NovelToon NovelToon
Aku Bukan Nona Malam

Aku Bukan Nona Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Tamat
Popularitas:58.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: AngelKiss

Pertemuan antara widia dengan angga, pria yang merenggut kesuciannnya yang membuat hidupnya hancur. Yang membuat dia harus berpisah dengan kekasih yang sangat widia cintai.

Lalu setelah 8 tahun berlalu dia kembali bertemu dengan angga pria yang telah menghancurkan masa depannya.
Perlahan cinta antara widia dan angga. Akankah angga dan widia bisa bahagia, atau malah sebaliknya.
Bagaimana kisah Cinta widia dan angga selanjutnya.


Ig:@KismiBebby.


Jangan Lupa like dan Votenya. Agar author semakin semangat membuat novelnya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.20

Tak terasa dia hampir sampai di rumahnya, perjalanan panjang terasa cepat ketika dia memikirkan hal-hal yang lucu. Tapi yang sekarang ada di benaknya ialah apa angga akan membalas dendam kepadanya?

Sesampai nya widia di rumahnya, widia langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur kesayangannya di lihatnya jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, lelah dengan pekerjaan hari ini widia memilih tidur sejenak.

"Wi, bangun dulu wi." Ucap ibunya sambil mengoyang-goyangkan tubuh widia.

"Hmmm.. Eh bu, ada apa?" Jawab widia masih dalam keadaan mengantuk.

"Udah malem nih! makan dulu, kamu belum makan dari tadi."

"Hmmm.. Iyah, widia cuci muka dulu."

Lalu widia beranjak menuju kamar mandi dan langsung mencuci mukanya dan tak lupa di juga menggosok gigi.

Setelah selesai widia langsung berjalan menuju dapur di lihat nya sudah tersedia soup ceker dan semangkuk nasi.

"Ibu beli ceker ayam?"

"Iyah, kan ibu tahu kamu suka ceker ayam."

"Uhhh... Hehehe, tahu aja makanan kesukaan widia."

"Iyahlah kan kamu anak ibu."

Lalu widia langsung memakan soup ceker buatan ibunya.

"Uhhh.. Enak banget."

"Iyalah kan siapa yang masaknya."

"Hmm.. Ibu aku pinter banget masaknya."

Setelah selesai dengan acara makan malamnya widia berniat untuk jalan-jalan ke luar, dia sudah lama tak bepergian lagi di malam hari.

Setelah meminta izin pada ibunya, widia langsung bersiap untuk pergi ke luar untuk menghilangkan rasa bosannya.

Skip.

Widia terus berjalan menikmati pemandangan malam hari kota jakarta, saat malam hari terlihat lebih indah kerena cahaya lampu yang ada di setiap rumah dan gedung menghiasi kota jakarta saat malam hari.

Saat widia tengah asik melihat pemandangan malam, ada seseorang yang memanggil namanya.

"Widia?" Sapa seorang wanita.

Dan yang di sapa langsung membalikkan tubuhnya seraya melihat siapa orang yang memanggilnya.

"Eh, sovi apa kabar."

"Baik wi, kalau kamu gimana."

"Aku baik."

"Syukur deh, eh kamu kerja dimana sekarang wi."

"Aku jadi OB di salah satu perusahaan."

"OB, cewe cantik kaya kamu jadi OB."

"Hehehehe."

"Temeni aku yah."

"Kemana?"

"Ke bar."

"Gak ah."

"Ayolah sekali aja,"

"Baiklah tapi kamu jangan paksa aku buat minum yah."

"Oke."

..

Lalu mereka berdua pergi ke salah satu bar yang cukup terkenal, terlihat sovi langsung berbaur dengan semua orang yang ada di sana. Tapi tidak untuk widia dia tidak terlalu suka dengan suasa na seperti ini.

"Ayo wi." Ajak sovi pada widia.

"Hmmm."

Lalu sovi mengajak widia ke salah satu tempat duduk di sana sudah ada beberapa om-om yang tengah duduk di dampingi dengan wanita-wanita cantik.

"Eh sovi, kamu udah datang sayang." Ucap seorang pria yang sudah berumur sambil merangkul pinggang sovi.

"Ihhh.. Om hendra, nakal."

"Salah kamu sih, bikin om kangen terus." Lalu langsung mel*mat bibir sovi.

Widia yang melihat tingkah sovi, sedikit jijik ketika membayangkan bibir bandot tua itu bersentuhan dengan bibir sovi.

Setelah puas menc*mbu bibir sovi, bibirnya ingin segera berpindah ke bagian lain tapi sovi langsung menghalangi niat pria tua itu.

"Jangan di sini om, banyak orang."

"Baiklah sayang."

"Eh, om kenalin temen aku widia."

Hendra yang melihat paras dan body widia yang patut di acungi jempol langsung terukir sebuah senyuman mesum di wajahnya.

"Hendra." Sambil menyodorkan tangannya.

"Widia." Sambil membalas jabatan tangan hendra.

Lama hendra terus memegang tangan widia.

"Khem, jabatan tangannya bisa di lepaskan."

"Oh, iyah maaf soalnya saya terpana akan kecantikan kamu."

Dan widia hanya tersenyum menanggapi ucapan bandot tua tersebut, dalam hati di sangat jijik mendengar gombalan pria tua itu.

Lalu hendra membisikan sesuatu pada sovi dan sovi langsung tersenyum sambil melirik widia.

"Sorry yah wi." Ucapnya dalam hati.

"Bentar yah wi, aku mau bawa minuman dulu." Sovi langsung melenggang pergi meninggalka widia.

Tak beberapa lama sovi kembali dengan 3 gelas minuman.

"Nih wi, minum."

Widia sedikit melirik minuman yang di berikan sovi.

"Tenang aja gak di kasih apa-apa kok."

Lalu widia mengambil minuman itu dan langsung di tenguk nya minuman yang di bawakan oleh sovi. Terlihat sebuah senyuman di wajah sovi ketika widia meminum minuman tersebut.

1
Magda lena
Luar biasa
meris dawati Sihombing
mosok nabrak mulu, kalimat" melenggang" terlalu boros, cari kosa kata yg lsin thor, biar enak bacanya.
meris dawati Sihombing
Panggilan ibu atau mah thor
Hidriati Idefasa
Luar biasa
Allenn
Gitar spanyol
Wahyu tampan sempurna
kata' siapa ka" kerja di tempat karaoke uang nya halal


sedangkan hukum buat alat musik dan musik itu sendiri adalah harom'
dan di tambah dengan Joget" di depan para Ikhwan 😥 miris
LV Edelweiss: baca novel ku kk... 😊
total 1 replies
Anna Khairurr
Luar biasa
Anna Khairurr
Lumayan
Anna Khairurr
Luar biasa
Bunga
dasar bodoh angga
Ria Novita
Luar biasa
Andariya 💖
terpesona ya mas irwan
Andariya 💖
angga, kamu akan menerima karmamu
Andariya 💖
wah..wah dasar orang kaya
Chaira 62js
Luar biasa
Ratna Dian
Lumayan
Deni Supriadi
Luar biasa
@Tie
true
like
bagus
like
Buruk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!