NovelToon NovelToon
Batas Akhir Dari Cintaku

Batas Akhir Dari Cintaku

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Pelakor / Wanita Karir / Nikahmuda / Penyesalan Suami / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:216.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Za L Lucifer

Kisah Sofia dalam menghadapi tujuh tahun naik turun dalam pernikahannya yang penuh kesedihan.

Di awali dengan berbagai kebohongan yang dibuat oleh Suaminya sejak awal pernikahan mereka.

Evan yang telah merenggut hal paling berharga milik Sofia.

Satu persatu kebohongan terungkap, Sofia mencoba bertahan dan memaafkan Suaminya lagi dan lagi karena cintanya pada Evan, dan Sofia yang melihat ketulusan Suaminya yang menerima kelemahannya.

Namun Suaminya tidak pernah berubah, kebohongan demi kebohongan selalu dia buat, sikapnya yang perlahan berubah dan menyakitinya, dan menghacurkannya.

Ibu Mertua yang selalu mencari masalah dengannya.

Sampai akhirnya, kesabaran Sofia tiba pada batasnya.

Batas Akhir dari Cintanya Pada Evan.

Apakah dia masih sanggup bertahan?

Atau malah bisa menemukan kebahagiaannya yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Za L Lucifer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3: Kenyataan Pahit

"Mas hari ini temenin, Aku pergi ke makam Orang Tuaku ya."

Ketika menyebutkan itu, tiba-tiba saja wajah Evan sedikit tegang, Sofia sendiri juga tidak begitu mengerti kenapa Suaminya selalu seperti itu ketika menyangkut soal Almarhum Orang Tuanya itu.

"Tumben kamu kesana."

"Apa Mas lupa? Ini kan sudah peringatan Tiga Tahun meninggalnya Mama dan Papa."

Evan sedikit gugup ketika mendengar itu.

"Jadi hari ini ya. Aku lupa sayang."

"Gak apa-apa."

"Ya udah nanti habis dari kantor, Mas anter kesana."

"Ngomong-ngomong, Mas, gimana soal penyelidikan itu? Apakah Mas udah menemukan petunjuk?"

Wajah Evan sekali lagi menjadi sedikit pucat ketika ditanya.

"Maaf, ya Sofia. Sampai sekarang belum ada petunjuk. Soalnya tidak ada kamera CCTV disana jadi sedikit sulit menemukan petunjuknya."

"Ya, sudah enggak apa-apa. Terimakasih banyak udah mau bantuin memecahkan Kasus Kecelakaan Orang Tuaku yang bahkan Polisi aja sudah angkat tangan. Aku hanya ingin keadilan, menemukan pelaku yang bikin orang tuaku jadi seperti itu..."

"E--Enggak apa-apa. Itu kan susah tugas Mas sebagai Suamimu. Pasti suatu saat akan ketemu petunjuknya."

Evan memeluk erat Sofia, mencoba menghiburnya, barulah pergi ke kantor.

Dan sesuai janji, jadi sore itu, keduanya pergi ke Pemakaman Umum tempat orang Tua Sofia.

Menatap batu nisan kedua orangtuanya itu, Sofia mulai kembali menangis.

"Mama... Papa... Enggak kerasa kalian udah pergi meninggalkan Sofia sejak tiga tahun lalu... Maaf Papa, Mama Sofia belum bisa jadi anak yang berbakti sama kalian, bahkan sampai sekarang belum bisa mengangkap pelaku penyebab Kecelakaan itu."

Namun tidak ada suara yang menjawab, hanya ada tangisan Sofia disana. Evan masih memeluk Istrinya itu mencoba menenangkannya. Namun Sofia yang tidak tahan itu mulai menangis tersedu-sedu.

"Papa... Mama... Harusnya tidak pernah meninggalkan Sofia sendirian...."

Evan membiarkan Sofia menangis untuk melupakan isi hatinya itu. Butuh beberapa saat sampai Sofia akhirnya mulai menghapus air matanya.

