NovelToon NovelToon
Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Balas Dendam
Popularitas:382
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 30 petualangan di kerajaan angin #2

Ke esokan hari ya tiba. Fadli segera makan dan langsung pergi ke serikat. Di serikat ia harus menunjukan kartu petualang nya dahulu sebelum mengambil misi.

"Petualang dari kerajaan mata hari ya, lalu peringkat c? Biasa nya yang datang ke sini adalah petualang tingkat a atau tidak s, sampai peringkat c pun kabur dari kerajaan itu, hah...baiklah kamu bisa mengambil misi apa pun itu. Kami akan membayar sesuai dengan misi, " jelas resepsionis itu.

Fadli mengambil kartu nya ia lalu berbisik dalam hati nya. "Resepsionis ini agak judes," ia pun segera ke papan misi dan mulai mencari misi yang cocok.

"Hem.. mana ya,cari herbal hadiah 5 keping perak, cari bulu domba gunung hadiah 10 keping, hah... yang lain deh," kata nya dalam hati.

Fadli lalu mengambil salah satu kertas dan kembali ke resepsionis. "Hah....memburu goblin raksasa? Kamu petualang rang c? Astaga kamu mau cari mati ya," kata resepsionis itu sambil memberikan cap kepada kertas nya.

Setelah bisa menjalankan misi fadli pun pergi ke arah dungeon yang terletak dangat jauh. Ia berbisik dalam hati nya. "Katanya goblin itu ada di sekitaran dungeon biasanya muncul saat berburu manusia,"

Kei.. " benar sekali tuan, mereka berburu manusia untuk di jadikan nutrisi,"

"Eh.. kok agak ngeri ya, tapi goblin seperti itu bukan tantangan untuk aku, setelah di bunuh kata nya sih ambil telinga dan bagian batu di jidat untuk bukti," ucap fadli dalam hati nya.

"Lapor, menurut radar skil penilai ada yang mendekat manusia," kata kei.

Fadli pun memilih diam dan lanjut berjalan sampai manusia itu datang, "yo kamu petualang?" Sapa orang itu.

"Ya begitu lah," jawab fadli.

"Ke sini mau apa? Ke dungeon kalau mau masuk ayo bareng saja party ku sudah menunggu di saja," ajak petualang itu dengan ramah.

"Bukan, aku datang ke sini untuk memburu raksasa, " jelas fadli.

"Begitu ya, goblin raksasa kalau itu ada di hutan sebelah kiri," jelas petualang itu sambil menunjukan arah.

"Apa masih jauh, " tanya fadli.

"Ya sekitar 6 jam kalau jalan biasa dari sini," jelas petualang itu.

"Baiklah makasih banyak," kata fadli sambil memasuki hutan sebelah kiri nya.

Setelah fadli pergi petualang itu berkata, "hahaha.. dasar bodoh di hutan sana ada ribuan babi raksasa bukan goblin, dia pasti akan mati," ia pun pergi dengan wajah puas karena telah membohongi fadli.

Sementara itu fadli menggunakna skil penguat milik nya agar pejalanan bisa di singkat menjadi 6 menit bukan 6 jam, "hei.. kei dari tadi aku melihat babi raksasa itu bukan masalah kan?" Tanya fadli.

"Tidak itu masalah tuan, seperti nya tuan telah di tipu oleh petualang tadi, dia mungkin berharap tuan mati di seruduk babi," jelas kei.

Mendengar itu fadli merasa kesal dan malu karena dengan mudah ia di bohongi. Namun ia melanjutkan perjalanan selama 6 menit.

"Ah... mana aku terkuras banyak, tapi bukan masalah aku melihat gua besar aku rasa itu sarang goblin benar kan kei," kata fadli terseyum.

"Ya goblin memang tinggal di dalam sebuah gua tapi aku rasa itu bukan sarang goblin," jelas kei.

"Eh.. jadi apa doang, tapi kei setelah menggunkan sekil penilai aku bisa melihat gua itu memiliki mana yang tinggi," kata fadli.

"Ya terserah tuan saja mau di chek juga boleh," jawab kei.

Fadli pun memutuskan untuk melakuka pengecekan di ke arah gua itu. Namun saat ia tiba di mulut gua. "Mahluk sebesar ini kenapa ada di tempat seperti ini, tapi ini goblin kan?"

Kei.." ya dia sejenis goblin,"

"Kalau begitu yang ini saja, sama- sama raksasa aku rasa ini cocok untuk di jadikan buruan," kata fadli terseyum sambil menyemburkan api ke arah goblin ini.

Goblin itu berdiri dan langsung meraung dengan keras. Raungan itu bahkan membuat pepohonan di sekitar terlempar.

