NovelToon NovelToon
Dan Ofid

Dan Ofid

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Nyx Morrigan, gadis yang terbuang dari keluarga konglomerat Beckham, Di usia ke-19 tahun Pelariannya membawanya bertemu Knox Lambert Riccardo, mahasiswa teknik sekaligus petarung jalanan.

Di bawah atap apartemen mewah Knox, rahasia Nyx perlahan terkuak, mengubah hubungan menjadi ikatan emosional yang intens.

Saat identitas asli Nyx terungkap, Knox justru menjadi pelindung utama dari kekejaman Dari keluarga nya.
Ketegangan memuncak ketika nama "Morrigan" ternyata menyimpan rahasia darah yang lebih besar dari sekadar skandal keluarga Beckham.

Di tengah konflik identitas, pengkhianatan keluarga, dan dunia yang berbahaya, Nyx harus memilih antara terus bersembunyi atau menyerahkan hatinya sepenuhnya kepada Knox.

Sebuah kisah tentang pencarian rumah, Untuk Rasa Sakit, dan penyembuhan luka.
.
Happy reading dear 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#24

Pusat Rehabilitasi Saint Jude terletak di pinggiran terpencil Los Angeles, tersembunyi di balik perbukitan hijau yang tampak tenang namun dijaga oleh sistem keamanan tingkat tinggi. Di salah satu sudut taman yang paling sunyi, jauh dari jangkauan kamera pengawas pasien umum, seorang wanita duduk di bangku kayu tua.

​Agnesia Beckham.

​Wajahnya pucat, rambutnya dibiarkan tergerai sedikit berantakan, dan matanya menatap kosong ke arah hamparan bunga lavender. Bagi para perawat dan dokter, ia hanyalah seorang wanita yang hancur karena obsesi dan gangguan jiwa setelah bertahun-tahun menjadi bayang-bayang di keluarga Beckham. Namun, begitu seorang pria berpakaian hitam dengan topi rendah yang menutupi separuh wajahnya mendekat, aura di sekitar Agnesia berubah seketika.

​Pria itu berdiri dua langkah di belakangnya, tangan bersedekap, matanya waspada menyapu sekitar.

​"Tuan mengatakan situasi saat ini belum aman, Nyonya," suara pria itu rendah, nyaris menyatu dengan desis angin. "Keluarga Morrigan sedang melakukan pembersihan internal besar-besaran. Tuan berkata mohon bersabar lagi sedikit. Tetaplah di sini untuk sementara waktu."

​Agnesia tidak menoleh. Namun, tatapan matanya yang semula kosong mendadak menajam, berkilat dengan kecerdasan dan ketegasan yang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda kegilaan.

​"Dan beliau juga berpesan," lanjut pria itu, "lanjutkanlah drama ini agar David Beckham tidak pernah curiga. Biarkan dia percaya bahwa Anda benar-benar telah kehilangan akal sehat karena dirinya. Itu adalah perlindungan terbaik saat ini."

​Agnesia menarik napas panjang, jemarinya yang lentik memetik sekuntum bunga lavender lalu meremasnya hingga aromanya menguar tajam.

​"Sampaikan padanya," suara Agnesia keluar dengan dingin dan otoritas yang sempurna, sangat kontras dengan rintihan "gila" yang sering ia tunjukkan di hadapan para perawat. "Jangan pernah mencoba mengikuti ataupun menyelidiki putrinya. Katakan padanya untuk menjauh dari radar Nyx."

​Pria bertopi itu sedikit menegang. "Tapi Tuan mengkhawatirkan keselamatan Nona Nyx, apalagi setelah—"

​"Tidak ada tapi-tapi," potong Agnesia tajam. "Setiap langkah yang ia ambil untuk mendekati Nyx hanya akan menarik musuh-musuh dunia bawah tanah menuju leher putriku. Aku sudah menghabiskan sembilan belas tahun hidupku untuk melatihnya menjadi sosok yang keras dan tangguh. Aku membentuknya dalam api penderitaan agar dia bisa bertahan hidup di dunia yang kejam ini, dengan atau tanpa nama Morrigan di belakangnya."