"Mas, Aku mau ke kamar mandi sebentar di dekat sini. Mas tidak apa-apa tunggu disini sebentar?"

"Ya."

Sofia buru-buru kekamar mandi untuk cuci muka, sambil mencoba menghilangkan perasaan kalut dan frustasi yang ada di hatinya hari itu. Sudah tiga tahun, namun terasa baru kemarin saat kabar sebuah Kecelakaan menimpa Kedua orang tuanya.

Menurut laporan, Mobil Orang Tuanya sempat di serempet mobil orang hingga mobil itu oleng dan terjadilah kecelakaan maut itu. Namun sampai sekarang, Kasus itu di tutup dan masih tidak diketahui Identitas pelaku yang menyerempet Mobil Orang Tuanya itu.

"Tenang, Sofia... Pasti nanti akan ada petunjuk! Aku pasti akan menemukan pelaku Insiden itu!"

Sofia berbicara sambil menahan cermin didepannya, mencoba menyemangati dirinya. Merasa sudah cukup tenang, Sofia keluar dari sana dan kembali ke tempat Suaminya Evan menunggu.

Hanya saja, Sofia sempat heran ketika Suaminya Evan berkata sesuatu di depan makam Orang Tuanya.

"Maaf Nyonya Yulian... Tuan Robert.... Maaf...."

Sofia tentu kaget, dan segera menepuk pundak Evan dan bertanya dengan heran,

"Mas kenapa kok tiba-tiba minta sama orang tuaku?"

Mendengar pertanyaan itu, wajah Evan segera menjadi tegang, namun itu hanya sesaat sampai dia berkata,

"I--Itu karena Aku belum menemukan petunjuk soal kecelakaan itu, pada akhirnya Aku gagal membantu mu bukan?"

"Mas tidak boleh bicara seperti itu. Mas Evan udah cukup membantuku selama ini, jadi jangan minta maaf oke?"

Evan segera menarik Sofia dalam pelukannya, melewatkan wajahnya di bahu Sofia dan memeluknya erat.

"Kamu baik sekali padaku... Sofia."

"Itu karena Aku sangat mencintaimu, cuman Mas Evan yang Sofia cintai."

"Hmm, kamu juga satu-satunya yang paling Aku cintai, Sofia. Kamu percaya kan?"

"Kenapa bertanya hal yang sudah pasti?"

Setelah berpelukan keduanya segera pulang ke Rumah mereka. Hanya saja, malam itu Evan ijin keluar bertemu teman-temannya.

Sofia tentu saja mengijinkannya, dan tidur lebih awal.

Hanya saja, malam itu Evan kembali dalam keadaan mabuk parah. Sofia tentu segera merawatnya, namun Evan entah bagaimana terlihat sangat frustasi dan sedih, sambil bertanya pada Sofia,

"Sofia, apakah kamu mencintaiku?"

"Jangan tanya hal yang sudah pasti."

"Tapi aku masih ingin mendengar jawabanmu."

"Hah, apa-apa itu? Aku mencintaimu? Apakah kamu puas sekarang?"

"Lagi, Sofia, Aku ingin mendengarnya lagi..."

"Aku mencintaimu Mas Evan..."

"Bagus... Sofiaku, kamu selamanya akan menjadi milikku benar?"

"Benar... Aku milik Mas Evan... Sofiamu..."

Sofia tidak tahu kenapa Suaminya tiba-tiba bertingkah aneh, bahkan sampai sebelum Evan tidur dia masih meminta Sofia untuk mengulangi kata-kata sebelumnya, soal Sofia yang mencintai Evan. Sofia juga tidak terlalu memikirkannya hari itu, dan ikut segera tidur dalam pelukan Suaminya.

Sampai suatu hari hal-hal yang tidak terduga segera terjadi, ketika Sofia mendengar hal yang seharusnya tidak dia dengar.

Itu adalah hari dimana Evan memperkenalkan Sofia pada teman-temannya.

"Ini adalah Istriku, Sofia Aurelia Wijaya, Istri Evan Wiyata."

