NovelToon NovelToon
Dicintai Psikopat Gila

Dicintai Psikopat Gila

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Balas Dendam / Cinta Paksa
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: ririn dewi88

Laura benar-benar tak menyangka akan bertemu lagi dengan Kakak angkatnya Haidar. Ini benar-benar petaka untuknya, kenapa bisa dia muncul lagi dalam hidupnya.

Ini sudah 5 tahun berlalu, kenapa dia harus kembali saat Laura akan menjalani kisah hidup yang lebih panjang lagi dengan Arkan. Ya Laura akan menikah dengan Arkan, tapi kemunculan Haidar mengacaukan segalanya. Semua yang sudah Laura dan Arkan rencanakan berantakan.

"Aku benci padamu Kak, kenapa kamu tak mati saja" teriak Laura yang sudah frustasi.

"Kalau aku mati siapa yang akan mencintaimu dengan sangat dalam sayang" jawab Haidar dengan tatapan dinginnya tak lupa dengan seringai jahatnya.

Bagaimana kah kisa selanjutnya, ayo baca. Ini terusan dari Novel Berpindah kedalam tubuh gadis menyedihkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apakah suruhan Laura

Pintu ruangan terbuka membuat orang yang ada didalam merasakan silau yang begitu menusuk kedua bola matanya, tubuhnya begitu lemas melihat kematian teman-temannya satu persatu.

Hanya dirinya yang disisakan seorang dengan luka dikakinya karena menginjak perangkap beruang. Bahkan sampai sekarang masih ada dikakinya menyakitkan sekali.

"Makan"

"Ini apa, huek" Nadia membekap mulutnya hampir saja muntah mencium makanan yang diberikan laki-laki yang menyekapnya.

"Salah satu bagian tubuh temanmu" jawabnya dengan enteng.

Tentu saja Nadia makin mual dan sekarang benar-benar muntah. Nadia menatap laki-laki itu dengan tatapan yang begitu benci.

"Aku tidak pernah berurusan denganmu, kenapa kamu menghabisi teman-temanku dan membiarkan aku hidup sendirian di sini" teriak Nadia dengan sekuat tenaga.

"Saat sekolah masih ingat"

Nadia mengernyitkan dahinya, ada apa dengan sekolah selama ini Nadia baik-baik saja di sekolah dan tak pernah punya musuh sama sekali.

"Masih belum ingat, mau dibantu untuk mengingatnya"

Nadia hanya bisa diam saja, masih belum bisa mencerna dan mengingat apa yang pernah dirinya lakukan semasa sekolah dulu. Dirinya adalah anak yang baik.

Laki-laki itu menyalakan rokok membiarkannya terbakar hampir habis. Mendekati Nadia dan menarik pakaiannya, tentu saja Nadia berteriak tak terima akan dilecehkan seperti ini.

Namun ternyata pikiran Nadia salah, bukannya dilecehkan saat pakaiannya atasnya dibuka rokok yang panas itu mengenai kulitnya.

"Akhh, apa-apaan panas sekali. Lepaskan" Nadia menarik tangan laki-laki itu untuk berhenti menekan rokoknya.

Tetapi percuma, malah makin ditekan sampai rokok itu habis dan jatuh. Nadia menangis dan memegang dadanya yang perih, panas, sakit semuanya bergabung menjadi satu.

"Dasar biadab, kamu biadab" teriak Nadia.

Sebuah tamparan langsung mendarat di pipi mulusnya, lalu tendangan dikakinya, membuat kakinya merasakan linu yang menyengat dan perih masih ada perangkap beruangnya.

"Ini bagaimana ingat"

Nadia menelan ludahnya, sekarang Nadia ingat apa yang dilakukan laki-laki ini pernah Nadia lakukan pada seseorang bersama temannya.

flashback on.

"Heh dasar cupu, tidak tahu diri, jelek masih berani masuk sekolah punya nyali berapa lo Laura" ucap Nadia dengan angkuh.

"Aku disini hanya ingin belajar, tidak untuk mencari musuh. Maaf kemarin aku sudah menumpahkan minuman di pakaian kamu, itu tidak sengaja" jelas Laura.

"Bohong Nadia, dia itu emang tukang cari masalah" ucap salah satu teman Nadia memanas-manasi Nadia.

"Pegang dia" perintah Nadia.

Tentu saja dengan senang hati teman-temannya memegang Laura agar tak bisa bergerak, tentu saja Laura tak tinggal diam meronta-ronta ingin dilepaskan. Mulutnya pun sudah berteriak tapi teman-teman yang mendengarnya begitu acuh tak peduli.

Seragamnya dibuka dengan kasar sampai kancingnya berjatuhan, rokok yang tadi Nadia hisap langsung mengenai kulit dadanya tentu saja Laura berteriak dengan histeris kesakitan, ditambah lagi teman-teman Nadia yang lain malah memukulnya dan juga menampar Laura tanpa belas kasih sedikitpun.

Setelah mereka melakukan itu, bukannya menolong Laura malah mereka tertawa terbahak-bahak dan meninggalkan Laura sendirian di sana.

Flashback of

"Jadi Laura yang menyuruh mu mana dia" kesal Nadia yang tak terima diperlakukan seperti ini oleh anak cupu.

