NovelToon NovelToon
Kecewa Yang Tidak Bertepi

Kecewa Yang Tidak Bertepi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / CEO
Popularitas:463
Nilai: 5
Nama Author:

Di saat Alice selalu merasakan kekecewaan dari keluarga dan hubungan asmaranya, Carlos datang dalam hidup Alice untuk mengantikan rasa kecewanya menjadi kebahagiaan.. Namun di saat Alice sudah percaya dan memberanikan dirinya untuk berharap bisa bahagia di tengah kecewanya terhadap keluarganya, Carlos menghilang.. Carlos pergi tanpa meninggalkan jejak, seketika membuat Alice mempercayai jika di dunia ini tidak ada yang bisa membuatnya bahagia

Bab 3

Setelah Nenek Hilda pergi, Nenek Rose langsung menghampiri Grace.

PLAK

“Dasar memalukan, kamu yang dengan sadar ingin bersama dengan laki - laki itu meski kami sudah menentangmu. Tapi dengan nekat kamu ingin bunuh diri jika tidak menikah dengan laki - laki itu, dan sekarang ketika hidup kamu tidak bahagia kamu malah mencuci otak anak - anak mu untuk membuat mereka menjadi seperti sekarang, yang besar tukang bully fisik dan tidak mau kalah yang satu lagi suka menghina orang yang tidak lain keluarganya sendiri. Dan secara sadar kamu ingin menghancurkan keluarga adik mu sendiri hanya karena dia bahagia di perlakukan dengan baik oleh suaminya.”Murka nenek Rose ke anak keduanya.

Tante Grace bertambah shock mendengar apa yang di katakan ibunya.. belum lagi ia sempat membela dirinya Nenek Rose langsung memaparkan fakta dari kelakuan anaknya.

“Jangan kan dengan Rosaline, sikap iri mu ini ingin mengadu domba Rosaline dan Ririn untuk membuat Ririn membenci kakaknya.. karena nasih Ririn tidak jauh beda dengan kamu, bedanya kamu masih punya suami tapi seperti tidak punya suami.. kalau adik kamu memang sudah proses cerai dengan suaminya.” Ucap nenek Hilda

Membuat tante Grace dan Rosaline tersentak kaget dengan ucapan Ibu mereka.

‘Akhirnya kamu keluar dari lingkaran hitam itu adik ku.’ Ucap Rosaline dalam hati bersyukur adiknya bisa mengambil keputusan yang tepat walaupun berat ia tidak pernah ingin adiknya di bohongi dan di jadikan sapi perah oleh keluarga suaminya.

‘Bodoh sekali si Ririn malah milih cerai. Pasti ngk ada lagi yang mau biayain kami.’ Ucap Grace dalam hati.

Nenek Rose yang melihat ekspresi tante Grace langsung tersenyum sinis.

“Bagaimana caranya aku bisa melahirkan anak yang punya sifat iri ke saudara - saudaranya dan beniat adu domba adik - adiknya agar saling membenci satu sama lain.. aku tidak pernah mengajarkan kalian untuk menjadi iri, apalagi mengadu domba saudara kandung sendiri.” Ucap Nenek Rose sambil terisak

“Di keluarga besar papa kamu ini tidak ada sifatnya seperti kamu Grace, jadi dari mana sifat kamu ini berasal? Apa kasih sayang kami kurang Grace? Demi keluarga kamu, adik - adik dan abang kamu mendapatkan jatah warisan nya sedikit karena setengah dari jatah warisan mereka di berikan ke kamu karena kamu meminta jatah warisan itu di saat kami berdua masih sehat walafiat seperti ini.. jika kami pendek umurnya apa yang terjadi pada adik - adik dan abang kamu hah?! Pasti kamu rampas semua hak mereka!!” Ucap Kakek Arman yang baru saja tiba di rumah mama.

Mendengar apa yang di katakan orang tuanya membuat Grace merasa takut dan kesal karena dia merasa tidak ada yang membelanya karena yang di pikir apa yang dia lakukan tidak salah.

“Jangan kamu merasa kami tidak pernah membela kamu, sudah banyak yang kami korbankan untuk kamu dan melukai adik - adik dan abang kamu. Tapi kamu nggak akan pernah sadar kan kalau laki - laki yang jadi suami kamu itu adalah seorang laki - laki yang tidak bertanggung jawab. Hanya memikirkan dirinya sendiri dan kamu dengan bodohnya termakan omongan manisnya yang membuat kamu dan anak kamu menjadi seperti ini.” Bentak kakek Arman..

Deg

‘Kenapa papa bisa tahu kalau Mas Ardi lah yang membujuk ku agar meminta harta warisan itu.’ Panik tante grace

Tante Grace benar - benar tidak menyangka jika apa yang di lakukan oleh suaminya itu di ketahui oleh papanya.

