yang terdengar di telinga Amir.

Air sungainya berwarna hijau pekat dan alirannya sangat tenang, menutupi kedalaman aslinya yang tidak diketahui.

"Tempat ini auranya sangat berbeda dengan laut lepas kemarin."

"Sistem, aku sudah berada di lokasi yang tepat, lakukan Check-in harian sekarang juga."

Amir memberikan perintah mutlak di dalam kepalanya.

Layar transparan biru langsung muncul berkedip di depan matanya.

[Proses Check-in sedang berlangsung, menganalisis kualitas lokasi pemancingan air tawar liar]

[Analisis selesai. Lokasi: Sungai Larangan Hutan Jati]

[Selamat, Tuan berhasil melakukan Check-in harian ketiga]

[Mendapatkan Hadiah: Mata Spiritual Tingkat Rendah Keahlian Pasif dan Umpan Daging Makhluk Gaib Satu Bungkus]

Amir mengerutkan keningnya membaca nama hadiah yang sangat berbau mistis tersebut.

"Mata Spiritual, apa maksudnya ini Sistem?"

[Mata Spiritual Tingkat Rendah memungkinkan Tuan melihat aura energi dari benda pusaka, makhluk gaib, atau ikan mutan yang bersembunyi]

[Keahlian ini bersifat pasif dan akan langsung menyatu dengan penglihatan normal Tuan tanpa perlu diaktifkan]

Seketika itu juga, kedua bola mata Amir terasa sedikit panas dan gatal.

Sensasi itu hanya berlangsung selama beberapa detik sebelum akhirnya menghilang.

Saat Amir membuka matanya kembali, pandangannya pada sungai di depannya berubah drastis.

Ia bisa melihat ada pendaran cahaya merah redup yang memancar dari dasar sungai terdalam di dekat akar pohon.

"Cahaya merah itu pasti bukan ikan biasa, auranya terasa sangat kuno dan berat."

"Aku harus menariknya naik menggunakan umpan khusus dari sistem ini."

Amir segera merakit joran Poseidon Pro miliknya dengan sangat cekatan.

Ia mengambil bungkusan Umpan Daging Makhluk Gaib dari inventarisnya.

Wush.

Sebuah bungkusan daun pisang kuno muncul di tangannya.

Saat ia membukanya, bau amis darah yang sangat menyengat namun bercampur wangi kemenyan langsung menyeruak.

Bentuk umpannya seperti potongan daging mentah berwarna kehitaman.

"Umpan yang sangat aneh, tapi mari kita lihat apa yang bisa ditangkap oleh benda ini."

Amir mengaitkan daging itu pada Kail Keberuntungan Tingkat Rendah miliknya.

Ia berdiri di tepi sungai berbatu dan mengayunkan jorannya dengan tenang.

Syuut!

Plop.

Umpan itu mendarat tepat di atas pendaran cahaya merah yang ia lihat melalui Mata Spiritualnya.

Hanya butuh waktu kurang dari sepuluh detik, pelampung Amir langsung tersentak keras ke bawah.

Blub!

Pelampung itu tenggelam sepenuhnya tanpa ampun.

Zzzzzrrrrt!

Reel pancing Amir menjerit tertahan saat senarnya ditarik lurus ke dasar sungai.

"Dapat kau!"

Amir menarik jorannya ke atas dan merasakan beban yang sangat padat menahan kailnya.

Beban ini tidak meronta ke kiri dan ke kanan seperti ikan hidup.

Beban ini terasa diam namun sangat berat seolah Amir sedang menarik sebuah batu jangkar raksasa.

"Ototku yang sudah ditingkatkan ini pun masih terasa sedikit bergetar menariknya."

"Benda pusaka macam apa yang tertanam di dasar sungai ini."

Amir terus menggulung reel pancingnya secara perlahan tapi pasti.

Air sungai mulai bergolak dan pusaran air kecil terbentuk di permukaan.

Srek srek srek.

Benda itu akhirnya menembus permukaan air dan memancarkan cahaya merah yang menyilaukan mata Amir sesaat.

Byar!

Amir menariknya paksa ke daratan dan benda itu mendarat di atas bebatuan sungai.

Krak.

Itu adalah sebuah Keris pusaka kuno yang sarungnya terbuat dari emas murni berukir naga.

Bilahnya sebagian menyembul keluar memancarkan aura merah pembunuh yang sangat pekat.

Keris itu dililit oleh rantai besi karatan yang tampaknya sengaja digunakan untuk menyegelnya di dasar sungai.

Ding!

