NovelToon NovelToon
CINTA TERHALANG 30 JUZ Al'Quran

CINTA TERHALANG 30 JUZ Al'Quran

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / CEO Amnesia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: pelangi senja11

Ketika cinta harus diakhiri karena syarat dari kedua orang tuanya yang mendambakan seorang menantu hafiz Al'quran.
Dan aku terpaksa menikah dengan perempuan lain yang tidak aku cintai karena hutang jasa.

Bagai mana kelanjutannya simak ceritanya di novel. CINTA TERHALANG 30 JUZ AL'QURAN.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pelangi senja11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3. Khawatir

Setelah melakukan kewajibannya, Pak Imran dan Buk Siti berdoa, bersama memohon dipanjangkan umur, dimudahkan rezeki, dan juga meminta agar ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

Selesai berdo'a dan berzikir alam sudah mulai terang karena pagi sudah tiba.

Pak Imran bersiap-siap untuk pergi ke kebun karena pagi ini Pak Imran harus memetik tomat yang sudah bisa dipanen.

Buk Siti juga menyiapkan bekal untuk suaminya karena Pak Imran selalu makan siang dikebun.

"Pak, ini bekal, untuk Bapak bawa." Ujar Buk Siti meletakkan bekal untuk suaminya dimeja sederhana diteras rumah.

"Iya Buk, terimakasih ya." Jawab Pak Imran mengambil bekal dan pamit pada Buk Siti.

Dijalan Pak Imran bertemu dengan Pak Amir, atau orang-orang di desa itu memanggilnya Ustadz Amir.

Ustadz Amir adalah tetangga Pak Imran, Ustadz Amir tidak suka pada Pak Imran karena Pak Imran miskin.

Pak Imran sebenarnya masih punya ikatan saudara dengan Ustadz Amir, tapi saudara jauh.

Ustadz Amir juga memiliki pondok kecil dirumahnya, dia juga mengajarkan Anak-anaknya mengaji di desanya.

"Beginilah kalau jadi orang miskin, pagi-pagi buta sudah siap untuk ke kebun," sindir Ustad Amir.

Namun sindiran itu tidak di endahkan oleh Pak Imran, Pak Imran hanya tersenyum menanggapinya, dan geleng-geleng kepala sendiri.

Tapi Ustadz Amir tidak terima dicuekin oleh Pak Amir, dia mengomeli Pak Imran dengan kata-kata kasar.

"Hei Imran, kamu sudah tidak punya telinga ya, kamu sudah pekak ya?" Ustadz Amir mengomeli Pak Imran.

"Maaf ya Ustadz, saya sedang buru-buru ke kebun." Pak Imran masih dengan senyum dan bersikap sopan.

"Dasar orang miskin." Ujar ustadz Amir lagi." menghina kemiskinan Pak Imran.

Pak Imran tidak mau memperpanjang obrolan, karena dia tau nanti akan jadi pertengkaran. Pak Imran meninggalkan ustadz Amir yang melihatnya sinis sendiri disana, sedangkan dia melanjutkan perjalanannya ke kebun.

***

Sementara dirumah Ariel, Nyonya Rita buru-buru keluar dari kamarnya setelah bersholawat selepas sholat subuh.

Nyonya Rita buru-buru kekamar Ariel, karena dia pikir Ariel sudah pulang saat dia tertidur tadi malam.

Nyonya Rita segera membuka pintu kamar Ariel sembari berkata. " Sayang kamu sudah pulang?" Nyonya Rita sangat antusias masuk kedalam kamar Ariel.

Namun wajah Nyonya Rita menjadi redup, senyum dibibirnya dan hati yang senang, kini berganti khawatir saat melihat tidak ada Putranya dikamar itu.

Dengan perasaan yang tidak menentu, Nyonya Rita keluar dari kamar Ariel, dia langsung mengetuk pintu kamar Deril.

"Tok, tok,tok." Bunyi pintu diketuk oleh Nyonya Rita, namun tidak ada jawaban dari dalam.

Nyonya Rita mencoba mengetuk lagi, namun sama, tetap tidak ada jawaban.

Nyonya Rita kembali, dia kedapur memanggil Bibi yang sedang membuat sarapan.

