NovelToon NovelToon
Transmigrasi Hanabi

Transmigrasi Hanabi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Reinkarnasi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Time Travel / Persaingan Mafia
Popularitas:86k
Nilai: 5
Nama Author: Erika Ponpon

Hanabi di bunuh oleh wakil ketua geng mafia miliknya karena ingin merebut posisi Hanabi sebagai ketua mafia dia sudah bosan dengan Hanabi yang selalu memerintah dirinya. Lalu tanpa Hanabi sadari dia justru masuk kedalam tubuh calon tunangan seorang pria antagonis yang sudah di jodohkan sejak kecil. Gadis cupu dengan kacamata bulat dan pakaian ala tahun 60’an.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erika Ponpon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

Stella melangkah anggun memasuki restoran mewah yang sudah dia pilih dengan matang. Dia mengenakan gaun sederhana namun elegan, wajahnya dihias makeup tipis yang menonjolkan kesan lembut dan natural.

...Stella...

Saat melihat sosok pria berjas hitam dengan aura tegas dan tatapan tajam duduk di salah satu meja, senyum puas muncul di bibirnya. Rambut berwarna putih seperti idol korea membuat ketampanan Arland semakin tumpah-tumpah.

...Arlend Kaiden Gavintara...

Arland Kaiden Gavintara.

Putra tunggal keluarga Bagaskara. Calon Tunangan Moira.

Dia berjalan seolah tak sengaja, pura-pura baru menyadari keberadaan Arland.

“Hei.., Arland?” suaranya dibuat seolah terkejut, lembut dan penuh sopan santun. “Gue nggak nyangka ketemu lo di sini.”

Arland mengangkat kepalanya sekilas. Tatapannya dingin, suaranya datar.

“Kebetulan.”

Stella tersenyum manis, lalu menarik kursi seolah meminta izin dengan sikap malu-malu.

“Boleh gue duduk sebentar? Restorannya penuh, gue bingung mau di mana…”

Arland tidak menjawab, hanya mengangkat alis. Sikapnya cuek, tapi Stella tahu itu bukan penolakan mutlak. Dia pun duduk dengan hati-hati, menjaga setiap gerak-geriknya agar terlihat anggun. Bodoh amat sama sikapnya Arland.

“Arland…” Stella mencoba membuka percakapan, menundukkan kepala dengan ekspresi polos.

“Gue sering dengar orang bilang lo itu… dingin. Tapi sebenarnya, gue rasa lo cuma salah dimengerti. Cewek yang nggak tahu cara bersikap aja yang bikin lo kelihatan keras dan dingin.”

Arland menatapnya tajam, seolah menembus kepura-puraan itu.

“Kalau lo mau ngobrol basa-basi, cari orang lain. Gue nggak punya waktu untuk hal bodoh.”

Seketika wajah Stella sedikit kaku, tapi ia cepat-cepat menutupinya dengan tawa lembut.

“Ah, lo emang tegas banget, ya… gue suka cowok yang kayak gitu. Nggak semua orang berani bicara jujur.”

Namun dalam hati, Stella mendengus kesal. Dia tahu Arland bukan tipe yang mudah terpikat oleh kepolosan murahan. Bagi pria itu, wanita bodoh dan tidak menarik hanyalah buang-buang waktu. Maka, jika ingin mendapatkannya, Stella harus main lebih halus dan lebih berbahaya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Langkah Gentha bergema pelan di markas Nitro. Lorong itu masih sama dingin, penuh bayangan, dan menyimpan kenangan yang terlalu banyak tentang Hanabi Watson. Tangannya menyusuri dinding, seolah mencoba meraba kembali jejak sahabat yang kini sudah tiada.

Dia masuk ke ruang kerja Hanabi. Aroma samar parfum khas Hanabi masih tertinggal di udara, membuat dadanya terasa sesak. Di meja, masih ada beberapa berkas, foto, bahkan cincin kecil yang pernah dipakai Hanabi saat rapat penting. Gentha meraih cincin itu, menggenggamnya erat.

“Bi…” bisiknya lirih, matanya memerah. “Kalau gue kangen lo, paling nggak gue masih bisa lihat barang-barang lo.”

Tiba-tiba suara langkah terdengar dari arah tangga. Gentha menoleh, dan dari kaca ruangan Hanabi terlihat Razka menuruni anak tangga dengan senyum manis menghiasi wajahnya. Senyum yang bagi orang lain mungkin menenangkan, tapi bagi Gentha terasa aneh, dingin.

“Gentha…” panggil Razka dengan nada seolah ramah masuk ke dalam ruangan tersebut. “Lama nggak kelihatan. Kangen sama tempat ini?”

Gentha menatapnya dalam diam, genggaman pada cincin semakin kuat. Ada sesuatu di dalam dirinya yang berteriak entah firasat atau sekadar kebencian mendalam bahwa di balik senyum manis itu, Razka menyimpan rahasia besar.

“Gue cuma mampir,” jawab Gentha singkat, nadanya dingin. “Ngambil barang peninggalan Hanabi. Buat kenangan.”

Razka mendekat dengan tatapan penuh arti. Senyumnya tetap terjaga, tapi matanya menyorot tajam.

“Kenangan, ya? Bagus kalau lo masih inget dia… meski dia sendiri udah milih ninggalin kita dengan cara yang bodoh.”

Kata-kata itu membuat Gentha menahan napas, rahangnya mengeras.

Hanabi nggak mungkin bunuh diri, batin Gentha.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Suasana supermarket sore itu ramai. Moira mendorong troli dengan santai, matanya sibuk memilih barang-barang kebutuhan. Namun, tanpa sengaja bahunya menyenggol seseorang.

“Ah, maaf” ucapnya refleks, lalu matanya membeku saat melihat wajah pria yang disenggolnya.