​Agnesia berdiri, membalikkan tubuhnya sedikit untuk memberikan instruksi terakhir. Tatapannya begitu dingin hingga pria di hadapannya pun menundukkan kepala.

​"Sampaikan juga padanya..." Agnesia menjeda kalimatnya, beralih menggunakan dialek kuno yang hanya dimengerti oleh lingkaran dalam keluarga Morrigan tingkat tinggi, sejenis sandi verbal yang sudah terkubur puluhan tahun.

​"Vultus insaniae, cor regis. Tempestas sub terra non finitur."

​Kalimat itu memiliki arti yang sangat spesifik dalam protokol mereka: Wajah gila, hati raja. Badai di bawah tanah belum berakhir. Ini adalah laporan status bahwa Agnesia masih memegang kendali penuh atas peran kejiwaannya. Kegilaannya hanyalah benteng, sebuah topeng yang sempurna untuk menipu dunia hingga "dunia bawah tanah" benar-benar aman bagi pewaris yang sesungguhnya.

​"Katakan padanya, peranku sebagai wanita gila akan tetap sempurna selama itu dibutuhkan. Jangan buat pengorbananku selama ini sia-sia hanya karena kerinduan seorang ayah yang terlambat," ucap Agnesia kembali ke bahasa normal, suaranya mengandung ancaman yang nyata.

​Pria itu mengangguk patuh. "Baik, Nyonya. Pesan Anda akan sampai sebelum matahari terbenam."

​"Pergilah. Dan pastikan David Beckham tetap mengira aku sedang merangkak di lantai selku. Pria malang itu selalu merasa menang saat melihat korbannya hancur. Biarkan dia menikmati kemenangan palsunya sedikit lebih lama."

​Pria berbaju hitam itu menghilang di balik rimbunnya pepohonan secepat ia datang. Agnesia kembali duduk, wajahnya kembali bertransformasi menjadi kosong dan rapuh saat seorang perawat mulai terlihat di kejauhan.

​Di dalam hatinya, Agnesia membisikkan sebuah doa yang jarang ia ucapkan. Maafkan Ibu, Nyx. Kau harus dibenci oleh dunia agar tidak bisa ditemukan oleh iblis. Bertahanlah sedikit lagi bersama pria Riccardo itu, karena saat badai ini usai, kau tidak akan pernah perlu bersembunyi lagi.

​Agnesia kembali menunduk, mulai menggumamkan kata-kata tidak jelas—melanjutkan sandiwara besarnya di balik jeruji putih yang menjaganya dari dunia luar.

​Sementara itu, di sebuah kantor yang gelap dan tersembunyi di jantung kota, seorang pria paruh baya dengan aura kekuasaan yang luar biasa menerima pesan singkat melalui jalur enkripsi.

​"Vultus insaniae, cor regis."

​Pria itu menghela napas lega, namun matanya tetap menatap layar monitor yang menampilkan foto Nyx yang sedang tertawa kecil saat digendong oleh Knox menuju apartemen.

​"Kau melatihnya dengan sangat keras, Agnesia," gumam Christian Morrigan pelan. "Tapi kau benar. Dia harus menjadi baja sebelum dia bisa mengenakan mahkota ini."

​Christian mematikan monitornya, lalu berbalik menatap peta kota Los Angeles. "Sudah waktunya membersihkan sampah-sampah yang menghalangi jalan pulang putriku. Dimulai dari keluarga Beckham."

​Dunia bawah tanah Los Angeles mulai bergetar. Sesuatu yang besar sedang bergerak di balik bayang-bayang, dan Nyx Morrigan, tanpa ia sadari, berada di pusat badai yang akan mengubah peta kekuasaan kota itu selamanya. Namun untuk saat ini, rahasia itu tetap terkunci rapat di balik dinding pusat rehabilitasi dan bisikan sandi yang tak terpecahkan.

1
ren_iren
lanjutkan.... 🤗
Ros🍂: okay kak🥰🙏
total 1 replies
ren_iren
dapatttt aja visual yg bening2 🤭😂
Ros🍂: biar halu kita lancar jaya kak 😍🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
Nyx Knox....
gasss baca sampai habis.... 🤭😁😂
Ros🍂: Ma'aciww kak 🥰🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!