NovelToon NovelToon
Aura Story

Aura Story

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Afria Lusiana

[Sequel dari Novel "My Poor Wife"]

"Dulu kau seenaknya acuh, mengabaikan rasa hingga membuat aku tersiksa. Kini, kau kembali dan meminta untuk mengulang segalanya. Maaf, bagiku cinta tidak sebercanda itu"

"Ra. Please, kita bisa mulai semua dari awal lagi" Ucap Kevin memohon.

"Nggak bisa kak Kevin. Karena semuanya udah nggak kaya dulu lagi"

_______________________________________

"Lupakan segala hal yang telah menyakitimu, dan bahagialah bersamaku" @Faris Ananda Putra.

Aura, pernah menyukai seorang senior di kampusnya. Namun, gadis itu di sia siakan begitu saja. Hingga saat Aura telah melupakan segalanya, dan memulai kehidupan baru dengan seorang yang mencintai Aura dengan tulus, Kevin tiba tiba datang kembali ke dalam hidupnya. Meminta untuk mengulang segalanya.

Apakah Aura akan goyah dan kembali bersama Kevin? atau bertahan bersama Faris, seorang pria yang tulus mencintai Aura?


Copyright © Afrialusiana.
Dont copy my story. Ingat dosa!!

Jangan lupa Follow ig Author @Afrialusiana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Afria Lusiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Will You Merry Me?

Aura dan Faris kini sudah berada di rofftop sebuah restoran yang ada di pusat Kota London. Suasana yang terlihat sangat romantis tersebut, membuat Aura benar-benar merasa senang dan bahagia.

Kedua manusia itu kini duduk saling berhadapan di depan meja yang sudah dihiasi oleh lampu-lampu dan lilin kecil nan indah.

Di saat tengah asyik menikmati suasana sembari memperhatikan sekitar. Aura tiba-tiba terdiam. Gadis itu melirik ke arah Faris yang kini berada di depan dirinya dengan tatapan yang tidak dapat diartikan. Aura merasa tidak asing dengan suasana seperti ini. Gadis itu merasa dejavu, merasa sudah pernah merasakan suasana seperti ini sebelumnya.

Di Roftoop sebuah hotel, makanan, pemandangan, lampu-lampu gedung yang menjulang tinggi. Aura merasa tidak asing dengan ini semua.

"Suasana yang sama. Namun di Negara yang berbeda. Apa mungkin, jawabannya akan tetap sama juga sepeti sebelumnya?" Ucap Faris membuka suara.

Aura menegakkan kepalanya. Gadis itu menatap Faris sejenak. Kening Aura tertaut dalam mencoba mencerna ucapan Faris. "Maksud kak Faris apaan?" Tanya Aura.

"Kamu ingat nggak Ra, suasana kaya gini, saat kita masih di Indonesia?"

Deg

Jantung Aura seketika berdetak. Gadis itu terdiam saat dirinya baru saja menyadari. Aura tersadar, ia teringat suasana kali ini memang sama, saat Faris melamar dirinya di Indonesia. Saat Aura menolak pria yang saat ini berada di depan matanya. Kini, Aura mengingat semuanya. Gadis itu paham, tentang apa yang saat ini dimaksud oleh Faris.

Aura masih terdiam. Bibirnya seolah menolak untuk berbicara, pandangannya masih terfokus ke arah Faris dengan penuh terka.

"Aku berharap, di Negara yang berbeda, jawaban yang akan aku dapat kali ini juga akan berbeda." Sambung Faris setelah beberapa saat menjeda ucapannya.

Aura masih diam. Gadis itu paham betul apa yang sedang di maksud oleh Faris. Semacam kode? atau sindiran? Intinya hal semacam itulah yang kini Aura tangkap dari ucapan pria tersebut.

Faris berdiri dari duduknya. Pria itu mendekat ke hadapan Aura. Kini, Aura sedikit mendongakkan kepalanya ke atas. Menatap Faris dengan raut wajah datar. Namun, tiba-tiba jantung Aura berdetak begitu kencang. Tangannya dingin, semacam salah tingkah.

Tanpa aba-aba, Faris tiba tiba bersimpuh di hadapan Aura. Lampu-lampu nan indah yang semula redup seketika menyala terang secara bersamaan. Diiringi oleh alunan musik secara yang entah kapan datangnya.

