NovelToon NovelToon
Melody

Melody

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: MA84

Masalalu,
Semuanya berasal dari masalalu.
Masalalu yang mengubah hidupku.
Mengobrak abrik hati yang telah lama tersakiti.

Sebuah rahasia yang berawal dariku, membuat berbagai macam pertikaian dan perebutan terjadi. Mencari titik celah untuk mendapatkan rahasia yang tersimpan rapat dalam memori.

Aku...
Adalah titik pemicu peperangan terjadi.
Barang berharga yang mereka incar yang telah lama hilang kini mulai terkuak kembali.
Memaksaku untuk melindungi diri dari para musuh yang berniat ingin mencelakai.

Dia...
Suamiku.
Pria yang dengan tulus mencintaiku, meski harus melalui masa panjang untuk akhirnya bersama.
Pun tak luput melindungiku hanya untuk harta berharga.

Apa aku...
Hanya barang yang diperebutkan?
Atau hanya manusia yang perlu dimusnahkan?

follow akun ig author : @maulidamaulida84

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MA84, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syarat

Ddrrtt ddrrtt ddrrtt

Dering ponsel menyita perhatianku yang tengah sibuk menggosok rambut dengan handuk kering. Aku berjalan menuju sisi tempat tidur lalu melihat nama yang tertera di layar ponsel.

" Nomor asing? " gumamku duduk di bibir kasur lalu menggeser tombol hijau untuk mengangkat telpon.

" Siapa? " tanyaku masih dengan menggosok rambut basahku dengan handuk.

" Apa kabar nona manis? " aku menghentikan kegiatanku saat mendengar kata familiar itu. Seketika aku menghela nafas kasar lalu melempar handuk kesembarang arah.

" Bagaimana? " tanyaku tanpa mengindahi omongannya yang suka sekali memanggilku dengan sebutan Nona Manis.

" Apanya? " tanyanya sengaja.

" Janji temu. " jawabku berusaha bersabar menyikapi sikapnya yang benar benar membuat tensi darahku naik dua kali lipat.

" Oh. " Kali ini aku menarik nafas dalam dalam lalu menghembuskan nafas secara perlahan. Bersabarlah April... ingat kata Uma! Kesabaran adalah kunci kesuksesan.

" Jadi...? "

" Jadi apa? "

" JADI BISA TIDAK KITA BERTEMU UNTUK WAWANCARA?! " teriakku sudah habis kesabaran. Nih orang benar benar nyebelin.

" Oh bisa. Tapi, dengan satu syarat! "

" Syarat apa lagi....?! " tanyaku penuh penekanan dan penuh kesabaran extra menahan rasa ingin mencabik cabiknya.

" Menikah denganku! "

" Di tolak! " tegasku. Nih orang ngebet banget sih pengen nikah. Kenapa gak nyari cewek lain coba? Apa yang special dariku sehingga dia begitu memaksakan diri ingin menikahiku?

" Maka janji temu darimu juga di tolak "

Aku menghembuskan nafas kasar sembari memijat keningku yang nyut nyutan. Apa harus aku yang berkorban? Kalau janji temu tidak di dapatkan, bisa di pastikan Gita cs pasti akan menghujatku dan Ririn habis habisan.

" Huft. Tidak adakah syarat lain? " tawarku. Ini adalah senjata terakhir, aku sebentar lagi akan menikah, jadi tidak memungkinkan diriku untuk menerima syarat menikah darinya. Semoga saja dia mau berbaik hati mengubah syaratnya...

" Ada. Berkencanlah denganku malam ini. Bagaimana? "

" Deal! " tut-- tut-- tut-- Aku mematikan telpon secara sepihak lalu melemparnya keatas kasur. Cuma kencan bukan? Itu masih bisa di tolerir, dari pada menikah?

Malam haripun tiba. Aku menggunakan gamis berwarna coksu dengan hijab yang senada. Pria bayangan itu sudah memberikan pesan bahwa pukul 7 ini kami akan bertemu di resto Excy yang merupan resto elit. Apa dia benar benar ingin mengajakku berkencan?

" Taksi!!. Antarkan saya ke Resto Excy ya pak! " pintaku.

" Siap mbak. " aku memegang ponselku sembari melihat keluar jendela untuk memandangi jalanan kota di malam hari. Aku lebih memilih naik taksi untuk pergi ketempat tujuan. Karna jika meminta Mang Rudi antarkan, pasti dia akan melaporkan kegiatanku pada Bunda. Aku tidak ingin Bunda berfikir yang tidak tidak tentangku.

Sesampainya di resto, aku segera turun setelah membayar ongkos taksi. Dengan wajah datar, aku masuk dan mencari cari letak meja pesanan si bayangan itu.

" Dengan nona April? " tanya seorang pelayan yang menyambutku dengan senyum formal. Aku menjawabnya dengan anggukan kepala.

" Mari ikut saya, tuan muda sudah menunggu anda. " ajaknya. Aku berjalan mengekor di belakang hingga tak lama kemudian kamipun sampai di rooftop.