“Selama ini aku terlihat lebih membela Silvie dan Natalie sampai - sampai membuat anak - anak ku kecewa dengan ku, itu semua karena aku tidak ingin meributkan hal ini. Tapi dari Natalie dan sekarang kakakku sendiri memfitnah anak ku, aku tidak bisa terima kak.. silakan kakak bayar kerugian yang aku alami karena suami kakak menyambungkan pipa air kami ke rumah kakak.. dan itu sudah terjadi dari dulu ketika rumah ini dan rumah kakak di renovasi.” Ucap Mama Rosaline

“Dan jangan lupa kakak membayar tagihan listrik kami yang suami kakak sambungkan ke kamar Natalie..” ucap mama Rosaline lagi

Deg

Muka Tante Grace semakin pucat seperti kertas..

Kakek Arman dan Nenek Rose semakin murka mendengar apa yang di ucapkan mama Rosaline..

“Aku tahu apa yang suami kakak lakukan, aku yang melihat dengan mata kepala ku sendiri saat dia menyuruh tukang untuk menyambungkan pipa air mereka ke kamar mandi umum di lt 2 dan dia juga yang mengambil listrik di kamar tamu lt 3 untuk di sambungkan ke kamar Natalie.. tapi aku tidak ingin ributin apa pun karena percuma juga kalian tidak akan pernah mau mengakui kesalahan kalian.” Ucap mama Rosaline.

“Apa suami kamu, tahu nak?” Tanya mama Rosaline.

Sebelum mama Rosaline menjawab, papa Indra langsung menjawab pertanyaan nenek Rose.

“Saya tahu apa pun yang terjadi di rumah ini dari awal renovasi sampe suami perempuan tak tahu diri itu mencuri listrik dari rumah ini pun aku tahu. Semua perbuatannya ada bukti rekaman CCTVnya. Setiap sudut ruangan ini kecuali kamar pribadi kami dan anak - anak, punya CCTV kecil yang tak terlihat.” Ucap papa Indra yang baru saja sampai rumah.

Kakek Arman tersenyum puas dengan ucapan papa Indra.

“Kamu bilang Alice bodoh kan? Apa benaran dia bodoh? Tidak sama sekali malah dia sering menang lomba tapi tidak pernah di apresiasi sama mamanya, karena mamanya lebih sibuk dengan kedua ponakan yang dia blg kasihan itu.” Ucap papa Indra..

Papa Indra langsung mengeluarkan ponselnya mencari sebuah video dari mamanya.

“Silakan di lihat, semua itu adalah piagam dan piala lomba yang di menangkan oleh Alice.. semua itu di simpan oleh mama dan papa ku.” Papa Indra memperlihatkan sebuah ruangan yang isinya piagam dan piala..

Mama Rosaline sangat shock merasa bersalah karena selalu mengabaikan perasaan anak - anaknya..

“Prestasi apa yang di dapat oleh anak - anak kamu? Selain bisanya hanya menghina bentuk badan anak ku dan memfitnah anak ku. Piagam dan piala apa yang mereka menangkan?! Selain si sulung yang sudah kelihatan pintarnya dari dulu, adik - adiknya juga tidak kalah pintar tapi itu semua tertutupi dengan tingkah menjijikan anak kamu yang tidak pernah bisa menerima fakta kalau anak - anak ku lebih pintar dan segalanya dari merek. Makanya anak - anak kamu itu tidak suka dengan anak ku dengan cara menyerang mental anak - anak ku.. membuat Alice berpikir kalau dia memang bodoh, cicak kering dan jorok..” Bentak papa Indra yang sudah muak dengan sikap kakak dari istrinya itu.

Nenek Rose dan Kakek Arman merasa bangga, dan mereka juga sudah mengetahui semua itu karena kalau mereka menang lomba akan selalu menunjukkan ke kakek nenek mereka.

“Maaf pa, ma.. selama Rosaline tidak pernah berubah dan tetap ingin membela para keponakannya itu.. aku dan anak - anak akan tinggal di rumah orang tua ku…” ucap papa Indra ke Nenek Rose dan Kakek Arman..

“Jangan terlalu senang kamu Grace, aku akan menghubungi pengacara ku agar menagih semua kerugian yang di buat suami kamu itu.. jangan pernah kamu pikir akan bisa lepas dari tuntutan ku.. dan aku akan memproses kamu dan anak kamu dengan dugaan mencemarkan nama baik anak ku.. aku tidak perduli dengan anak mu masih kecil atau tidak karena sekarang ada penjara untuk anak - anak.” Ucap papa Indra dengan tegas.

Dan tanpa menunggu persetujuan Kakek, Nenek dan mama, papa Indra langsung pergi dari sana..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!