NovelToon NovelToon
Legenda Kebangkitan Wang Fei

Legenda Kebangkitan Wang Fei

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jin kazama

Seorang pemuda bernama Wang Fei yang dianggap lemah dan tertindas berusaha mendobrak batasan dan ingin menentukan nasibnya sendiri dengan menjadi lebih kuat.



"Jika langit tidak adil dan ingin membatasi takdirku, maka aku bersumpah akan meruntuhkan langit itu.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jin kazama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Keterkejutan Wang Fei.

Bab 10. Keterkejutan Wang Fei.

Di kejauhan, wajah Shi Meilan dan dua rekannya juga menjadi pucat pasi. Sebelumnya mereka sangat khawatir, tetapi rasa khawatir itu segera berubah menjadi ketakutan dan kengerian luar biasa setelah merasakan niat membunuh yang meletus dari dalam tubuh Wang Fei.

Padahal dari auranya saja, pemuda itu hanya berada di ranah Penempaan Tubuh level 7. Namun bagaimana mungkin niat membunuhnya bisa semengerikan itu?

Dan yang terpenting lagi, dia mengenakan pakaian dengan lambang murid pelayan. Bagaimana semua ini bisa terjadi?

Pertanyaan demi pertanyaan terus berkelebat di dalam benak mereka.

"Kakak, aku takut! Apakah kita akan mati di sini? Sebenarnya siapa pemuda itu?" kata wanita di samping Shi Meilan yang bernama Xia Qing-Qing.

"Iya, Kakak... apakah kita akan mati? Ya ampun, aku baru berusia 15 tahun dan belum menikah. Mungkinkah aku akan mati di usia semuda ini?" seru gadis lainnya dengan putus asa.

Nama gadis itu adalah Mu Lingyue, yang secara mengejutkan ternyata merupakan cucu dari Tetua Mu Jinhai.

Mendengar pertanyaan konyol dari dua adik juniornya, wajah Shi Meilan yang sebelumnya dipenuhi kecemasan langsung melirik tajam ke arah mereka berdua.

"Diamlah! Meskipun niat membunuh ini sangat mengerikan dan membuat kita tertindas, coba rasakan baik-baik. Aura ini sama sekali tidak menyakiti kita. Justru jika kita berlatih di dalam tekanan ini, kekuatan jiwa kita bisa meningkat!" ucapnya serius setelah berhasil menenangkan diri.

Seketika Xia Qing-Qing maupun Mu Lingyue terdiam.

Namun dengan saksama mereka mulai merasakan aura dan niat membunuh mengerikan yang memenuhi sekeliling mereka.

Dan benar saja.

Meskipun terasa sangat menakutkan seolah berada di dalam domain kematian raksasa, aura itu sama sekali tidak melukai mereka. Yang perlu mereka lakukan hanyalah menahan rasa takut dan terus bertahan di bawah tekanan tersebut.

Ketika mereka mulai mengedarkan teknik kultivasi masing-masing, jiwa perang shio di dalam tubuh mereka mulai bergetar. Yang mengejutkan, kemurniannya perlahan meningkat.

Ya... ketiga gadis ini adalah kultivator jenius yang sangat berbeda dari yang lain. Mereka adalah orang-orang terpilih yang berhasil membangkitkan Jiwa Perang Shio.

Shi Meilan membangkitkan Jiwa Perang Shio Harimau dengan kemurnian 5 bintang, sedangkan Xia Qing-Qing membangkitkan Jiwa Perang Shio Kelinci Mata Merah dengan kemurnian 4 bintang. Mu Lingyue sendiri secara mengejutkan membangkitkan Jiwa Perang Shio Kuda Putih dengan kemurnian 4 bintang.

Ketika mereka terus berkultivasi, resonansi antara jiwa mereka dan Jiwa Perang Shio menjadi semakin kuat.

Pada saat itu, kejutan menyenangkan pun terjadi.

Kemurnian Jiwa Perang Shio mereka benar-benar meningkat. Jiwa perang Shi Meilan meningkat menjadi 6 bintang, sedangkan dua gadis lainnya meningkat menjadi 5 bintang.

Merasakan perubahan besar tersebut, ketiganya dipenuhi kegembiraan luar biasa.

Sementara mereka masih tenggelam dalam euforia, di medan pertempuran Wang Fei yang kini dipenuhi niat membunuh mulai melangkah maju. Xue Jian yang telah bercampur dengan energi gelap terus berputar di sekelilingnya.

Saat ini, kondisi Wang Fei sebenarnya sudah tidak sadarkan diri.

Tepat setelah dia mengucapkan tekadnya, jiwa-jiwa pendendam yang selama ini berada di dalam tubuhnya ikut merespons. Bahkan respons itu melampaui batas yang mampu ditanggung tubuh dan jiwanya saat ini.

Akibatnya, kesadarannya benar-benar terlelap karena kelelahan ekstrem.

Untungnya, Xue Jian segera masuk ke dalam tubuh Wang Fei.