"Astaga jadi ini Istri yang selama ini disembunyikan oleh Evan? Ah, pantas saja dia tidak memperkenalkannya dan di sembunyikan, ternyata kamu secantik ini," goda salah satu teman Pria Evan.

"Azka, jaga bicaramu! Jangan membuatku malu!" Kata Evan baru saja memarahi temannya itu.

"Baik-baik, Aku akan memperkenalkan diriku dengan benar. Aku Azka Adijaya, namamu Sofia Aurelia Wijaya bener?"

"Benar, salam kenal Tuan Azka."

"Hmm, tunggu... Wijaya Aku sepertinya pernah mendengarnya di suatu tempat."

Azka terlihat sedang menggali ingatannya Dan teringat sesuatu ketika menatap ke arah Sofia lagi, sempat menujukan ekspresi terkejutnya.

"Evan... Dia itu kan--- Hphmmm"

Namun dia belum sempat bicara, dan Evan segera membungkam mulut Azka dengan tangannya, dan menginjak kakinya.

"Tunggu, Sofia, Aku ingin berbicara dengan Azka dulu sebenar."

Sofia tentu mengijinkannya, dan kemudian duduk di kursi cafe dengan santai. Dua orang lainnya pergi, dan seorang pelayan segera datang mengantarkan pesanan, sayangannya pelayan itu menumpahkan air pada rok Sofia.

"Aduh, maafkan saya Nona... Ini..."

"Tidak apa-apa, ini toh hanya kecelakaan,"

"Maafkan Saya Nona sekali lagi, mari saya antar ke Kamar mandi dan membersihkan rok nona sebentar, nanti saya ambilkan Lap,"

"Hah, baik-baik."

Sofia bukan tipe yang suka menyalahkan, jadi dia hanya segera mengikuti pelayan menuju ke kamar mandi, sedangkan pelayan segera menuju ke dapur mengambil lap setelah menujukan kamar mandi dimana.

"Nona ke sana dulu, nanti saya menyusul membawakan Lap,"

"Tentu."

Sayangnya, ketika sampai di lorong dekat kemar mandi, Sofia melihat Suaminya Evan dan Azka sedang berbicara berdua. Sofia awalnya ingin menyapa namun tidak sengaja dengan pembicaraan mereka.

"Evan? Kamu serius? Jadi menikahi gadis itu? Sofia Aurelia Wijaya? Putra dari Pak Robert dan Bu Yuliana yang Mobilnya kamu serempet dulu?"

"Diamlah!"

"Sebenarnya permainan apa yang coba kamu lakukan? Apakah kamu hanya merasa bersalah dan ingin menebus kesalahan itu dengan menikahinya?"

"Stttt... Ini bukan seperti itu..... Hanya awalnya..."

Sofia sangat syok mendengar hal-hal itu, segera menuju kearah Evan dan Azka.

"Apa Mas Evan barusan? Apa yang di katakan Azka barusan? Kamu yang menyerempet Mobil Orang Tuaku?"

"Tunggu, Sofia... Aku bisa menjelaskannya... Ini tidak seperti itu..." kata Evan dengan panik sambil mencoba meraih tangan Sofia, namun Sofia menepis tangan itu.

Hati Sofia terasa sangat hancur ketika mendengar semua kenyataan pahit itu. tidak pernah terbayangkan dalam hidupnya orang yang paling dia cintai itu ternyata pelaku dari perenggut nyawa orang tuanya.

Apakah selama ini Evan membohonginya?

Dia menikahinya karena rasa bersalah?

Apakah itu juga alasan kenapa Suaminya tidak ingin memiliki anak dengannya?

Karena Suaminya hanya merasa bersalah padanya dan tidak pernah mencintainya?

Apakah selama ini semuanya hanya kebohongan?

Sofia dilanda rasa panik memikirkan semua kemungkinan itu. Sampai akhirnya dia pingsan.

