NovelToon NovelToon
Secret Wife

Secret Wife

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reinata Ramadani

Ashilla tidak pernah menyangka jika di hari itu ia harus merelakan masa lajangnya, menikah dengan sosok yang tidak pernah ia kenal sebelumnya hanya karena ancaman dari sang paman yang akan menghentikan pengobatan adiknya yang tengah berjuang dalam masa kritisnya.

Hidupnya hancur, semakin hancur ketika ia mengetahui fakta sebenarnya mengenai alasan mengapa laki-laki itu memilih menikahinya.

Mampukah Ashilla menjalani biduk rumah tangga yang jelas-jelas tidak ada kata cinta didalamnya?

IG : reinata_ramadani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinata Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saya Ingin Seorang Anak

°°°~Happy Reading~°°°

Malam semakin bergulir, Shilla telah selesai membersihkan diri setelah menjalankan akad sederhana siang tadi.

Gadis itu memilih duduk di tepi ranjang dengan sesekali memainkan ujung kerudung yang masih membalut kepalanya.

Perasaannya tak tenang, jantungnya berdebar tak karuan. Menanti sang suami memasuki kamar pengantin mereka, rasanya benar-benar sulit untuk dijabarkan.

Memantapkan hati untuk bisa menyerahkan hati juga tubuhnya pada suaminya, rasanya benar-benar sulit ia lakukan.

Hingga pintu ruangan itu akhirnya terbuka, menampilkan sosok laki-laki dengan setelan kemeja putih tengah melangkah memasuki ruang kamarnya.

Laki-laki itu semakin mendekat, langkah lebarnya semakin mengikis jarak di antara keduanya. Membuat Shilla semakin berdebar hebat. Jemarinya bahkan semakin kuat mencengkeram ujung kerudungnya yang sudah kusut akibat ulah jemari tangannya.

"Shilla--namamu Shilla."

Entah itu sebuah pertanyaan atau pernyataan, Shilla lantas mengangguk.

"I-iya, Tuan..." lirihnya lebih seperti sebuah bisikan.

Damian berdecih, laki-laki itu tidak suka dengan panggilan yang kini disematkan oleh sang istri.

"Saya bukan majikan kamu, jangan panggil saya seperti itu!" tegasnya. Ia benci dengan panggilan itu. Panggilan itu seolah menyiratkan jika kini ia tengah mempekerjakan seorang perempuan bayaran.

"B-baik, Mas..." Suaranya semakin lirih, gadis itu benar-benar takut jika suaminya itu kembali menolak panggilannya.

"Kamu harus tau, tidak mungkin saya menikahi kamu tanpa tujuan, apalagi saya sudah mengeluarkan banyak uang untuk bisa menebusmu," ungkap Damian.

Shilla tertunduk dalam.

Itulah kenyataannya. Dirinya memang dijual oleh sang paman hanya untuk setumpuk uang yang ditawarkan.

Tapi, meski begitu, mengapa ucapan itu terasa begitu menyakitkan?

"Kamu tau kenapa saya menikahi kamu?"

Gadis itu menggeleng lemah. Nyatanya, Shilla memang tidak tahu tentang mengapa pernikahan itu harus terlaksana.

"Saya ingin seorang anak."

"Lahirkan seorang anak, lalu kamu akan bebas dari pernikahan ini," tukas Damian.

Membuat Shilla seketika itu terhenyak.

Anak? Jadi, suaminya itu menikahinya hanya demi seorang anak?

Shilla lantas mengukir senyum ditengah perih luka hatinya.

Jadi inilah nilai dirinya selama ini? Dinikahi hanya untuk sekedar melahirkan anak, lalu di buang begitu saja bagai seonggok sampah yang tak lagi berarti?

Sehina inikah dirinya, sosok gadis berumur 19 tahun yang bahkan belum pernah mengenal cinta sama sekali?

Serendah inikah dirinya, hingga laki-laki itu tanpa hati membuat dirinya seperti perempuan murahan yang menjadikan rahimnya sebagai rahim bayaran? Menjual anaknya sendiri hanya untuk sepeser uang?

Meski pernikahan itu tercipta tanpa dilandasi ikatan cinta, tidak bisakah laki-laki itu menghormati sucinya pernikahan?

"Seminggu setelah kamu melahirkan, saya akan membawa anak saya kembali ke Jakarta. Kamu bisa melanjutkan hidup kamu. Dan sebagai imbalannya, rumah ini akan menjadi milik kamu di hari itu."