Dan benar saja, ketika menyadari bahwa tuannya tidak sadarkan diri, jiwa Xue Jian akhirnya mengambil alih tubuh tersebut.

Saat masuk ke dalam tubuh Wang Fei, seluruh potensi tubuhnya langsung digunakan semaksimal mungkin.

Dengan Xue Jian yang mengendalikan tubuh itu, kekuatan jiwa luar biasa segera membeludak hebat.

Perubahan tersebut membuat tubuh Wang Fei mampu mengimbangi niat membunuh dari ribuan jiwa pendendam.

Ketika melangkah, sosok yang diselimuti aura kegelapan itu langsung menghilang lalu muncul tepat di hadapan Harimau Tanduk Petir dengan kecepatan luar biasa.

Dengan satu lambaian tangan dan satu pikiran sederhana, energi gelap mengembun lalu membentuk pedang energi hitam.

Detik berikutnya, dengan kecepatan secepat kilat menyambar, tangannya terayun.

"SLASH!"

Tanpa mampu melawan, kepala Harimau Tanduk Petir langsung tertebas dan terguling ke samping.

Harimau itu mati seketika.

Kemudian tangannya kembali terangkat. Kekuatan menelan dari dantian batu langsung mengalir dan menyelimuti tubuh Harimau Tanduk Petir.

Pada saat itu, terjadilah pemandangan yang sangat mengerikan.

Vitalitas kehidupan, darah, dan jiwa Harimau Tanduk Petir yang telah mati segera tersedot masuk ke dalam lubang hitam yang muncul di telapak tangan Wang Fei.

Setelah proses itu selesai, aura kegelapan yang menyelimutinya langsung tersedot kembali ke dalam tubuhnya. Begitu pula dengan Xue Jian yang segera keluar dari tubuh Wang Fei dan mengembalikan kendali sepenuhnya kepada tuannya.

Ketika tersadar, entah mengapa Wang Fei merasakan kelelahan luar biasa.

Seluruh tulangnya terasa nyeri dan otot-ototnya seperti dipelintir dengan brutal.

Rasa sakit itu sangat menyiksa, seolah dirinya baru saja jatuh dari tebing tinggi lalu menghantam bebatuan hingga tulang-tulangnya hancur berkeping-keping.

Akhirnya tubuhnya menjadi lemas tak berdaya.

Kesadarannya kembali menghilang. Dia pingsan akibat kelelahan ekstrem.

Saat tubuhnya hampir jatuh menghantam tanah, untungnya di detik terakhir Shi Meilan melesat dan menangkap tubuhnya.

"Untung saja masih sempat," ucapnya.

Setelah memeriksa keadaan Wang Fei, dia tersenyum tipis.

"Ternyata hanya kelelahan. Tidak ada masalah serius yang perlu dikhawatirkan," ujarnya lega.

Kemudian dia menoleh ke arah Xia Qing-Qing dan Mu Lingyue.

"Sebaiknya kita segera kembali ke sekte agar dia bisa beristirahat dan mendapatkan perawatan."

"Hmm... sebaiknya memang begitu," keduanya mengangguk setuju.

"Untuk mayat Harimau Tanduk Petir itu, biar aku saja yang menyimpannya untuknya," usul Mu Lingyue yang langsung disetujui Shi Meilan dan Xia Qing-Qing.

Begitulah akhirnya.

Hari itu, Wang Fei dibaringkan di atas Profound Ark tingkat rendah milik Shi Meilan. Kemudian artefak tersebut melayang ke udara.

Dengan kecepatan luar biasa, mereka meninggalkan Hutan Kabut dan melesat menuju Sekte Daehan.

Sekte Daehan.

Wilayah Pelataran Murid Luar.

Kamar Shi Meilan.

Seorang pemuda yang tengah tertidur lelap perlahan mengerjapkan mata.

Ketika matanya mulai terbuka, pemandangan indah langsung memenuhi indra penglihatannya.

Ruangan itu bersih, rapi, dan dipenuhi harum berbagai bunga.

Dialah Wang Fei.

"Hmm... di mana ini?" gumam Wang Fei sambil memandangi sekeliling.

Saat dia hendak bergerak, rasa sakit luar biasa langsung membuatnya mengerang.

"Argh... sial. Rasanya tubuhku seperti mau hancur. Sebenarnya apa yang terjadi padaku?" gumamnya lirih.

Pada akhirnya, dia memutuskan kembali berbaring sejenak.

Tidak lama kemudian, pintu kamar terbuka.

Masuklah seorang wanita dengan kecantikan luar biasa, bagaikan peri dalam lukisan.

"Oh... syukurlah kalau kamu sudah bangun. Minumlah ini. Ramuan herbal ini sangat bagus untuk memulihkan kondisi fisikmu dan menghilangkan rasa nyeri akibat kelelahan yang kamu alami," ucapnya lembut.

Gadis itu tidak lain adalah Shi Meilan.

Sementara itu, Wang Fei justru membeku di tempat.

Matanya bahkan tidak berkedip saat memandangi kecantikan wanita di hadapannya.

