NovelToon NovelToon
SATRIO PAMUNGKAS

SATRIO PAMUNGKAS

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Supernatural / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Al Orchida

Pandji dilahirkan pada hari yang orang Jawa kuno sebut sebagai hari kejayaan setan, yaitu pada tengah malam saat cuaca sangat tidak bersahabat dan badai angin melanda wilayahnya. Dengan demikian dia memiliki sifat 'lakuning geni' atau berperilaku layaknya api.

Pandji dikaruniai bakat bawaan dari kedua orang tuanya berupa kekuatan supranatural. Bakat istimewa yang dianugerahkan oleh Sang Pencipta untuk menjalani takdirnya sebagai ksatria.

Pandji yang konon adalah 'anak dalam ramalan' hanyalah pemuda biasa. Pemuda berambut hitam bermata tajam dan berkulit putih halus layaknya wanita. Tampan adalah ciri utama yang melekat pada dirinya.

Bagaimana Pandji menjadi seorang pelindung keluarga dan perjalanannya sebagai Ksatria Terakhir yang penuh darah dan cinta?

Bisa dibaca kisahnya dalam SATRIO PAMUNGKAS.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Al Orchida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 03

Mika menghela nafas berat, "Kamu sama sekali tidak memberikan kesempatan untukku."

Pandji hanya mengedikkan bahu tak peduli, "Bukankah apa yang kulakukan sudah tepat, tidak menimbulkan keributan dan menarik perhatian orang?!"

Selama sepuluh tahun terakhir Pandji memang lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempelajari sihir. Lebih banyak membaca buku koleksi keluarga Abisatya di perpustakaan keluarga.

Sejak Ayahnya membelenggu kekuatannya, Pandji kecil melatih dirinya dengan ilmu pengetahuan warisan leluhurnya yang tertuang dalam buku-buku kuno. Catatan lengkap itu Pandji temukan secara tidak sengaja di salah satu brankas buku di bagian lain perpustakaan.

Sebenarnya bukan tidak sengaja, tapi Pandji yang penasaran dengan cerdik membobol brankas itu.

"Rasanya aneh, aku yang diserahi tugas untuk melindungimu … tapi aku bahkan tidak melakukan apapun."

"Mungkin lain kali, kamu bisa menjagaku saat aku tidur atau saat aku sedang kencan. Karena pada saat itu kewaspadaanku pasti sedang menurun drastis," ungkap Pandji memasang ekspresi tak acuh.

" … " Mika melihat Pandji dengan tatapan rumit.

Pandji pemuda dengan pikiran sederhana, kalau dia bisa menyelesaikan masalah dengan singkat dia tidak akan membuatnya jadi penuh drama.

"Ngomong-ngomong apa kamu tidak ingin menikah, umurmu sudah 23 tahun kan?"

"Kita tidak sedang membahas usiaku, Adik Pandji. Tidak ada hubungannya aku yang akan berumur 23 tahun dengan kebiasaanmu membolos latihan."

Pandji melengos dan menguap sebelum menjawab, "Aku hanya tidak latihan, Mika. Aku tetap melakukan tanggung jawabku melatih anak-anak di kesatrian. Kamu tidak perlu mengadukan hal ini pada Ibunda. Satu lagi, jangan pernah panggil aku adik!"

Mika tertawa ringan melihat ekspresi jengkel Pandji karena dia kembali menyinggung soal latihan yang selalu di tinggalkan Pandji.

"Bulan depan sudah turnamen, Pandji. Kamu mewakili kesatrian Putra Ganendra untuk kategori umum. Apa Mas Pandji juga pura-pura lupa dengan hal itu?"

"Biar Raksa yang menggantikanku, dia cukup bagus dan bisa diandalkan," jawab Pandji praktis seraya menyeringai senang mendengar Mika memanggilnya di luar kebiasaan.

"Pakde Noto dan Ayah sudah membuat pengaturan kalau Raksa akan mewakili pelajar tingkat atas. Adikmu itu bahkan belum genap 15 tahun, bagaimana bisa kamu akan menempatkan dia di kategori umum melawan segala usia dari kesatrian lain? Itu berbahaya, Pandji!"