Aura kaget, gadis itu kini tampak fokus memperhatikan suasana sekitar. Tanpa Aura sadari, matanya kini terlihat berkaca-kaca. Sungguh, Aura merasa terharu dan bahagia.

"Ra, entah untuk yang keberapa kalinya aku mengatakan hal ini sama kamu. Entah untuk keberapa kalinya aku udah menyatakan cinta sama kamu. Aku nggak maksa, aku nggak akan pernah maksa agar jawaban kamu berubah. Tapi jujur, aku memang berharap, kali ini aku berharap akan mendapatkan jawaban yang berbeda dari sebelumnya."

"Ra, aku benar-benar nggak tau. Sampai kapanpun, aku nggak pernah bisa ngelupain kamu. Dan sampai saat kamu belum menemukan laki-laki yang benar serius sama kamu, aku nggak akan berhenti untuk mengejar kamu"

"Ra, aku tau, aku bukanlah manusia yang sempurna. Tapi aku harap, kamu akan memberikan aku kesempatan untuk membuat kamu bahagia, hidup bersama dan menua bersama."

Faris mengambil sesuatu dari dalam saku celananya.

"Kali ini, aku mau bilang. Jika boleh, aku ingin kamu memberikan aku kesempatan. Menjaga kamu, membahagiakan kamu, dan selalu bersama kamu."

"Aura Ashariloveni. Will you Merry Me?"

Deg

Jantung Aura berdetak hebat. Bulir bening itu kini berhasil lolos dari kelopak matanya. Aura benar-benar tidak percaya, bahwa Faris segiguh ini. Pria itu bahkan tidak peduli sudah ditolak beberapa kali.

Faris mengulurkan sebuah cincin berlian di hadapan Aura. Pria itu seketika memejamkan matanya. Faris fikir, dirinya harus siap akan apapun jawaban yang keluar dari bibir Aura. Karena itu adalah konsekuensinya.

"Aku nggak maksa. Aku akan terima, apapun jawaban kamu" Ucap Faris.

"Kak Faris..." Lirih Aura pelan. Gadis itu menopang pipi Faris dengan kedua tangannya. Hingga Faris membuka mata. Pria itu menatap mata Aura lekat, mata yang kini sudah meneteskan cairannya.

"Kenapa nangis?" Tanya Faris.

Tanpa menjawab ucapan Faris, Aura tiba-tiba berhambur memeluk pria itu.

"Kamu kenapa Ra?" Tanya Faris.

"Maafin aku. Maafin aku kak Faris"

"Maaf kenapa?"

"Maafin aku. Maafin aku karena udah menyia nyiakan kak Faris selama ini. Aku nggak nyangka, kak Faris masih mau sama wanita sepeti aku. Maafin aku kak Faris. Aku fikir kak Faris hanya laki-laki brengsek yang bisanya hanya mempermainkan wanita dengan kata-kata. Maafin aku kaK Faris."

Faris tersenyum. Pria itu membalas pelukan Aura. Momen langka Aura bersikap seperti ini pada dirinya.

"Memangnya kamu wanita seperti apa? ha?" Tanya Faris.

Aura melepaskan pelukannya. Gadis itu menatap dalam mata Faris. Tatapan sendu yang seolah ingin mengatakan sesuatu.

"Kenapa?" tanya Faris. Pria itu mengusap pipi Aura. Mengahapus cairan bening yang mengalir disana.

"Kenapa?"

"Aku..."

"Aku..."

"Aku apa Ra?"

"Aku mau jadi istri kak Faris..."

Faris terdiam. Bibir pria itu kini benar-benar terasa kaku. Faris tak mampu mengungkapkan kata-kata. Faris fikir, Aura masih akan menjawab jawaban yang sama seperti sebelum-sebelumnya. Tetapi, semua terjadi diluar dugaannya.

"Kamu serius?" Tanya Faris tidak percaya.

Aura mengangguk. "Iya, aku serius." Sahutnya.

Faris kembali memeluk Aura erat. "Makasih." Satu kata yang keluar dari bibir Faris. Sungguh, Faris benar-benar merasa bahagia. Hingga dirinya tak mampu lagi untuk berkata kata.