Mata jernih bagaikan embun pagi, bibir merah lembut, kulit putih halus seperti susu, serta rambut hitam panjang bergelombang.

Ditambah lagi bentuk tubuhnya begitu indah dengan proporsi sempurna.

Semuanya terasa begitu pas, seolah sang pencipta sedang tersenyum saat menciptakannya.

Alih-alih menerima ramuan obat tersebut, Wang Fei justru berkata,

"Cantik sekali."

Mendengar ucapan itu, pipi Shi Meilan langsung bersemu merah.

"Hei, adik kecil. Bukankah tidak baik jika kau terus memandangi lawan jenis tanpa berkedip seperti itu?"

Saat itulah Wang Fei tersadar bahwa tindakannya sangat tidak sopan.

"Ah... maaf, maaf. Aku benar-benar tidak sengaja," ucapnya gugup.

Lalu dengan cepat dia segera meraih ramuan obat dari tangan Shi Meilan dan meminumnya dalam sekali teguk.

"Glup! Glup! Glup!"

"Sudah... aku sudah meminum ramuan itu. Terima kasih," kata Wang Fei buru-buru seolah takut melakukan kesalahan lagi.

Melihat tingkah Wang Fei yang begitu menggemaskan, Shi Meilan tidak kuasa mengangkat tangannya lalu menjepit pipinya dengan lembut.

"Adik kecil... kamu sangat imut," ucapnya dengan nada menggoda.

Namun suara itu justru membuat Wang Fei menegang hebat.

Nada suaranya begitu lembut dan memikat.

Alih-alih terdengar seperti ucapan biasa, nadanya nyaris seperti bisikan manja yang membuat otak Wang Fei membeku seketika.

Belum lagi sentuhan tangan itu...

Sangat lembut dan halus.

Membuatnya ingin merasakan sentuhan tersebut lagi dan lagi.

Namun semua perasaan itu hanya berkecamuk di dalam pikirannya.

Faktanya, saat ini tubuhnya benar-benar kaku seperti patung batu. Dia tidak tahu harus berbuat apa karena ini adalah pertama kalinya dirinya berada sedekat ini dengan seorang wanita secantik peri khayangan.

Shi Meilan yang awalnya ingin terus menggoda akhirnya menyerah saat melihat Wang Fei benar-benar tidak tahu harus bereaksi bagaimana.

"Perbedaannya sangat jauh dibanding kemarin," gumamnya sambil terus mengamati Wang Fei.

Kemarin, sosok Wang Fei begitu mengerikan bagaikan dewa kematian yang tidak terjangkau.

Namun sekarang, dirinya justru terlihat seperti adik kecil yang polos, lugu, dan sangat menggemaskan.

Perbedaan itu benar-benar membuat Shi Meilan tidak tahu harus berkata apa.

Namun itu juga hal yang baik.

Dia memiliki hati yang sangat mulia.

Alih-alih pergi meninggalkan mereka dan bersikap acuh tak acuh, Wang Fei justru memilih membantu saat mereka berada di ambang hidup dan mati.

Saat Shi Meilan masih tenggelam dalam pikirannya, suara Wang Fei membuyarkan lamunannya.

"Maaf sebelumnya... ini di mana? Dan kalau boleh tahu, siapa nama Senior?" tanya Wang Fei sopan.

Meskipun telah menyelamatkan mereka saat itu, Wang Fei sama sekali tidak mengetahui nama maupun status mereka.

Yang dia tahu hanyalah mereka mengenakan pakaian Sekte Daehan dengan lambang murid luar, sehingga tanpa ragu dia langsung membantu.

Mendengar pertanyaan itu, Shi Meilan mengerutkan kening. Dia tidak menyangka bahwa sosok pria di hadapannya sama sekali tidak mengenalinya, alih-alih kecewa dia justru merasa senang.

Artinya pemuda di hadapannya benar-benar menyelamatkannya dengan tulus tanpa ada niat tersembunyi di baliknya. Dia pun tersenyum sangat menawan.

"Namaku Shi Meilan. Ini adalah kamarku, atau lebih tepatnya kediamanku. Kamu saat ini berada di wilayah Pelataran Murid Luar."

"Hah... berada di kediaman seorang wanita? Dan ini wilayah Pelataran Murid Luar?"

Seketika jawaban itu menyambar kepala Wang Fei seperti petir dari langit.

1
Fiano Yan
Mantap
izin iklan ya guys aku baru up butuh bantuan teman2 buat baca novel ku
Dewa Malaikat
Lanjuut ya thor
Ilham Akbar
Bahasanya mudah dimengerti & semoga ceritanya bagus
utk itu saya uplaus satu vote
Dewa Malaikat
lanjut ya thor. jangan mandek tengah jalan
Dewa Malaikat
mantul thor ceritanya.
Jojo Shua
😍🔥
Jojo Shua
😍
Aman Wijaya
gaaas njeduk Thor lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
semangat semangat semangat Thor lanjut
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
gaaas pooolll terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Jerry K-el
nunggu banyak dulu, minimal 100 bab br sy coba baca💪💪💪💪thorrrr
Night Guard
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!