Kila gadis yang cantik, baik dan memiliki sifat keibuan. menikah dengan seorang pria yang memiliki 3 orang anak
"saat ini kau memang istriku tapi jangan pernah berharap dan berfikir aku bisa mencintaimu karena cinta ku hanya untuk istriku sinta! " Richo
" aku tau kamu takkan bisa mencintaiku tapi aku mencintaimu dengan tulus , aku janji aku akan selalu ada di sampingmu hingga menutup mata." Kila
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NN sy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1.21
" apa mami juga mau dimandiin sama papi?" tanya Richo tersenyum mesum kemudian mengangkat tubuh Sinta kedalam gendongannya dan membawanya ke kamar mandi .
" tidak" jawab Sinta dengan cepat sambil mengalungkan tangannya keleher Richo supaya tidak terjatuh.
sesampainya di kamar mandi Richo mendudukkan Sinta diatas kloset kemudian mengisi bathtub dengan air hangat dan menuangkan aromaterapi.
" sayang ayo mandi air hangatnya sudah siap"
"terimakasih sayang , papi keluarlah mami akan mandi sendiri" ucap Sinta tersenyum.
" baiklah"
cup
Richo mencium bibir Sinta dengan singkat kemudian ia keluar dari kamar mandi dan menutupnya.
setelah menutup kamar mandi Richo melangkah menuju sofa menunggu Sinta selesai mandi sambil memainkan hpnya.
setelah 30 menit Sinta keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan jubah mandinya.
" sayang mami tidak punya baju ganti soalnya mami kemarin tidak membawanya" ucap Sinta menunjukkan wajah sedih.
" mami tenang saja papi sudah siapkan semuanya dan baju mami ada didalam lemari"
" terimakasih papi , papi memang yang terbaik" ucap Sinta dengan tersenyum imut.
Sinta dengan cepat menggunakan pakaiannya dan sedikit memoles wajahnya dengan make-up tipis.
kini Sinta dan Richo sudah duduk bersama di meja makan yang ada didalam kamar hotel tersebut.
" sayang tumben jam segini Zec , Zoe dan Zil belum kesini , apa Kila melarang mereka kesini ya?"
" Kila tidak melarangnya sayang tapi mereka sedang jalan jalan" ucap Richo dengan santainya.
" kenapa Kila tidak memberitahu ku jika dia mengajak anak anak jalan jalan" wajah Sinta berubah menjadi cemas karena Kila mengajak ketiga putranya tanpa meminta izin terlebih dahulu dengannya.
" jangan mencemaskan mereka sayang karena yang mengajak jalan jalan ketiga putramu dan Kila itu adalah Mex "
" tumben Mex mengajak jalan jalan" heran Sinta
" mungkin itu hanyalah alasan Mex saja sayang"
" maksud papi apa?" tanya Sinta tak mengerti apa yang dimaksud oleh Richo .
" maksud papi begini mungkin Mex suka sama Kila jadi dia beralasan mengajak jalan-jalan ketiga putramu itu supaya dia bisa pdkt dengan Kila"
" mami rasa juga seperti itu Pi soalnya Mex suka memperhatikan Kila secara diam-diam saat Mex di rumah kita dan anehnya Mex selalu tersenyum dan tertawa saat bersama kila padahal kan Mex orangnya dingin banget sama wanita kecuali sama almarhum Cantika." Sinta begitu antusias saat menceritakan perubahan Mex.
"mami semangat banget sih kalau ngomongin soal Mex dan kila"
" mami cuma senang aja melihat mereka Pi "
" sudah jangan ngomongin mereka terus nanti mereka tersedak , sekarang makanlah yang banyak biar kamu banyak tenaga untuk berolahraga setelah ini" ucap Richo tersenyum menggoda .
mendengar perkataan Richo Sinta paham apa yang dimaksud dengan suaminya itu dan ia yakin seharian ini ia pasti tak akan bisa keluar dari kamar hotel tersebut.
" papi mami mau jalan jalan berdua saja sama papi mumpung Mex mengajak anak anak jalan jalan " ucap Sinta dengan manjanya.
" baiklah kita akan jalan jalan tapi nanti malam jatah untuk papi dobel"
" itu terserah papi yang penting sekarang kita jalan jalan"
" ok sekarang cepatlah makan habis itu kita langsung pergi jalan-jalan kemanapun yang mami suka "
akhirnya merekapun menikmati makanannya dengan diam.