"Gawat dia seperti nya kuat..." kata fadli sambil melompat keluar dari gua menghindar dan mencari tempat yang lebih luas untuk bertarung.

Namun ia benar- benar terkejut saat goblin itu tiba- tiba muncul di depan nya, brak.. fadli di pukul sampai terpental ke arah batu.

"Hah... sialan kamu hampir membuat aku mati, hp aku sampai tersisa 100 "

Kei.. "sihir penyembuh aktip."

Seketima tangan dan kaki yang tadi nya patah langsung pulih. Fadli segera mengeluarkan dua sihir sekaligus, ia membuat 10000 panah air dan melesat kan nya dari langit. Ia juga menggunakan skil ia juga menggunakan skil penyembur api milik nya dengan radius yang sangat besar. "Hahaha... kamu moster yang sangat berbahaya aku tidak bisa meremehkan kamu rasakan ini," kata fadli menambah ribuan anak panah dan memperkuat semua nya dengan skil penguat. Setelah serangan yang besar itu hutan di sekitar hancur namun goblin itu masih hidup dan bergerak. Di mata fadli goblin itu memiliki kekuatan perisai, "pantas saja sulit mati dia punya kekuatan perisai ternyata,"

"Tuan mumpung dia masih hidup buat dia mengeluarkan perisai nya lagi kita rampas itu," saran kei.

Fadli terseyum ia lalu menbuat panah air yang lumayan besar dan melemparkan nya ke arah goblin. Benar saja goblin itu melawan sam membuat pelindung di sekitar tubuh nya.

"Skil perisai telah di dapatkan," kata kei.

Setelah mendapatkan skil itu fadli langsung mengeluarkan pedang nya dan menebas goblin raksasa yang sudah tak bisa bergerak itu. "Selamat tinggal," kata nya. Setelah selesai di habisi fadli berusaha mengambil batu di kepala goblin itu namun ia benar- benar kesulitan.

"Susah sekali seolah batu kristal nya nempel dengan tengkorak," kata fadli mengeluh sambil duduk.

"Saran bawa saja dengan kepala nya," jelas kei.

Fadli setuju dan memasukan kepala nya saja ke tas sihir. Tubuh nya di tinggalkan begitu saja. Ia lalu kembali ke serikat dengan kecepatan penuh.

Sesampai nya di serikat keadaan sepi karena para petualang sedang pergi ke dungeon untuk berpetualang. Sementara itu fadli dengan santai mendekati resepsionis.

"Misi selelai tapi karena sulit melepa batu sihir nya aku membawa kepala nya," jelas fadli.

"Hah... aku kan minta untuk batu nya saja dan juga telinga nya kenapa yang di bawa kepala? Itu sangat menjijikan aku tidak mau menerima nya," jelas resepsionis itu.

Mendengar itu fadli terlihat kecewa namun sang ketua serikat datang. "Jangan begitu, periksa saja, cepat keluarkan," perintah marcel sang ketua serikat.

Fadli mengangguk ia lalu mengeluarkan kepala goblin itu. Namun marcel terkejut sementara resepsionis berteriak.

"Eh.. ada apa ini?" Tanya fadli bingung.

"Goblin bencana, goblin yang hidup ratusan tahun dan sekali nya keluar ia bisa menghancurkan kota, kenapa kamu bisa mengalahkan nya," tanya marcel.

"Ya itu mudah, memang nya misi gagal? Gawat..." kata fadli khawatir.

"Misi nya memang gagal misi nya adalag memburu goblin raksasa goblin yang ukuran nya 2 kali lebih besar dari manusia. Tapi kamu malah membawa pulang kepaka goblin bencana, jelaskan padaku di mana kamu menemukan nya, aku harus melakukan laporan soal nya goblin bencana biasa nya ada ratusan," kata marcel.

Fadli pum hanya bisa mengangguk saja. Dan menunjukan letak di temukan nya goblin itu di peta, ia lau menjelaskan kalau di perjalanan menuju tempat itu banyak babi hutan raksasa. Setelah menjelaskan panjang lebar fadli pun kembali ke penginapan.

Di penginapan, "sial hari ini tidak dapat uang, tapi aku dapat skil baru si skil petahanan, ya kalau begitu sekarang tidur saja lah mana aku benar- benar terkuras banyak, kei berapa lama aku harus tidur?"

"14 jam, aku akan berjaga sambil mengaktipkan skil penilai," jelas kei.

Fadli pun akhirnya bisa tidur dengan tenang. Sementara itu marcel pergi ke istana kerajaan angin untuk melaporkan kejadian hari ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!