[Selamat, Tuan berhasil memancing Item Relik Kuno: Keris Naga Darah Majapahit]

[Tingkat Kelangkaan: Legendaris]

[Item ini mengandung energi spiritual yang bisa meningkatkan aura intimidasi Tuan jika disimpan di dalam Inventaris]

[Apakah Tuan ingin menjualnya seharga 500.000 Poin atau menyimpannya?]

Amir menatap takjub pada pusaka kuno yang sangat indah dan berbahaya itu.

"Lima ratus ribu poin itu sama dengan lima miliar rupiah."

"Tapi Sistem bilang keris ini bisa memberikan aura intimidasi padaku jika kusimpan."

Amir berpikir sejenak membandingkan keuntungannya.

"Uang tunai di rekeningku masih sisa dua miliar lebih, aku belum butuh suntikan dana miliaran lagi hari ini."

"Sistem, simpan Keris Naga Darah ini di dalam Inventaris."

[Terkonfirmasi]

[Item Keris Naga Darah Majapahit berhasil disimpan. Aura Intimidasi Tuan meningkat secara permanen]

Wush.

Keris emas itu menghilang dari atas batu.

Di saat yang bersamaan, Amir merasakan hawa dingin yang berwibawa menyelimuti tubuhnya.

Tatapan matanya kini terlihat jauh lebih tajam dan mendominasi dari sebelumnya.

Siapa pun yang menatap mata Amir sekarang pasti akan merasa tertekan dan takut tanpa alasan yang jelas.

"Bagus sekali, hadiah hari ini benar-benar memperkuat diriku dari dalam."

"Memancing di tempat liar seperti ini memang jauh lebih menguntungkan daripada kolam buatan."

Amir segera membereskan alat pancingnya dan memasukkannya kembali ke dalam bagasi mobil.

Perutnya mulai berbunyi pelan meminta diisi karena ini sudah masuk jam makan siang.

"Aku akan makan siang di restoran paling mahal di kota ini hari ini."

Brmmm!

Mobil G-Class itu kembali melaju meninggalkan hutan angker menuju pusat kota yang sibuk.

Sementara itu, di sebuah pusat perbelanjaan elit di tengah kota.

Siska berjalan dengan wajah ditekuk lesu keluar dari sebuah toko perhiasan berlian.

Di tangannya terdapat sebuah amplop putih berisi uang tunai sepuluh juta rupiah.

Ia baru saja menjual kalung berlian pemberian Amir saat ulang tahun pernikahannya tahun lalu.

Kalung itu dibeli Amir dengan cara mengambil pekerjaan sampingan sebagai kuli angkut pasar malam selama enam bulan penuh.

Namun Siska sama sekali tidak peduli akan keringat mantan suaminya itu.

"Menyebalkan sekali, harga jual kalung murahan ini turun jauh dari harga aslinya."

"Tapi tidak apalah, uang sepuluh juta ini cukup untuk mentraktir teman-teman arisanku makan siang hari ini."

1
Wega Luna
mir jangan jauh jauh ke segitiga Bermuda,laut selatan menunggumu tuh🤭🤭
💫Penjelajah Novel💫
Thor. kolo bisa jangan 1× mancing 1× dapet langsung balik. kolo bisa banyakin mancingnya
kiyoe: terimakasih atas masukan nya kak
total 1 replies
Author Melda
Gilaak bab 1 nya langsung nyesek kak 😭 Amir yatim piatu jadi menantu gak dianggap, eh dibuang ke danau pula. Tapi pas bangkit sama sistem mancingnya itu keren banget plot twistnya! Semangat terus kak kiyoe, mancing mania mantap! 🎣
kiyoe: heheh terimakasih kak author Selpi atas dukungan nya
total 1 replies
Wega Luna
mir ,mancing ditempat ku ada danau ajaibnya,danau pasir putih yg keluar dari tanah seperti lumpur Lapindo,, dikelilingi bukit ular dan perumahan Citraland Surabaya, pemandangan keren,
kiyoe: wuih keren
total 3 replies
Wega Luna
banyakin saldo mancing nya terus ditukar dengan uang beli Bugatti ,,,direalita Buggati lebih mahal dari Lamborghini🤣🤣🤣🤣kalo perlu beli Ferrari yg konon belinya ribet banget tapi berkelas karena belum tentu setiap pengusaha bisa beli Ferrari,,,🤭🤭🤭🤭
Wega Luna
💪💪💪 semangat para mancing mania,🏃🏃🏃tau GK Thor aku baca novel mu ini sambil mancing di kolam pemancingan😄
kiyoe: nanti kalau udah Mateng kabarin othor yak kak 🤣🤣
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!