"Bik, Bibi," panggil Nyonya Rita. "Iya Nya," jawab Bik Erni, meninggalkan pekerjaan dan menghadap Nyonya majikannya.

"Ada apa Nya?" tanya Bik Erni saat sudah sampai dihadapan Nyonya Rita.

"Bik, apa tadi malam Anak-anak pulang?" tanya Nyonya Rita pada Bik Erni.

Bik Erni menggeleng kepala, karena dia tidak melihat Ariel dan Deril pulang.

"Tidak tau Nya, mungkin Den Ariel dan den Deril pulangnya kemalaman, dan saya sudah ngantuk.

"Tidak ada, Ariel tidak ada dikamar, tadi aku sudah kekamarnya, tapi Deril aku ketuk-ketuk pintu kamarnya, dia tidak menjawab." Ujar nyonya Rita.

"Mungkin Den Deril pulangnya terlalu malam, dia tidak mendengar nyonya ketuk pintu karena masih tertidur, kalau begitu biar saya lihat dulu ya Nya." Bik Erni langsung pergi kekamar Deril dan di ikuti oleh Nyonya Rita dibelakang.

"Den, Den Deril," Panggil Bik Erni sedikit keras sambil mengetuk pintu agar Deril bisa mendengar dan terbangun dari tidurnya.

Bik Erni mengetuk lagi, karena sama seperti Nyonya Rita tadi, didalam kamar itu tetap tidak ada yang menjawab.

"Den, Den Deril." Panggil Bik Erni sekali lagi tentu dengan suara dan ketukan yang lebih keras dari sebelumnya.

"Iya Bik." Jawab Deril didalam kamar sembari menggeliat.

"Nah, dijawab, Berarti Den Deril ada didalam kamar." Ujar Bik Erni pada Nyonya Rita sembari tersenyum.

"Tapi Ariel tidak ada di kamarnya, dia sudah tidak ada kabar dari sore kemaren, aku khawatir terjadi apa-apa sama dia." Ujar Nyonya Rita dengan raut wajah cemas.

Bik Erni mengusap bahu Nyonya Rita, sambil bergumam dalam hati membenarkan apa yang dikatakan oleh majikannya.

"Benar juga, dari kemarin aku tidak melihat Den Ariel, jangan-jangan --" Gumam Bik Erni terpotong karena pintu kamar Deril terbuka.

Deril nongol sambil bersandar di daun pintu. Nyonya Rita langsung mendekat.

"Nak, gimana Adik mu, apa kamu sudah menemukannya?" tanya Nyonya Rita masih dengan raut wajah cemas dan sedih.

"Maaf Ma, aku dan Re, tadi malam tidak menemukan Ariel, tapi Mama tidak usah khawatir, kami akan mencari lagi nanti." Jawab Deril sembari mengusap bahu Nyonya Rita agar Nyonya Rita tidak sedih dan khawatir.

"Nyonya, Den Deril, saya kedapur lagi ingin melanjutkan buat sarapan." Pamit Bik Erni.

"Iya Bik." Jawab Deril. Sedangkan Nyonya Rita hanya melihat saja.

Setelah Bik Erni kedapur, Deril menuntun Nyonya Rita yang sudah menjadi Mamanya sejak dia masih kecil.

"Ma, Mama duduk disini dulu ya, Deril mau mandi sebentar, Mama jangan banyak pikiran, aku yakin Ariel tidak apa-apa, Mama tidak usah khawatir, sebentar lagi aku dan Re akan menemukan Ariel." Ucap Deril menuntun Nyonya Rita duduk ditempat tidurnya.

Nyonya Rita hanya mengangguk, bagaimanapun, dia tidak bisa tenang karena Putranya tidak pulang dan tidak ada kabar, apa lagi Hp nya tidak bisa dihubungi, dan tidak biasanya Ariel seperti ini.

Disaat pikiran Nyonya Rita sedang kalut dan menerawang kemana-mana, dia ingat Abahnya.

"Ya, Abah, Ariel pasti kepondok Abah, kalau begitu aku telpon Abah dulu." Gumamnya dan langsung keluar dari kamar Deril.

