NovelToon NovelToon
Pak Guru, Aku Mencintaimu

Pak Guru, Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Citra Gtw

Ini adalah cerita dewasa yang ditokohutamai oleh anak remaja. Jadi, anak di bawah umur, tetep enggak boleh baca, ya 😉

💃💃💃

Zeo adalah anak SMA yang sangat cantik sehingga membuatnya menarik perhatian para murid laki-laki. Sialnya, di usia 18 tahunnya ini, dia malah mencium seorang laki-laki paruh baya. Lebih sialnya, laki-laki itu adalah seorang guru di sekolahnya. Bagaimanakah Zeo menghadapi kerumitan hidupnya saat ini?

Season 2

Zeo sudah menikah. Namun, di tengah-tengah kehidupan pernikahannya, ia malah terjebak oleh cinta di masa lalu.

Instagram: @citragtw_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Gtw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. Negoisasi

Zeo berkeliling sekolah selama beberapa waktu. Dia tengah mencari Satria untuk menyelesaikan masalahnya. Namun, Satria tidak ditemukan di tempat-tempat yang memungkinkan. Lagipula tidak mudah mencari laki-laki itu. Tidak ada siapapun yang membantu Zeo atau setidaknya menunjukkan arah jalan kepada Zeo. Mereka lebih takut membuka mulutnya dibandingkan bercanda dengan perempuan cantik itu.

Saat melewati sebuah ruangan, Zeo merasa heran. Itu satu-satunya ruangan yang paling sepi di sekolah ini. Zeo pun memasuki ruangan itu. Setelah melihat seisi ruanngan, Zeo menjadi semakin keheranan, itu adalah sebuah perpustakaan. Bagaimana mungkin perpustakaan yang berisi ribuan buku malah tak terjamah oleh seorang pun?

Ah, tidak. Perpustakaan itu tidak benar-benar tidak terjamah oleh tangan siapapun. Saat Zeo melangkahkan kakinya masuk lebih dalam, Zeo masih menemukan satu-satunya orang di tengah ruangan besar itu. Dia terlihat seperti seorang siswa yang tengah belajar dengan mengenakan sebuah kacamata.

Hampir saja Zeo berbalik. Hampir saja dia tidak bisa mengenali siswa itu. Saat siswa itu mendongak, akhirnya Zeo berhasil mengenali wajah laki-laki itu. Siswa itu adalah Satria. Lekas Zeo mempercepat langkahnya, lalu menggebrak meja itu, Brak!

Satria tidak terkejut sama sekali. Dia hanya menanggapi aksi Zeo dengan mengangkat alis sebelahnya. Dia tidak mengatakan apa pun, tetapi wajahnya seakan mengatakan, “Apa maksud lo?”

“Gue gebrak meja. Kenapa?!” sewot Zeo seakan-akan mampu membaca pikiran Satria.

Satria pun menutup buku-bukunya. Lalu melepaskan kacamatanya itu. Dia bersiap-siap memberikan tanggapan untuk Zeo.

“Apa lo enggak tahu kalau gue udah masuk ke sini, enggak ada satu pun orang lain yang boleh masuk ke sini?” tanya Satria dengan wajah serius.

Zeo mengernyitkan dahinya sejenak. Berusaha memahami perkataan Satria. Kemudian dia tertawa geli.

“Gue enggak perlu izin lo buat masuk ke sini! Lagian gue juga bayar buat sekolah di sini!” seru Zeo menyombongkan dirinya. “Meski nunggak dulu, sih,” tambah Zeo dengan suara rendah.

Satria menunduk dengan tersenyum tipis untuk menahan tawanya. Setelah beberapa saat, dia kembali memasang wajah serius. “Jadi ngapain lo ke sini?”

“Apa yang udah lo lakuin sampai anak-anak satu sekolah cuekin gue?”

“Emangnya apa yang bisa gue lakuin?” Satria bersikap bodoh.

“Enggak usah sok bodoh, deh! Lo pasti udah ngelakuin sesuatu!” seru Zeo yakin.

“Gue cuma nyuruh mereka pilih buat tutup mulut atau enggak dapat contekan buat ujian bulan depan,” sahut Satria dengan tetap tenang sembari membenahi buku-bukunya.

“LOOO‼!” jerit Zeo. Satria memasang wajah menyebalkan, tetapi Zeo tidak bisa bertengkar dengan laki-laki itu. Suara Satria bahkan tidak meninggi sedikit pun.

“Tarik kata-kata lo, enggak?!” kata Zeo memberikan peringatan.

Satria pun bangun dari tempatnya, tetapi tangannya masih menumpu di atas meja. “Berarti lo mau jadi pacar gue,” kata Satria mengambil kesimpulan.

Zeo menggelengkan kepalanya.

“Kalo gitu ya udah, tawaran gue cuma sampai besok.” Satria mulai melangkahkan kakinya pergi.

“HEEEiii …,” teriak Zeo dengan suaranya yang semakin menurun. Satria tidak bisa pergi begitu saja.

“Apa enggak ada pilihan lainnya?” tanya Zeo dengan nada suara putus asa dan kedua tangannya yang menggenggam di bawah.

“Enggak. Soalnya gue lagi butuh pasangan buat pesta ulang tahun gue.” Satria tidak memberikan jalan lainnya.

“Pasangan dansa doang, gimana?” tawar Zeo.

“Oke,” jawab Satria setuju.

Zeo tersenyum senang. Akhirnya dia membuka kepalan tangannya.

“Berarti lo udah kukuh buat hidup menyendiri di sekolah ini,” tambah Satria mengambil kesimpulan.

“Hei!” teriak Zeo karena Satria yang semakin menyebalkan. Zeo terus berteriak, tetapi Satria tidak memedulikan dirinya lagi.

Tangan Zeo pun mengepal lagi. Dia menatap pintu keluar dengan tatapan menyerang. Dia bertekad tidak akan takluk pada ancaman Satria.

***

1
Karmani
lanjut autor
Atika Oktaviana
wkwkwkwkwk... gila ga kebayang malu nya 😂😂😂😆
Humanoid
Hmm.. karakter Zeo setelah 6 tahun lumayan juga.. 😂
Humanoid
Tim Zeo-Satria.. 😍
Humanoid
So far cukup menarik cerita nya..
Humanoid
Yang penting dapat uang halal ya Zeo..
Humanoid
Oppa Gong Yoo juga sudah 42 Th.. Tapi still hot..
jeong hyang
lh Satria ky gk bisa dapetin cwe yg lebih, thooorr ni kisah seputar hidup zeo,bara,Tiwi, satria,Hendri dh
re
Next
Nadiyah1511
aq ampe lupa alur'y thor
Berdo'a saja
👍👍👍👍
Berdo'a saja
hemm
Berdo'a saja
emmmmm
Berdo'a saja
kirain zeo cowok
Faridha Hamid
mantaap
Ninie Zika
emang enak zeo jd cwe trlalu murahan che mw so2r aj jd nya hmil lg & nyesel sndri kn
Ninie Zika
zeo nya trlalu murahan bnget2 che ga ad jaim2nya jd cwe amit2 deh
Naci_Ardana
belom paham
Lisna Wati
Haaaaa....haaaaa....
Diana Andy
aduh ngakak Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!