NovelToon NovelToon
Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ule Lau

Zhu Xuan: Santai, acuh tak acuh terhadap konflik dunia (kecuali jika mengganggu keluarganya), dan sangat memanjakan anaknya (daughter-slave).

Zhu Xuan mendapatkan reward berupa Cincin Jiwa (Soul Rings) berusia jutaan tahun, Tulang Jiwa (Soul Bones) tingkat dewa, dan ramuan langka setiap kali ia menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan kesejahteraan putrinya.
Tidak seperti novel aslinya yang penuh ketegangan, novel ini lebih condong ke arah slice-of-life dengan bumbu aksi. Fokusnya adalah bagaimana Zhu Xuan membangun "Dinasti" atau wilayah kekuasaan yang aman dan mewah demi masa depan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ule Lau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ujian Pertama Ling'er

Dua bulan telah berlalu sejak Dugu Bo resmi menjadi "pengurus rumah tangga" tidak resmi di pondok tersembunyi itu. Benua Douluo di luar sana mungkin sedang gempar mencari keberadaan sang Poison Douluo, namun di sini, Dugu Bo justru merasa sedang berada di surga.

Setiap hari, ia memakan sisa masakan Zhu Xuan yang mengandung energi surgawi. Tak hanya racun di tubuhnya yang kini sepenuhnya terkendali, tingkat kekuatannya pun melonjak dari level 91 ke level 92 hanya dalam hitungan minggu.

Namun, fokus utama di pondok hari ini bukanlah tentang kultivasi, melainkan tentang... Ujian Menulis.

"Ayah, lihat! Aku sudah menulis nama Ayah dengan benar!" Ling'er berlari menghampiri Zhu Xuan yang sedang bersantai di kursi goyang. Ia memamerkan selembar kertas perkamen dengan tulisan tangan yang besar-besar namun rapi.

Zhu Xuan mengambil kertas itu, matanya berbinar bangga. "Luar biasa! Putri Ayah memang jenius. Dengan kecerdasan ini, kau bisa mengguncang seluruh Aula Roh (Spirit Hall) hanya dengan sebuah pena."

[Ding! Putri Anda berhasil menyelesaikan tugas menulis pertamanya.]

[Hadiah: Poin Daddy +1.000.]

[Hadiah Tambahan: Pena Bulu 'Goresan Takdir' (Item tingkat Dewa: Apa pun yang ditulis akan memiliki efek sugesti mental).]

Zhu Xuan menyimpan pena itu ke dalam ruang penyimpanannya. Tepat saat ia ingin memuji Ling'er lebih lanjut, Dugu Bo masuk dengan wajah cemas.

"Yang Mulia," bisik Dugu Bo sambil membungkuk. "Ada sekelompok Master Jiwa muda yang mendekat. Sepertinya mereka dari akademi terkenal. Mereka sedang memburu Binatang Jiwa untuk cincin jiwa pertama mereka."

Zhu Xuan mengernyit. "Bukankah sudah kukatakan untuk mengusir siapa pun?"

"Masalahnya... mereka dipimpin oleh seorang guru yang cukup merepotkan dari Akademi Shrek. Dan sepertinya, mereka tidak sengaja mengarahkan Binatang Jiwa buruan mereka ke arah sini," jawab Dugu Bo ragu.

Di perbatasan wilayah luar, sekelompok remaja berpakaian seragam hijau terlihat sedang mengejar seekor Kelinci Tulang Lunak yang bergerak sangat cepat.

"Jangan biarkan dia lolos! Itu cincin jiwa yang sempurna untuk Xiao Wu!" seru seorang pria paruh baya dengan janggut tebal dan kacamata kotak. Dia adalah Flender, Dekan Akademi Shrek.

Namun, langkah mereka terhenti saat melihat sebuah gerbang bambu sederhana di tengah hutan lebat. Di depan gerbang itu, seorang balita perempuan sedang jongkok, asyik memperhatikan barisan semut.

"Eh? Ada anak kecil di sini?" Tang San, yang saat itu masih muda, menghentikan langkahnya. Matanya yang jeli (dengan Purple Demon Eye) melihat sesuatu yang aneh. Anak itu tidak memiliki fluktuasi kekuatan jiwa, tapi ia tampak sangat tenang di tengah hutan berbahaya ini.

"Adik kecil, menjauhlah! Ada binatang buas di belakang kami!" teriak salah satu murid.

