Kaisar Pratama, pemuda tampan yang disukai banyak wanita. Anak bungsu dari pasangan pengusaha Andi Pratama dan Wina Pratama. Di usianya yang baru menginjak dua puluh lima tahun seorang Kaisar sudah menjabat sebagai Manager keuangan di salah satu Bank swasta terbesar yang ada di Indonesia.
Kaisar Pratama sudah di kenal banyak orang sebagai pemuda dingin tingkat tinggi.
Yasika, gadis sederhana berparas cantik, pintar dan sedikit pendiam. Melanjutkan pendidikan terakhir nya di salah satu Universitas yang berada di Jakarta. Menjadi seorang pengacara adalah cita-citanya.
Yasika pernah bertunangan
dengan seorang laki-laki yang merupakan cinta pertamanya.
Anne Putri, gadis cantik, tinggi, dan juga pintar. Menjadi seorang Dokter adalah impiannya sejak kecil. Anne dan Kaisar pernah menjalin hubungan selama lima tahun lamanya.
Dan hubungan mereka harus berakhir ketika Anne memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di negeri kangguru.
Bagaimana kisah asmara antara mereka bertiga?
Siapakah diantara kedua gadis itu yang akan mendapatkan hati seorang Kaisar?
Yasika, gadis sederhana berparas cantik dan sedikit pendiam.
Atau Anne Putri, yang merupakan mantan terindahnya.
yu ikuti terus kelanjutanya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon parida hakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21.Jangan menangis, aku mohon
Selamat menjalankan ibadah puasa buat teman teman semua.. ❤
happy reading...
semoga kalian suka..
*****
Kini antara Kaisar dan Yasika sedang berdiri berhadapan, belum ada kata kata yang keluar dari bibir mereka. Kaisar menatap Yasika dengan dalam, dengan tatapan mata yang seperti biasanya, dingin dan tajam.
Sedangkan Yasika menatap Kaisar dengan mata sayunya itu yang lembut. Yasika tidak tahan melihat Kaisar menatapnya seperti itu. Ia segera memalingkan wajahnya ke sembarang arah, ia tidak ingin menatap mata Kaisar, ada rasa takut di hatinya melihat tatapan mata itu.
Kaisar maju selangkah untuk mendekati Yasika, dengan tangan masih memegang puntung rokok di tangannya, ia kemudian membuang puntung rokok itu ke lantai dan menginjak nya.
Kaisar mengambil nafas dalam dan membuangnya kasar. Ia melihat Yasika yang daritadi menundukkan wajahnya ke bawah.
" Kenapa tidak mau melihat aku? " dengan suara seraknya ia bicara duluan kepada Yasika.
Yasika yang mendengarpun dengan memberanikan diri mengangkat wajahnya dan menatap Kaisar. Kini mereka bertatapan dengan jarak yang sangat dekat, tiba tiba jantung mereka kembali berdetak dengan cepat. Sebenarnya jauh dari dalam hati,mereka menyimpan kerinduan yang sangat dalam, setelah beberapa terakhir ini hubungan mereka renggang.
" Kak__ aku? "belum sempat Yasika berkata, Kaisar lebih dulu menutup mulut Yasika dengan telunjuk jarinya.
Dengan segera Kaisar merengkuh tubuh gadis itu, ia memeluknya dengan sangat erat, ia tidak ingin jauh lagi dengan gadisnya ini, ia tersiksa selama ini karena kebodohannya sendiri yang marah tanpa sebab, ia hanya merasakan cemburu yang menyelimuti hatinya.
" Aku.. minta maaf Kak? kenapa selama ini kakak menjauhi aku.? kakak tidak ingin bicara denganku? kakak tidak mau mendengar alasanku? kenapa kak? kenapa? "
Sekarang Yasika bisa meluapkan isi hatinya yang selama ini ia pendam, tanpa terasa ia meneteskan air mata di pipi mulusnya itu. ia menangis dalam pelukan Kaisar. Entah kenapa dengan berani ia mengatakan semua itu pada Kaisar.
Kaisar yang mendengar semua ucapan Yasika, ia hanya memejamkan matanya dan ia kembali mengeratkan pelukannya itu.
" Kamu jahat__ Kak? " di sela isak tangis Yasika bicara lagi.
Kaisar semakin memeluknya dengan erat.
" Maaf kan aku Yas.. kamu berhak marah padaku sekarang? jangan menangis lagi aku mohon..Aku cemburu aku marah karena kamu tidak datang saat itu.. Aku mencintaimu sayang...! "
Lalu Kaisar melepaskan pelukan itu, Yasika mengangkat wajahnya ia menatap Kaisar dengan buliran air matanya, Kaisar segera menghapus air mata itu dengan tangannya.
" Aku sakit jika melihat mu menangis, jangan menangis lagi? dan ingat aku tidak mau kamu menangisi orang lain? apalagi masa lalumu itu? ".
Kaisar berkata dengan penuh penekanan. Yasika melihat mata Kaisar yang merah, ia segera menangkup wajah Kaisar dengan kedua tangannya itu.
Yasika mengernyitkan dahinya. " Maksud kakak Apa? "
Kaisar tersenyum " Sudahlah... aku tau semuanya, aku juga tidak mau membahasnya? apalagi membahas orang yang begitu bodoh telah meninggalkanmu.? "
Yasika tersenyum tipis,. " Tau apa kakak tentang aku? "
" Aku tau semua tentang kamu sayang...aku tau semua yang ada pada dirimu,, termasuk juga aku tau ukuran bra yang kamu pakai..? ".Dengan suara seraknya ia berbisik ke telinga, dan dengan menyunggingkan sebuah senyuman menggoda.
Yasika melongok tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh laki laki yang tengah bersamanya sekarang " Ishh..... apaan sih kak? dasar mesum? "
Kaisar hanya mengedikan bahunya dan tersenyum, ia senang telah menggoda gadisnya itu.
Yasika tidak habis pikir dengan omongan yang baru saja ia dengar, ia tidak menyangka jika seorang Kaisar yang dingin bagai es balok itu bisa seperti itu.
*****
gimana sama ceritanya...
semoga kalian suka..
maaf aku nulisnya aga sedikit dari biasanya..
tunggu episod selanjutnya ya..
mohon maaf bila ada salah dalam penulisan dan kata katanya.
mohon dukunganya juga buat aku... dengan like, komen, share ke teman kalian yang lain, dan vote pake poin. dan jadikan cerita ini juga sebagi cerita favoritnya kalian...
salam saya.. ❤