Razka.

Sosok yang pernah dia percaya sepenuhnya, sosok yang ternyata menjadi penghianat dan penyebab kematiannya.

Tanpa sadar, Moira bergumam lirih, “Razka…”

Sialnya, pria itu mendengar. Razka menoleh cepat, alisnya terangkat curiga. “Hm? Lo kenal gue?”

Sekejap jantung Moira serasa berhenti. Tapi dengan cepat, dia mengubah ekspresi wajahnya menjadi kagum penuh semangat, matanya berbinar.

“Tentu aja kenal! Lo kan Razka, penyanyi cafe yang lagi naik daun, kan?” katanya dengan nada riang seolah seorang fans.

Razka menyipitkan mata, menimbang. Lalu senyum miringnya muncul, sama seperti dulu senyum yang bagi orang awam terlihat menawan, tapi bagi Hanabi terasa beracun.

“Oh? Jadi lo fans gue, ya?”

Moira tertawa kecil, mencoba memainkan perannya. “Iya dong! Gue sering nonton lo manggung di cafe, suara lo keren banget. Gue sampe hafal beberapa lagu lo, lho.”

Razka tertawa ringan, menatapnya dengan tatapan penuh selidik.

“Wah, gue nggak nyangka ketemu fans di sini. Nama lo siapa?”

Dalam hati Moira menahan emosi. Ia ingin menjeritkan siapa dirinya sebenarnya Hanabi Watson, pemimpin Nitro yang dia khianati. Tapi dia hanya tersenyum manis, mengulurkan tangan.

“Nama gue… Moira.”

Razka menjabat tangannya. Cengkeramannya kuat, matanya meneliti wajah Moira seolah mencoba mengingat.

“Moira, ya? Nama yang cantik. Seneng kenal lo.”

Moira tersenyum tipis, tapi dalam hatinya bergejolak. Permainan baru dimulai, Razka. Kali ini… gue yang akan ngeliat lo jatuh.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Atalia
bagus jangan mau tindas ancam balik
Atalia
keren kali loh 😅
Atalia
wah pengkhianatan nii
Sapna Anah
wajarlah sella d rendahin cara kamu ga bener shi
Sapna Anah
moira genta katanya mafia ko ga teliti
Senja
yuk
Eva Akmal
seru
kriwil
lagian om om punya anak laki di rumah kok ngundang jalang ngineb di rumah🤣
kriwil
brisik amat simaoira ini katanya ketua mafia lelet kek keong🤣
kriwil
knp ga gentha peran utamanya
kriwil
emang bakalan sama si arland bukanya waktu culun arland nya ga sudi deket² sama si moira masa udah berubah mau aja di jadi in tunangan🤭
Auzora
ini bukan sama kayak filmnya Gading Martin gak sin yang di kejar² anjing itu😄
Auzora
ini lanjutan dari transmigrasi belvia ke 2 apa gimana thor. kok Casey malah muncul kak sini
Auzora
lah alter egonya belvia udah pindah haluan disini toh ama Elijah juga dicariin kemana ? taunya malah ada di sini🤣
Muhammad Kevin
cerita gk masuk akal pantesan sepi 🤭🤣
Reycaryuca: Udah aku laporin akun mu…. Karena sering berkomentar rasis kasar ngatain2 author lainnya….
total 1 replies
Bu Santy Indrias Tuti
sippp
Dewiendahsetiowati
yah Thor padahal bagus dan q nunggu up mu tiap hari
Reycaryuca: Maaf ya ka 🙏🏻😭
total 1 replies
Lia Aurora
kak ayo smngt🥰 harus bisa bikin cerita kayak belvia lagi yg smpai season dua nya. semoga ide selalu tertuang dalam ketikan, imajinasi dan di kepala kakak ya. agar terus melahirkan karya2 yg bagus dan menarik kayak novel kakak yg lain terutama kayak belvia🥰 we love you kak,jgn putus asa ya. semoga next dpt terus feel dan ide2 gila dlm berkarya ya🥰😘
Lia Aurora: sama2 kak🥰
total 2 replies
Lia Aurora
astaga🥺 ternyata sesakit ini ditinggal pas lagi syg2nya🥺 padahal setiap hari nunggu update. ga tau kenapa update author yg ini berat bngt buat baca. felling nya aku g meleset ternyata bnr sakit bngt pas tau update hanya utk TDK mlnjutkn novel nya. pntesan berat bngt buat buka updatenya ini.😭 aku suka dan setia membaca cerita author cari2 lagi dimana ada kisah yg ada alteregonya kayak belvia dan dapet di Hanabi tapi malah putus ditengah jalan. kayak lagi break sama pacar katanya mau fokus ke pendidikan taunya ada yg lain. makjleb bet rasanya 😭
Lia Aurora: sama2 loh😍
total 4 replies
Chauli Maulidiah
aku pembaca setiamu Thor. jujur kecewa sih cerita nya putus ditengah jalan. karna memang kln cerita nya sepertinya tdk berkembang. dan ceritanya ini main dibawa kemana. konflik intinya apa, tokoh utamanya yg mana.dan msh byk lagi kekurangan dr cerita ini. cm aku sbg pembaca, hanya bs mengamati. aku pikir oh ini mgkn msh awal, ntar lama2 pasti alurnya fokus untuk konflik inti yg melibatkan tokoh utama nya. tp ya apapun itu, aku ttp dukung km Thor. gpp, mgkn km butuh rehat dl. sambil bikin cerita yg lbh hebat lagi. tak tgg cerita selanjutnya Thor. semangaaat ✊✊✊✊
Reycaryuca: Oke ka terimakasih atas sarannya mungkin itu alasannya dan nanti aku perbaiki lagi ka… semangat juga ka..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!