Nyonya Rita kembali kekamarnya untuk mengambil Hpnya ingin menghubungi Abahnya di pondok.

Deril yang keluar dari kamar mandi, dia melihat Mamanya sudah tidak ada di kamar, Deril langsung buru-buru memakai baju dan keluar mencari Mamanya.

Deril melihat Mamanya diruang tamu sedang menelpon seseorang, Deril langsung menghampiri Mamanya yang ternyata sedang menelpon Kakeknya.

Setelah Nyonya Rita mengakhiri pembicaraannya, Deril langsung bertanya.

"Apa kata kakek, apa Ariel disana?" tanya Deril karena dia mendengar tadi Mamanya sedang menanyakan Ariel pada Kakeknya.

Nyonya Rita menggeleng lesu sembari berkata. "Dia tidak disana, Kakek mu bilang Ariel menelponnya tadi malam dan dia bilang mau balapan untuk yang terakhir kali." Nyonya Rita memberi tahu Deril seperti yang Abahnya bilang.

"Balapan, apa mungkin, tidak, tidak mungkin." Gumam Deril menggeleng-gelengkan kepala.

"Kenapa kamu geleng-geleng kepala, apa kamu tau sesuatu?"

Bersambung.

1
Nyonya Gunawan
Pasti wajah fira lbh cantik dri arumi..
Abu Yub
Aku datang lagi dedek.Lanjut../Rose/
Watini Salma
mungkin Gasebo ya maksudnya bukan kanebo thor
Watini Salma: Gasebo mungkin yang bener tempat untuk istirahat lesehan kak/Pray/
Pelangi Senja: maaf kak, salah, maksudnya kanebo
total 2 replies
Amin Srgfoo
bagus
Nyonya Gunawan
Thor kpan y ariel di temukan & ingatannya kmbli lgi.
Jdi g' sabar liat si ustad itu bungkam,,
Nyonya Gunawan: Paling yg hina si ustad ma reza..Kira" gmn y tanggapan arumi.
Pelangi Senja: sabrkak, mungkin 4 atau 5 bab lagi kak, sekarang sedang proses pada Fira dan Ariel, dan juga hinaan dan cacian dari warga karena Ariel dan Fira dinikahkan karena digerebek.
total 2 replies
Abu Yub
buk siti bertanya ...?
Abu Yub
aku datang lagi dedek
Abu Yub
tenang
Nyonya Gunawan
Waduuh warga ma pak rt sama" g' bgus asal main tuduh az..
Tpi g' pa" jga sich lo mereka nikah kn mereka bkan saudara kandung
Pelangi Senja: iya mbak,
total 1 replies
Nur Wahyuni
akhirnya ada petunjuk buat nemuin ariel
Nur Wahyuni
ustad sama reza emang cocok.. sama2 jahat..
Nur Wahyuni
oooo ternyata ariel pinter ngaji juga
Nur Wahyuni
ustad gak bener, gak pantas jadi panutan..
Pelangi Senja: betul, kak.
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Kasian arumi akibat keegoisan bapaknya g' jdi nikah ma nazriel,,
Semoga cepat ktmu y kesel aq ma ustad sombong itu..Apa ariel y pemilik kebun yg baru itu..
Abu Yub
aku datang lagi dede/Beer/
Pelangi Senja: selamat datang kak, mari masuk kak.Hehehe
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Sekarang mereka meremehkan tpi nanti mulut mereka akan ketika tau siapa nazriel yg sebenarnya..
Pelangi Senja: setuju kak
total 1 replies
Ilham Dwi Putra
luar biasa
Pelangi Senja: terimakasih kak atas dukungannya. Slam sehat sell
total 1 replies
Abu Yub
lanjut dedek.nanti aku datang lagi/Ok/
Pelangi Senja: siipp kak
Abu Yub: masama dedek/Beer/
total 3 replies
Reogkhentir
Menarik ini selain seorang hafiz juga HOBY balapan liar
Pelangi Senja: makasih kak, sudah mampir.
total 1 replies
Nur Wahyuni
ya ampun.. ustad abal2 jangan2 dia.. masa begitu jadi ustad
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!