kiano nama nya, orang-orang seakan melihat seorang pangeran kejam dan dingin pada dirinya dan sifat nya tidak jauh melenceng dari tanggapan mereka.
ia hidup dengan banyaknya penghianat sisinya, membuat kepribadiannya berubah, apalagi masa lalu kelam yang ia rasakan.
semua yang ia lakukan selalu salah Dimata orang lain, orang bilang dendam yang kau simpan itu tidak ada gunanya, Dengan balas dendam apa akan membuat kau lega?, pertanyaan dari orang yang tidak pernah berada di sisi korban.
mereka hanya bisa berkata luka orang lain tidak ada apa-apanya dengan luka mereka, seakan mereka tau yang ia rasakan.
#bromance
#kejam
#dendam
#benci
#family
#luka
#penghianat
#no romance
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moonsun_09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3.siapa dia?
Bel sudah berbunyi beberapa menit yang lalu, pemuda yang selalu berpenampilan culun itu sudah stay dikursinya dengan mata yang fokus pada bukunya.
Kiano erza,tidak banyak orang yang mengenalnya dan di name tag nya namanya hanya itu saja tanpa marga diakhir.
D'v high school sekolah elit dan bergengsi milik keluarga deovantara,hanya anak anak orang kaya dan murid beasisiswa yang dapat bersekolah disana.
Tidak ada yang mengetahui kalau kiano pemuda culun yang selalu dibully dan tidak memiliki teman sama sekali itu adalah bungsu deovantara karena identitasnya yang disembunyikan,lagian keluarga bajingan itu mungkin tidak Sudi jika anak pembawa sial seperti nya bisa menyandang marga melegenda itu dengan bebas,itulah kira kira pikiran kiano.
Kembali ke alur cerita
Kelas sudah ramai dengan murid murid menunggu guru matematika yang dikenal sebagai Bu jumanti.
Tap...
Tap...
Tap...
"Selamat pagi semuanya"sapa Bu Jum kepada penghuni kelas 11 MIPA 2.
"Pagi buk "balas para penghuni kelas kecuali kiano ,ia hanya diam memperhatikan saja.
"Kita mulai pembelajaran Buka buku halaman 47"titah Bu Jum yang dipatuhi semua murid dikelas.
"Buka buku kalian,kerjakan tugas 1-6 halaman 48-57 sekarang"titah Bu Jum setelah menyelesaikan materinya.
"Loh buk kok gitu,kebanyakan tau buk"protes Adi ketua kelas.
"Masa Ibuk tega sama kami"ucap Safa salah satu penghuni kelas yang ikut ikutan protes.
"Saya tidak menerima penolakan, kerjakan tanpa bentahan,paham!"tekan Bu Jum garang .
"Paham Bu"balas semua siswa dan siswi sermpak lalu fokus pada tugas masing masing.
Kriimgggg.........
"Baiklah sampai disini pertemuan hari ini sampai jumpa Minggu besok,dan tugas itu harus selesai paling lambat nanti pulang sekolah"ucap Bu Jum lalu meninggalkan kelas.
Kiano pemuda itu Masi duduk di bangkunya memperhatikan teman sekelasnya yang berlarian menuju kantin.
Ia terlalu malas berada di keramaian salah satu penyebab remaja itu tidak ke kantin seperti yang lainnya.
"Aku ketaman belakang saja"monolognya lalu berdiri dari kursi dan berjalan keluar kelas.
Saat sedang berjalan Santa ia tidak sengaja menambrak seorang remaja yang sepertinya adek kelas nya.
Brakkk.....
"Anj",jalan tuh pake mata,gak liat gue lagi jalan disini hah!"marah pemuda yang terjatuh didepannya itu.
"Jalan pake kaki bukan mata"balas kiano menunduk melihat remaja yang lesehan dilantai itu tanpa niatan menolongnya.
"CK,gue lagi kesal lo malah nambah kekesalan gue""gerutu remaja tersebut lalu berdiri.
"Minimal bantuin kek bukan diliatin doang"balas pemuda itu melotot,tapi sayangnya terlihat mengemaskan Dimata kiano.
"Dah lah gue lagi baik jadi gue gak bakal debat sama lo"ucap remaja tadi lalu pergi begitu saja.
"Alvino zarelle algadra"gumam kiano setelah melihat nama yang terpajang diname tag nya.
Tigg...
Sebuah notifikasi yang entah dari siapa membuat kiano terdiam beberapa detik.
"Siapa dia,apa orang itu ada kaitannya dengan masa lalu"gumam kiano.
Karna rasa penasaran kiano memutuskan untuk menemui orang itu dan lagi ada sesuatu yang harus ia pastikan sendiri.
🥀🥀🥀
Kiano pemuda itu sudah sampai ditempat lokasi yang diberikan namun daerahnya sangat jauh dari keramaian hanya ada satu gedung tak terpakai yang sudah tua disini.
"Benar ini lokasinya tidak salah"gumamnya melihat kembali benda pipih itu.
Tungkai kaki kiano membawanya menyusuri isi bangunan tua netra nya trus bergerak liar kesana kesini melihat banyaknya barang rusak dibangunan tua ini.
Langkahnya berhenti didepan sebuah ruangan dengan pintu coklat dengan ukiran naga sangat berbeda dengan pintu lainnya.
Setelah berdiam beberapa menit didepan pintu itu ia memutuskan untuk masuk.
Clekk...
Netra kiano menyusuri isi ruangan yang tak terlalu besar tersebut hingga ia terpaku pada satu objek, seorang pria yang duduk diatas kursi dengan angkuhnya.
Pria tersebut terus menatap kiano tak bergeming entah apa yang ada dipikirannya saat ini.
Kiano remaja itu mendekat pada sosok objek yang sedang duduk dengan aura dinginnya.
DEG
"Hai adik manis apa kau sekarang mengingatku"ucap pria itu dengan seringaian yang Tampak mengerikan diwajah tampannya.
"K-kenapa kau..."kiano pemuda itu menatap pria yang didepannya dengan bibir dan bola matanya yang bergetar.
Entah apa yang pernah terjadi tapi terlihat jelas Dimata kiano terdapat emosi dan kebencian yang tak dapat dijelaskan.
Tatapan mata yang selalu ketakutan itu kini hilang dan digantikan dengan tatapan dingin yang terpancar dari matanya begitu juga aura ketenangan menurut orang lain juga hilang entah kemana dan digantikan dengan aura membunuh yang begitu pekat,aura yang tak pernah dirasakan oleh orang lain.
Bersambung.........
ini cerita deadly black or white rose yang pernah aku publish di Wattpad tapi pindah kesini mungkin buat beberapa chapter kedepan isi cerita bakal sama dan tapi nanti ada yang bakal aku ubah.
Thank you 🫰