NovelToon NovelToon
Menikahi Nona Muda Kaya Raya

Menikahi Nona Muda Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Dikelilingi wanita cantik / Pelakor jahat / Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Nikah Kontrak
Popularitas:169.1k
Nilai: 5
Nama Author: Pebeebie

Setelah dicampakan oleh kekasih yang amat dicintainya, Alvin justru bertemu dengan seorang gadis sempurna dan kaya raya bernama Evelyn.

Evelyn yang sejak awal sudah tertarik pada Alvin tak terima melihat Alvin mendapat perlakuan tak pantas dan menawarkan diri untuk membantu membalas perbuatan sang mantan. Tapi tak ada yang gratis di dunia ini. Evelyn ternyata menginginkan sesuatu dari Alvin sebagai imbalan atas bantuannya.

Bagaimana rasanya membalas perbuatan jahat yang mantanmu lakukan? Dan hal apa yang sebenarnya Evelyn inginkan dari Alvin yang merupakan pemuda biasa dan tak punya apa-apa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pebeebie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

002 (A) Terlambat

Alvin Danu atau pemuda yang lebih sering di sapa sebagai Alvin itu kini tengah berlari dengan kencang sepanjang jalan menuju ke sebuah kafe.

Pemuda itu tampaknya sudah tidak ingat lagi cara mengatur nafas karena yang ada di pikirannya saat ini hanyalah cara untuk cepat sampai ke tempat tujuannya. 

Alvin menghentikan langkahnya beberapa saat karena sudah terlalu lelah.

Jika bisa, ingin rasanya saat ini ia terbang saja atau pergi menggunakan ilmu teleportasi karena ia sudah benar-benar terlambat untuk menemui kekasihnya hari ini.

Alvin kembali mengecek jam pada pergelangan tangannya untuk yang kesekian kalinya dan langsung berdecak sebal.

"Karina pasti akan marah lagi padaku hari ini!" ujar Alvin.

Ia kembali berlari dan terus berlari hingga akhirnya langkahnya terhenti saat tiba di halaman kafe yang menjadi tujuannya.

Namun, tepat saat itu juga Alvin bisa melihat sosok Karina, kekasihnya. Gadis itu tengah berjalan keluar dari kafe dengan wajah yang cemberut.

'Ah, sial! Dia pasti sangat marah.' batin Alvin.

Alvin berjalan perlahan mendekat pada Karina yang saat ini tengah berjalan menuruni tangga kafe, sepertinya gadis itu akan pulang.

"Karina, kau mau kemana?" tanya Alvin sambil meraih tangan Karina, namun segera di tepis gadis itu dengan kasar.

"Pulang!" jawab Karina cuek.

"Pulang?" tanya Alvin menatap kekasihnya itu dengan senyuman canggung, "Tapi aku kan baru sampai. Ayo kita masuk dan makan dulu."

Karina menggelengkan kepalanya singkat. "Tidak, aku tidak mau makan. Aku sudah kenyang. Dan aku mau pulang saja sekarang!"

"Tapi Karina, aku kan belum makan. Pulang dari kampus tadi aku harus mengerjakan tugas kuliah lebih dahulu. Setelah itu baru aku langsung kemari, jadi saat ini aku sangat lapar. Ayo kita masuk dan makan dulu!"

"Itu bukan urusanku, Alvin." sentak Karina. "Kau sudah makan atau belum, aku tidak peduli. Intinya aku mau pulang!"

Karina hendak melangkah meninggalkan tempat itu namun tangannya kembali di tahan oleh Alvin.

"Karina, kau marah padaku?" tanya Alvin.

Karina mendengus sinis.

Gadis itu tak menjawab. Lebih tepatnya tidak ingin menjawab. Ia hanya tersenyum sinis setelah mendengarkan pertanyaan konyol dari Alvin itu.

"Karina, kau marah padaku, ya kan?" tanya Alvin lagi karena kekasihnya itu tidak kunjung menjawab pertanyaannya.

Alvin bergerak mendekat lalu kembali meraih tangan mulus gadis itu.

"Sayang, aku benar-benar minta maaf karena sudah datang terlambat. Ban motorku bocor tadi. Dan bis yang akan aku tumpangi juga datangnya agak terlambat, jadi-"

"Ck, memangnya alasan apalagi yang bisa keluar dari mulutmu itu, Alvin." ujar Karina dingin, ia terus menatap Alvin dengan tatapan datar.

"Karina, aku-"

"Kau tau Alvin, hal seperti ini-lah yang sangat aku benci darimu. Kau  selalu saja datang terlambat, tidak pernah tepat waktu saat membuat janji denganku. Selalu banyak alasan. Mulai dari tugas kuliah, terlambat pulang kerja karena lembur dan banyak alasan lainnya."

"Tapi tadi kau mengajakku mendadak, jadi aku tidak sempat mengatur waktu dan-"

"Aku memintamu datang kemari karena kau sendiri yang mengatakan di telepon kalau kau sedang libur bekerja."

