Arsenio Rizky Reynaldi merupakan ketua mafia yang berkedok ceo ARR corp sekaligus penguasa dunia bawah dan klan nya selalu berjaya dibawah kepemimpinan nya dalam berperang
Aurora xiena xavier si gadis cantik dan jenius pewaris tunggal kerajaan bisnis sang ayah xavier corp dan rumah sakit sang ibu, dan banyak yang ingin menjatuhkan nya!
Dan bagaimana kisah mereka saat jatuh cinta pada pandangan pertama!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 3
sebulan kemudian,,
Arsen saat perjalanan pulang dari kantor, dia di jegat oleh beberapa orang dari mafia black lion yang punya dendam pribadi pada arsen karna arsen pernah menghancurkan markas pusat mereka.
arsen pun turun dari mobil nya dan pertarungan pun tidak dapat di hindari, arsen pun bergerak sangat cepat menghindari tembakan dari musuh nya.
arsen pun terkena tembakan di bahu, dengan darah yang telah menganti warna kemeja putih arsen dan arsen pun berhasil menumbangkan mereka semua.
Sambil menunggu tim medis datang, arsen pun duduk di kap mobil nya sambil menekan luka tembak di bahu nya.
Tiba tiba ada yang memanggil nya "arsen"
sesaat sebelumnya
Aurora dan keluarga nya sedang dalam perjalanan pulang setelah makan bersama di luar.
"pi kenapa banyak mobil disini seperti menghadang jalan" ucap mami xiena
"papi juga tidak tau mi" ucap papi
di kursi belakang auora pun bertanya
"kenapa kita berhenti pi?" ucap rora
"itu sayang di depan banyak mobil terparkir tengah jalan" ucap papi xavier
Salah satu pengawal sang papi datang menghampiri
"apa yang terjadi di depan?" ucap papi xavier
"seperti nya telah terjadi pertarungan tuan karena banyak mayat yang tergeletak"
"dan ada seorang pria tengah duduk di kap mobil nya seperti nya dia terluka tuan"
"apakah mobil sport...warna hitam?" ucap aurora
"betul nona kenapa anda bisa tau?
"itu mobil nya arsen pi mi, kita harus membantu nya" ucap aurora
Seketika rora turun dari mobil kemudian langsung berlari untuk memastikan dan ternyata bener pria di kap mobil itu adalah arsen yang tengah menekan luka di bahu nya.
"arsen" ucap rora
Arsen pun mengalihkan padangan pada suara yang memanggil nya.
"rora kenapa kamu ada disini? Ucap arsen
"arsen kamu terluka?" ucap rora
"tidak apa apa ini hanya luka kecil" ucap arsen
"luka kecil apa nya? Kamu berdarah begitu" ucap rora
Tak lama arsen pun kehilangan kesadaran nya
papi dan mami auora menghampiri
"siapa dia sayang?" ucap sang mami
"dia arsen mi, pria yang waktu itu menolongku" ucap rora
"seperti nya dia terkena luka tembak" ucap sang papi
"pi, ambilkan peralatan medis mami di mobil kita harus memberhentikan pendarahan di bahu nya " ucap mami
sang papi bergegas ke mobil mengambil peralatan medis sang istri.
"mi apa arsen akan baik baik saja?" ucap rora
"dia akan baik baik saja sayang" ucap mami
Kemudian mereka semua di kerumuni orang orang berbaju hitam bersenjata lengkap.
dan pengawal sang papi pun mengangkat senjata mereka bersiap saling menembak, meski kalah jumlah mereka tidak gentar sedikitpun.
"berani sekali kalian menyerang bos kami, sambil mengarahkan senjata nya pada papi xavier"
"kami tidak menyerang nya, saat kami datang dia sudah terluka dan istri saya sedang menghentikan pendarahan karena dia terkena luka tembak di bahu nya"
Di situasi genting reyhan datang dengan tergesa gesa
"tahan tembakan! Turunkan senjata kalian" ucap reyhan
"mereka bukan musuh" ucap reyhan lagi
para pasukan pun menurunkan senjata mereka membuat situasi tidak mencekam sebelumnya dan para pengawal menghela nafas mereka.
"selamat malam tuan vaxier dan nyonya xiena, maaf telat membuat anda masuk dalam situasi ini" ucap reyhan
"malam kembali tuan reyhan"ucap papi xavier
"panggil reyhan saja tuan" ucap reyhan
"panggil saya paman saja rey" ucap papi xavier
"baik paman" ucap reyhan
"ada hubungan apa kamu rey sama pria itu?" ucap papi xavier
"dia adalah tuan muda saya paman" ucap reyhan
"