NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam pengganti / Dikelilingi wanita cantik / Nikah Kontrak
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Dalam sekejap identitas pribadinya diganti oleh kekasih suaminya. Ia dituduh melakukan berbagai kejahatan.


Kejahatan apa yang dituduhkan oleh kekasih suaminya hingga dirinya harus menebus kejahatan itu dibalik jeruji besi? apakah Kiara mampu melepaskan jeratan permainan orang-orang hebat yang menghancurkan hidupnya dalam sekejap? apakah ada yang bisa membantunya untuk melewati semua ujian hidupnya itu? ikuti cerita gadis cantik nan jenius bernama Kiara...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. Nama Yang Sama

Kekasihnya Evert sedang menunggu pria itu dengan rasa cemas. Masalahnya Evert sudah berjanji padanya akan kabur ke luar negeri saat Evert sudah mendapatkan warisannya. Saat ini Amanda sedang hamil anak mereka namun keluarga Evert tidak mau menerimanya sebagai menantu karena terlihat seperti wanita jalang.

"Sial...! kenapa Evert memblokir nomorku? syukurlah anak ini sebagai senjataku untuk menguasainya sekaligus uangnya," Manda terkekeh sambil menghisap rokoknya tanpa peduli pada janinnya.

Sementara ditempat lain Evert sedang mempersiapkan pernikahannya yang akan digelar minggu depan. Kiara sudah berada di rumah kakek dan nenek Evert. Evert juga masih berada ditempat yang sama karena ia sedang mengikuti pengajian jelang hari pernikahannya.

Keluarga besar ibunya mulai datang untuk melihat calon pengantin. Kakek dan neneknya Evert menyambut beberapa tamu dengan suka cita.

"Mam, mana calon menantu kita?" tanya nyonya Dewi yang datang bersama suaminya.

"Sebenarnya gadis itu sedang dipingit tapi kalau kalian mau lihat akan nenek panggilkan," ucap Nenek Sarah pada cucu keponakannya.

Nenek Sarah beralih ke kamar Kiara. Gadis cantik itu sedang melakukan perawatan oleh perawat kecantikan.

"Kiara. Ada keluarga nenek sudah datang. Apakah kamu ingin bertemu dengan mereka? kalau kamu tidak mau tidak apa nak," ucap nenek Sarah.

"Tidak apa nek, Kiara akan menemui mereka," Kiara segera mengambil hijabnya lalu turun bersama nenek Sarah.

Semua mata menatap sosok cantik yang sudah berubah bak putri dongeng yang dalam semalam sangat cantik karena perawatan mahal pada tubuh dan wajahnya.

"Wow...cantiknya...!" puja tamu dari kerabat dekat Evert. Begitu juga dengan Evert yang terlihat bergetar saat melihat calon istrinya makin cantik. Apa lagi sudah sepekan ini mereka dilarang untuk bertemu.

"Belum dandan sudah secantik ini apa lagi dihari pernikahan nanti," puji Melin sepupunya Evert.

Ditengah kekaguman pada sosok Kiara tampak ada seorang pria yang terpaku ditempatnya dengan wajah pucat menatap tidak percaya sang pengantin wanita tidak asing baginya. Pria paruh baya itu bergumam kecil sambil menyebut nama Kiara dengan bibir bergetar.

"Kiara...?" batinnya namun sakit dihatinya mengalahkan rasa haru itu. Sudah 12 tahun ia tidak bertemu dengan putrinya itu karena keegoisannya. Pria paruh baya itu memalingkan wajahnya saat air matanya hampir menetes. Semua tamu sibuk berkenalan dengan Kiara. Evert hanya bisa menatap dari jauh calon istrinya itu.

"Apakah aku kuat jika nanti sudah sekamar dengan Kiara? tidak, saat ini yang aku pikirkan adalah Manda. Dia sedang hamil anakku. Aku tidak boleh gagal mendapatkan harta kekayaan kakek," Evert sibuk dengan pikirannya sendiri.