"Ya, itu benar. Tapi kan-"

"Ah, ada satu hal lagi." potong Karina sembari mendekatkan wajahnya ke telinga Alvin. "Kau ini juga sangat bodoh. Dan itu benar-benar membuatku muak."

"Apa, Karina?" kedua mata Alvin sontak membulat ketika mendengar kalimat kasar yang keluar dari bibir kekasihnya itu. Ia sungguh terkejut dengan kata-kata Karina padanya barusan.

Alvin memegang lengan Karina. "Sayang, apa yang kau katakan barusan?"

"Aku bilang kau bodoh!" Karina mengulangi kata-katanya, kali ini dengan nada yang di tekan. Dan hal itu kembali membuat Alvin membeku di tempatnya.

Alvij melepas pegangannya dari lengan Karina.

"Karina, kenapa kau harus semarah ini. Aku kan sudah mengatakan padamu semua alasan dari keterlambatanku. Motorku mogok dan juga bis yang akan aku tumpangi tadi terlambat datang, tapi kenapa kau malah-"

"Apa kau tidak punya pikiran?" Karina memotong perkataan Alvin. "Kau bisa menggunakan taksi, kan? Sesekali saja bisa kah kau gunakan otakmu itu, Alvin!"

"Tapi taksi terlalu mahal untukku, Karina!" Alvin masih berusaha membela diri, "Aku mana punya lebih uang untuk membayarnya. Lagi pula uang satu kali naik taksi itu bisa kugunakan untuk pulang pergi beberapa kali jika aku pergi menggunakan bis, ya kan?"

Karina memutar kedua matanya malas "Terserah kau saja. Aku juga sudah tidak peduli lagi."

Karina kini sudah hampir melanjutkan langkahnya namun kembali terhenti saat tiba-tibw ia mengingat sesuatu. Ia menatap singkat kantong plastik di tangannya dan tersenyum sinis.

"Ah ini! Ini benda milikmu... ambillah!" ujar Karina.

Karina lalu mengeluarkan sebuah boneka dari kantong plastik itu kemudian melemparkannya ke dada Alvin. "Aku tidak butuh lagi barang murahan itu!"

"Boneka ini?" Alvin mengernyit bingung menatap boneka di tangannya itu. "Bukankah boneka ini adalah barang pemberianku di hari jadi kita yang pertama?"

"Ya."

"Tapi kenapa dikembalikan?" Alvin menatap Karina dengan tatapan bingung. "Bukankah harusnya kau menyimpan dan menjaganya?"

"Ya, memang. Tapi itu dulu. Sekarang aku kembalikan padamu karena mulai sekarang kita bukan lagi sepasang kekasih." jawab Karina dengan nada dingin.

"Bukan kekasih?"

"Benar. Mulai sekarang kita sudah putus!"

Alvin menatap Karina tak percaya. "Apa?"

***

Peringatan Keras :

KALAU TIDAK SUKA, JANGAN DILANJUT!

Kasihanilah mata kalian yang harus membaca cerita jelek.

1
wan auw
knp gk up lgi thor
wan auw
semangat terus Thor 💪👍
𝓙𝑬𝓜𝑨📴: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
wan auw
semangat up nya thor
wan auw
novelnya udh bagus bnget, tinggal konsisten aja
wan auw
kalo sering up pasti rame thor
awesome moment
mokpndo n jgn2 c alvin. laki2 koq kurang manly. miskin g masalah. tp...yg solutip kn bisa
awesome moment
karakter alvin koq bgini y? udh ngarep karakter yg kuat, tegas dan manly utk alvin. malah yg muncul...karakter membingungkan. tinggal pilih. kn karina udh buang alvin. koq masih mau terima lg.meski cm teman. bingung
awesome moment
beri karina cermin. jd bisa liat sndiri mukanya
awesome moment
jgn smp alvin hnya utk penutup aib
awesome moment
koq agak lama alurnya y? sdh smp chapter 117 tp kedekatan alvin dan evelyn masih blm terlihat
G Use
Sudah ditinggalkan masih saja mau baik baik...lelaki bodoh
DenMasHerryGrp
bodohnyo beruk kondor alvin tu
Zoya♡: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Kuro Dugary
lanjut thoor
kurniati situngkir
ni novel gagal namanya
kurniati situngkir
lanjut author... bagus ceritanya
Yono Hariyono
ini mana ya kok gak di update sudah lama sekali
Kuro Dugary
lanjuken thoor
kurniati situngkir
bags ceritsnya
azizan zizan
cerita seru sebab perbanyakkan watak tp kecewa watak mcnya seolah tidak ada prinsip diri terlalu lemah untuk untuk diri sendiri.. lg satu terlalu bertele tele BYK sangat.. tegas dikit lah wataknya Thor..
azizan zizan
wah wah wah...benar2 naif ya mc nya.. kasihan amat kasihan, udah puas menghina bila lihat Alvin udah senang dikit malah d pujuk rayu aduh kasihan amat Alvin bodoh amat,,tinggal aja Alvin untuk apa d iraukn lg ama perempuan gitu Toh masih banyak yg mau sama kamu jgn jd bodoh lah Alvin.. kau d campak ingat itu..😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!