******
ditempat lain Mex , Kila dan anak anak Richo tengah berada di taman bermain .
Zec , Zoe dan Zil sangat senang berada di taman bermain itu mereka berlari kesana kemari tanpa mengenal lelah .
sedangkan Mex dan Kila hanya duduk bersebelahan di bangku taman mengawasi mereka sambil minum minuman kaleng tapi tiba tiba saja mereka berdua tersedak .
uhuk uhuk uhuk
aduh ini siapa sih yang ngomongin aku .
batin Mex dalam hati
"hahaha...."
Kila tertawa saat menyadari kalau dirinya dan Mex tersedak secara bersamaan
" kamu kenapa Kila , tersedak kok malah tertawa" heran Mex
" tidak kenapa kenapa om tampan, Kila hanya merasa lucu aja karena kita tersedak secara bersamaan " jawab Kila Santai
" mungkin karena kita jodoh , mangkanya bisa tersedak secara bersamaan "
" hahaha apa hubungannya tersedak dengan jodoh" tanya Kila dengan polos
" sudah jangan tertawa terus coba lihat nih hidungmu sudah memerah " ucap Mex mengalihkan pertanyaan Kila karena ia tak bisa menjawabnya.
" hidung Kila merah bukan karena tertawa tapi karena tersedak tadi jadi rasanya sakit" ucap Kila menggosok gosok hidungnya.
" jangan di gosok terus hidungnya nanti bisa lecet" Mex meraih tangan Kila dan menggenggamnya agar Kila berhenti menggosok hidung .
melihat tangannya digenggam oleh Mex Kila segera menarik tangannya tanpa mengatakannya apapun.
Mex yang tau kalau Kila tidak suka jika tangannya digenggam ia pun segera melepaskan tangannya dan bersendekap dada melihat kearah anak anak yang sedang bermain.
setelah sekian lama keduanya hanya terdiam dengan pemikirannya masing-masing akhirnya Kila pun memulai duluan untuk berbicara karena ia tidak nyaman jika harus lama lama tak ada obrolan.
" om tampan" panggil Kila menatap wajah Mex dari samping
" hemmm" Mex hanya berhemmm saja tanpa menoleh.
" Kila ingin makan somae "ucap Kila lirih sambil menundukkan kepala membuat Mex yang mendengar keinginan Kila langsung menoleh.
" memangnya disini ada yang jual somae?"
" ada Kila tadi lihat disana ada penjual somae" Kila mengangkat tangannya dan menunjuk kearah penjual somae yang ada di taman itu.
" tunggulah disini aku akan membelikannya" Mex pun berdiri hendak membelikan Kila somae.
saat Mex berdiri Kila pun ikut berdiri
" om tampan Kila ikut"
" ya sudah panggilan anak anak kita akan membelinya bersama sama"
" baiklah Kila akan memanggil mereka , om tampan tunggu disini dulu" ucap Kila bersemangat kemudian ia menghampiri Zec, Zoe dan Zil.
" sayang apa kalian mau makan somae?" tanya Kila setelah berada didekat Zec Zoe dan Zil.
" apa itu come Tante tanya Zoe yang tidak mengerti dengan makanan somae.
" bukan come adek tapi somae makanan yang dijual dipinggil jalan " jelas Zec yang sudah tau dengan makanan somae tapi belum pernah mencicipinya.
"jadi kalian mau atau tidak " tanya Kila sekali lagi
" mau " jawab Zec dengan cepat
" baiklah ayo kita membelinya " Kila pun menggendong Zil dan berjalan menghampiri Mex yang masih menunggunya di kursi taman
mereka berlima pun akhirnya membeli somae yang ada di taman
" Tante somaenya enak " ucap Zec dengan mulut yang penuh dengan makanan.
" iya enak " Zoe membenarkan ucapan Zec jika memang somae yang mereka makan enak sambil mengacungkan jempol tangannya.
" iya sayang ayo cepat dihabiskan dan jangan berbicara terus kalau sedang makan ." ucap Kila tersenyum
"baik Tante" jawab Zec dan Zoe bersamaan
setelah selesai memakan somae dan puas bermain di taman Mex pun mengajak Kila dan anak anak pulang ke rumah .
Mex tidak kembali mengantar mereka ke hotel karena tadi Richo mengirim pesan jika Kila dan anak anak diantar ke rumah saja karena Richo dan Sinta akan segera pulang .
bersambung......
untuk semuanya,dukung novel saya dong please,biar makin semangat.🙏🙏🙏