Shilla menelan ludah kasar, berkali-kali gadis itu mengerjap, berusaha menahan isak yang semakin mendobrak keluar.

Laki-laki itu benar-benar tidak berperasaan. Bagaimana bisa ia dengan tega memisahkan seorang ibu dengan bayinya yang bahkan masih membutuhkan air susunya.

"I-itu terlalu singkat." Bibirnya bergetar, Shilla benar-benar tak kuasa menahan semua rasa sakit yang kini menyeruak.

"Lalu, kamu ingin berapa lama?"

"D-dua tahun, setidaknya-- biarkan Shilla memberikan bayi Shilla ASI--"

"Tidak. Itu terlalu lama." Tolaknya mentah-mentah.

Shilla memejam, negosiasi itu sama sekali tidak memihaknya.

"Satu tahun, hanya satu tahun. Biarkan Shilla bersamanya selama waktu itu, mas." Pinta Shilla mengiba.

"Tidak bisa, satu bulan!"

"Tidak!!! Tolong, itu tidak cukup. Shilla--"

"Satu bulan atau kamu akan kehilangan bayimu di hari pertama kamu melahirkannya," sergah Damian, membuat Shilla seketika bungkam.

'Tidak. Jangan. Itu terlalu singkat.' Batin Shilla menjerit.

"Jadi sekarang lakukan tugasmu, agar bisa segera terlepas dari pernikahan ini."

Damian semakin mendekat, perlahan tangannya kini bergerak melepaskan kerudung yang masih membalut kepala sang istri.

Mengungkung tubuh ramping itu, hingga pergumulan panas di malam itu tak dapat lagi dielakkan.

Mereka menyatu tanpa adanya ikatan cinta yang membelenggu.

🍁🍁🍁

Annyeong Chingu

Happy Reading

Saranghaja 💕💕💕

1
Anonim
❤️❤️
Anonim
❤️❤️❤️
Rut Lamrorejeki
😑
Rut Lamrorejeki
aku baca sampai akhir, tapi ga dapat apa-apa😑
sugiarti dra
/Smile/
Alexa Juliana
Usia Danish tepat menginjak 2 tahun dan sekarang ulang tahun pertamanya, bingung Thor...
Alexa Juliana
Kenapa juga Shila lagi yg hrs mengalami mual² knp g Damien aja sih biar dia merasakan betapa menyiksanya morning sickness itu
Alexa Juliana
Kirain Danish msh 5 bulanan ternyata sdh mau 9 bulan...
Alexa Juliana
Danish tantrum krn mau punya adik
Alexa Juliana
Shila sakit krn sedang menampung kecebong yg kau tumpahkan di rahimnya Damien..
Alexa Juliana
Semoga Shilla hamil lagi
Alexa Juliana
Horeeee ternyata diam² papa Marteen sdh tau klo Shilla adalah menantunya, papa emng baik, gercep ga seperti anakmu yg ogeb itu menerima laporan org suruhannya secara sepihak tanpa croscheck lagi
Alexa Juliana
Klo bisa pengen banget getok kepalanya si Damien..bukannya mencari info yg benar, malah ttp memupuk kebencian dan kecewa pd Shila pdhl Shila g spt yg dia tuduhkan
Alexa Juliana
Coba kalau Shila paka cadar jd Damien g akan melihat wajahnya..Duh takutnya Shila diusir oleh Damian
Alexa Juliana
Harusnya kau tdk mendengar laporan dr org yg kau suruh memantau Shila Damien, tp tanyakan juga kpd dokter yg merawatnya knp Shila menghentikan pengobatan pd adiknya..
Alexa Juliana
Alhamdulillah..Shilla diketemukan oleh ibu mertuanya...
Alexa Juliana
Semoga kedua orang tua Damien org yg baik, shg mrk nantinya yg akan membawa Shila ke mansion utama sbg menantu di klrg itu.
Alexa Juliana
Semoga nanti bayinya g mau minum sufor krn alergi dgn berbagai macam sufor biar s Damien tau rasa..
Alexa Juliana
Si bayi sdh punya rasa klo dia sebentar lagi akan dipisahkan dr ibunya makanya nangis kejer, mungkin sbg protes klo dia ga mau berpisah..
Alexa Juliana
Dasar ga punya hati kau Damian memisahkan anak dr ibunya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!