Ling'er menengadah, matanya yang bulat menatap rombongan Shrek. Bukannya takut, ia justru berdiri dan berkacak pinggang. "Kakek Rumput bilang, tidak boleh ada yang berisik di sini. Ayah sedang istirahat!"

Flender tertawa kecil. "Anak manis, hutan ini bukan milik ayahmu. Sekarang minggirlah, kami sedang—"

BUM!

Kalimat Flender terputus. Tekanan udara di sekitar mereka tiba-tiba menjadi sangat berat. Sesosok pria muda berjalan keluar dari balik gerbang bambu dengan tangan di dalam saku celananya.

"Putriku bilang, kalian berisik," suara Zhu Xuan terdengar santai, tapi bagi Flender dan murid-murid Shrek, suara itu terdengar seperti petir yang menggelegar di telinga mereka.

Zhu Xuan menatap Flender, lalu beralih ke Tang San. Matanya menyipit saat melihat aura kebiruan pada Tang San. Oh, jadi ini sang 'anak emas' dunia ini?

"Yang Mulia!" Dugu Bo tiba-tiba muncul di samping Zhu Xuan, membuat Flender hampir melompat keluar dari kulitnya.

"D-Dugu Bo?! Jade Phosphor Douluo?!" Flender gemetar hebat. Ia mengenali sosok legendaris itu. Tapi yang lebih mengejutkan, Dugu Bo berdiri dengan sikap sangat hormat—bahkan cenderung takut—di samping pria muda itu.

"Usir mereka," perintah Zhu Xuan pendek. "Atau aku akan mengubah mereka menjadi pupuk untuk kebun sayur Ling'er."

"Tunggu! Kami tidak bermaksud mengganggu!" Flender segera membungkuk dalam, keringat dingin membasahi punggungnya. "Kami hanya mengejar binatang buruan."

Zhu Xuan menatap Ling'er. "Sayang, apa kau ingin mereka pergi?"

Ling'er melihat ke arah Tang San, lalu ke arah kelinci yang kini bersembunyi di balik kakinya. "Ayah, kelinci ini takut. Boleh Ling'er pelihara?"

Zhu Xuan tersenyum lembut. "Tentu saja. Apa pun untukmu."

Ia kemudian menatap rombongan Shrek dengan tatapan dingin yang membuat bulu kuduk mereka berdiri. "Kelinci ini sekarang milik putriku. Kalian, pergi dari sini dalam hitungan tiga. Jika tidak, aku akan meminta Dugu Bo mencoba racun barunya pada kalian."

"Satu..."

Tanpa menunggu hitungan kedua, Flender segera menarik murid-muridnya dan lari secepat kilat. Mereka tidak berani menoleh ke belakang, menyadari bahwa mereka baru saja berhadapan dengan eksistensi yang jauh melampaui logika benua mereka.

[Ding! Anda berhasil melindungi hewan peliharaan pertama putri Anda.]

[Hadiah: Skill Pasif 'Aura Penjinak Binatang' (Semua Binatang Jiwa di bawah 100.000 tahun akan tunduk pada Ling'er).]

Zhu Xuan menggendong Ling'er dan kelinci itu. "Ayo masuk, Ling'er. Supnya sudah matang."

"Hore! Makan sup!"

Dugu Bo yang ditinggal di gerbang hanya bisa menghela napas sambil menggelengkan kepala. Akademi Shrek... kalian beruntung hari ini hanya bertemu dengan sisi 'Ayah' dari Tuan Zhu Xuan. Jika tidak, Benua Douluo akan kehilangan satu legenda masa depan hari ini.

1
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Hadi Hadi
lanjut👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Kang Comen
okokokokokokokokokokokok
Kang Comen
⏭️⏭️⏭️⏭️
Kang Comen
heh eh eh eh ....
bukan nya udh di lv 95 segel pedang nya knpa ditambah mlah stuck di 95 ???
Ule Lau: Kalau levelnya berhasil di buka sesuai petunjuk di atas bru lah
total 1 replies
Kang Comen
anak² lain nya mna thor ???
Ule Lau: Ada masih main
total 1 replies
Miea™
next
Kang Comen
next⏭️⏭️⏭️
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
up up up 👍👍👍
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Ule Lau: Up nya perhari 1 bab ya kk... Banyakin sabaaaarnya ya kak
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Ule Lau: Menunggu ya
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 💪💪
yl
😍😍😍
yl
Lanjutkan 💪💪💪
Hadi Hadi
up up up
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
up up up 👍
Hadi Hadi
mantap 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!