Alunan musik klasik menggema bersama dengan hembusan angin sepoi. Di ujung sana, seorang pria yang paling malas aku temui memandangku dengan senyum menyeringainya.

Kok ni cowok makin kesini makin nyebelin ya?

" Silahkan duduk nona... " aku duduk setelah pelayan itu menarikkan aku kursi di depan si bayangan. Kupandangi wajah tampan itu dengan wajah datar.

" Bisa kita mulai sekarang? " tegurku saat melihat dia nampak begitu santay. Pengen rasanya ku jambak dan kucakar wajahnya itu. Tapi, mengingat tugas kampus aku harus menyiapkan segudang extra kesabaran untuk menghadapi makhluk tuhan yang paling menyebalkan di bumi ini. Siapa lagi kalau bukan si bayangan yang kini duduk dengan arogannya di hadapanku.

" Baiklah... "

Tak

Dalam sekali jentikan, dua orang pelayan berjalan membawakan piring yang di tutup menggunakan tutup besi. Dengan begitu profesional, mereka menaruhnya di atas meja lalu membukanya.

Ini...

Untung aku udah makan duluan tadi di rumah, jika tidak, bisa di pastikan maagku akan kambuh. Makanannya terlalu sedikit, tapi ku jamin harganya selangit. Benar benar orang kaya.

" Silahkan di makan! " ucapnya dingin. Aku mengambil garpu dan pisau yang terletak di samping piring lalu mulai memotong pelan irisan daging yang di tumpuk di piring dengan siraman saos pilihan.

Tanpa peduli, aku memasang earphone mendengarkan musikku sendiri. Karna orang orang yang bermain musik di sini tak sesuai seleraku. Sepanjang makan, hanya ada keheningan. Akupun makan dengan khitmat dengan mata memandangi bunga mawar di depanku.

Pengen bawa pulang, tapi takut malu maluin..

" Buka mulut! " titahnya menyodorkan potongan daging padaku. Aku mengangkat sebelah alisku dan mengabaikannya.

" Tanganku masih berfungsi dengan sangat baik. Jadi, terima kasih untuk tawarannya. " cuekku dengan anggun menyuap potongan daging kemulut.

" Buka atau batal?! "

Brak

Aku meletakkan cukup kasar alat makan itu keatas meja. Ku tatap tajam pria itu. Tahu betul aku ancaman singkat yang mampu membuatku harus mengalah dan menyuap daging itu.

" Gadis pintar! " aku memutar bola mata malas melihat wajah penuh kemenangannya. Ku lahap kasar daging yang tersisa kedalam mulutku, tidak ada lagi image yang di jaga. Biar saja dia ilfil sekalian. Bikin kesel aja...

" Ku harap kau bisa menepati kata katamu! Besok kita bertemu di kantormu untuk wawancara! " tegasku menatapnya nyalang di samping mobil laborgini miliknya.

" Aku bukan orang yang ingkar janji "

" Baguslah kalau begitu, "

" Silahkan masuk! " dia membukakan pintu mobilnya mempersilahkanku untuk masuk. Karna berhubung hari sudah mulai larut, akupun memilih untuk di antarkan dia pulang. Meskipun dia menyebalkan, entah mengapa aku percaya dia tidak akan berani melakukan apa apa padaku. Jika dia berani, siap siap ku mutilasi.

1
Mada
semoga jangan lupa ingatan
Mada
makasih kaka uda bikin novel ini
Mada
banyak banget yg suka sama aril
Kang Haluuuuu
😍😍😍
Gcheol/Gyoo
Aduh nyosor aja ril😌
Gcheol/Gyoo
bener-bener yah kamu Er,
bikin aku gemes.
jadi pengen masukin ke kantong,
buat dibawa pulang.
Gcheol/Gyoo
Arkan, pemikiran kita sama deh😂
'yes lampu ijo'
Darah Biru (Bangsawan)
👍🏻👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
👍🏻
Maulida84
sebenarnya udah mau pengen chat pihak mt/nt buat promosi,,, cuman mereka masih off jd gak sempat minta dijadikan remondasi di beranda
Gcheol/Gyoo
aduh Er kok kamu bikin teriak-teriak sendiri sih😫,
Thor novelnya gak dipromosikan?
padahal bagus loh
Gcheol/Gyoo
April: Dingin Dingin kok bikin malu sih?
Me : Dingin Dingin bikin meleleh ya, ril?😆
Gcheol/Gyoo
berapa cowok tuh ril?😆
Gcheol/Gyoo
Thanks author😊
tetap semangat nulisnya.
Aku suka dengan gaya bahasanya
Gcheol/Gyoo
up lagi dong kak😦,
ku udah ngirim kopi untuk kakak
Kirana
lanjut kak
Kirana
lanjut,,
Kirana
lanjut kak
Kirana
lanjut kak,,
Kirana
lanjut lg kak,, udh penasaran nih...
semangat.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!