"Aku tidak berminat ikut kompetisi seperti itu. Tidak berguna…," ujar Pandji santai. "Oh ya aku suka kamu memanggilku Mas!"

Astaga … sejak kapan kamu mulai bertingkah aneh begini, Pandji?

"Kamu membawa nama kesatrian, mempertaruhkan reputasi tempat pendidikan anak-anak. Kamu tau sekali kalau Putra Ganendra dibangun Eyang sebagai hadiah untukmu. Sebagai penerus generasi, setidaknya kamu lebih bertanggung jawab!" Mika mulai mengingatkan dan meluruskan otak Pandji yang selalu melenceng dari seharusnya.

"Apa.kamu tidak lapar lagi, Mika? Aku yakin energimu sudah habis karena kebanyakan bicara."

" … " Mika terbatuk, es jeruk yang diminumnya sedikit meleleh dari hidungnya.

Pandji dengan cuek mengulurkan tissue lalu berdiri untuk membayar makanan mereka. "Ayo pulang, aku sudah tidak lagi berminat membeli sepatu!"

Mika meradang, rasanya ingin sekali dia memukul kepala Pandji yang dianggapnya tidak punya hati nurani.

Setelah berputar-putar kota tanpa bicara dan melakukan apapun, akhirnya Pandji memutuskan pulang. Dia bahkan mengabaikan Mika yang ada di sebelahnya hingga sampai di kediaman Eyang buyutnya.

Jika saja Mika tau apa yang ada dipikiran Pandji, mungkin dia akan marah lalu muntah-muntah.

Aku tidak suka wanita terlalu pengatur dan banyak bicara! Jadi sebaiknya kamu jadi kucing manis saja, Mika!

***

...Bantu komen dan rate bintang 5 ya teman-teman, biar SP bisa segera dikontrak NT. Bebas mau tap jempol dimana saja, boleh di like, fav, hadiah, vote atau tap di jidat Pandji kalau suka dengan novel ini....

...Thanks ~ Al...

1
Ririt Rustya Ningsih
satriyo pamungkas...selkur lanjaran....santet 40 hari nyimak terus👍👍👍
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: terimakasih🙏
total 1 replies
Yuu Puttichai Kasetsin
hadinata yg dl mau dijodohin SM bund selia y Thor?
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: iya kak
total 1 replies
Yuu Puttichai Kasetsin
maung ny gia keren banget. kata alpha: gini susah ny perang sambil momong bocil🤣🤣
Yuu Puttichai Kasetsin
calistung nya kan beda level mas pandji
Kustri
☝solo hadir
Kustri
hla lak tenan to, al meneh
Kustri
ujung"e al meneh ngko
Kustri
buah tibo ora adoh ko uwite😄
Kustri
kisah berulang turun temurun soko bapa'e trus anak'e😄
Sahbana Sahbana
overall ceritanya seru, walaupun banyak fans service nya 🗿
Kusumawardani
silahkan tanya saja lur,,,krna diriku jg tak tahu,,,,semua itu.....🙏🙏
𝙕𝙯𝙯: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Suris
Good. Karya ini cukup memikat untuk dibaca sampai akhir. Dengan background lokal (jawa) dan dikombinasika dgn turnamen bela diri ala wuxi (cina). membuat penasaran. Apalagi deskripsi tokoh2nya cukup simple dan mudah dicerna (baca : dibayangkan).
Kekurangannya adalah tidak ada unsur2 islami dlm tokoh2mya
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: Terima kasih🙏
total 1 replies
𝖓𝕯o🕷
thorrr, hiks.. gantung gini... kecewahh aq..
𝖓𝕯o🕷
plakk😉😉
Mamake Nayla
Luar biasa
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: terima kasih 🙏
total 1 replies
𝖓𝕯o🕷
tiaraaaaaa
Diana Dwiari
baru tau kalo nyleneh ya...wkwkkw
Diana Dwiari
woah....pandji suka sama mika ya....
Rafly Rafly
bagus ceritanya THOR... ilmu leluhur yg perlu di lestarikan
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: thanks 🙏
total 1 replies
Sibungas
ouekehhh mas ta kirim yo kupi nya
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: wkwkwk makasih 😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!