1
yuyunn 2706
sadarnya kelamaan thor
yuyunn 2706
Thor cerita pembodohan sofianya jgn lama2, kasian bget
yuyunn 2706
susah ya kalo udah bucin
Sri Peni
cdfita yg bagus
Sri Peni
benar2 hebat
Soraya
dh tmt ya mksh thor karyanya👍
Za_L_Writer (IG): Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya, 🥳🥳🥳
total 1 replies
Putu Suciptawati
kutunggu novel selanjutnya kak thor🙏🙏🙏
Za_L_Writer (IG): Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya, 🥳🥳🥳
total 1 replies
YuWie
Akhirnya happy end..selamat BasSofi..
Za_L_Writer (IG): 😆 Iya, akhirnya Sofia menemukan kebahagiaannya sama Bastian, 😆
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Uthie
Akhir yg sangat bahagia untuk Sofia.... 🤗

dan akhir yg cukup memilukan bagi Evan yg terakhir ini sdh berubah lebih baik 👍😊
Za_L_Writer (IG): Iya, semua akhirnya menemukan jalannya masing-masing, 😆
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Uthie
akhirnya 🤗
@haerani-d
syukurlah Sofia, akhirnya kebahagiaan itu datang...
selamat ya bas, calon Bastian junior akan launching n licya akan jadi kakak 🤗😘
sabar ya Van, semua butuh waktu

terimakasih kakak, telah menemani emak dengan kisah mu yang cukup menguras emosi 😊
tetap semangat dan sukses selalu
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆Iya akhirnya Sofia menemukan kebahagiaannya yang sesungguhnya 😆🥀
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
seneng deh, kalau ada yg suka n terhibur dgn karya ini 😍😍
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
@haerani-d
yeeeyy, sepertinya batu berat dipunggung emak sudah hancur lebur..
so mulailah saling terima kekurangan dan kelebihan masing-masing, karena kepercayaan adalah dasar kuatnya sebuah hubungan 🤗
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
sedang asik asiknya baca kok malah Ramat sih Thor 🤔
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆sudah saat nya Tamat, udh bahagia mereka 😆 walaupun tidak bersama,
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Sunaryati
Alhamdulillah endingnya Sofia bahagia, Evan juga berubah lebih baik. Tunggu ekstra partnya Thoor, akhir Hana bagaimana?
Za_L_Writer (IG): Hana kan, udh masuk RSJ, di kira gila Ampe gila beneran, gegara ngebet pen jadi Artis, Kaya Raya Top, 😆
Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan udah baca sampai sini, 🌻🌻🌻
Mari nantikan karya berikutnya,
total 1 replies
Sunaryati
Nah gitu Bastian agar kesalahpahaman kalian segera selesai dan segera nikahi Sofia, dia juga punya rasa sepertimu
Za_L_Writer (IG): 😆😆 pasangan suka di batin emang gini 😆
total 1 replies
Diastin
penantian panjang bastian apakah akn segwra berakhir
Za_L_Writer (IG): 😆😆ea, setelah sepuluh tahun ber episode2 ea, 😆
total 1 replies
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
hmmmm secara rak langsung Bastian sudah menyembah sahabatnya Sofia. Moga aja Sofia mau menerima Bastian dan mengakui kalau dia juga menyukai Bastian sahabatnya itu😘😘😘😘
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆 persahabatan mrk emang rumit
total 1 replies
Uthie
Akhirnya.... di ujung-ujung Bastian ngaku juga dehhh 😂😂😂😁👍
Za_L_Writer (IG): ea, akhirnya ya 😍😍😍
ada yg mau bicara duluan 😆
total 1 replies
@haerani-d
bravo bas! good job! uuh akhirnya pecah telor bebek 😁😜
ayo dong Sofia jangan bikin emak n readers se-Indonesia gemas saking g tahan pada ego kalian 😚
Za_L_Writer (IG): 😆😆pada suka malu2 emang itu berdua 😆
total 1 replies
yulia
akhirnya ngomong jg bas...🤣🤣🤣 gt aja pkek lma. sampai 10 thn nunggu ngungkapin cinta doang..😊
Za_L_Writer (IG): 😍😍😍 Akhirnya ya,
mari nantikan kelanjutannya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!