Salah satu tantenya Evert memanggil suaminya untuk berkenalan dengan Kiara.

"Mana mas Devan?" gumam Erika mencari sosok sang suami yang sedang menyendiri di taman belakang.

"Sayang. Kamu di sini rupanya. Sini masuk dulu..! kamu harus berkenalan dengan calon istrinya Evert. Dia sangat cantik," bujuk Erika.

"Kepalaku sangat pusing. Aku mau pulang dulu," Devan beranjak pergi menuju mobil.

"Tapi aku masih ingin disini..!" rengek Erika.

"Terserah...!" ketus Devan yang tidak ingin bertemu dengan putri kandungnya yang sudah ia campakkan 12 tahun lalu.

Mobil Devan meninggalkan rumah mewah itu. Erika tampak tidak peduli dengan sikap suaminya karena hatinya lagi bahagia. Ia sama sekali tidak tahu kalau Kiara adalah putri tirinya. Di dalam sana, seperti biasa semua orang berebutan ingin mengetahui latar belakang Kiara. Nenek Sarah yang sudah mengetahui kisah hidup Kiara memilih menyelamatkan gadis itu dari pertanyaan sensitif yang bisa mengubah mood Kiara.

"Maaf semuanya Kiara harus istirahat...! ayo nak kembali ke kamarmu...!" ajak sang nenek yang langsung dituruti Kiara yang juga tidak nyaman saat ini. Apa lagi pertanyaan mengenai ayah kandungnya yang tentu saja dia tidak mungkin menjawab jika sudah meninggal.

Setibanya dikamar Kiara mulai gelisah. Dia selama ini sudah mencari ayahnya sampai ke Jakarta karena kabarnya ayahnya bekerja di Jakarta. Ia dan ibunya rela menjual rumah besar mereka di Surabaya lalu pindah ke Jakarta saat Kiara tamat SMP. Namun sayang mereka tidak menemukan Devan karena tempat tinggalnya berpindah-pindah.

"Ayah, kau di mana? apakah ayah sudah melupakan aku dan bunda. Aku butuh ayah disaat seperti ini. Aku ingin ayah yang menikahkan aku dengan Evert. Walaupun pernikahan ini hanya sementara, " lirih Kiara.

Setibanya di rumah, Devan merasa sangat gelisah. Ia mulai merindukan sosok istri yang sangat dicintainya. " Rubby, apakah kamu baik-baik saja sayang? maafkan aku belum bisa menjadi suami dan ayah yang baik untuk kamu dan putri kita Kiara," gumam Devan.

****

Hari pernikahan pun tiba. Pernikahan digelar di mansion mewah tuan Hilman yang hanya dihadiri kerabat dan orang-orang terdekat tanpa melibatkan karyawan perusahaan milik tuan Hilman walaupun Evert adalah CEO perusahaan kakeknya itu. Evert juga tidak mau memberitahu ayahnya tentang pernikahannya. Ayahnya lebih sibuk mengurus keluarga barunya daripada dirinya.

Pagi itu Devan enggan untuk berangkat ke pernikahan Evert yang merupakan keponakan istrinya. Ia tidak mau rahasianya terbongkar kalau ia pernah memiliki keluarga sebelum menikah dengan Erika putri dari tuan Haidar adik kandungnya tuan Hilman.

"Maafkan ayah nak karena tidak bisa menjadi walimu di hari pernikahanmu. Ayah belum siap bertemu kamu dan bundamu," ucap Devan.

"Mas. Benar mas nggak mau hadiri pernikahan Evert?" tanya Erika sambil memasang kalung berlian di lehernya.

"Badanku tidak enak Erika. Titip salam saja buat paman dan tante," ucap Devan.

"Ya sudahlah tidak apa. Lagipula mereka tidak menggelar pesta. Hanya ijab-qobul aja. Kasihan Kiara. Dipaksa menikah dengan Evert disaat ibunya masih dalam perawatan medis pasca operasi jantung. Harusnya sudah pulang hari ini," ucap Erika membuat Devan tercekat.