"Tidak, ini kemauan saya sendiri. Bagiamana suka dengan apa yang saya lakukan"

"Lepaskan, lihat saja kamu akan habis ditangan orang tua aku, jangan harap kamu bisa hidup dengan nyaman dasar gila" ancam Nadia tanpa takut sedikitpun.

Laki-laki itu tertawa kecil, mengambil pisau kesayangannya menusuk daging yang tak mau Nadia makan, lalu tanpa bisa Nadia fikiran apa yang akan dia lakukan membuat Nadia kaget, pipinya di jepit oleh salah satu tangannya dan tangan lainnya yang memegang pisau dan ada daging itu menjejal masuk kedalam mulutnya.

Bisa Nadia rasakan amis, sakit dari tusukan pisau yang mengenai rongga-rongga yang ada didalam mulutnya. Nadia tak diam saja, dia memukul tubuh itu dengan tangannya yang bebas namun semua itu tak membantu sama sekali.

Lidahnya juga terkena tusukan, baru saat Nadia akan muntah laki-laki itu mundur dan tertawa sampai terpingkal-pingkal membuat Nadia begitu ketakutan dan kesakitan juga dengan mulutnya yang sudah di lukai.

"Lucu sekali wajahmu itu, mana Ayahmu itu mana" teriaknya dengan suara yang dingin dan keras.

Nadia mundur dan menutup kedua telinganya, menangis adalah salah satu yang bisa Nadia lakukan tak bisa melawan sedikitpun.

Nadia juga tak bisa menelan ludahnya dengan benar, sakit sekali rasanya apalagi saat bibirnya dikatupkan terasa sekali pedihannya.

"Saya beri waktu kamu 10 menit dari sekarang untuk kabur, jika sampai tertangkap oleh saya maka nyawamu akan saya ambil. Sekarang lari"

Saat mendengar kata lari, Nadia tentu saja langsung lari meninggalkan tempat menyeramkan ini dengan kaki yang digusur sebelah. Nadia harus bisa pergi dari sini. 10 menit adalah waktu yang sedikit tapi Nadia punya tekat yang besar untuk bisa lari dan selamat lalu menjebloskan laki-laki itu kedalam penjara.

Belum juga setengah perjalanan sudah melayang beberapa anak panah yang ingin menghabisinya, Nadia sampai jatuh tengkurap. Cepat sekali 10 menit, namun ini bukan akhir yang Nadia inginkan. Nadia merangkak agar tak terkena panah itu.

Air matanya benar-benar tak bisa ditahan untuk tak keluar, ketakutannya begitu membuat tubuhnya bergetar dan berkeringat dingin.

Apakah tak akan ada keajaiban untuk dirinya ada yang menyelamatkannya dan membantunya keluar dari sini.

"Akh" teriak Nadia saat satu anak panah menancap di punggungnya.

"Permainan selesai"

Srek,srek,srek beberapa anak panah menancap dengan indah di punggung, kaki dan juga leher Nadia. Membuat Nadia tak bisa mempertahankan hidupnya. Akhirnya Nadia menyusul teman-temannya.

Laki-laki itu berjongkok dan memotong salah satu jari Nadia, lalu meninggalkannya begitu saja di sana tanpa mau membawanya pulang atau mengembalikannya pada keluarganya. Sengaja di biarkan agar membusuk dan nanti di antarkan pulang kerumahnya.

Saat sudah sampai di markasnya dimasukan jari itu kedalam kotak yang indah, tak lupa dengan diberikan cincin dijari Nadia agar lebih spesial kadonya.

"Kamu pasti akan suka Laura dengan hadiahku yang sekarang sangat indah langsung ada jarinya"

"Tuan maaf menganggu"

"Ada apa" sambil membalikan tubuhnya.

"Sudah kami tangkap orang-orang yang dahulu menyakiti Nona, apakah Arkan dan juga Anya harus dibawa juga"

"Biarkan mereka hidup dengan tenang sementara waktu, mereka akan menjadi penutup yang nikmat diakhir cerita"

"Baik Tuan saya permisi"

Setelah anak buahnya pergi, dia juga sama pergi dari sana untuk menanti malam yang akan tiba dan menemui Laura, lihat saja Laura akan datang menemuinya atau akan makan malam dengan Arkan sang kekasih yang pernah membully dahulu.

1
Reka Cantika
lanjut Thor
Reka Cantika
lanjut
Reka Cantika
lanjut lagi Thor
Reka Cantika
lanjut Thor
Reka Cantika
lanjut
Reka Cantika
up yg banyak Thor
Reka Cantika
lanjut
merry
si dadar klo korban blm koit mngkin bklnn nyerang lgg tuu,, tp ksh Laura jdi di bnci orgg
Reka Cantika
lanjut
Nureliya Yajid
lanjut thor
Reka Cantika
lanjut
merry
knp dadar gk berhnti ajj bunuhh org apa lgh anya dhh tobat bgtuu jgg arkan
merry
arkan dhh tobat lohh bg tuu jg anyaa
merry
apa arka akan menyusul tmn tmnnya ygg udd dihbsinn sm si dadar itu ya
merry
gilee sdiss si Haidar in
Reka Cantika
lanjut
Tini 89
kasihan sekali sama arkan klo ujung2 nya laura sama haidar
Reka Cantika
lanjut Thor
panty sari
arkan bucin
Syaquilla Mbull
kok suka aku sama tokoh Haidar y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!