***

Malam yang begitu membahagiakan bagi seorang Faris Annanda Putra. Malam yang menjadi malam terspesial dalam hidupnya. Di tengah-tengah suasana damai malam itu, pandangan Faris sedari tadi tak terlepas dari Aura yang kini tengah duduk manis menikmati pemandangan di depan dirinya.

Faris benar-benar tidak menyangka, bahwa dirinya akhirnya bisa meluluhkan hati gadis cantik yang ada di hadapan dirinya saat ini.

"Kak Faris jangan liatin aku kaya gitu terus ih!" Ucap Aura saat gadis itu menyadari bahwa Faris sedari tadi tak berhenti menatap dirinya.

"Kenapa?"

"Ya aku bilang jangan diliatin terus ya jangan"

"Tapi aku maunya liatin kamu terus gimana dong?" Rayu Faris. Kali ini, Aura benar-benar dibuat salah tingkah. Jarang-jarang pipi Aura terlihat merah merona karena menahan malu.

"Bisa malu juga kamu sekarang? Biasanya juga malu-maluin di depan aku"

"Idih, siapa yang malu? Biasa aja keles?" Sahut Aura sewot. Gadis itu memutar bola matanya malas.

.

.

.

.

Kata Aura sama Faris jangan lupa like, komen, dan vote yang kenceng. Biar mereka makin semangat. Wkwkwk. Gimana baca part ini? Udah seneng belum?

1
Ana
aku ngerasa ikut sakit rasanya 😢😢nyesek banget padahal ka Faris yang ngerasain
Yume Nijino
keren thor best banget, the rill, the best 👍💯
Yume Nijino
parah keren tutor dong, aku bikin sepi bah 😭
Ilan Irliana
enk'y di cintai drpd mncntai..
Haslinda
nah gitu dong thor kan sma2 bahagia,,,faris ama aura bahagia,author yg buat bahagia dan lbih bahagia lgi para pmbaca✌️😄
Haslinda
thor buat faris sembuh titik gak pake koma krn kesembuhan faris ada di tangan author bukan di tangan siapa2 gak adil nih klw gini ceritanya
Haslinda
wahwahwawh thor sungguh tega skali anda knp faris di kasi lumpuh sih gara2 nolongin aura sungguh terlalu udah sakit di hati tambah fisik jg terluka
Haslinda
pasti yg udah baca bab ini pada nangis smua kyak aku skrg😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭sakit thor
Haslinda
kan aku bilang jg apa pasti ada masalah perasaan aku gak enak baca bab sebelumnya pasti faris liat aura pelukan ama Kevin pas di cafe jdi slah paham deh
Haslinda
semakin pindah ke bab yg selanjutnya kok perasaan aku gak enak yah thor,,,mudah2an gak terjadi apa2 yah thor ama faris dan aura gak rela aku klw mereka gak bersatu
ceritanya sangat menarik
Siti Chotimah
faris ngidam tuh...aura hamil tp blm sadar
Siti Chotimah
itulah cinta...saling melengkapi kekurangan yg ada pada pasangan,saling menyayangi tanpa tapi....semangat thor
Siti Chotimah
giiillaaa...dalem bangetz thor. tisu mana tisu....mewek ini mah
Siti Chotimah
jgn biarin Aura sedih lg thor. Faris jg jgn bgtu,jgn selalu berkorban utk orla. Faris jg harus bahagia bersama org yg dicintai n disygi nya.
Siti Chotimah
penyesalan selalu dtg belakangan klu di depan namanya pendaftaran...hehehe
Siti Chotimah
dengan jarak jauh diantara mereka tanpa tatap muka,tegur sapa bisa jd rasa itu akan tumbuh di hati AURA. Rasa cinta n syg yg blm disadari nya.
Siti Chotimah
beda usia mah gk masalah yg penting bisa saling mengisi kekurangan dgn kelebihan msg",memahami,memaafkan,menyayangi dgn tulus. dewasa itu bkn dr usia tp bgmn cara seseorang dlm menyikapi masalah.
Parsiyah Goepang
ggggggggggfughmguduuugugfugfugt
gugfuugufggufug.sugkdysuafmfy
Titin Kahar
Aura coba buka hati ke Kak Faris dia baik jangan nanti menyesal di belakang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!