"Apaaa...?! sakit...?" tanya Devan.

"Ih, reaksinya biasa aja dong. Kenal juga kagak sok perhatian," ketus Erika.

"Ah, kamu saja yang keterlaluan. Sudahlah aku mau tidur," Devan menarik selimutnya melanjutkan tidurnya.

Erika tampak kesal dengan sikap suaminya satu pekan ini. Selalu terlihat melamun, sulit tidur dan tidak selera makan.

"Kamu sudah siap nak?" tanya nyonya Rubby yang sekarang sedang mendampingi putrinya.

"Sudah bunda," Clara yang mengenakan gaun putih yang dipadukan dengan hijab tampak anggun dan aura mahalnya lebih terlihat jelas. Dirinya harus menunggu jika Evert sudah melakukan ijab-qobul dengan penghulu baru dirinya turun.

"Evert Anggara Bin Wiratama Darma saya nikahan engkau dengan ananda Kiara Zahrani Binti Devandra Sanusi dengan seperangkat perhiasan dan uang satu miliar dibayar tunai," ucap sang penghulu yang langsung diikuti oleh Evert dalam satu tarikan nafas.

Ucapan sah oleh kedua saksi pernikahan itu menjadi kalimat terakhir sebagai pengikat sahnya pernikahan Evert dan Kiara.

Namun tidak dengan Erika dan beberapa anggota keluarga yang merasa aneh dengan nama ayahnya Kiara.

"Lho kenapa nama ayah Kiara sama persis dengan nama suamimu mbak Erika?" tanya Tantri adik kandungnya Erika.

"Iya ya. Kok bisa sama sih?' ucap kerabat yang lain. Perasaan Erika mulai tidak enak. Erika mulai menghubungkan perubahan sikap suaminya di pertemuan keluarga saat pengajian hingga hari ini.

"Apakah mas Devan sudah menikah sebelum menikah denganku?" batin Erika yang langsung cabut dari tempat itu untuk menemui suaminya.

"Apa jang

1
🌸UmmiMasPutro🌸
bagus deh g jadi nikah🤭
Adi Sudiro
manusia egois udah pada bau tanah bukan nya sadar malah tambah edan
🌸UmmiMasPutro🌸
yg salah cucu kakek seandainya dya g ada amanda mgkn kiara bs jadi istri yg sholeha bkn cm nikah kontrak
🌸UmmiMasPutro🌸
bagus kiara batalin aja
Irul Nurjanah
lanjut
🌸UmmiMasPutro🌸
waduh harus cepet di tangani kiara jgn sampe parah
🌸UmmiMasPutro🌸
sering di ajak ngomong kiara, Annabelle syg sm. kamu, insyAllah cpt sadar
🌸UmmiMasPutro🌸
waduh billy semangat ya kiara percaya Allah SWT
🌸UmmiMasPutro🌸
syukur alhamdulillah masih ada yg mU percaya kiara
🌸UmmiMasPutro🌸
kiara lengah, sampe sampe passport di ganti dya g tau,
🌸UmmiMasPutro🌸
curiga yg dihamil manda bukan anak evan
🌸UmmiMasPutro🌸
nama kakeknya amran tp lupa nama istrinya thor🤭
sampe punya anak dan cucu dan alat alat canggihnya yg bs menghilang dll.
🌸UmmiMasPutro🌸: sama sama kakak author, tetep semangat ya menulisnya 🙏
total 4 replies
🌸UmmiMasPutro🌸
curiga nanti paman Annabelle yg bantu kiara
🌸UmmiMasPutro🌸
cerita sebagus ini nggak ada yang baca.
aq penggemar author dari cerita nenek amina lupa namanya🤭
vitrienoor99
kapok kamu evert, diperjanjikan ga akan menyentuh Kiara tapi syarat dari kakek Hilman harus ada cicit dulu sebelum warisan jatuh ke evert🤣🤣
vitrienoor99
lanjutkan kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!